Senin, 06 Juli 2015

Beryukta Dengan Adharma Buddha Yang Maha Agung Maha Tinggi Maha Mulia dan Maha Suci Dalam Tujuh Kehidupan Dapat Mencapai Kebuddhaan

Ceramah Transmisi Sadhana oleh Dharmaraja Lian-sheng Sheng-yen Lu pada Upacara Api Homa Adharma Buddha, Sabtu 7 Maret 2015 di Taiwan Lei Tsang Temple

Terlebih dahulu marilah kita bersembah puja pada Para Guru Leluhur, sembah puja pada Bhiksu Liaoming, sembah puja pada Guru Sakya Dezhung, sembah puja pada Gyalwa Karmapa ke-16, sembah puja pada Guru Thubten Dhargye, sembah puja pada Triratna mandala, sembah puja pada adinata upacara api homa Adharma Buddha Samantabhadra Tathagata Dorje Chang Yang Maha Mulia, Maha Tinggi dan Maha Suci.

Gurudhara, Thubten Ksiti Rinpoche, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat Sedharma, dan umat Sedharma di internet, tamu agung yang hadir hari ini antara lain Wakil Bupati Nantou : Bpk. Chen Zheng-sheng, Sekretaris Jenderal Coordinating Committee for North American Affairs, Executive Yuan Dubes Daniel T.C. Liao dan istri Sdri. Judy, mereka baru saja kembali dari Seattle. Pembicara Parlemen Guam : Lady Judith Won Pat, thank you for coming. Anggota Parlemen Guam : Mr. Rory Respicio, Thank you. I like Guahan (Guam) because it is a nice island. In Guahan, I have seen a beautiful ocean, a little bit mountain, city, streets, also there are many trees in Guahan. The temperature is very nice there because every day is sunny day. People are very nice. Sometime it has rain. 
 Sometime it has wind. I like Guahan people. Judith Won Pat took me to see the female and male Congress Senators of Congress of Guahan. I was very happy. Thank you for coming. Lady Judith Won Pat and Mr. Rory Respicio. I just said that I liked Guahan.(Come to Guahan again.)Come again? I wish. I also wish all peace in Guahan and to the whole world, too.( Selamat datang Pembicara Parlemen Guam, Ibu Judith Won Pat dan Anggota Parlemen Guam : Bpk. Rory Respicio. Saya suka Guam, sebab Guam adalah sebuah pulau yang sangat indah. Saat saya mengunjungi Guam, saya melihat lautan yang indah, gunung, kota dan lansekap jalan, saya juga melihat pepohonan hijau. Suhu udara di Guam sangat baik, setiap hari mentari bersinar cerah. Penduduknya juga sangat ramah. Adakalanya di Guam juga turun hujan, adakalanya juga berangin. Ibu Judith membawa saya untuk berjumpa dengan senator kongres Guam, di sana menjalani hari yang menyenangkan. Terima kasih atas kedatangan kalian. Saya ingin menyampaikan bahwa saya menyukai Guam. ) ( Mr. Rory Respicio berseru : “Mohon datang kembali ke Guam.” ) Datang lagi ke Guam ? Saya harap, saya juga berharap semoga Guam senantiasa tenteram, demikian pula dengan seluruh dunia. Selain itu masih ada lagi, Diplomat Hawai untuk Taiwan : Bpk. Lei-jun.

Secretary-General of the Taiwan Provincial Government Bpk. Zheng Pei-fu dan istri Ibu Han Wu-zhen, nampaknya Bpk. Zheng Pei-fu dan istri Han Wu-zhen selalu hadir dalam puja bhakti dan api homa kita tiap Sabtu sore, baik sekali. Adakalanya di malam hari masih berpartisipasi dalam puja bhakti di Lei Tsang Temple, sangat baik. Selain itu yang teristimewa adalah saat datang berpuja bhakti di Lei Tsang Temple, Ibu Han Wu-zhen melihat Usnisavijaya Bhagavati, dia sungguh melihat Usnisavijaya Bhagavati ! Oleh karena itu melihat yidam, berjumpa yidam bukanlah kepalsuan. Hari ini Mahaguru terlebih dahulu melihat Adharma Buddha Samantabhadra Tathagata, kemudian muncul Tara Putih dan Tara Hijau. Berikutnya adalah Yaochijinmu, kemudian muncul Mahottara Heruka, disusul dengan Seratus Adinata Santam dan Krodha, tak terhitung. Saat Ibu Han Wu-zhen pada malam hari datang ke Taiwan Lei Tsang Temple untuk berpartisipasi dalam puja bhakti, pertama kalinya ia berjumpa dengan Usnisavijaya Bhagavati, ini juga sebuah nidana. Mohon tanya, Ibu Han Wu-zhen, apakah saat Anda melihat kehadiran Usnisavijaya Baghavati sangat nyata ? ( Jawab : Benar ! ) dia mengatakan benar.

◎ Bpk. Zheng Pei-fu sendiri sering hadir pada upacara, ia memiliki sradha yang sangat kokoh, kemudian dia mengajak istrinya, Ibu Han Wu-zhen untuk datang bersama, setelah datang beberapa kali, timbul sradha pada dirinya. Di Guam kita telah mempersemayamkan Stupa Usnisavijaya Bhagavati, yang dilihat oleh Ibu Han Wu-zhen adalah penampakan Usnisavijaya Bhagavati yang bermuka tiga. Orang jaman sekarang untuk melihat Usnisavijaya Bhagavati yang bermuka satu saja sudah sangat sukar, untuk melihat yidam diri sendiri juga sangat tidak mudah, namun Ibu Han Wu-zhen melihatnya. Ini berarti sangat memiliki afinitas dengan Buddha Dharma. 

Akademisi Academy of Sinica Prof. Zhu Shi-yi dan istri Ibu Chen Wen-wen, terima kasih bagi mereka. Akademisi Asian College of Knowledge Management Bpk Li Da-cheng dan istri Lin Mei-yi, Anggota Parlemen Nantou : Jian Pei-lin, Jian Jing-xian, Jian Ci-sheng dan Li Zhou-zhong. Wakil Ketua Departemen Administrasi Sipil Nantou : Bpk. Lin Zhi-zhong, Ketua Bagian Keagamaan Administrasi Sipil Nantou : Bpk. Zeng Kui-yuan. Wakil Bupati Nantou terdahulu : Bpk. Lin Zhi-qing, Ketua Pelayanan Publik Caotun : Bpk. Liu Qiu-lu, Kepala Desa Shan-jiao Kabupaten Caotun : Bpk. Chen Song-mao, Konsultan Tertinggi Legislatif Yuan : Ibu Yin Ling-yin, Kepala Bedah Plastik Chung-shan Medical University Hospital : Prof. Zheng Sen-long, Prof. Tan Wei-lun dari Chinese University of Hong Kong.

Tim Profesor Doktor Zhenfo Zong – profesor yang direkrut khusus Wang Jin-xian, Prof. Wang Li, Prof. Mai Yun-huang, Prof. Lin Meng-yan, Prof. Cai Guo-yu, Prof. Gu Hao-xiang, Prof. Ye Shu-wen, Prof. Lin Xiu-ju, Prof. Hong Xin-yi, Prof. You Jiang-cheng dan dr. Lin Jun-an. 

Penasehat hukum TBF, Pengacara Zhuo Zhong-shan, Pengacara Luo Ri-liang dan Pengacara Huang Yue-qin. Anggota Legislatif Yuan terdahulu : Bpk. Tang Huo-sheng, Penasehat imigrasi ROC : Ibu Chen Xiu-qin,  Anggota Parlemen Kaohsiung terdahulu : Bpk. Xu Rong-yan dan istri, aktor kenamaan : Bpk. Tai Zhi-yuan, akhir-akhir ini Tai Zhi-yuan sedang syuting sebuah drama berseri di Tiongkok, judulnya : ‘Lady & Liar’, film ini memperoleh komentar yang sangat baik. Apabila Anda ada waktu, bisa menyaksikan ‘Lady & Liar’ di internet, Tai Zhi-yuan memainkan peran di dalamnya, silahkan semua menikmati. Pendiri Cancer Friends New Life Association, Taiwan : Bpk. Lin Hong-zhang, Pimpinan Ching Yi Biotechnical Company : Bpk. Wu Guan-de, Direktur Jenderal Korporasi Lvye Untied Arab Emirates : Ibu Lin Kun-yin, Penyanyi Hong Kong : Sdr. Fang Li-shen dan Sdri. Deng Li-xin.

My university classmatesBpk. Zhu Jin-shui dan istri Chen Ze-xia.

Anggota Komite Democratic Progressive Party, Kepala Wilayah Silicon Valley Amerika : Prof. Zhang Guo-xin, Pimpinan Budaya Daden Indonesia : Bpk. Zeng Yao-quan dan istri Ibu Chen Rui-ying, pengusaha Kehormatan Hong Kong : Dato Lei Feng-yi dan istri Dati Zeng Mei-ting, Dato Malaysia : Bpk. Li Ming-guang, Jenderal Manajer Pacific Island Club Guam di Taiwan Mrs Zheng-yi, pengusaha kehormatan Indonesia : Bpk. Zhang De-qiang, Bpk. Guan Jia-zhi, Sdri. Wu Li-hua dan Sdri. Huang Ting-na. United States California Four small girls ( Empat Ibu Besar dari California ) 

Ketua Umum Lotus Light Charity Society dunia : Acarya Changren, Ketua Umum Lotus Light Charity Society kawasan Taiwan Bpk. Li Chun-yang. Produser acara Gei Ni Dian Shang Xin Deng di CTI Sdri. Xu Ya-qi, Produser Sembilan Tingkat Dzogchen, Diktat Hevajra, dan Ulasan Risalah Agung Tahapan Jalan Tantrayana - Acarya Lianyue dan pembawa acara Sdri. Pei-jun, My sister Ibu Lu Sheng-mei.
Terima kasih pada semua donatur konsumsi : Terima kasih pada Yen Ming Tang Buddhist Meditation Centre Australia yang telah berdana seratus ribu NT, Da-yuan Xue-hui Taiwan yang telah berdana seratus ribu NT, Pimpinan Ching Yi Biotechnical Company : Bpk. Wu Guan-de yang telah berdana seratus ribu NT,  Sdr. Wang Zhi-sheng yang telah berdana sepuluh ribu NT, Lotus Light Charity Society Hong Kong dan Shi-fang Tong-xiu-hui yang telah berdana enam ratus ribu NT, Sdr. Cai Wen-jin yang telah berdana seratus ribu NT. Hari ini yang hadir di sini ada banyak yang berasal dari berbagai negara di seluruh penjuru dunia, ada banyak tokoh kenamaan, setelah mereka tiba tidak mendaftarkan namanya di tempat pendaftaran nama tamu agung.

◎ Sebenarnya di sini ada banyak tamu agung, kita menyambut mereka. Semua yang hadir adalah tamu agung. Semua harus ingat satu hal, besok di Chiang Kai Shek Memorial Hall ada upacara Mahottara Heruka, juga pertunjukan seni tambur You-ren Shen-gu, bagi yang bisa hadir, saya menyambut Anda semua untuk berpartisipasi. Yang kedua, yang hendak diberitahukan kepada Anda sekalian adalah, akan menganugerahi Abhiseka Acarya kepada seorang bhiksu, yaitu Bhiksu Shi Lian-feng (釋蓮風法師) dari Taiwan Lei Tsang Temple, kelak akan diberikan Abhiseka Acarya.

Hari ini ada Abhiseka Adharma Buddha, dalam Sutrayana Adharma Buddha disebut sebagai Samantabhadra Tathagata, inilah Dorje Chang. Adinata ini disebut sebagai Yang Maha Mulia, Yang Maha Agung, sebab tidak ada lagi yang lebih tinggi dari-Nya, Yang Maha Tinggi dan Yang Maha Suci. Ia sama dengan Adinata Upacara besok , Mahottara Heruka, sebab Mahottara Heruka adalah Vajra-krodha-kaya dari Adharma Buddha, keduanya satu hakikat. 

Sekarang terlebih dahulu akan saya ulas mengenai Adharma Buddha, banyak orang mengatakan : “Adharma Buddha ? Sangat sukar untuk diingat !” Sesungguhnya mudah diingat, Anda cukup mengingat kata-kata orang Taiwan : “A-da. A-da.” ( Bahasa Taiwan : tertegun ) Mengapa Buddha ini disebut Adharma Buddha ? Bukankah menjadi Buddha sudah cukup, mengapa Ia masih harus bermanifestasi menjadi Panca-dhyani Buddha ? Kemudian bermanifestasi menjadi Buddha yang tak terhingga banyaknya ? Penekunan yidam ini adalah yang paling mudah untuk divisualisasikan, Adharma Buddha sangat mudah divisualisasikan, yang pertama adalah Ia berwarna biru, selain mata dan giginya berwarna putih, sebenarnya mata juga tidak semuanya putih, ada sedikit bagian yang putih, kemudian sekujur tubunya berwarna biru, wujud Adharma Buddha yang saya lihat adalah kedua tangan-Nya memegang vajra, thangka yang di depan sana saya juga melihatnya ! Adinata di depan sana sekujur tubuhnya berwarna biru, sangat mudah divisualisasikan. Wujud Adharma Buddha yang lain yang pernah saya lihat adalah kedua tangannya membawa vajra dan disilangkan di depan dada, nama lain-Nya adalah Dorje Chang. Ia adalah Buddha Bhumi ke 16, sangat agung dan mulia. Asalkan kalian menerima abhiseka dan menekuni sadhana penjapaan yidam ini, kemudian Anda beryukta dengan-Nya, Beliau sendiri menyatakan, dalam tujuh kehidupan pasti mencapai Kebuddhaan. Dia adalah yang terbesar ! Tidak ada yang lebih besar dari-Nya. Selain itu, setelah menerima abhiseka adinata ini, selamanya tidak akan terjerumus ke tiga alam rendah. Abhiseka Mahottara Heruka besok juga demikian, mencapai Kebuddhaan dalam tujuh kehidupan, tidak terjerumu dalam tiga alam rendah, adinata ini adalah Buddha Asali, Adi Buddha. Yang Asali, Adi Buddha, dalam Buddhisme Beliau adalah Yang Maha Agung, Maha Tinggi, Maha Mulia dan Maha Suci, Maha Besar. Oleh karena itu Anda memohon kepada-Nya pasti dapat sesuai harapan. Hari ini yang hadir di upacara, yang menyaksikan lewat internet dan segenap tamu agung, semuanya dapat sesuai harapan, permohonan Anda dapat terkabul sesuai harapan. 

Ada yang bertanya : “Apa keistimewaan adinata ini ?” Saya beritahu Anda ! Letak keistimewaan adinata ini, bagaimana Anda memvisualisasikannya ? Visualisasi yang sangat sederhana, Ia berwarna biru. Apabila di hadapannya ada yang berwarna putih , itulah Mahesvari Bhagavati, setelah memvisualisasikannya dengan jelas, sinar yang dipancarkan-Nya sangat istimewa, tiap utas sinar yang dipancarkan-Nya, di tiap ujung sinar muncul satu Buddha, di dalam sinar ada nirmanakaya Buddha. Semua Buddha Bodhisattva, semua adinata, dakini, Dharmapala, semuanya merupakan manifestasi-Nya. Sungguh sangat agung. Buddha yang utama, visualisasi yang teristimewa adalah Anda harus memvisualisasikan sinar-Nya, jumlahnya tak terhingga, dalam tiap sinar terdapat satu Buddha, ini merupakan visualisasi yang teragung. Selain Adharma Buddha, sangat jarang yang di dalam sinar terdapat Buddha. Oleh karena itu yang tepat adalah Anda harus ingat visualisasi yang demikian.

◎ Saya beritahu Anda, satu aksara mantra Adharma Buddha, sangat penting, sangat jarang yang mengetahui aksara mantra Adharma Buddha, aksara tersebut adalah yang paling penting, pada mulanya bermanifestasi dari aksara ‘A’, namun di dalam hati-Nya terdapat satu aksara, aksara dari Mantra Hati-Nya, aksara mantra ini harus dijapakan pada tiap upacara, saat saya mengangkat vajra akan melafalkan satu aksara : “Wen.” Semua pasti merasa keheranan karena tidak pernah melihat aksara ‘Wen’ ini. Kenapa saya tidak pernah melihatnya ? Tidak pernah mendengarnya ? Hanya mendengar Mahaguru senantiasa menjapa ‘Wen’, ‘Wen’, ‘Wen’. ‘Wen’ adalah sebuah aksara, sekarang saya perlihatkan kepada Anda semua, apakah kelihatan ? Aksara itu disebut ‘Wen’. Dalam hati Adharma Buddha ada satu aksara ‘Wen’, aksara yang selalu saya japakan tiap upacara, berarti sedang menjapa Adharma Buddha. Sangat sedikit orang yang mentransmisikan Adharma Buddha, tidak ada di internet. Dengan sederhana akan saya babarkan sadhana penjapaan-Nya, saya akan transmisikan Sadhana Penjapaan Adi Buddha Adharma Buddha.

Terlebih dahulu saya ungkapkan makna mula-Nya, Buddha pertama dalam Sutra Raja Agung Avalokitesvara adalah Buddha Guhya Sinar Suci ( Jing-guang Mi-mi Fo ), inilah Adharma Buddha. Sang Buddha telah mengatakan bahwa setiap makhluk mempunyai Buddhata, di dalam sutra juga dikatakan, sebelum ayah dan ibu lahir, pada mulanya hanya akasa, yang tak terbatas, Buddhata dan Kesunyataan, setelah adanya ayah dan ibu, setelah satu titik cahaya turun dan menjadi prana, barulah menjadi wujud. Tiap orang mengetahui, ada tubuh, prana dan ‘shen’ ( Kesadaran Kedewataan ), namun tidak mengetahui ada satu titik cahaya Buddhata, pada umumnya orang mengira bahwa kehidupan hanyalah kelahiran dan kematian begitu saja. Sedangkan seorang sadhaka mengetahui adanya satu titik cahaya, mengetahui dapat menekuni bhavana kembali pada Buddhata, mengenal wajah asali, kembali pada akasa kesunyataan asali, kembali pada Adharma Buddha.

Sebenarnya semua thangka adalah angkasa bundar,  persegi empat, orang Tiongkok mengatakan : “Langit bundar, persegi empat, titah 9 gatha, sekarang aku menjapa mantra, dalam kehidupan kali ini memperoleh kesehatan dan ketenteraman.” Yang disebut dengan : ‘Bagian dalam bundar , kemudian persegi empat.’ Merupakan simbol dari Adharma Buddha, bagian dalam adalah sebuah lingkaran, bagian luar adalah persegi, bagian tengah adalah sebuah titik. Lingkaran di luar adalah ‘Langit Bundar’, kemudian di luarnya lagi ada sebuah persegi yaitu bumi persegi empat, inilah : “Langit bundar, bumi persegi, titah 9 gatha, sekarang aku menekuni bhavana, kembali pada ‘Pusat.’ “

◎ Saya akan babarkan secara singkat Sadhana Yidam Adharma Buddha, dalam sadhana ada tujuh bagian yang sama, yaitu : Maha-namaskara, maha-pujana, catur-sarana dan catur-apramana-citta. Yang berbeda adalah mudra : Kedua tangan merangkap ke dalam, dua ibu jari diluruskan dan saling berjajar, inilah mudranya ( Mahaguru memperagakan ), kemudian memvisualisasikan angkasa, bijaksara ‘A’, berubah menjadi bijaksara ‘Hum’ biru, dalam sekejap berubah menjadi yidam Adharma Buddha yang berwarna biru, berwajah satu dan berlengan dua, kedua lengannya memegang vajra, tubuhnya diperagung dengan untaian mutiara dan ratna mutu manikam, kedua kakinya duduk bersila dalam postur vajra. Dalam cakra-anahata Buddha-pitr ( Buddha Ayah ) terdapat sebuah aksara yang berbunyi ‘Wen’, dalam sekejap memancarkan cahaya terang benderang, kemudian cahaya tersebut kembali menuju di bagian atas kedua kaki yang bersila dan berubah menjadi Mahesvari Buddha-matrka ( Buddha Ibu ), kedua adinata saling berpelukan. Kedua adinata mengenakan mahkota panca-ratna, mengenakan giwang, untaian perhiasan, jalinan rambut diperindah dengan delapan jenis ratna, keduanya memiliki sembilan macam atribut luhur adinata santam ( Makhluk Suci Damai ). Buddha-matrka bertubuh langsing, tangan dan kakinya sangat gemulai, tubuhnya berisi, pinggangnya sangat ramping, Ia sangat muda, sangat gemilang, sangat cemerlang, sangat agung, sangat bersukacita, tampil dalam wujud gadis berusia 16 tahun. Intinya adalah pada bagian ujung dari tiap sinar terang yang dipancarkan oleh Buddha-pitr dan Buddha-matrka terdapat satu Buddha, dari utas-utas sinar yang tak terhingga banyaknya terdapat Buddha yang tak terhingga banyaknya, dalam ribuan jenis sinar terdapat ribuan Buddha, demikianlah visualisasi eksternalnya. Sedangkan visualisasi internalnya :  diri sendiri adalah aksara ‘wen’, diri sendiri berubah menjadi Adharma Buddha-pitr dan Buddha-matrka, menjapa mantra : “Om. Bie-zha. A-da-er-ma. Da-du. Suo-ha.” Menjapa semakin banyak semakin baik. Kemudian memasuki samadhi, memasuki Kesunyataan, dalam batin tiada suatu apapun, satu pikiranpun tak timbul, usai samadhi, keluar dari samadhi, melakukan pelimpahan jasa, kemudian maha-namaskara. Aksara ‘Wen’ ini adalah yang paling istimewa, yaitu aksara ‘Wen’ yang saya serukan dengan keras usai pelimpahan jasa. Apakah dengan demikian telah mengerti ? Saya akan meminta pada Acarya Lian-zai (蓮栽上師) untuk menuliskan Sadhana Penjapaannya, kemudian Anda boleh menekuninya sesuai dengan itu.

Adharma Buddha adalah Buddha bhumi ke 16, tapi bhumi 16 yang mana ? Bodhisattva ada 10 bhumi, sedangkan Avalokitesvara Bodhisattva adalah Buddha bhumi ke 16, seperti Avalokitesvara Bodhisattva berlengan dan bermata seribu memiliki sebelas kepala, sebelas wajah, oleh karena itu merupakan bhumi ke 11. Adalah keliru bila mengira bahwa 10 bhumi adalah 10 bhumi Bodhisattva. Sesungguhnya 16 bhumi dari Adharma Buddha adalah khusus, bhumi pertama dan bhumi kedua menjadi satu, saya mengatakan satu adalah dua, bhumi pertama adalah abhiseka. Semua pasti keheranan, bukankah abhiseka adalah mengambil alatnya lalu mengabhiseka ! Bukankah bahkan bisa juga melakukan abhiseka bagi diri sendiri ? Para Acarya membawa kalasa abhiseka untuk mengabhiseka semua umat, mengambil alat Dharma, membawa pratima Buddha untuk mengabhiseka umat. Namun kenapa sekarang menyatakan abhiseka ada dua bhumi ? Saya beritahu Anda ! Kesunyataan mula, tiada apapun, arus Dharma sepuluh penjuru mengalir kesana kemari segalanya adalah abhiseka, di pusatnya adalah Adi Buddha, Adi Buddha ini manunggal dengan Kesunyataan.

◎ Oleh karena itu ‘Dua Bhumi Abhiseka’ adalah abhiseka arus Dharma sepuluh penjuru yang dialirkan oleh Adharma Buddha mengalir ke sepuluh penjuru, merupakan abhiseka yang dialirkan. Selain itu, abhiseka sepuluh penjuru arus Dharma ini kembali pada Adharma Buddha, kemudian keluar lagi untuk mengabhiseka, kemudian kembali lagi mengabhiseka, kemudian keluar lagi mengabhiseka, oleh karena itu disebut sebagai ‘Dua Bhumi Abhiseka’.
Saya ceritakan sebuah lelucon ! Si Dungu memasuki imigrasi sebuah negara sambil membawa seekor burung beo, petugas imigrasi menghentikannya dan berkata : “Pak ! Burung beo Anda dikenakan pajak.” , “Harus bayar berapa ?” , “Yang hidup US$50, namun untuk burung awetan hanya bayar US$ 15 !” mendadak burung beo itu ketakutan dan berteriak : “Hei Dungu ! Jangan pelit yah !”  mengalir masuk dan mengalir keluar inilah ‘Dua Bhumi Abhiseka’, semuanya adalah 50 dolar, dalam kondisi hidup adalah 50 dolar, kondisi mati juga 50 dolar, tiada perbedaan, antara mengalir masuk dan mengalir keluar tiada perbedaan. Inilah ‘Dua Bhumi Abhiseka’ ! Adharma Buddha adalah Abhiseka Kolektif, semua abhiseka ada pada-Nya, sepuluh penjuru arus Dharma mengalir keluar mengabhiseka kita semua, kemudian mengalir kembali mengabhiseka diri sendiri. Anda para sadhaka, asalkan bersadhana satu kali berarti melakukan abhiseka satu kali, asalkan yidam hadir, pasti Ia menganugerahi abhiseka arus Dharma kepada Anda. Asalkan Anda memiliki keyakinan, begitu mata terpejam, memvisualisasikan yidam Anda, ( Mahaguru memejamkan mata ) barusan saya menerima abhiseka arus Dharma, dalam sekejap menerima abhiseka. Sebab saat Anda tidak memikirkan apapun, satu pikiranpun tak timbul, tidak memikirkan apapun, atau Anda hanya merenungkan yidam Anda, yidam Anda telah hadir dalam upacara ini, pasti Ia akan mengabhiseka Anda, pasti masuk ke dalam Anda. Saat Anda memikirkan-Nya, maka Ia juga memikirkan Anda, bagaikan seorang ibu merindukan anak dan anak merindukan ibunya. Saat Anda melakukan penjapaan dan memeditasikannya maka Ia pasti memasuki diri Anda, maka Anda memperoleh abhiseka satu kali lagi ; Satu kali sadhana berarti satu kali abhiseka, ini hanya ada dalam Tantrayana. Oleh karena itulah siswa Tantrayana senantiasa memperoleh arus Dharma tanpa terputus.

Saya ceritakan sebuah lelucon, ayah melarang Xiao-ming pergi ke grup nyanyian dan tarian rendahan, jangan melihat pertunjukan tarian dan nyanyian yang  rendahan. Ia mengatakan : “Apabila kamu tidak mendengar nasehat ayah dan tetap bersikeras untuk datang ke sana, kamu akan melihat sesuatu yang tidak patut dilihat !” Didikan si ayah sangat baik. Sesungguhnya lebih baik si ayah tidak mengatakannya, sebab begitu ia mengatakannya, Xiao-ming malah lebih penasaran. Keesokan harinya Xiao-ming membeli tiket dan masuk ke arena, ternyata ia benar-benar melihat sesuatu yang tidak patut ia lihat, sesuatu itu adalah : “Si ayah !” Ini sedang memberitahu Anda mengenai abhiseka. Saat yidam berada di dalam Anda itulah abhiseka, yidam dari luar kemudian masuk ke dalam, ini juga merupakan abhiseka, maka Anda akan melihat yang tidak seharusnya terlihat, yaitu diri Anda sendiri ! Anda sendiri adalah yidam ! Yidam adalah Anda ! Oleh karena itu yidam masuk, bukan dua lagi, melainkan telah menjadi satu. Apakah dengan demikian sudah mengerti ? Meskipun itu adalah jasmani Anda, namun saat yidam memasuki Anda, maka Anda adalah yidam, inilah yang dimaksud dengan ‘Dua Bhumi Abhiseka’ !
◎ Yang kedua adalah ‘Dua Bhumi Dharmaraja’, Adharma Buddha adalah Pimpinan Utama semua Dharma, Ia adalah Dharmaraja yang sesungguhnya, Ia memiliki dua bhumi, yang utama di alam semesta, semesta ini adalah diri sendiri, diri sendiri adalah semesta ; Kehidupan saat ini, lampau dan yang akan datang semua berada di dalam semesta ; Yang Asali dan yang akan datang adalah Buddha yang sama, semuanya adalah Adharma Buddha. Dengan kata lain di masa lampau dan yang akan datang semua adalah Adharma Buddha, alam semesta dan Adharma Buddha semua adalah yidam, merupakan Dharmaraja termulia.

Saya ceritakan sebuah lelucon, pada hari ketiga belas tahun baru imlek, ayah dari Fang-fang memasang gambar tahun baru. Setelah ia memasang gambar pertama, ia memanggil Fang-fang untuk melihat dari belakang saat ia memasang gambar yang kedua, supaya dapat sejajar dengan gambar pertama. Demi memperoleh kemujuran, ia berpesan kepada Fang-fang : “Apabila saya memasangnya terlalu tinggi, kamu katakan : Fa-cai ( Memperoleh harta ), tapi kalau saya memasangnya terlalu rendah, katakan : Jian-kang ( sehat ).” Setelah dia memasang gambar, Fang-fang melihat ke kiri dan kanan, ternyata sudah sejajar, maka ia mengatakan : “Ayah, tidak ‘fa-cai’, juga tidak ‘jian-kang’.”  Sebenarnya antara harta dan kesehatan adalah setara, harus seimbang, seharusnya si ayah mengatakan harus sehat dan memperoleh harta, tidak seharusnya membedakan.

◎ Oleh karena itu, seantero semesta adalah Adharma Buddha, Adharma Buddha adalah semesta, entah Anda adalah Adi Buddha atau Adharma Buddha, maupun Buddha di masa yang akan datang, semuanya adalah Adharma Buddha, semuanya setara, tiada berbeda, oleh karena itu adalah ‘Dua Bhumi Dharmaraja.’
Adharma Buddha adalah Dharmaraja Yang Utama, dari kepala hingga ekor, Ia tetap adalah Dharmaraja Utama ; Di masa lampau Ia adalah Dharmaraja Utama ; Di masa yang akan datang Ia adalah Dharmaraja Utama, tiada perbedaan. Bukan berarti Adi Buddha bukan merupakan Buddha yang akan datang, sesungguhnya adalah satu. Semesta adalah Adharma Buddha, Adharma Buddha adalah semesta, inilah yang paling penting, satu-satunya ‘Dua Bhumi Dharmaraja.’ Selain itu saya juga akan babarkan kepada Anda semua mengenai : ‘Dua Bhumi Kumara-bhuta’ ( Kemurnian Kanak-kanak ), apa itu ?

◎ Sekarang yang ditekuni oleh Mahaguru adalah ‘Ilmu Kumara’, Padmakumara adalah ‘kumara’, kumara adalah Bodhisattva, sangat polos, memiliki sepuluh keluhuran  tak terperi, inilah ‘Dua Bhumi Kumara-bhuta.’ Adharma Buddha adalah satu Buddha, meskipun sepuluh penjuru Dharmadhatu adalah sepuluh penjuru, disatukan adalah Adharma Buddha. Saya beritahu Anda semua, banyak orang pada dasarnya mempunyai kumara-bhuta ini, hanya saja telah ternodai, manusia hanya karena telah ternodai, sesungguhnya kita semua adalah Adharma Buddha yang memiliki sepuluh keluhuran tak terperi, semua fenomena di sepuluh penjuru bersumber dari Adharma Buddha, tiada berbeda, semuanya telah lengkap ! Saat Anda sepenuhnya sunya dan melebur dengan semesta, maka Anda akan melebur dalam Kesunyataan, Andalah Adharma Buddha, Ia juga Adharma Buddha, sama sekali tiada perbedaan. Ini disebut ‘Dua Bhumi Kumara-bhuta’. 

Sekarang Mahaguru makin mirip kumara, maka Mahaguru sering mengatakan, karya Gurudara di Zhenfo Zong demikian baiknya, sungguh langka, seharusnya menaikkan tingkatanya, dinaikkan menjadi Nyonya Utama. Gurudara sangat polos, mengatakan Mahaguru juga sangat polos, seharian penuh Berdharmadesana namun tak letih, juga tidak pernah absen, juga tidak pernah beristirahat ; Semua orang bisa beristirahat, hanya Mahaguru yang tidak boleh beristirahat, tiap hari Sabtu, There is fire offering here on every Saturday at three o’clock, no holiday for me. Oleh karena itu Gurudara juga membiarkan saya naik tingkat, menjadi Tuan Utama. Mahaguru sangat polos, memiliki hati kumara, saya menyebut Gurudara sebagai Nyonya Utama, maka dia menyebut saya Tuan Utama, semua setara, inilah ‘Dua Bhumi Kumara-bhuta’. Lelucon lagi, saat baru saja kenal, pandangan matamu senantiasa ‘menyetrumku’ ; Saat berpacaran, senyumu senantiasa menyetrumku ; Saat ‘pengantin baru’, pemikiranmu senantiasa menyetrumku ; Tapi saat ini, suara dengkuranmu selalu ‘menyetrumku’ ( mengejutkan ). Dua orang pria sedang ngobrol di sebuah bar, Si A mengatakan : “Istriku sangat hebat, dia berhasil merubah agamaku.”  Si B bertanya : “Wah ! Apa yang dilakukannya ?” , “Dulu saya tidak percaya apapun, hingga saya sudah menikah baru mengetahui, ternyata neraka sungguh ada.” Amituofo ! Tadi baru saja ada yang menerima pemberkatan nikah, tidak boleh melontarkan lelucon semacam ini. Saya beritahu Anda, alam neraka, preta dan hewan juga merupakan manifestasi Adharma Buddha, inilah ‘Dua Bhumi Kumara-bhuta.’

◎ Adharma Buddha adalah avaivartika ( Tak mengalami kemunduran ) : ‘Dua Bhumi Avaivartika.’ Anda belum pernah terpikirkan apa itu ‘Dua Bhumi Avaivartika’ ? Sejak mula Ia sudah ada, meskipun Anda tidak bisa melihatnya, Ia juga tidak lenyap. Ia adalah Adi Buddha, di masa yang akan datang juga adalah Adi Buddha, selamanya manunggal dengan kesunyataan, manunggal dengan semesta, adinata ini disebut sepenuhnya avaivartika, sepenuhnya tak berubah. 

Banyak hal yang dapat mundur, saat neraka kosong, maka alam neraka mengalami kemunduran ; Saat alam hewan tiada, maka alam hewan sirna ; Saat alam preta tiada, maka alam preta sirna ; Saat umat manusia tiada, dunia ini juga sirna ; Saat surga tiada, 28 surga juga sirna. Namun yang benar-benar ‘Dua Bhumi Avaivartika’ ialah Adharma Buddha yang tidak mendua, tubuh-Nya tak mendua, batin juga tak mendua, tubuh dan batin manunggal, tidak pernah bertambah juga tidak pernah berkurang ‘Dua Bhumi Avaivartika.’ 
Pada suatu hari pergi ke gereja, seorang anak memberitahu guru : “Guru, di toilet ada banyak semut !” Ibu guru menganggukkan kepala, mendadak teringat bahwa kosakata ‘ant’ ( semut ) sudah pernah diajarkan, kemudian ingin menguji apakah anak itu masih ingat kata ini, maka ia bertanya pada anak tersebut : “Semut itu apa bilangnya ?” , akhirnya si anak dengan polosnya menjawab : “Semut . . .dia tidak bicara !” Si anak mengatakan semut tidak mengatakan apapun, inilah kelucuan anak-anak. Semut adalah semut, manusia adalah manusia, tak berubah. Apabila semut ingin menjadi manusia, menurut sabda Sang Buddha, saat Sariputra bermeditasi, roh-roh semut menyatu dan bertanya pada Sariputra : “Kapan kami bisa menjadi manusia ?” Sariputra menjawab : “Ingin menjadi manusia masih terlampau dini ! Lebih baik kalian menjadi semut dengan baik.” Roh dari semut sangatlah kecil, kapan bisa menjadi manusia ? Penuh ketidakpastian dan sangat jauh. Apabila benar-benar terlahir sebagai semut, ingin terlahir kembali memperoleh tubuh manusia sangatlah sukar, sangat-sangat sukar. Namun yang satu-satunya tak mundur adalah Adharma Buddha, semua Buddhata tak mundur, sifat mula Adharma Buddha adalah tak mundur, oleh karena itulah disbeut sebagai ‘Dua Bhumi Avaivartika’. Tubuh tak mendua adalah satu tubuh, batin juga tak mendua, tubuh dan batin manunggal. Bhavana kita juga sama, tubuh dan batin harus manunggal, jangan sampai secara jasmani sedang menekuni bhavana namun isi batinnya tidak menekuni bhavana, batinnya terbang kesana kemari, antara lahiriah dan batiniah tidak manunggal. Tubuh dan batin Adharma Buddha manunggal, tidak bertambah juga tidak berkurang. Menurut Anda apakah di dunia ini, di seantero semesta ini bisa bertambah sesuatu ? Sesungguhnya tiada bertambah juga tiada berkurang, inilah ‘Dua Bhumi Avaivartika.’

◎ ‘Dua Bhumi Samyak-citta’ apa itu ‘Samyak-citta’ (Hati Sejati / Murni) ? Saat tidak muncul, bagaikan angkasa ; Saat muncul , bagaikan hati, menjadi Tathagata Mahaparipurna, inilah ‘Dua Bhumi Samyak-citta.’
Saat Adharma Buddha tak muncul, sama dengan tiada, sama dengan angkasa ; Begitu Ia nampak, adalah Adharma Buddha yang Mahaparipurna, tidak peduli dia nampak atau tidak nampak, semuanya Samyak-citta. Saat nampak menjadi satu bhumi, saat tidak nampak adalah semesta, ini juga satu bhumi, inilah ‘Dua Bhumi Samyak-citta’. Ada satu lelucon, keluarga Xiao-ming tiap tahun selalu mengalami persengketaan, malam hari sebelum tahun baru imlek, Si Ayah berkata kepada Xiao-ming dan dua kakaknya : “Kalian masing-masing harus mengucapkan satu kalimat mujur, baru boleh tidur.” Kakak tertua : “Tahun ini baik.” Kakak kedua : “Ketidakberuntungan berkurang”, Xiao-ming : “Tidak boleh ada sengketa.” Maka Si Ayah menulis ketiga kalimat tersebut dan menempelkannya di atas tembok. Keesokan harinya bibi datang untuk mengucapkan selamat tahun baru, ia langsung membaca : “Tahun ini sangat tidak beruntung, sengketa tidak boleh kurang.” (Si Ayah menulis aksara mandarin tanpa tanda baca, ditambah si bibi keliru menempatkan jeda dalam membacanya, sehingga maknanya menjadi berbeda ) Kebetulan menjadi kebalikannya, tidak seharusnya dibaca demikian.

Hari ini saya hendak menjelaskan ‘Dua Bhumi Samyak-citta’, inilah ‘Tahun ini baik, ketidakberuntungan berkurang, tidak boleh ada sengketa.’ Ini semua adalah hal yang baik. Tapi saat ketiga kalimat ini ditempel bersama jadi tidak begitu baik, ini adalah kekeliruan di dunia, padahal di atas sana segalanya baik. Oleh karena itu inilah yang disebut ‘Dua Bhumi Samyak-citta’, tidak nampak juga baik, nampak juga baik. Maka tidak ada yang disebut dengan lahir dan mati. Mahaguru mengatakan, lahir adalah ‘Nampak’, mati adalah‘Tidak nampak’, semuanya baik, inilah ‘Dua Bhumi Samyak-citta’.  Sadhaka tidak boleh menganggap kematian sebagai suatu hal yang tidak baik, tetap adalah ‘Dua Bhumi Samyak-citta’, dengan kata lain kematian adalah sunya, sedangkan kemunculan adalah ‘eksistensi’ ; Dengan kata lain pula, Adharma Buddha adalah eksistensi, namun saat Ia tidak muncul, Ia adalah sunya. Sesungguhnya Ia adalah ‘Samyak-citta’. Oleh karena itu Mahaguru nampak juga baik, Mahaguru meninggal juga baik. Mengapa ? Sekalipun tidak nampak, Mahaguru masih berada ! Nampak juga baik, tidak nampak juga baik, inilah ‘Dua Bhumi Samyak-citta.’ Apakah demikian sudah paham ? Sekalipun Mahaguru adalah tubuh jasmani, tubuh dan batin manunggal duduk di atas Dharmasana ; Namun sekalipun Mahaguru tidak nampak, tidak tiba di negara kalian, kalian juga bisa berjumpa dengan Mahaguru di dalam mimpi ! Sekalipun suatu hari nanti Mahaguru telah meninggal dunia, apakah masih bisa hadir dalam mimpi kalian ? ( Hadirin menjawab : “Bisa !” ) Masih bisa ! Sekalipun saya meninggal dunia, Ibu Han Wu-zhen juga dapat melihat Mahaguru dalam sadhananya ! Benar tidak ? Inilah ‘Dua Bhumi Samyak-citta’.

Berikutnya adalah ‘Dua Bhumi Upaya’, untuk menjelaskan kata ‘upaya’ kepada orang asing sangatlah sukar . ( Keterangan penerjemah : ‘upaya’ adalah istilah sansekerta, dalam Bahasa Mandarin adalah : ‘Fang-bian’, yang memiliki banyak arti di antaranya : kemudahan, leluasa dan buang air ) 
Ada orang yang menelepon temannya, kebetulan temannya sedang berada di toilet, “Apa dia ada ?” , “Dia sedang ‘fang-bian’ ( buang air ), tunggu hingga dia ‘fang-bian’ ( sudah leluasa / selesai ), baru Anda telepon lagi.” Orang asing akan bingung. Sebenarnya apa maksudnya ? ‘Fang-bian’ yang mana ? Muncul masalah. Namun ‘fang-bian’ ( upaya ) yang diulas hari ini adalah : Saat tidak nampak, bagaikan Yang Asali ; Saat nampak adalah Para Buddha yang tak terhingga banyaknya dan segala ‘upaya’ ( karya yang disesuaikan dengan akar tiap insan ) di berbagai loka. Saat tidak nampak, keduanya adalah ‘upaya’ inilah ‘Dua Bhumi Upaya’. Saat ditelepon, “Saya sedang ‘fang-bian’ ( buang air ).” Sesungguhnya justru tidak ‘fang-bian’ ( tidak leluasa menerima telepon ) ; Saat ditelepon, “Kebetulah saya ‘fang-bian’ ( leluasa ), makanya bisa menerima telepon Anda.”  Inilah ‘Dua Bhumi Upaya’. 

Suatu hari kantor kami kedatangan dua wanita cantik, kulitnya sangat halus, pakaiannya juga sangat menarik, mereka datang menjual Yakult. Begitu mata kami terpana, tiap orang langsung membeli beberapa botol, kemudian wanita cantik itu berkata : “Kakak yang mana yang setiap hari mau minum Yakult ? Saya akan menghantarnya.” Sepertinya semua teman sekantor yang pria satu kata : “Saya mau ! Saya mau !” Keesokan harinya, mulai ada seorang ibu yang ramah setiap hari menghantar yakult kepada mereka, demikianlah hingga saat ini telah berjalan tiga tahun lamanya. Aneh, yang diulas adalah ‘upaya’, ibu yang ramah juga adalah wanita cantik, California four small girls, semua adalah wanita cantik, silahkan berdiri. Dulu saat kalian berempat datang sekolah di Amerika, yang satu adalah wanita cantik dari Sichuan, Chen Chuan-fang adalah wanita cantik dari Sichuan, Sun Ai-zhen adalah wanita cantik dari Jiangshu Shanghai, Jiang Guan-rong adalah wanita cantik dari Zhejiang, Wei Si-yan adalah wanita cantik dari Harbin, sekarang mereka berempat adalah wanita cantik veteran, mereka semua memiliki pendidikan yang tinggi. Dulu pada masa mereka baru datang ke Amerika untuk sekolah, tiap pemuda yang berjumpa dengan mereka akan terpesona. Apabila kalian melihat mereka di masa lalu, pasti  juga akan terpesona. Oleh karena itu ini disebut apa ? ‘Dua Bhumi Upaya’, semuanya adalah wanita cantik, hanya saja sudah veteran. Sichuan menghasilkan wanita cantik, Harbin menghasilkan wanita cantik, Jiangshu menghasilkan wanita cantik, Zhejiang juga menghasilkan wanita cantik.
Apa kabar ! Apa kabar semua ! ( Bahasa Kanton ) Wu-gai ! Wu-gai-shai ! ( Bahasa Kanton : Terima kasih ) Selamat siang semua! Apa kabar semua! (Bahasa Mandarin) Good afternoon! (Bahasa Inggris) (Bahasa Jepang: apa kabar) Sawadika! (Bahasa Thai: apa kabar ) Kam-sam-ni-da! (Bahasa Korea: terima kasih) Hola Amigo! (Bahasa Spanyol: apa kabar) ada lagi, Bahasa Jerman yang barusan dipelajari : Wie geht es Ihnen?( Bahasa Jerman : Apa kabar ) Merci ( Bahasa Prancis : Terima kasih ) Bonjour ( Bahasa Prancis : Apa kabar ) Selamat siang dan Selamat petang! (Bahasa Indonesia) Inilah ‘Dua Bhumi Upaya’ ! Ada lagi ‘Dua Bhumi Prajna’, ‘Dua Bhumi Prajna’ dari Adharma Buddha, pengetahuan menyeluruh maupun pengetahuan parsial, semuanya adalah ‘Dua Bhumi Prajna’ ; Sepuluh penjuru abhijna, mengetahui semua Prajna. Tidak peduli itu Prajna yang sejati maupun kebijaksanaan relatif, semuanya diketahui-Nya, sepuluh penjuru Prajna diketahui, inilah Prajna Adharma Buddha. Pengetahuan menyeluruh dan pengetahuan parsial semua dikuasai, inilah Sarvajna, Maha Tahu, inilah ‘Dua Bhumi Prajna’ . Satu lelucon, saat dokter jiwa sedang melakukan pemeriksaan, ada seorang pasien wanita yang sudah menetap selama satu bulan berteriak : “Saya ingin membunuh teman pria saya !” Tiga bulan kemudian dokter melakukan pemeriksaan lagi, pasien wanita masih berteriak : “Aku ingin bunuh teman priaku !” Setengah tahun kemudian dokter melakukan pemeriksaan lagi, pasien wanita itu masih berteriak : “Aku ingin bunuh teman priaku !” Setahun kemudian saat pemeriksaan, pasien wanita itu merubah kata-kata : “Saya tidak lagi membunuhnya, saya ingin menikah dengannya.” Mendengarnya dokter menuliskan catatan di atas riwayat penyakit pasien : ‘Pasien tetap ingin menggunakan berbagai cara untuk membunuh teman prianya !’ Ini adalah ‘Dua Bhumi Prajna’. Tahukah Anda ? Seorang dokter jiwa akan memahami cara berpikir manusia waras, juga memahami cara berpikir orang sakit jiwa, ini disebut ‘Dua Bhumi Pengetahuan Sempurna’ atau ‘Dua Bhumi Prajna’, ada yang wajar dan ada yang tidak wajar, harus diketahui semuanya. Mendalami Buddhisme juga sama, harus memahami Buddha dan harus memahami mara, Buddha dan mara satu hakikat. Pengetahuan sejati dan pengetahuan parsial semuanya adalah kebijaksanaan, dengan mengenali mara barulah Anda bisa mencapai Kebuddhaan, apabila Anda mengenal Buddha maka Anda akan mengetahui adanya mara. Anda harus mengenali mara, kemudian meluruskan mara menjadi Buddha, maka semuanya adalah Buddha, Buddha dan mara satu hakikat, memahami yang sempurna dan yang parsial, inilah ‘Dua Bhumi Prajna’.
Selain itu masih ada : ‘Dua Bhumi Guhya’, tidak peduli itu ‘Bhumi Yang Nampak’ maupun ‘Bhumi yang rahasia’, yang tidak diketahui oleh insan awam adalah ‘Dua Bhumi Guhya’, ketahuilah, Adharma Buddha sungguh adalah ‘Dua Bhumi Guhya’. Masih banyak insan yang tidak mengetahuinya, saat ini hanya Mahaguru yang mengetahuinya, dan kalian semua yang mendengar Dharma ini yang mengetahuinya. Semua bhumi ini diakumulasikan adalah Pencerahan, adalah satu kata : ‘Buddhi’, jumlahnya ada 16 Bhumi, baru saja saya membabarkan perihal 16 Bhumi.

Ada sepasang suami istri yang sedang bertengkar, si suami membanting pintu dan pergi. Si istri melongok dari jendela dan bertanya jam berapa si suami akan pulang, si suami mengatakan : “Yang kembali adalah cucu !” ia pergi dengan kasar. Dua jam kemudian Si Suami berdiri di depan pintu, mengetuk dan berteriak : “Nenek, saya kembali.” Ini adalah rahasia, orang yang mengerti rahasianya barulah dapat berseru “Nenek !”. Demikianlah yang memahami segalanya. Ada kalanya Anda bicara dengan nada keras, “Saya tidak akan kembali lagi !” Setelah keluar ternyata tidak ada tempat yang dituju, pada akhirnya kembali lagi ke tempat semula, dan jalan satu-satunya adalah dengan baik menjadi ‘cucu’. Ada orang yang sejak kecil sudah menyukai harimau, namun setelah dewasa, di rumah mengenakan celemek, mencuci piring, mengepel lantai, bahkan menyeterika pakaian, orang menanyainya : “Apa hewan peliharaan kamu sekarang ?” . “Saya masih suka memelihara hewan, tapi sekarang hewan peliharaan saya berubah menjadi induk harimau.” Ya Tuhan ! Kasihan sekali ! Sekarang Mahaguru juga mencuci piring, menanak nasi, memasak lauk, tapi Mahaguru masih belum bisa menyeterika pakaian. Oleh karena itu Gurudara masih tetap Gurudara, bukan induk harimau. Sekarang saya hanya bisa menanak nasi dan mencuci piring, masih belum bisa menyeterika pakaian, kelak Gurudara akan memperlihatkan saya selembar daftar : “Mencuci piring, menanak nasi dan menyeterika pakaian.”  Saya bertanya : “Pilih salah satu  ?” , “Bukan, maksudnya kamu harus mencuci piring, kemudian menanak nasi dan memasak lauk, berikutnya adalah mengepel lantai, dilanjutkan dengan menyeterika pakaian, ini adalah jadwal kegiatan sehari-hari Anda.” Amituofo ! Kelak saya pasti bisa menyelesaikannya ! Sebab ini adalah ‘Dua Bhumi Guhya.’. Satu lagi lelucon, ada seorang pemabuk yang masuk ke sebuah taksi, sopir bertanya : “Bapak mau kemana ?” Pemabuk : “Saya mau ke bandara.” Dengan kaget sopir itu menjawab : “Di sini adalah bandara !” Pemabuk itu membayarkan uang, sambil bersendawa, ia menepuk pundak sopir dan berkata : “Terima kasih pemuda ! tapi tolong dengar saran saya, nanti jangan lagi mengendarai mobil demikian cepat !” Anda harus merenungkan ini, inilah ‘Dua Bhumi Guhya.’ 

Om Mani Padme Hum.

sumber : http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=29&csid=50&id=13

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net
Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Daftar harga buku:

Buku-Buku HARE KRSNA (Hare Krishna):
No Judul Harga
1 Bhagavad-gita Besar 125.000
2 Bhagavad-gita Sedang 115.000
3 Bhagavad-gita Kecil 85.000
4 Srila Prabhupada 100.000
5 Srimad-Bhagavatam Skanda III Jilid 3 75.000
6 Second Chance (Kesempatan Kedua) 42.000
7 Kehidupan Berasal Dari Kehidupan 37.500
8 Kembali Lagi 32.000
9 Dialog Timur Barat 27.500
10 Jawaban Segala Pertanyaan 25.000
11 Sri Isopanisad 25.000
12 Pedoman Etika Vaisnava 25.000
13 Krishna dan Ayat-Ayat Suci Bhagavad-gita 23.500
14 Gita Mahatmya 22.000
15 Avatar 18.000
16 Ajaran Prahlada Maharaj 18.000
17 Krsna Sumber Kebahagiaan 10.000
18 Poster Susunan Alam Semesta 30.000
19 Srimad-Bhagavatam Skanda IV 80.000
20 Krsna Book (1 Set) 300.000
21 Krsna Book (@ 1 volume) 60.000
Buku-buku Media Hindu :
No Judul Harga
1 21 Butir Mutiara Terserak 30.000
2 Arti Menjadi Seorang Hindu Bagiku? 25.000
3 Astrologi Hindu 30.000
4 Atmabodha 40.000
5 Bagaimana Menjadi Hindu 25.000
6 Dialog Dengan Penghuni Sorga 30.000
7 Dialog Gandhi Dengan Misionaris 40.000
8 Hindu Agama Terbesar di Dunia 22.000
9 Hindu Agama Universal 22.000
10 Hindu Akan Ada Selamanya 40.000
11 Hindu Kami Datang Padamu 30.000
12 Jalan Menuju Tuhan 35.000
13 Kado Dari Dewata Agung 20.000
14 Kamu Adalah Tuhan 40.000
15 Pandangan Hidup Hindu 30.000
16 Pandangan Hindu Atas Kristen dan Islam 30.000
17 Pesan Abadi Veda 40.000
18 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 1 40.000
19 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 2 40.000
20 Peta Jalan Veda 40.000
21 Petunjuk Untuk Yang Ragu 30.000
22 Saya Beragama Hindu 22.000
23 Surga dan Neraka Tiga Agama 40.000
24 Semua Agama Tidak Sama 30.000
25 Spiritualitas Hindu Untuk Kehidupan Modern 28.000
26 Tuhan Upanisad Menyelamatkan Masa Depan Manusia 40.000
27 Upanishad Himalaya Jiwa 30.000
28 Veda dan Injil 40.000
Buku-buku Paramita :
No Judul Harga
1 101 Cerita Kakek 52.800
2 101 Cerita Nenek 39.600
3 108 Mutiara Weda 52.800
4 108 Renungan Suci 1 30.000
5 108 Renungan Suci 2 30.000
6 108 Renungan Suci 3 30.000
7 12 Kumpulan Dongeng Hindu 20.400
8 300 Masalah (Dahsyatnya Gayatri Mantra) 72.000
9 33 Hal Yang Mempengaruhi dan Merubah 20.400
10 Aab Jagat 14.400
11 Acara Agama Hindu 31.200
12 Acarya Sista : Guru dan Dosen yang Bijaksana 72.000
13 Adi Sankaracharya 24.000
14 Adiparwa Jaya Kuno dan Indonesia 76.800
15 Agama Hindu 20.400
16 Agama Hindu, dari, untuk dan oleh orang Muda 26.400
17 Agama Realitas atau Tahayul 16.800
18 Agama Tirta dan upakara 16.800
19 Agama Veda & Filsafat 28.800
20 Agem-agem Kepemangkuan 20.400
21 Agnihotra 24.000
22 Ahimsa Dharma dan Vegetarian 26.400
23 Ahimsa Dharma 33.600
24 Ajaran moral Dalam Bhagawadgita 30.000
25 Ajaran Weda Dalam Filosofi Hindu 26.400
26 Ajeg Bali, Ajegnya Bhagawadgita 19.200
27 Aksara Bali dalam Usada 52.800
28 Aku Anak Hindu 20.400
29 Aku Ingin Kebahagiaan 18.000
30 Alam Kehidupan Sesudah Mati 20.400
31 Alih Aksara Pangayam-ayam 13.200
32 Alur Sebuah Dialog Hati 20.400
33 Analisis Upacara Wana Kertih 37.200
34 Anandadayi Bersama Sai 56.400
35 Anda Calon sukses, Berkah Menantimu, Sambutlah 30.000
36 Aneka Rupa Gending Bali 24.000
37 Ang Ah lan Ah Ang 18.000
38 Anti kekerasan dan Anti Diskriminasi 22.800
39 Anugerah & Harta Karun Kehidupan 33.600
40 Apa yang terjadi pada Jiwa setelah Kematian 52.800
41 Argha Patra Pinandita 126.000
42 Argha Patra Praktis 22.800
43 Arthasastra 126.000
44 Arti & Fungsi Sarana Persembahyangan 30.000
45 Arti Mimpi 20.400
46 Asana, Pranayama, Mudra & Banda 99.600
47 Asta Kosala Kosali 26.400
48 Asta Kosala Kosali lan Astha Bhumi 26.400
49 Astavakra Samhita 36.000
50 Aswameda parva 44.400
51 Atharva Veda Samhita III 192.000
52 Atharwa Veda Samhita I 192.000
53 Atharwa Veda Samhita II 198.000
54 Atman Brahman Aikyam 24.000
55 Aturan Membangun Rumah Menurut Hindu 18.000
56 Awengi Ring Hotel Sentral 18.000
57 Awet Muda dan Panjang Umur dengan Ayur Weda 36.000
58 Ayur Veda Ilmu Pengobatan Tradisional India 33.600
59 Ayur Weda 49.200
60 Aywawera dan pemahamannya 18.000
61 Babad Arya 26.400
62 Babad Dalem Tarukan 37.200
63 Babad I Gusti Ngurah Telabah 20.400
64 Babad Ksatria Taman Bali 26.400
65 Babad Nusa Penida 20.400
66 Babad Nyuhaya 30.000
67 Babad Prasasti Dalem dan Pande 37.200
68 Babad Pulasari 16.800
69 Babad Raja Anglurah Panji Sakti 69.600
70 Babad Raja-Raja Bali 24.000
71 Babad Tangkas Kori Agung 20.400
72 Bacakan Banten Pati Urip 18.000
73 Bali Dalam Perspektif Sejarah dan Tradisi 102.000
74 Bali Shanti 1 46.800
75 Bali Shanti 2 39.600
76 Bali Shanti 3 36.000
77 Bali Shanti 4 39.600
78 Barong Landung 20.400
79 Bayu Agung 16.800
80 Bayuh Oton 16.800
81 Bebas dari Rasa Takut Menuju Keyakinan 10.800
82 Belajar Singkat Bahasa Hindi 26.400
83 Benarkah di Hindu ada Moksa? 42.000
84 Berang-Berang dan Srigala 13.200
85 Berbakti pada Leluhur, Upacara Pitra Yadnya 26.400
86 Berbagai Jalan Meditasi 24.000
87 Berbisnis menurut Agama Hindu 50.400
88 Berjalan Pada Jejak-jejak Vedanta 24.000
89 Berkorban/Yadnya adalah Kesenanganku 9.600
90 Berfikir Benar Dasar Mencapai Kebahagiaan 16.800
91 Berpolitik Menurut Hindu 57.600
92 Bhagavad Gita 105.600
93 Bhagavata Purana tentang Neraka 13.200
94 Bhagavata untuk Anak-anak 20.400
95 Bhagawad Gita (Nyanyian Tuhan) 73.200
96 Bhagawad Gita (Pancama Weda) 51.600
97 Bhagawad Gita Inggris Indonesia 96.000
98 Bhagavadgita Menurut Mahatma Gandhi 30.000
99 Bhagawadgita Teks Bahasa Bali 84.000
100 Bhakti & Kesehatan 32.400
101 Bhakti Yoga 19.200
102 Bhama Kretih 21.600
103 Bharata Yudha & Pandawa Seda (Komik) 182.400
104 Bharata Yudha (Komik) 117.600
105 Bhegawan Agastya Prana 13.200
106 Bhisma Parwa 66.000
107 Bibliografi Literatur Hindu 21.600
108 Bolong & Gilik 13.200
109 Brahma Astra 16.800
110 Brahma Sutra 96.000
111 Brahma vidya Teologi Alam Semesta 73.200
112 Brahman 33.600
113 Buddha 13.200
114 Buku Harian Intisari Pedoman Hidup 45.600
115 Buku Mewarnai Dewa Dewi 26.400
116 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas I 19.200
117 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas II 19.200
118 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas III 19.200
119 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IV 21.600
120 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas V 21.600
121 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VI 21.600
122 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VII 27.600
123 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VIII 30.000
124 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IX 32.400
125 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas X 34.800
126 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XI 34.800
127 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XII 37.200
128 Buku Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 37.200
129 Bunga Rampai Babad dan Rerajahan Kajang di Bali 26.400
130 Calon Arang 30.000
131 Cahaya Kebajikan Ganesa 92.400
132 Cahaya Kekuatan Batin dan Kebijaksanaan 24.000
133 Cahaya Sai Rama 10.800
134 Cakepan Alit Lontar Jajimatan 13.200
135 Cakepan Alit Pengasih-asih Leak Manusa lan Dewa 12.000
136 Cakepan Alit Puja Weda Mantra 44.400
137 Canakya Nitisastra 42.000
138 Cara Jitu Cepat Kaya dan Tenang 13.200
139 Cara Praktis Untuk Memahami Agama Hindu 50.400
140 Caru 16.800
141 Caru Eka Sata 13.200
142 Catur & Sad Paramita 26.400
143 Catur Guru Bhakti 34.800
144 Catur Marga 56.400
145 Catur Purusartha 37.200
146 Catur Veda 462.000
147 Ceng Blonk Dalang Inovatif 61.200
148 Cerdas Spiritual Melalui Bhagavadgita 20.400
149 Cerita Anekdot dalam Kehidupan 26.400
150 Cerita Rakyat Bali 19.200
151 Citra Wanita dalam Kekawin Ramayana 25.200
152 Curahan Air Keabadian (Amrita Varshini) 16.800
153 Curahan Belas Kasih (Anugraha Vaharshini) 21.600
154 Dahsyatnya Gayatri Mantra 33.600
155 Dainika Upasana 22.800
156 Daksina Menhadirkan kekuatan Lingga Yoni 16.800
157 Dalem Keling Wamsakarta Ksatrya Taman Bali 24.000
158 Dalem Tarukan 13.200
159 Dampak Puasa 26.400
160 Dana Punia dan Penebusan Dosa 24.000
161 Dasaksara, Saiva Siddhanta & Kanda Pat 18.000
162 Dasa Awatara 24.000
163 Dasar-Dasar Budi Pekerti 21.600
164 Dasar-Dasar Psikologi Agama 37.200
165 Dasar Filsafat Agama-Agama 33.600
166 Dasar-dasar Filsafat 26.400
167 Dasar-dasar Kepemangkuan 66.000
168 Dasar-dasar Kesulinggihan 88.800
169 Dasar-dasar Astrologi Hindu 73.200
170 Daun Yang Berkisah 24.000
171 Deva Siva 26.400
172 Devi Savitri 13.200
173 Dewa & Doa 20.400
174 Dewa Dewi Hindu 21.600
175 Dewa Ganesha 18.000
176 Dhammapada 31.200
177 Dharma Caruban 13.200
178 Dharma Bandhu 37.200
179 Dharma Jalan Menuju Kebahagiaan dan Moksa 52.800
180 Dharma Pemacul 13.200
181 Dharma Sewanam (Indahnya Melayani Sesama) 33.600
182 Dharma, Tapa dan Yoga 13.200
183 Dharmagita 37.200
184 Dharmatula 38.400
185 Dharmayana Leluhur Kepurwa Bumi 37.200
186 Dharmayatra ke Pura Semeru Agung 26.400
187 Dialog Ajeg Bali Perspektif Pengalaman … 48.000
188 Dialog Spiritual 32.400
189 Dialog Spiritual II 33.600
190 Diksa, Pintu menapaki Jalan Rohani 50.400
191 Disiplin dan Sadhana Spiritual 24.000
192 Djegeg Bagus 36.000
193 Doa Harian Untuk Bhagavan 20.400
194 Doa Sehari-hari Keluarga dan Masyarakat Hindu 19.200
195 Doa Untuk Anak Hindu 19.200
196 Doa Sehari-hari Menurut Hindu 12.000
197 Doa-doa Penting Dalam Atharva Veda 24.000
198 Dosa Menurut Hindu 26.400
199 Dua Warisan Leluhur memberantas Kemelaratan 19.200
200 Dudonan Karya Mamungkah 16.800
201 Dunia Adalah Papan Catur 90.000
202 Eksistensi & Efektifitas istem banjar Suka Duka 48.000
203 Energi Aura 27.600
204 Ensiklopedi Hindu 240.000
205 Ensiklopedia Pura I 240.000
206 Ensiklopedia Pura II 240.000
207 Ensiklopedia Pura III 240.000
208 Esensi Bunyi Gamelan 48.000
209 Esensi Falsafah Jawa 30.000
210 Esensi Uang Kepeng Dalam Ritual Hindu 21.600
211 Etika Hindu 24.000
212 Etika Pendidikan Agama Hindu 13.200
213 Etika Susila Untuk Pelayanan Umat Manusia 13.200
214 Evaluasi Pendidikan 33.600
215 Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma 26.400
216 Filosofi Simbol Hindu 39.600
217 Filsafat 108 Sang Hyang Kala di zaman Kali 72.000
218 Filsafat Desa Adat Bali 66.000
219 Filsafat Hindu Nawa Darsana 48.000
220 Filsafat Ilmu 26.400
221 Filsafat Ilmu: Bagaimana & Untuk Apa Ilmu pengetahuan 129.600
222 Filsafat Manusia dalam Perspektif Hindu 34.800
223 Filsafat Pancasila Dalam Perspektif Hindu 46.800
224 Filsafat Pendidikan 48.000
225 Filsafat Pendidikan Agama Hindu 36.000
226 Filsafat Saiva Siddhanta 32.400
227 Filsafat Seni Sakral dalam Kebudayaan Bali 24.000
228 Filsafat Timur 26.400
229 Filsafat Toleransi Beragama di Indonesia 54.000
230 Filsafat Wayang dalam Panca Yadnya 20.400
231 Fungsi dan Membuat Tipat 22.800
232 Gaguritan Panrestyan Watu Gunung 6.000
233 Gaguritan Parikesit Pralaya 14.400
234 Gaguritan Pralayaning Panca Kumara 6.000
235 Gaguritan Watugangga 6.000
236 Galungan Naramangsa 31.200
237 Gandhi dalam Dialog Hindu Kristen 26.400
238 Gandhi dan Masyarakat Tanpa Kekerasan 37.200
239 Ganesa 26.400
240 Gayatri Sadhana 33.600
241 Gede Ombak Gede Angin 26.400
242 Gegitan Kembang Rampe Dharmayana Pariksa 13.200
243 Gegitan Kembang Rampe I 13.200
244 Gegitan Kembang Rampe II 13.200
245 Gegitan Kembang Rampe III 13.200
246 Geguritan Aji Pelayon 13.200
247 Geguritan Begawan Bisma 34.800
248 Geguritan Galungan 13.200
249 Geguritan Ganda Wirasa 36.000
250 Geguritan Goa Giri Putri 16.800
251 Geguritan Jnana Siddhi 13.200
252 Geguritan Kaki Manuh Cakepan I 24.000
253 Geguritan Kaki Manuh Cakepan II 21.600
254 Geguritan Kebo Tarunantaka 19.200
255 Geguritan Ken Arok - Ken Dedes 16.800
256 Geguritan Kreta Langu 13.200
257 Geguritan Marga Sunya 13.200
258 Geguritan Pawiwahan 20.400
259 Geguritan Pengantar Agama Hindu 24.000
260 Geguritan Sandhyakalaning Majapahit 20.400
261 Geguritan Savasana 20.400
262 Geguritan Sima Kertaning Bumi 20.400
263 Geguritan Siwaratri 14.400
264 Geguritan Siwa Latri Kalpa 13.200
265 Geguritan Sucita Subudi 57.600
266 Geguritan Sutasoma I 20.400
267 Gerhana Prahara 60.000
268 Gita Bhakti 13.200
269 Gita Itihasa Dewi Sita Mesatya 6.000
270 Grhasta Asrama 66.000
271 Gunung Menyan Segara Madu 33.600
272 Hanuman 13.200
273 Hari Raya dan Kekawin Siwaratri Kalpa 39.600
274 Hari Raya Anggara Kasih 13.200
275 Hari Raya & Puasa dalam Agama Hindu 36.000
276 Hari Raya Hindu Bali & India 16.800
277 Hidup dengan Para Resi Himalaya 82.800
278 Hidup Ini Seperti Petir 26.400
279 Hidup Ini Seperti Piknik 21.600
280 Hidup Rukun Menurut Hindu 20.400
281 Hidup Sehat dengan Akupresur 33.600
282 Hindu Agama Universal 39.600
283 Hindu Dharma 184.800
284 Hindu untuk Masyarakat Umum 31.200
285 Hinduisme sebuah Pengantar 36.000
286 Hita Upadesa 60.000
287 Horoskop Barat India Bali Jawa Cina dan Kalender 1901-2100 118.800
288 Horti Basa Bali 21.600
289 Hubungan Pura Agung Blambangan 13.200
290 Hukum Adat 16.800
291 Hukum Evolusi Roh 16.800
292 Hukum Hindu Serta Perkembangannya 33.600
293 Hukum Karma 26.400
294 Hukum Karma dan Cara Menghadapi 24.000
295 Hyang Pitara 24.000
296 I Balian Putus 16.800
297 Ibu Durga 19.200
298 Ibu Gangga (Ma Gangga) 19.200
299 Ilmu Hanuman 19.200
300 Ilmu Pengetahuan & Spiritual 51.600
301 Ilmu Pengetahuan eksakta Hindu kuno 43.200
302 Impian dan Kenyataan 38.400
303 Indahnya Lika Liku spiritual 45.600
304 Indik Wewangunan 76.800
305 Instrospeksi Diri 31.200
306 Intisari Ajaran Hindu 51.600
307 Intisari Ajaran Saiva Sidhanta 13.200
308 Intisari Bhagawadgita 66.000
309 Intisari Sejarah Linguistik 33.600
310 Intisari Upanishad 24.000
311 Intisari Veda (HC) 60.000
312 Intisari Veda (SC) 52.800
313 Intisari Yajna Dalam Ajaran Hindu 26.400
314 Isa Upanisad 13.200
315 Itihasa 156.000
316 Jaga Satru 18.000
317 Japa Yoga 37.200
318 Jawaban atas Pertanyaan 19.200
319 Jejak-jejak Sadhu 16.800
320 Jenis-jenis Tebasan 16.800
321 Kaedah Beryadnya 38.400
322 Kaedah Beryadnya II 28.800
323 Kajeng kliwon 20.400
324 Kakawin Nitisastra 78.000
325 Kakawin Ramayana Jilid I 73.200
326 Kakawin Ramayana Jilid II 72.000
327 Kakawin Ramayana Jilid III 120.000
328 Kala Badeg 21.600
329 Kala Tattwa 13.200
330 Kalender 200 Tahun 66.000
331 Kalender 2200 Tahun (Tahun 1 s/d 2200 Masehi) 188.400
332 Kama Bang Kama Putih 26.400
333 Kamasutra dari Watsyayana 56.400
334 Kamus Bahasa Bali 165.600
335 Kamus Nama-nama Sanskerta Indonesia 82.800
336 Kamus Saku 30.000
337 Kamus Sanskerta - Indonesia 74.400
338 Kamus Umum Buddha Dharma 88.800
339 Kanda Empat (Bhuta, Dewa, Lare, Sari) 24.000
340 Kanda Empat Bhuta 19.200
341 Kanda Empat Dewa 22.800
342 Kanda Empat Rare 19.200
343 Kanda Empat Sari Sakti Tanpa Guru 16.800
344 Kanda Empat Tanpa Sastra 26.400
345 Kanda Pat Catur Sanak 16.800
346 Kanda Pat Madu Muka 16.800
347 Kanda Pat Pamurtian 16.800
348 Kanda Pat Pengaradan 16.800
349 Kanda Pat Prasanak 16.800
350 Kanda Pat Rare 16.800
351 Kanda Pat Sari 16.800
352 Kanda Sanga 19.200
353 Kanda Sanga Tanpa Sastra 13.200
354 Karma Yoga 15.000
355 Karmaphala 56.400
356 Kata-kata Mutiara Renungan Harian 33.600
357 Katuturaning Barong Swari Lan Dalang 13.200
358 Kearifan Lokal Sain Asli Bali 26.400
359 Kebahagiaan Di balik Tantangan dan Penderitaan 21.600
360 Kebahagiaan Kunci Meraih Kesuksesan 32.400
361 Kebangkitan seorang Hindu 36.000
362 Kebenaran Sejarah Agama Hindu 180.000
363 Keberuntungan Anda Tahun 2007 21.600
364 Keberuntungan Anda Tahun 2008 21.600
365 Kedamaian di tengah-tengah Prahara 26.400
366 Kedudukan Pemangku dalam Beryadnya 22.800
367 Kedudukan Perempuan Hindu 36.000
368 Kejayaan Ganesa 46.800
369 Kekuatan Dewa Agni dan Dewa Indra 13.200
370 Kekuatan Yadnya 33.600
371 Kemah Sadhana 28.800
372 Kemahaesaan Tuhan Dalam Veda 19.200
373 Kemuliaan Sai paduka 21.600
374 Ken Arok, Ken Dedes, leluhur Raja-raja Majapahit 13.200
375 Kenali Dirimu 33.600
376 Kepemimpinan (Leadership) dalam Agama Hindu 13.200
377 Kepemimpinan Hindu 13.200
378 Kepemimpinan Hindu Astra Brata 24.000
379 Kepemimpinan Hindu dalam Lontar Wrati Sesana 26.400
380 Keprotokolan & MC 26.400
381 Kerangka Dasar Agama Hindu 26.400
382 Kesaktian & Keampuhan Mantra Gayatri 10.800
383 Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu 26.400
384 Kesehatan & Meditasi Matahari Terbit 52.800
385 Kesehatan dan Spiritual 46.800
386 Kesempurnaan Diri 10.800
387 Kasuksmaning Pelinggih Ring Pamerajan 30.000
388 Kesusastraan Bali 24.000
389 Ketuhanan Bali 16.800
390 Keutamaan Manusia & Pendidikan Budi Pekerti 66.000
391 Kewangen 16.800
392 Khrisna Bhakti 10.800
393 Kiat Praktis Belajar di Perguruan Tinggi 18.000
394 Kiat-kiat Praktis meraih kerja 13.200
395 Kidung Bhajan Mala 74.400
396 Kidung Jerum Kundangdya 16.800
397 Kidung Lungsir Petak 10.800
398 Kidung Panca Yadnya 22.800
399 Kidung Suci 45.600
400 Kidung Suci Kirtanam 10.800
401 Kidung Tantri 24.000
402 Kidung Tantri Manduka Wyakarana 60.000
403 Kidung yadnya 10.800
404 Kisah Singkat Kehidupan Svami Vivekananda 20.400
405 Kisah-kisah Mengagumkan Para Dewa Hindu 20.400
406 Kitab Aji Sngkya 1947 18.000
407 Komodifikasi Tari Barong 50.400
408 Konsentrasi dan Meditasi 60.000
409 Konsep & Praktik Agama Hindu di Bali 132.000
410 Konsep Filosofi Hindu 13.200
411 Konsep Kesuksesan Umat Hindu 43.200
412 Konsep panca Sradha 46.800
413 Konsep Sraddha 50.400
414 Konsepsi Monotheisme Dalam Agama Hindu 18.000
415 Kosmologi Hindu 82.800
416 Krsna 13.200
417 Kumpulan Cerita Pendek Keagamaan Hindu 26.400
418 Kumpulan Dharma Wacana Profesional 26.400
419 Kumpulan Karya Pilihan tentang Sadhana 31.200
420 Kumpulan Kisah Bhakti Para Bhakta 30.000
421 Kumpulan Lagu-lagu Arathi 13.200
422 Kumpulan Ringkasan Lontar 21.600
423 Kunang-kunang Anarung Sasi 33.600
424 Kunci Kekayaan meneropong Managemen 24.000
425 Kundalini I 37.200
426 Kundalini Yoga 36.000
427 Kusumadewa 21.600
428 Langkah-langkah Emas 44.400
429 Langkah-langkah Kecil Meningkatkan Kadar Religiusitas 30.000
430 Lava dan Kusa 16.800
431 Laya Yoga 21.600
432 Leak Mayoga Dikala Purnama 21.600
433 Leak Ngamah Leak 43.200
434 Leak Sari Rahasia Kesaktian Mpu Peradah 16.800
435 Lebu Guntur 10.800
436 Legenda Gong Belaluan 31.200
437 Leluhur Orang Bali 24.000
438 Lentera Spiritual 3 43.200
439 Lima Nilai Kemanusiaan 16.800
440 Lontar Jajimatan 13.200
441 Lontar Kuranta Bolong 13.200
442 Lontar Pengejukan Leak 12.000
443 Macan Raden 16.800
444 Maha Dahsyat Gayatri Mantra Menepis Badai 60.000
445 Maha Sakti Gayatri Mantra 66.000
446 Maha Sidhi Gayatri Mantra 50.400
447 Mahabharata 163.200
448 Mahabharata A (Komik) 60.000
449 Mahabharata B (Komik) 60.000
450 Mahabharata C (komik) 60.000
451 Mahabharata D (Komik) 60.000
452 Mahabharata Jilid Lengkap (Komik) 225.600
453 Mahagotra Arya Tri Sanak 16.800
454 Mahanarayana Upanisad 48.000
455 Maharsi Vyasa 13.200
456 Maitri Upanisad 24.000
457 Makanan Satvik & Kesehatan 21.600
458 Makanan Satvik & Kesehatan 26.400
459 Makna Filosofis Upacara & Upakara 16.800
460 Makna Hari Raya Hindu 37.200
461 Makna Upacara Yadnya I 60.000
462 Makna Upacara Yadnya II 60.000
463 Manawa Dharmasastra 148.800
464 Mandukya Upanisad 74.400
465 Manggala Upacara 33.600
466 Mantra dan Belajar Memantra 48.000
467 Mantra Gayatri (Sabda Brahma, Ibu dari Veda) 10.800
468 Mantra, Inisiasi, Meditasi & Yoga 21.600
469 Mantra, Tantra dan Mujizat 10.800
470 Manusia dan Uang 10.800
471 Manusia Perspektif Teologi Universal 28.800
472 Mari Belajar Bahasa Sansekerta 1 36.000
473 Masakan Bali 20.400
474 Matematika dalam Qur'an & Veda 44.400
475 Matematika Veda 76.800
476 Matsya Avatara 12.000
477 Mau Apa Dengan Hidup 22.800
478 Meditasi 20.400
479 Meditasi Kesempurnaan Manusia 50.400
480 Meditasi Adyatmika 31.200
481 Meditasi Bio Energi Ratu Bagus 97.200
482 Meditasi Buddhis 25.200
483 Meditasi Cahaya 19.200
484 Meditasi Jiwa Premana 2 33.600
485 Meditasi Jiwa Premana 1 31.200
486 Meditasi Pada Kesempurnaan Manusia 51.600
487 Meditasi Pada Om 24.000
488 Meditasi Satya Sai 36.000
489 Meditasi Yoga Tradisi Himalaya 16.800
490 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (HC) 92.400
491 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (SC) 84.000
492 Majejahitan dan Metanding Edisi II 84.000
493 Melalui Kematian Kita Lahir Kembali 31.200
494 Melenyapkan Kebimbangan Umat 31.200
495 Memahami Agama Lewat Fenomena Sains 20.400
496 Memahami Catur Marga 31.200
497 Memahami Konsep Siwa Budha di Bali 34.800
498 Memahami Perbedaan Catur Varna, Kasta dan Wangsa 43.200
499 Membaca Orang 13.200
500 Membaca Wajah 18.000
501 Membangun Masyarakat Berkualitas 21.600
502 Membangun Pura di Pulau Jawa 16.800
503 Membangun Rumah Tangga Sukinah 36.000
504 Membedah Kasus Konversi Agama 79.200
505 Membentuk Kepribadian Anak dalam Kandungan 22.800
506 Membentuk Siswa Berkarakter Mulia 46.800
507 Memberi Makna Sebuah Kehidupan 24.000
508 Membina Anak-anak 74.400
509 Membina Keluarga Sejahtera 19.200
510 Memekarkan Nuansa Spiritual 20.400
511 Memelihara Janin Dalam Kandungan 48.000
512 Menantang Arus Menegakkan Kesejatian Dharma 37.200
513 Mencegah Stress Bersama Hindu 20.400
514 Mendayagunakan EQ dan SQ melalui Psikologi Hindu 33.600
515 Mendidik Anak Suputra 10.800
516 Menembus Kegelapan 50.400
517 Menggali Nilai Etika Dalam Cerita Purana 25.200
518 Mengangkat Nilai-nilai agama 19.200
519 Mengapa Bali disebut Bali 48.000
520 Mengapa Berdana 21.600
521 Mengapa Membaca Reg Veda 19.200
522 Mengapa? Tradisi dan Upacara Hindu 37.200
523 Mengapa Saya Memilih Vegetarian 25.200
524 Mengasuh Anak Menurut Bhagawan 9.600
525 Mengelola Perpustakaan Secara Efektif dan Efisien 19.200
526 Mengenal Agama-agama 60.000
527 Mengenal Barong dan Rangda 16.800
528 Menggapai Kedamaian Sejati 19.200
529 Menguak Misteri Pementasan Barong dan Rangda 26.400
530 Mengurai benang Kusut Simpul-simpul Dharma Wacana 20.400
531 Meningkatkan Kesadaran Diri Sejati Atman 31.200
532 Meningkatkan Profit Perusahaan 19.200
533 Menjadi Orang Tua Mulia dan Berguna 16.800
534 Menjadi Pemangku Siapa Takut? 18.000
535 Menjadi Pemimpin Efektif 18.000
536 Menjangan Sakaluang 39.600
537 Menyayangi Alam, wujud Bhakti pada Tuhan 34.800
538 Menyelam dalam Lautan Ramayana 9.600
539 Menyembah Simbol Merupakan Realisasi Brahman 20.400
540 Menyingkap Rahasia Siva di Bumi 19.200
541 Menyingkap Rahasia Yoga 19.200
542 Merawat Diri Untuk Menjaga Kesucian Lahir Batin 37.200
543 Merealisasi Moksa 13.200
544 Merkantilisme Pengetahuan Dalam Bidang Pendidikan 69.600
545 Merta Matemahan Wisia 26.400
546 Metode Penelitian Kwalitatif dalam Ilmu Agama 13.200
547 Misi & Visi Guru Spiritual 21.600
548 Misi & Visi Illahi 31.200
549 Mlaspas & Ngenteg Linggih 16.800
550 Moksa Brahman Atman Aikyam 33.600
551 Moksa Universalitas dan Pluralitas Bhagawadgita 19.200
552 Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharmah 26.400
553 Mukjizat Sai Baba 37.200
554 Mukjizat Tirtha 16.800
555 Mulat Sarira 13.200
556 Mutiara Dharma 26.400
557 Mutiara Hindu dalam Budaya Bali 48.000
558 Mutiara Hindu Sebagai Bahan 26.400
559 Namah Sivaya Santaya 60.000
560 Negarakertagama & Pararaton 34.800
561 Nama-nama Sesayut 24.000
562 Namasmarana 13.200
563 Narada Bhakti Sutra 45.600
564 Naskah Kelabang Sebit 25.200
565 Nawa Darsana : 9 Sitem Filsafat Hindu 37.200
566 Nawa Dharsana 52.800
567 Nawa Sangga Tirthayatra 37.200
568 Nawa Usadha Bali 82.800
569 Ngaben 33.600
570 Ngaben Khusus Pranawa 13.200
571 Ngaben Ngelanus 37.200
572 Ngaben Sarat 20.400
573 Ngaben Sederhana 16.800
574 Ngalinggihang Dewa Hyang 13.200
575 Nganteb Piodalan Alit lan Sesana Pemangku 16.800
576 Ngereh Ritual, Supranatural, Tradisional 19.200
577 Ngulati Dewasa lan Wariga 24.000
578 Nguntul Tanah Nulengek Langit 16.800
579 Nilai Filosofis Penjor 31.200
580 Niti Sastra 26.400
581 Nyepi Berlandaskan Kitab Suci Veda 19.200
582 Ogoh-ogoh 18.000
583 OM Sairam 10.800
584 Orag Bali di Himalaya 26.400
585 Padang Tuh 18.000
586 Paindikan Maturan Penyabranan 13.200
587 Palmistri Hindu 16.800
588 Panca Datu (edisi Revisi) 36.000
589 Panca Sraddha 39.600
590 Panca Tantra 31.200
591 Pancaran Bhagavata 30.000
592 Pancaran Dharma 21.600
593 Pancaran Kasih Tuhan 21.600
594 Pancaran Kebijaksanaan (Jnana Wahini) 18.000
595 Pancaran Kedamaian 24.000
596 Pancaran Kedamaian 36.000
597 Pancaran Penerangan 20.400
598 Pandangan Gender Pada Smerti 22.800
599 Pandawa Seda 60.000
600 Panduan Guru Mengajar Pendidikan Agama Hindu 39.600
601 Panduan Singkat Dharma Wacana 13.200
602 Pangastawa Istha Dewata 16.800
603 Pangastawa Pitra Yadnya 19.200
604 Panggilan Veda 57.600
605 Panrestyan Pandawa Korawa 12.000
606 Para Guru Spiritual India Abad ke Dua Puluh 60.000
607 Para Guru Spiritual India Abad ke Sembilan Belas 60.000
608 Parasara Dharmasastra 43.200
609 Parisada Hindu Dharma dengan Konsolidasinya 56.400
610 Paritta Suci 18.000
611 Parwati 13.200
612 Patanjali Raja Yoga 60.000
613 Pawintenan Saraswati 10.800
614 Pedoman Pinandita 66.000
615 Pecalang 26.400
616 Pedoman Altar, Bhajan, Meditasi Sai Study 21.600
617 Pedoman Calon Pinandita dan Dharmaning Sulinggih 16.800
618 Pedoman Hidup Untuk Meraih Kebahagiaan 26.400
619 Pedoman Memimpin Upacara Yadnya 22.800
620 Pedoman Memimpin Upacara Dewa Yadnya 26.400
621 Pedoman Penyelenggaraan Pesraman 13.200
622 Pedoman Sembahyang Umat Hindu 22.800
623 Pejati dan Suci 24.000
624 Pelajaran Bahasa Sansekerta 97.200
625 Pelajaran Bahasa Sanskerta Tahap 1 18.000
626 Pelangi Dharma 15.600
627 Pelestarian Lingkungan dalam Agama Hindu 43.200
628 Pemangku Juga Manusia 13.200
629 Pembentukan Karakter Bangsa 24.000
630 Pemikiran Hindu 88.800
631 Pendidikan Agama Hindu di Perguruan Tinggi 36.000
632 Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 31.200
633 Peng. Agama Hindu III Veda 16.800
634 Pengalaman Spiritual Bersama Guru Jilid 1 62.400
635 Pengantar Acara Agama Hindu 21.600
636 Pengantar Beberatan Pemangku 39.600
637 Pengantar Dasar Kepemimpinan Kuna Nusantara 46.800
638 Pengantar Etika dan Moralitas Hindu 51.600
639 Pengantar Filsafat Hindu 32.400
640 Pengantar Hukum Hindu 36.000
641 Pengantar Kitab Itihasa 19.200
642 Pengantar Managemen Bernuansa Hindu 32.400
643 Pengantar Tantra Sebagai Jalan Menuju Kegelapan 26.400
644 Pengaruh Budhi 26.400
645 Pengarusutamaan Gender Menurut Agama Hindu 12.000
646 Pengenalan Dasar Sanskerta 16.800
647 Pengetahuan & Pengendalian Prana 26.400
648 Pengorbanan Sang Arjuna 16.800
649 Peranan Linguistik dalam Analisis Bahasa Puisi 22.800
650 Perempuan dan Kepemimpinan Tranformasional 30.000
651 Percik Pemikiran Padepokan Maruti Suta 39.600
652 Perjalanan Sang Jiwa 60.000
653 Perkawinan dan Kehidupan Keluarga 13.200
654 Perkawinan yang Ideal 21.600
655 Perkawinan Magelar Warang 16.800
656 Perlindungan Hukum Terhadap Wisatawan 26.400
657 Permata & Batu-batu Mulia 46.800
658 Persepsi Umat Hindu Tehadap Svarga Neraka 103.200
659 Pesan Langit dan Bumi 18.000
660 Pesan-pesan upanisad 18.000
661 Pesucian dan Penyapa 13.200
662 Peternakan Berwawasan Kebudayaan dan Agama Hindu 24.000
663 Petunjuk Teknis Dharma Wacana 19.200
664 Petunjuk Teknis Perkawinan Hindu 13.200
665 Pikiran misteri & penaklukkannya 82.800
666 Pinandita Sangging 10.800
667 Pindah Agama, Mengapa? 24.000
668 Pitra Pakerti 16.800
669 Pitra Puja Ngaben lan Nyekah 37.200
670 Pokok-pokok Wariga 36.000
671 Pokok-pokok Ajaran Hindu 66.000
672 Pola Pikir Wawasan kebangsaan 33.600
673 Prana Suci Kundalini 16.800
674 Pranawa OM 31.200
675 Prasasti dan Bade Pande 30.000
676 Pratima Bukan Berhala 31.200
677 Prawerti dan Niwerti Marga 26.400
678 Prema Yoga 30.000
679 Primbon Dewata Seri Mitologi Tanaman, Binatang dan Mahluk 26.400
680 Primbon Dewata Seri Seluk Beluk Tentang Mimpi 66.000
681 Profesi Jaksa 24.000
682 Proses Kremasi & Esensi Perjalanan Atman Menuju Moksa 37.200
683 Proses Penciptaan Alam Semesta 26.400
684 Proses Terbentuknya Bayi Dalam kandungan 13.200
685 Puasa/Brata Ekadasi Mahatmya 21.600
686 Puisi Modre Samar Gantang 18.000
687 Puja Pali-pali 13.200
688 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah 10.800
689 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah, Kidung Pancayadnya 19.200
690 Puja Walaka 22.800
691 Pujastawa 10.800
692 Punarbawa 37.200
693 Pupulan Carita Cutet Bali Anyar 28.800
694 Pupulan Pidarta Basa Bali 13.200
695 Pura Besakih 52.800
696 Purana Agni 24.000
697 Purana Bhagavata 26.400
698 Purana Bhavisya 24.000
699 Purana Brahma 21.600
700 Purana Brahmanda 24.000
701 Purana Brahmavaivarta 24.000
702 Purana Garuda 24.000
703 Purana Kurma 24.000
704 Purana Linga 19.200
705 Purana Markandeya 31.200
706 Purana Matsya 24.000
707 Purana Narada 24.000
708 Purana Padma 21.600
709 Purana Siva 24.000
710 Purana Skanda 24.000
711 Purana Vamana 24.000
712 Purana Varaha 24.000
713 Purana Vayu 24.000
714 Purana Vishnu 24.000
715 Purana, Sumber Ajaran Komprehensip 72.000
716 Purnama Tilem 19.200
717 Putra Sesana 13.200
718 Putra-putra Siva 30.000
719 Putru Pasaji 10.800
720 Rahasia Om 39.600
721 Rahasia Pemujaan Sakti Durgha Bhairavi 21.600
722 Rahasia Pikiran 26.400
723 Rahasia Surga di Telapak Kaki Ibu 30.000
724 Rahasia Tantra, Yantra, Mantra 51.600
725 Ramalan Joyoboyo, Ronggowarsito, Sabdopalon 37.200
726 Ramalan Nasib 66.000
727 Ramayana 163.200
728 Rangkuman Widhi Sastra 60.000
729 Rare Angon 31.200
730 Rare Angon dan Catur Yajnya 39.600
731 Reformasi Agama Hindu 44.400
732 Reformasi ke Arah kemajuan yang Sempurna 45.600
733 Reinkarnasi, Hidup Tak Pernah Mati 26.400
734 Rendah Hati, Bahagia dan Bijak 10.800
735 Renungan Filsafat Hindu 27.600
736 Renungan Filsafat Hindu II 36.000
737 Renungan Jnana Buddha Siwa 37.200
738 Rerajahan (Fungsi dan Manfaatnya) 49.200
739 Rerajahan lan Pengatawa Caru 13.200
740 Rg Veda Samhita Mandala I, II, III 205.200
741 Rg Veda Samhita Mandala IV, V, VI, VII 188.400
742 Rg Veda Samhita Mandala VIII, IX, X 264.000
743 Ritual ke Spiritual 30.000
744 Ritual Veda Homa Tattwa Jnana 19.200
745 Roga Sanghara Bumi 22.800
746 Runtuhnya Kemuliaan Manusia 20.400
747 Sabda Satya Sai I 37.200
748 Sabda Satya Sai IV 56.400
749 Sabda Satya Sai V 51.600
750 Sadhana (Disiplin Spiritual) 42.000
751 Sanskrit - English Dictionary 510.000
752 Sai Humor 24.000
753 Sai Meditasi 19.200
754 Sai Miracle 34.800
755 Sai Prasanti Bhajan 37.200
756 Saitri 24.000
757 Saiva Siddhanta 16.800
758 Salinan Lontar Aswameda Parwa lan Adi Parwa 22.800
759 Salinan Lontar Bhama Kretih 24.000
760 Salinan Lontar Kusumadewa, Wrati Siwa Sasana, Wariga Gemmeht 52.800
761 Salinan Lontar Siddhimantra Tattwa 50.400
762 Salinan Lontar Taru Premana 12.000
763 Sama Veda Samhita 140.400
764 Samhita Vacana Agama Hindu 60.000
765 Samsara Perjalanan Sang Jiwa 37.200
766 Sandhya dan Agnihotra 18.000
767 Sanggah Kemulan 16.800
768 Sangging Tata Pati Undagi 46.800
769 Sanghyang Buda Kecapi 24.000
770 Sankrit - English Dictionary 495.600
771 Sarasamuccaya 51.600
772 Sarasamuccaya Smerti Nusantara 52.800
773 Sareng Mapauruk Aksara Bali 16.800
774 Sarining Vrespatikalpa 24.000
775 Sarjana yang Bodoh 10.800
776 Sarva Gita Sarah (SC) 60.000
777 Sarva Gita Sarah (HC) 66.000
778 Satya Dharsan 21.600
779 Saya Bangga Beragama Hindu 45.600
780 Seha Puja Pinandita Catur yajna 26.400
781 Sejarah dan Babad Keloping 31.200
782 Sejarah Kerajaan Blambangan 99.600
783 Sejarah mahagotra Tirta Harum 48.000
784 Sejarah Pangeran Bendesa Manik Mas 20.400
785 Sejarah Perjalanan Danghyang Nirartha 1453 - 1520 46.800
786 Sejarah Perkembangan Agama Hindu 24.000
787 Sekilas Metode Tentang Dharma Wacana 33.600
788 Sembahyang Menurut Hindu 31.200
789 Senyum 79.200
790 Serial Walian Sakti Meditasi Kesehatan Jiwa Premana I 31.200
791 Seri 1 Arsitektur Tradisional Bali : Filosofi Konsep dan Aplikasi 54.000
792 Seribu Nama Siwa 36.000
793 Seribu Nama Wisnu 32.400
794 Seribu Nama Wisnu, Mantra dan Arti 32.400
795 Sesayut Lan Tebasan 13.200
796 Setapak Sirih Sejuta Pesan 10.800
797 Sihir Bali 24.000
798 Sikap Vedanta Terhadap Agama 50.400
799 Siksa dan Jnana 36.000
800 Sila dan Vinaya 38.400
801 Sipta Durmanggala 18.000
802 Sira Nika Tyang 32.400
803 Sistem Filsafat Hindu Lengkap 60.000
804 Sistem Kawin Lari Adat Tradisi Lombok 32.400
805 Sistem Pendidikan Agama Hindu 36.000
806 Sisya Sesana 21.600
807 Sisya Sista 60.000
808 Siva 13.200
809 Siva Purana 36.000
810 Siva Purana Vol. I 103.200
811 Siva Purana Vol. II 132.000
812 Siva Purana Vol. III 120.000
813 Siva Sakti Svarupa 16.800
814 Siva Samhita 31.200
815 Siwa Siddhanta Tattva dan Filsafat 60.000
816 Sivaratri 26.400
817 Siwa Kalisa 13.200
818 Siwa, Sadasiwa dan Paramasiwa (Siwaratri) 20.400
819 Siwaratri 26.400
820 Siwaratri di Era Modern 26.400
821 Slokantara (Cover Biasa) 66.000
822 Slokantara (Cover Lux) 60.000
823 Soca Mautama 16.800
824 Sorandaka 37.200
825 Sraddha dan Bhakti 24.000
826 Spiritualitas Transformasi ke Dalam dan Ke Luar Diri 37.200
827 Sraddha dan Bhakti 24.000
828 Sri Guru Phitam 30.000
829 Sri Krisna Lila 13.200
830 Sri Rama 13.200
831 Sri Upanisad 48.000
832 Srimad Bhagavatam 169.200
833 Stop Pembohongan, Pembodohan & Penistaan 26.400
834 Studi Banding Antar Agama 33.600
835 Stuti & Stava 148.800
836 Suara Bathin, Inner Voice 26.400
837 Subak Konsep Pertanian Religius 43.200
838 Subha Asubhakarma 30.000
839 Sukinah (Membangun Rumah Tangga) 33.600
840 Suksmaning Banten 31.200
841 Suluh Hidup Lentera Kecil 13.200
842 Suluh Hidup Lentera Kecil 2 26.400
843 Sumber Hukum Hindu 27.600
844 Sundarigama 22.800
845 Sungai Gangga, Mandira dan Pura 26.400
846 Surya Namaskara 33.600
847 Surya Sevana 66.000
848 Susastra Hindu 24.000
849 Sutasoma Pangeran Rembulan 21.600
850 Svami Sivananda Penebar Cinta Kebajikan 51.600
851 Svarga Rohanika Parva 13.200
852 Svami Vivekananda : Untaian Indah Pemikiran dan Wejangan 18.000
853 Tadah Kala 19.200
854 Tantra dan Sex 10.800
855 Tantra yoga 16.800
856 Tantri Kamandaka (Nandhaka Harana) 50.400
857 Tanya jawab Ajaran Hindu I (Prasnottara Vahini) 16.800
858 Tanya jawab Ajaran Hindu II (Upadesa Merta) 32.400
859 Tanya Jawab Hindu bagi Pemula 64.800
860 Tanya jawab tentang Bhagavatam purana 13.200
861 Tanya Jawab Tentang kehidupan Illahi 13.200
862 Tanya Jawab tentang Ramayana 10.800
863 Tat Twam Asi 30.000
864 Tata Cara Ritual dan Tradisi Hindu 96.000
865 Tata Cara Sembahyang & Pengertiannya 16.800
866 Tata Letak Tanah & Bangunan 19.200
867 Tata Susila Hindu 20.400
868 Tata Titi dan Tutur Kamoksan di Bali 37.200
869 Tatanan Upacara Ngenteg Linggih 13.200
870 Tatanan Upakara lan Upacara Manusa yadnya 24.000
871 Tataning tetanding Banten Sesayut 26.400
872 Tattwa 33.600
873 Tattwa Hindu Bagi Pandita & Pemangku 21.600
874 Tattwa Jnana 19.200
875 Tentang Hidup dan Kehidupan 22.800
876 Tenung Pewacakan Rare 43.200
877 Teologi & Simbol Dalam Agama 88.800
878 Teologi Hindu, Tema, Wacana dan Struktur 126.000
879 Teologi Sanatana Dharma 132.000
880 Teologi Sosial 86.400
881 Teologi, Filsafat, Etika dan Ritual dalam Susastra Hindu 24.000
882 Teori Organisasi 60.000
883 Terangnya Sinar Atma Jnanam 33.600
884 Terapi Laut 37.200
885 Tetandingan Lan Sorohan Bebanten 26.400
886 Teologi Hindu 16.800
887 Tinjauan Tabuh Rah dan Judi 13.200
888 TirTirta Yatra ke Nusa Penida 13.200
889 Thirta Yatra Perjalanan ke tempat-tempat Suci 66.000
890 Tokoh-tokoh cerdik dalam Cerita Rakyat 26.400
891 Tradisi Bali dan Lombok 31.200
892 Transformasi Kebudayaan Bali Menuju Abad XXI 50.400
893 Transformasi Pertanian 46.800
894 Tri Hita Karana (Kajian, Theologi, sosiologi, ekologi) 36.000
895 Tri Hita Karana Ekologi Ajaran Hindu 37.200
896 Tri Hita Karana Menurut Konsep Hindu 45.600
897 Tri Hita Karana & World Peace : Bali Hinduism Philosophy 43.200
898 Tri Kaya Parisuda 31.200
899 Tri Murti 34.800
900 Tri Rna 30.000
901 Trisandhya, Sembahyang & Berdoa 26.400
902 Tuhan Menciptakan Alam Semesta dan Manusia 32.400
903 Tuhan Siva dan Pemujaannya 51.600
904 Tuhan Sudah Mati? Untuk apa Sembahyang 97.200
905 Tujuan Pengembaraan kehidupan manusia 21.600
906 Tumpek Wariga 19.200
907 Tuntunan Indik Padewasan 16.800
908 Tuntunan Nganteb Upaka (Dewa Yadnya) 16.800
909 Tuntunan Praktis Dharma Wacana 43.200
910 Tuntunan Praktis Upacara Memandikan Mayat 16.800
911 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 16.800
912 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 2 16.800
913 Tutur Aji Saraswati 13.200
914 Tutur Bhagavan Agastyaprana 13.200
915 Tutur Bhuwana Kosa 37.200
916 Tutur Gong Besi (budha) 13.200
917 Tutur Gong Besi (sudira) 16.800
918 Tutur Lebur gangsa 16.800
919 Tutur Rare Angon 13.200
920 Tutur Usada 36.000
921 Ukuran Keris Utama 19.200
922 Ulap-ulap dan Rerajahan 33.600
923 Ulap-ulap Sruti Aksara Bali 16.800
924 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 28.800
925 Upacara Bayi dalam kandungan 16.800
926 Upacara Mapreteka Layon 24.000
927 Upacara Malebur Sarwa Prateka 57.600
928 Upacara Mlaspas Karang 54.000
929 Upacara Mulang Pakelem di Danau Segara Anakan 32.400
930 Upacara Nyenuk 26.400
931 Upacara Nyiramang Layon 13.200
932 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
933 Upacara Madiksa 24.000
934 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
935 Upacara Pemujaan Durga Mahesasura 24.000
936 Upacara Piodalan Alit di Sanggah 26.400
937 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 30.000
938 Upacara Yadnya Seri I (Melangkah ke persiapan) 26.400
939 Upacara Yadnya Seri II Bahan & Bentuk Sesajen 30.000
940 Upacara Yadnya Seri III Dewa Yadnya 24.000
941 Upacara Yadnya Seri IV Manusa Yadnya 26.400
942 Upacara Yadnya Seri V Pitra Yadnya 24.000
943 Upacara Yadnya Seri VI Bhuta Yadnya 21.600
944 Upacara Yadnya Jilid Lengkap 145.200
945 Upadesa 21.600
946 Upanisad-Upanisad Utama 162.000
947 Upawasa, Tapa dan Brata Berdasarkan Agama Hindu 30.000
948 Usada Bali Agung 66.000
949 Usada Bali Seri Menguak Dahsyatnya Khasiat Ramuan 84.000
950 Vana Parwa 36.000
951 Variasi Bahasa Kedudukan dan Peran Sai Baba 22.800
952 Vastusastra dalam Cinta & Romantika 16.800
953 Veda Abad 21 Vol. 1 73.200
954 Veda Abad 21 Vol. 2 86.400
955 Veda Sabda Suci 152.400
956 Veda Yang Agung Sumber Semua Dharma 52.800
957 Vedanta 66.000
958 Vedanta Merangkul Semua Agama 57.600
959 Vegetarianisme 13.200
960 Vijnana Bhairawa atau Kesadaran Tuhan 43.200
961 Visnu 13.200
962 Vrespati Tattwa 16.800
963 Vyakarana, Tata Bahasa Sanskerta 51.600
964 Wacana Dharma 13.200
965 Wacana Harian Sai Baba 42.000
966 Wacana Mutiara 26.400
967 Wacana Sai untuk Sadhaka 13.200
968 Wacana Spiritual 16.800
969 Wanita 13.200
970 Wanita Mulia Istana Dewa 39.600
971 Wariga Dewasa Praktis 30.000
972 Wariga Krimping 36.000
973 Warnaning sesayut lan caru 30.000
974 Weda Wakya III 66.000
975 Weda Wakya IV 72.000
976 Weda Wakya V 72.000
977 Wedaparikrama HC 66.000
978 Wejangan Filosofis dan Keagamaan Swami Vivekananda 39.600
979 Wejangan Sai Baba tentang Kepemimpinan 48.000
980 Wiku Sesana 92.400
981 Wiwaha Perkawinan 18.000
982 Wong Agung Wilis 33.600
983 Wrehaspati Tattwa 18.000
984 Wrespati Tattwa Sebgai Filsafat 34.800
985 Yadnya Sesa 16.800
986 Yajur Veda 36.000
987 Yajur Veda Samhita 177.600
988 Yaksa Prasna 21.600
989 Yama Niyama Brata 19.200
990 Yoga Kundalini 37.200
991 Yoga Suara Sekar Alit 13.200
992 Yowana 33.600