Selasa, 01 September 2015

Mahaguru Seratus Persen Memberikan Persembahan kepada Mulaguru Sehingga Memperoleh Abhiseka Sejati

Ceramah Sadhana Dzogchen ke-111 oleh Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu pada Upacara Agung Homa Mahakala, 2 November 2014 di Rainbow Temple

Pertama-tama, kita sembah puja pada guru silsilah, sembah puja pada Bhiksu Liaoming, sembah puja pada Guru Sakya Dezhung, sembah puja pada Gyalwa Karmapa ke-16, Guru Thubten Dhargye, sembah puja pada Triratna Mandala, sembah puja pada adinata homa hari ini Mahakala.
Gurudhara, Para Acarya, DharmAcarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet, tamu agung yang hadir hari ini Nyonya Sekretaris Jenderal Coordinating Committee for North American Affairs, Executive Yuan Dubes Daniel T.C. Liao - Sdri. Judy, akuntan True Buddha Foundation Sdri. Teresa and her husband, produser acara Gei Ni Dian Shang Xin Deng di CTI Sdri. Xu Ya-qi, dr. Lin Shu-hua, dr. Zhuang Jun-yao, dr. Chen Zhi-yang, penasihat Overseas Chinese Affairs Sdri. Xie Ming-fang, dr. Gao Huan-xian. Selamat siang semua! Apa kabar semua! (Mandarin) Selamat siang and selamat petang! (Bahasa Indonesia: selamat siang) Apa kabar! Apa kabar semua! (Bahasa Kanton)

Hari ini mengadakan homa Mahakala, mudra Mahakala adalah bersilangan seperti ini, bijaksara adalah aksara “Mo”, atau aksara “Hum”, keduanya boleh. Mantra-Nya adalah, “Om. Mahakalaya. Suoha.” Dewa Vajra pada umumnya, di dalam lukisan thanka Tibet, semua memiliki wajah yang sama. Visualisasi yang terpenting adalah tangan Mahakala, Ia memiliki 2 tangan, 4 tangan, 6 tangan, dan 8 tangan. Kita kenali Mahakala, yang terpenting, kedua kaki-Nya pasti menginjak di atas gajah putih yang berbaring terbalik. Ini adalah ciri khas utama-Nya, dan masih banyak benda-benda simbolik. Oleh karena itu, ketika kita memvisualisasikannya, visualisasi alat Dharma di tangan-Nya, dan Ia berdiri di atas gajah putih. Karena ciri khas-Nya pasti berdiri di atas gajah putih. Ia memegang japamala tulang, khatvanga loba-dosa-moha, masih ada Kapala, Trigug, dan damaru, serta tali Vajra. Pratima yang satu ini adalah Mahakala bertangan 6. Di Tantra Tibet, Mahakala adalah Dharmapala yang sangat ganas. Di Tantra Timur, malah menjadi seorang lansia yang ramah, membawa ransel, merupakan salah satu dari 7 dewa rejeki Tantra Timur; sama dengan Mahakala Tantra Tibet, namun Tantra Timur adalah penguasa kekayaan. Akan tetapi, Mahakala di Tantra Tibet juga menguasai berkah, kejayaan, umur panjang, dan kekayaan, semua berada di dalam kekuasaannya. Sesosok Dew Dharmapala dapat menguasai berkah, keyajaan, umur panjang, dan kekayaan itu sangat jarang. Bahkan setiap benda yang dipegang-Nya memiliki simbol. Ada wujud, ada mudra, ada mantra, sehingga menjadi sebuah Sadhana Penjapaan atau Sadhana Yoga.

Mahakala sangat penting, karena status-Nya sangat istimewa. Ada versi yang mengatakan Ia adalah titisan dari Vairocana, juga ada versi yang mengatakan Ia adalah titisan dari Dewa Shiva India, bahkan ada versi yang mengatakan bahwa Ia adalah titisan dari Avalokitesvara, banyak versi asal muasal status-Nya, semua berbeda. Di Tantra Timur tergolong salah satu dari 7 dewa rejeki; di Tantra Tibet, Ia adalah pelindung pemakaman, merupakan Dewa Pelindung semua pemakaman. Ketika Padmasambhava sedang membangun Samye Monastery, ada makhluk halus datang merusak, Padmasambhava mengundang Mahakala, saat Mahakala datang, semua rintangan makhluk halus disingkirkan. Jadi, terhadap rintangan dalam membabarkan Dharma, saya sangat menekankan, dalam pembabaran Dharma, jika Anda menemui rintangan, Anda mohon Mahakala untuk menjadi Dharmapala Anda, Ia akan turun melindungi pembabaran Dharma Anda, berubah menjadi bebas rintangan. Kekuatan Mahakala sangat besar, Dharmabala sangat kuat.

Selain itu, Ia bahkan bisa mengundang seluruh makhluk halus, mudra adalah lebih dulu kepal ke dalam, kemudian jari kelingking dan jari manis berdiri terpisah, ibu jari saling bergesekan, kemudian japa mantra Mahakala, maka bisa mengundang makhluk halus. Ini adalah sebuah mudra mengundang makhluk halus, asalkan menjapa “Mahakala leling”, semua makhluk halus akan datang bersama-sama. Sehingga, Mahakala memiliki Dharmabala mengundang makhluk halus. Thanka di sisi naga Zhenfo Miyuan, ada sebuah Mahakala putih. Mahakala putih adalah titisan dari Avalokitesvara, Ia dapat menuntun makhluk akhirat terlahir di Buddhaloka yang bersih, ini adalah metode Mahakala putih bertangan enam. Ia sendiri tidak hanya Dharmapala kebijaksanaan, juga Dharmapala bekal. Di dalam Kitab Gambarupang Zhenfo, saya menulis tentang metode memberikan persembahan kepada Mahakala, mari kita baca dengan seksama, maka kita pun tahu. Banyak orang Tibet berharap mendapatkan Abhiseka sesosok Dharmapala, Gyalwa Karmapa ke-16 mangkat pada tahun 1981, tempat mangkat di Chicago. Kemarin saya sempat menceritakan beberapa hal seputar Gyalwa Karmapa, sebenarnya Beliau juga menderita banyak penyakit. Tahun 1980, saya bertemu Gyalwa Karmapa di Karma Triyana Dharmachakra, Upstate, New York. Kadang-kadang, Beliau tidak begitu sudi bertemu orang, kadang-kadang, Beliau juga mudah dekat dengan orang lain. Kadang-kadang, Beliau suka menyendiri; kadang-kadang, Beliau juga suka bersama banyak orang. Saat saya pergi, beruntung sekali, sama sekali tidak ada orang, suasana hati-Nya juga sangat baik. Saya juga memohon Beliau melakukan Abhiseka, salah satu Abhiseka adalah Abhiseka Mahakala. Mahakala adalah Dewa Dharmapala yang paling penting dalam Sekte Putih Kargyupa, di Tibet, sekte apapun baik Merah, Kuning, Putih, Kombinasi, semua menekuni Sadhana Mahakala. Namun, di Kargyupa paling dihormati, dianggap sebagai dewa Dharmapala Sekte Putih. Sehingga, saya baru memohon Beliau mengAbhiseka saya.

Pernah ada kisah seperti ini, Puncak Jomolangma di Gunung Himalaya tentu saja adalah puncak tertinggi. Di bawah puncak gunung,di tempat sekitar 5400 meter, sangat dekat dengan posko pendakian Puncak Jomolangma, ada sebuah vihara bernama Thubten Linqiu Monastery, di dalam ada seorang ketua vihara bernama Trulshig Rinpoche. Beliau senantiasa bertapa di dalam vihara gunung tinggi. Namun, satu-satunya cita-citanya sepanjang hidup adalah berharap dapat bertemu Gyalwa Karmapa ke-16, serta memohon pada-Nya Abhiseka Mahakala. Memohon Abhiseka ini, tentu saja harus menunggu kesempatan. Ketika Gyalwa Karmapa berada di Rumtek Monastery, Sikkim, Trulshig Rinpoche turun gunung mengunjungi Beliau, alhasil di bawah gunung turun salju yang sangat lebat, salju lebat menghalanginya, ia tidak mampu melakukan perjalanan, sehingga membuatnya tidak bisa pergi. Ketika Gyalwa Karmapa berada di India, Trulshig Rinpoche juga ingin pergi ke India untuk menemuinya, memohon Abhiseka Mahakala pada Beliau. Ketika ia berada di tempat itu, ia menemukan bahwa sangat sulit untuk bertemu Glaywa Karmapa, banyak halangan, berlapis-lapis rintangan, seorang Rinpoche seperti Beliau pun tidak mampu bertemu Gyalwa Karmapa. Suatu kali, saat Gyalwa Karmapa berada di Nepal, Trulshig Rinpoche juga bersiap-siap mengunjunginya, alhasil ia sendiri jatuh sakit. Sehingga, tidak dapat bertemu Gyalwa Karmapa. Ketika Trulshig Rinpoche memiliki bekal, setelah semua persiapan telah matang, ia ingin pergi ke Amerika Serikat bertemu Gyalwa Karmapa, alhasil Gyalwa Karmapa mangkat. Trulshig Rinpoche pada akhirnya tetap tidak bertemu Gyalwa Karmapa. Ia tidak berdaya, karena Gyalwa Karmapa telah tiada, ia mulai menekuni Sadhana Gyalwa Karmapa, “Om. Karmapa Qiannuo.” Ia terus-menerus menjapa mantra hati Gyalwa Karmapa, kemudian ia juga memohon semua dewa Dharmapala Tantra menyingkirkan semua rintangannya, ia berharap seorang pemimpin spiritual Kargyupa, Gyalwa Karmapa ke-16 mengAbhisekanya Abhiseka Mahakala. Ia menekuni banyak sadhana. Akhirnya suatu hari, di dalam mimpi, akhirnya ia bertemu Gyalwa Karmapa ke-16 muncul bercahaya, bercahaya adalah seluruh tubuh memancarkan cahaya; Gyalwa Karmapa benar-benar mengAbhiseka Beliau Sadhana Mahakala, kemudian, menjelaskan rumus dan esensi Sadhana Mahakala.

Nasib manusia berbeda-beda. Pertama kali saya pergi ke Amerika Serikat tahun 1980, begitu mendarat di Amerika Serikat, gunung berapi meletus, itu bulan Mei 1980, Mt. St. Helen (berada di negara bagian Washington, 3 jam dari Seattle) gunung berapi meletus; kemudian diikuti dengan gempa bumi, seluruh Portland City diselimuti abu gunung berapi. Pada hari saya benar-benar mendarat di Amerika Serikat, begitu kaki menginjak bumi Amerika Serikat, gunung berapi meletus. Setelah itu, saya menjelajahi seluruh Amerika Serikat, ketika sampai di New York, bertemu putri seorang umat dari Changhua, ia dan kekasihnya kuliah di New York. Saya memohon padanya, saya berharap bertemu dengan Gyalwa Karmapa ke-16, ia mengatakan bahwa ia tahu tempat itu, di Upstate New York ada sebuah gunung, di kaki gunung ada sebuah vihara bernama Karma Triyana Dharmachakra, saat itu orang lain bangun untuk Gyalwa Karmapa, di sana saya bertemu Gyalwa Karmapa. Dari putri umat Changhua, ia bersama kekasihnya menyetir mengantar saya dan Huang Chao-chu, pergi bertemu Gyalwa Karmapa. Huang Chao-chu kenal baik dengan putri umat Changhua, saya pertama kali bertemu, saya memohon pada mereka, mereka pun menyetir mengantar kami bertemu Gyalwa Karmapa.

Sehingga saya mendapatkan Abhiseka Pancadhyani Buddha dan Mahakala dari Gyalwa Karmapa. Saya jauh lebih beruntung daripada Trulshig Rinpoche, bahkan saat bertemu Gyalwa Karmapa, Beliau sangat gembira, Beliau bahkan memberikan saya japamala kristal, memberikan saya barang dari giok, hingga sekarang saya masih simpan. Tentu saja, saya juga mempersembahkan semua uang yang saya bawa kepada Beliau.

Huang Chao-chu tidak memberikan persembahan. Mengapa tidak memberikan persembahan? Karena uangnya dicuri oleh maling di hotel New York, termasuk kopernya, semua dicuri. Ini adalah satu kejadian yang sangat aneh. Sebenarnya, saat itu, saya juga tidak begitu mengerti ajaran Tantra, namun, bertemu Gyalwa Karmapa malah sangat senang, kemudian Ia terus-menerus mengAbhiseka saya. Saya berkata padanya, “Kelak Anda adalah guru saya, saya menjadikan Anda sebagai mahkota saya.” Maksudnya adalah, setiap kali saya bersadhana, saya pasti menunjung Beliau di atas kepala saya. Maka, hingga sekarang saya masih tidak melupakan Mulaguru saya.

Terhadap Mulaguru Mahaguru, seperti Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa Karmapa ke-16, Guru Thubten Dhargye, saya menjunjung mereka semua di atas kepala saya.
Namun, hari ini, umat Zhenfo Zong sangat mulia. Semulia apa? Saya sendiri adalah seorang yang menghormati guru, menghargai Dharma, dan serius bersadhana, selamanya menghormati guru saya pernah saya bersarana. Saya tidak pernah membicarakan kesalahan ataupun kekurangan guru sendiri, saya tidak berani membicarakan. Penyakit Gyalwa Karmapa sangat banyak, terakhir Beliau mangkat karena kanker, kanker lambung, saat itu Beliau baru berumur 57 tahun. Selain itu, gula darah Beliau sangat tinggi. Selain itu, giginya juga berpenyakit, dan masih banyak penyakit lainnya, bahkan sendi tulangnya ada tanda-tanda bengkok dan berubah bentuk. Namun, tidak boleh karena penyakit yang diderita guru lantas merendahkannya. “Lihat, Anda adalah seorang sadhaka, seorang pemimpin tertinggi Kargyupa, mengapa menderita begitu banyak penyakit?” Tidak boleh merendahkannya, karena kekuataan kesadaran dan batinnya adalah seorang raksasa. Saya terhadap guru sarana saya, saya selalu sangat menghormati, hanya umat sarana Zhenfo Zong kita! Saya tidak tahu bagaimana siswa melihat Mahaguru. Tentu saja, yang menghormati Mahaguru juga sangat banyak. Sebenarnya, yang meninggalkan tetap meninggalkan, yang tidak berjodoh tetap tidak berjodoh, benar tidak? Buat apa? Buat apa menembak pong pong pong? Mahaguru telah memperlihatkan teladan pada Anda semua, saya juga sering dimarahi oleh guru, Guru Thubten Dhargye juga memarahi saya, Bhiksu Liaoming juga memarahi saya; Guru Sakya Dezhung juga memarahi saya, saya hanya bertemu Gyalwa Karmapa beberapa kali saja, Beliau tidak memarahi saya; hanya Beliau tidak memarahi saya. Tiga lainnya lebih sering berhubungan, paling banyak dimarahi. Namun, saya tidak boleh karena mereka memarahi saya, saya lantas memarahi mereka, membalas perbuatan mereka, tidak boleh. Guru sendiri harus dijadikan mahkota silsilah, wajib, yang satu ini sangat penting. Maksud saya adalah, hari ini kita sangat tidak mudah memperoleh Abhiseka Mahakala di sini, tidak gampang! Untuk memohon sebuah Abhiseka, perlu mempersembahkan semua uang sendiri, memohon sebuah Abhiseka Pancadhyani Buddha, tentu harus mengeluarkan uang sendiri. Saat saya mengAbhiseka Anda semua, tentu saja ada sebagian orang beli bahan persembahan, namun, ada sebagian orang tidak tahu harus beli bahan persembahan. Mahaguru membiarkan Anda semua sukarela, kita sangat mudah memperoleh sebuah Abhiseka Dharmapala yang tertinggi dalam Kargyupa, Mahakala; seperti Trulshig Rinpoche itu terus-menerus bermimpi ingin memohon Abhiseka Mahakala, beberapa kali mempersiapkan bekal untuk mencari Gyalwa Karmapa ke-16, namun tidak menemukan, tidak seberuntung itu bertemu dengannya, hanya setelah Beliau mangkat, memancarkan cahaya di dalam mimpi Trulshig Rinpoche, Trulshig Rinpoche baru dapat menerima Abhiseka Mahakala. Sedangkan saya menerima Abhiseka dari Gyalwa Karmapa pribadi di Karma Triyana Dharmachakra. Menerima satu Abhiseka, sangat tidak mudah! Setiap orang di sini, entah telah menerima berapa banyak Abhiseka.

“Pada zaman ini, Sadhana Tantra palsu dan Acarya palsu ada di mana-mana, ada orang kira pergi sekali ke Tibet, pulang lalu menjadi Acarya, ada orang kira menjadi pesuruh Rinpoche Tibet, belajar beberapa jurus lantas menjadi Acarya, sebenarnya Acarya sejati, setelah memperoleh silsilah Sadhana Tantra yang sejati, segalanya belajar berdasarkan ajaran dan bimbingan dari Acarya, memperoleh pencerahan yang sejati, memahami hati dan menyaksikan Buddhata, menentukan sendiri hidup dan mati, penekun Tantra demikian, baru memenuhi kriteria mengaku sebagai Acarya.” Juga tidak boleh dikatakan “mengaku sebagai Acarya”, sesungguhnya Anda benar-benar mencapai pencerahan, juga memahami hati dan menyaksikan Buddhata, juga dapat menentukan sendiri hidup dan mati.

Tentu saja, saat itu, Anda adalah seorang Acarya, walaupun tidak ada orang memberikan Abhiseka Acarya kepada Anda, Anda juga seorang Acarya. Dapat menentukan sendiri hidup dan mati, menentukan sendiri mau terlahir di mana, ini adalah menentukan sendiri. Jika Anda dapat menentukan sendiri, walaupun Anda tidak ada gelar Acarya, sebenarnya Anda adalah Acarya. Seperti hari ini mengadakan homa Mahakala, Mahakala memperlihatkan diri, membawa seorang Bhagawati, Bhagawati itu berwarna biru. Seperti ini baru dapat mengundang Mahakala, kita pun dapat kontak yoga dengan banyak adinata, ini barulah kriteria sesungguhnya menjadi seorang Acarya.

Selain itu, saat saya memohon Anuttara Tantra, saat saya memohon Abhiseka dari Guru Thubten Dhargye, sebenarnya persembahan yang saya berikan pada Beliau tidak banyak, saya hanya memberikan pada Beliau 10 ribu USD, tidak terbilang banyak. Namun, dibandingkan Bhiksu Lama kita memohon satu Abhiseka tentu saja masih banyak. Umumnya, aturan saya seperti ini, saya memohon satu Abhiseka 10 ribu USD; semua bekal yang saya tabung dan siapkan, semua dipersembahkan kepada guru sendiri, ini adalah wujud menghargai Dharma, saya sangat menghargai sadhana ini.
Jika Anda tidak hargai, menerima satu jenis Abhiseka 5 USD, 10 USD, 20 USD. Anda mana tahu Mahaguru Anda menerima satu jenis Abhiseka itu berapa harganya, sungguh! Semua gaji saya diberikan. Jangan bicara uang lagi, bicara uang merusak suasana.

Mari cerita sebuah lelucon. Matapelajaran keempat pagi hari, Xiaohua lapar, sehingga tidak konsentrasi mendengarkan pelajaran, duduk di tempat duduk melamun ingin makan roti, sandwich, hotdog, melamun hingga air liur hampir menetes. Guru matematika menemukan ia melamun, lalu bertanya padanya, “1200 titik desimal digeser satu ke kanan, bagaimana hasilnya?” Xiaohua sangat gembira menjawab, “Pelajaran selesai! Akhirnya boleh makan.” 
Mahaguru sangat beruntung memperoleh Abhiseka dari beberapa Guru. Saat saya di Ballard, saya setiap hari menyetir keluar sekali, untuk latihan menyetir, saya menyetir ke parking Green Lake lalu parkir, melihat seorang Lama di sana menjapa mantra dengan suara keras, saya pikir saya sendiri juga belajar Tantra! Seharusnya bernamaskara pada-Nya, saya pun bernamaskara pada-Nya, tak disangka Beliau adalah Sakya Dezhung Rinpoche dari Sakya Monastery, Beliau di sana menjapa mantra dengan suara yang sangat keras. Beliau mengajari saya beberapa mantra, mentransmisikan saya beberapa sadhana, yang terpenting adalah Hevajra, Beliau menjelaskan Hevajra pada saya. Semua adalah semacam kebetulan!? Mari cerita sebuah lelucon. Seorang suami bertanya pada istri, “Sayang, kamu keluar rumah apakah ada yang memujimu?” Istri menjawab, “Memuji saya apa?” Suami menjawab, “Memuji kamu mempunyai tubuh atletis.” Istri menjawab, “Tidak ada! Tubuh saya cocok olahraga apa?” Suami menjawab, “Angkat berat.” Mari cerita sebuah lelucon lagi, istri bertanya pada suami, “Hei! Setan, kamu masih tidak cepat pergi ke terminal menjemput ibu saya?” Suami berkata, “Saya tidak berani pergi.” Istri bertanya, “Mengapa?” Suami menjawab, “Saya tidak berani melawan perintahmu, kamu pernah membuat aturan untuk saya, selain kamu, tidak boleh menemui wanita manapun.”
Guru yang Mahaguru temui, masing-masing ada jodoh karmanya, seperti Bhiksu Liaoming, jodoh karma sangat kental, banyak mantra dan ilmu belajar dengan Beliau. Selain itu, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa Karmapa ke-16, Guru Thubten Dhargye, semua orang tahu, guru sarana saya yang terakhir adalah Guru Thubten Dhargye. Banyak umat pergi ke tempat Guru Thubten Dhargye, umat Zhenfo Zong sangat mengganggu Guru Thubten Dhargye, hingga Guru Thubten Dhargye berkata, “Selain siswa Zhenfo Zong, saya temui. Siswa Zhenfo Zong saya tidak temui.” Lihat, seorang guru diganggu sedemikian rupa, hingga Beliau jatuh sakit.

Beliau mangkat pada usia 75 tahun, 3 hari sebelum Beliau mangkat, saya pergi ke Hong Kong mencari Beliau, saat itu Beliau tidak menemui siapapun, hanya menemui saya. Beliau bahkan menjulurkan tangan memberkati saya dan Gurudhara. Tiga hari sebelum Beliau mangkat, hanya bertemu 2 orang, yaitu saya dan Gurudhara, jodoh karma sedemikian dalam dan kental, saat itu Belau telah sakit sangat berat, Belau berbaring sambil memakai tabung oksigen, tidak dapat bicara, suara pun tidak jelas, begitu mendengar saya dan Gurudhara mau menemui Beliau, Beliau langsung bertemu. Sementara, saat Beliau di sana sudah tidak bertemu siapapun. Tangan Beliau dijulurkan, gemetar, namun, masih memberkati kami. Ketika saya melihat guru seperti ini, yakni 3 hari menjelang mangkat, tak disangka Beliau menjulurkan tangan memberkati kami, kami sangat terharu.

Beliau tidak bertemu siapapun, hanya bertemu saya dan Gurudhara, saya barulah Acarya sejati, karena guru sangat menghargai saya, ada silsilah sejati, sangat penting, bukan palsu. Pelayannya khusus memberitahu saya, “Guru hanya menemui kalian berdua, orang lain tidak.” Sejak Beliau berbaring sakit, Beliau tidak menemui siapapun, hanya bertemu kami berdua. Saat itu, pelayan bertanya pada Beliau, “Apakah mau bertemu Mahaguru Lu dan Gurudhara?” Beliau mengangguk dan berkata mau bertemu, nyatalah bahwa acarya sejati adalah siswa kesayangan guru sendiri, sama halnya dengan putra kesayangannya, sehingga baru bertemu. Kelak, saat saya mangkat, berbaring di atas ranjang pasien, seseorang datang menemui saya, begitu saya lihat, jika orang ini tidak ada di hati saya, saya tidak akan bertemu. Tentu siswa di hati saya baru saya temui; saya menghargainya, saya menganggapnya berbakat besar, siswa kesayangan saya, seratus persen acarya, saya baru temui. Oleh karena itu, ketahuilah, Mahaguru bukan acarya palsu, ketika guru berada dalam kondisi paling kritis, saya mengunjungi Beliau, Beliau masih menemui saya, jika Beliau saat itu berkata, “Tidak bertemu!” Kaki saya pun lemas. Karena Anda bukan siswa kesayangan Beliau, titik berat ada di sini. Di sinilah perbedaan antara acarya sejati dan acarya palsu. Nanti, tunggu saja tanggal mainnya. Ketika Mahaguru berada dalam kondisi kritis, jika pada saat-saat menjelang mangkat masih menemui Anda, artinya siswa kesayangan yang sesungguhnya baru bisa diperlakukan demikian.

Seorang pramuniaga sedang menyeka debu di papan merek, terlalu kuat, sehingga papan merek tertarik dan jatuh ke lantai, retak menjadi dua bagian. Pemilik toko memucat begitu melihatnya, pramuniaga dalam kondisi panik, timbul kebijaksanaan, berkata, “Ini adalah firasat baik.” Bos bertanya, “Papan merek sudah jatuh, masih ada firasat baik apa lagi?” Pemilik toko berkata, “Patah menjadi dua bagian adalah firasat baik mau buka cabang.” Menjadi seorang siswa, Anda mesti memiliki kebijaksanaan. Kita tahu bahwa ada dua jenis bekal, satu adalah bekal berkah dan pahala, satu lagi adalah bekal kebijaksanaan. Kita mesti pintar, Anda ikut di sisi Mahaguru, harus lihat dengan jelas, barang Mahaguru, Anda harus ambil secara terpisah; barang sitaan, Anda harus ambil secara terpisah, ini adalah letak kecerdasan seorang pelayan.

Pelayan Mahaguru harus seperti ini, orang lain memberitahu Anda, “Ini mau dipersembahkan kepada Mahaguru.” Saya pun ambil, karena bawaan terlalu berat, saya pun ambil dan berikan pada pelayan, pelayan pun ambil dan taruh di tengah, begitu saya pulang dan melihat, dilihat bagaimana pun tetap satu NT, dihitung-hitung, disita. Pelayan harus sangat pintar, barang mana Mahaguru butuh, barang mana Mahaguru tidak butuh, saat itu Mahaguru butuh apa, ia mengerti, ia bijak, ia bisa membedakan, pelayan demikian barulah pelayan yang baik. Ketika Mahaguru sedang bicara dengan wanita cantik, pelayan harus tahu diri, buat apa selalu berdiri di samping mendengarkan rahasia orang? Benar tidak? Orang lain sedang menceritakan rahasia di hatinya, bukan ada apa-apa dengan Mahaguru, namun, ia sedang menceritakan rahasia di dalam hatinya, pelayan seharusnya menjauh sedikit, berdiri di samping pintu, cukup jangan melihat saja. Namun, tetap harus di samping pintu, tidak boleh tidak menghiraukan lalu pergi, ini juga tidak boleh, harus jaga satu jarak, agar ia mencurahkan isi hatinya, ini juga sebuah rumus penting.

Ketika Mahaguru sedang melayani guru sendiri juga demkian, begitu melihat guru kurang bersemangat, sayapun mengerti harus menjauh, membiarkan guru istirahat. Ketika Anda bertanya Dharma, saat guru sedang jengkel, Anda juga harus mengerti bahwa guru sedang jengkel. Oleh karena itu, antara guru dan murid, harus mengerti prinsip ini, harus mengerti tata krama ini, tata krama dan etika. Saya melihat guru saya pasti bernamaskara, yang satu ini tidak ada alasan. Saat itu, saya telah menjadi Mahaguru, sudah merintis Zhenfo Zong, saya melihat guru sarana saya, tidak ada sekalipun saya berdiri, sama tinggi dengan Beliau, saya tidak boleh duduk sama tinggi dengan Beliau. Guru menyuruh Anda duduk, kadang-kadang sedang menguji Anda. Misalnya, Beliau akan berkata, “Ini adalah tempat duduk Mahaguru Lu setiap kali datang, hari ini saya biarkan Anda duduk. Setiap kali Mahaguru Lu datang selalu duduk di tempat duduk ini, saya duduk di sini, Beliau duduk di sana. Hari ini biarkan Anda duduk.” Anda harus mengerti pernyataan ini, jika Anda sebagai seorang Acarya berjalan ke sana dan duduk, selanjutnya Beliau akan mengadu pada saya, “Acarya ini duduk di kursi Anda, Anda harus perhatikan, Acarya ini ada maksud tertentu, ia ambisius. Saya pernah memberitahunya bahwa tempat duduk ini adalah tempat duduk Mahaguru Lu, saya mempersilahkan ia duduk itu sedang mengujinya, apakah ia dapat menghormati tempat duduk Anda Mahaguru Lu ini.” Beliau berkata pada saya, “Mahaguru, Anda boleh mengabaikan acarya ini.” Beliau langsung mengatakan seperti ini pada saya. Setiap orang datang, Beliau pun mengujinya. Oleh sebab itu, harus bijaksana! Jika Anda tidak bijaksana, maka akan gagal dalam ujian Guru Thubten Dhargye.

Guru Thubten Dhargye bahkan segaja memarahi saya, “Mahaguru Lu, apa itu Padmakumara? Sama sekali tidak ada Padmakumara, Mahaguru Lu juga bukan Padmakumara.” Anda dengar, “Aduh? Ucapan kakek guru, siswa pasti dengar! Beliau adalah guru Mahaguru, lantas, mutlak tidak ada Padmakumara.” Anda berpikir seperti ini berarti gagal dalam ujiannya. Beliau berkata pada saya, “Siswa demikian, saya bicara seperti ini padanya, ia juga mendengar kata-kata saya, bahkan ikut-ikutan saya, berkata, “Sungguh tidak ada Padmakumara, saya juga tahu Mahaguru itu palsu.” Guru saya berkata pada saya, “Abaikan saja siswa ini! Mendengar kata-kata saya lantas menfitnah Anda, siswa demikian, abaikan saja!” Beliau berkata seperti ini pada saya. Oleh karena itu, acarya sejati dan acarya palsu, Anda harus bijaksana, dapat membedakan, jangan sembarangan dengar dan bertindak sembarangan. Beliau memberitahu saya, “Ini adalah tempat duduk Mahaguru Lu, Beliau setiap kali duduk di sini, mari, siswa ini silahkan duduk.” Anda pun benar-benar duduk, Anda kira Anda sangat mulia, sangat terhormat, sebenarnya Beliau sedang menguji Anda. Berikutnya, Beliau pun berkata, “Abaikan saja acarya ini.” Harus lebih pintar. Acarya sejati memiliki pencerahan sejati, memahami hati dan menyaksikan Buddhata, menentukan sendiri hidup dan mati, penekun Tantra harus memiliki kriteria dijuluki Acarya. Anda telah mampu menentukan sendiri hidup dan mati, dapat memahami hati dan menyaksikan Buddhata, juga telah mencapai pencerahan, ini barulah acarya sejati. Walaupun Mahaguru mengAbhiseka Anda sebagai Acarya, namun, Anda tidak mencapai pencerahan, juga tidak dapat menentukan sendiri hidup dan mati, juga tidak memahami hati dan menyaksikan Buddhata, itu bukan sejati, penting sejati.

Pria sibuk dari pagi hingga malam, setelah pulang ke rumah langsung internetan main game. Istri sangat marah, “Kapan kamu baru menemukan bahwa anak bukan anak kandungmu?” Begitu si pria mendengar, naik pitam, “Sedari awal saya telah lama curiga padamu, akhirnya kamu mengaku.” Istri berkata, “Mengapa saya tidak berani mengaku? Kamu lihat saja di ruang tamu, apakah anak yang kamu jemput di Taman Kanak-kanak itu anakmu?” Ia menjemput anak orang lain, karena ia sibuk main game!

Kita belajar Buddhadharma, Anda tidak boleh salah mengenal guru sendiri, tidak boleh salah mengenal acarya sendiri, tidak boleh salah mengenal guru sarana yang sesungguhnya; menyadari bahwa Beliau benar-benar memiliki silsilah sarana, memiliki sadhana Tantra sejati, benar-benar memiliki bukti nyata, Anda harus mengikutinya seumur hidup. Ini barulah disebut Eka-sarana, yang ditekankan oleh Guru Thubten Dhargye adalah Eka-sarana. Setiap kali saya di sana, guru juga ada, siswa Zhenfo Zong masuk, begitu melihat dua orang guru, satu adalah kakek guru, satu adalah saya, ada siswa bernamaskara pada saya, kemudian bernamaskara pada kakek guru, ini benar. Jika lebih dulu bernamaskara pada kakek guru, saya di sana, bahkan melirik pun tidak, kemudian ia pun duduk, ia kira kakek guru paling agung, bukan! Mulaguru Anda paling agung. Saya tentu saja bernamaskara pada kakek guru, benar tidak? Siswa lain masuk, mereka juga memiliki aturan mereka, namun, Tantra ada aturan Tantra, seharusnya lebih dulu bernamaskara pada Mulaguru, kemudian baru bernamaskara pada kakek guru, ini barulah benar, jangan keliru. Banyak hal dilakukan secara salah.
Seorang pramugari yang cantik, ia sangat cantik, namun, ia sangat pintar buang angin, bahkan baunya tak terbandingkan. Suatu kali dalam penerbangan, pramuniaga cantik ini buang angin lagi, seketika seluruh pesawat diselimuti bau menyengat, seorang penumpang tidak tahan lagi, lalu bertanya, “Pramuniaga, mengapa bisa sebau itu?” Pramuniaga sangat malu, namun, pasti tidak boleh mengaku, karena sangat memalukan. Pramuniaga timbul ilham, menjawab, “Ini normal, karena pesawat terbang kita kebetulan terbang melewati lapisan ozon.” Ini adalah kebijaksanaan, kita harus belajar banyak kebijaksanaan. Dua jenis bekal, satu adalah bekal berkah dan pahala, satu adalah bekal kebijaksanaan, jika kita memiliki kebijaksanaan, maka mengerti bagaimana membedakan, mengerti bagaimana belajar Sadhana Tantra berdasarkan prosedur. Akhir-akhir ini ada orang memohon Abhiseka kedua, Abhiseka kedua adalah Abhiseka bunga merah dan putih, tadinya Abhiseka bersamaan Bodhi Merah dan Bodhi Putih, yaitu Bodhi Putih guru dengan Bodhi Merah Bhagawati, Abhiseka peleburan keduanya dalam makna Tantra. Namun, sampai zaman sekarang, berubah, sekarang bunga merah melambangkan Bodhi Merah, bunga putih melambangkan Bodhi Putih, ini tergolong Abhiseka kedua. Ketika saya menerima Abhiseka kedua, saya mempersembahkan seluruh gaji tabungan pribadi saya selama setahun kepada Bhiksu Liaoming, Abhiseka yang diperoleh barulah sejati. Karena saya benar-benar seratus persen memberikan persembahan kepada Mulaguru, memperoleh berkah, memperoleh pahala, dan memperoleh kebijaksanaan, memperoleh semua bekal, sangat penting. Kita melakukan puja api juga semacam persembahan yang sangat besar. Oleh karena itu, setiap orang sebaiknya belajar puja api, atau belajar puja asap, atau puja air. Ini sangat penting.

Sekarang ada orang mewakili saya bicara, “Saya boleh mewakili Mahaguru memberikan Abhiseka keempat Dzogchen kepada Anda semua, semua uang diambilnya.” Banyak umat Zhenfo Zong ditakut-takuti olehnya, ini palsu!
Anda harus membedakan dengan jelas, Abhiseka Dzogchen tidak diAbhiseka sembarangan seperti ini, tidak ada kejadian demikian! Semua orang harus membedakan dengan jelas, bahkan seorang wanita, berperawakan pendek, aneh dan jelek tiada tara, Mahaguru mana mungkin menyerahkan Sadhana Dzogchen kepadanya, menyuruhnya mewakili transmisi Abhiseka Sadhana Dzogchen? Sekalipun sangat cantik, wanita yang sangat cantik, saya juga tidak mungkin berikan! Apalagi sejelek itu? Benar tidak? Ia mengatakan Mahaguru setiap hari meneleponnya, sambil memutar kaset ceramah Dharma Mahaguru, ia berkata, “Anda dengar, Mahaguru di samping, itu suara Mahaguru! Saya mewaikili Mahaguru memberikan Abhiseka Dzogchen.” Wanita itu jelek lagi, tak disangka bisa percaya padanya? Memangnya Mahaguru mengagumi wanita jelek? Mustahil! Alhasil, tetap ada orang yang percaya, Amitabha! Seakan-akan penglihatan saya sangat dangkal. 

Om Mani Padme Hum.

sumber : http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=29&csid=49&id=1722

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net
Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Daftar harga buku:

Buku-Buku HARE KRSNA (Hare Krishna):
No Judul Harga
1 Bhagavad-gita Besar 125.000
2 Bhagavad-gita Sedang 115.000
3 Bhagavad-gita Kecil 85.000
4 Srila Prabhupada 100.000
5 Srimad-Bhagavatam Skanda III Jilid 3 75.000
6 Second Chance (Kesempatan Kedua) 42.000
7 Kehidupan Berasal Dari Kehidupan 37.500
8 Kembali Lagi 32.000
9 Dialog Timur Barat 27.500
10 Jawaban Segala Pertanyaan 25.000
11 Sri Isopanisad 25.000
12 Pedoman Etika Vaisnava 25.000
13 Krishna dan Ayat-Ayat Suci Bhagavad-gita 23.500
14 Gita Mahatmya 22.000
15 Avatar 18.000
16 Ajaran Prahlada Maharaj 18.000
17 Krsna Sumber Kebahagiaan 10.000
18 Poster Susunan Alam Semesta 30.000
19 Srimad-Bhagavatam Skanda IV 80.000
20 Krsna Book (1 Set) 300.000
21 Krsna Book (@ 1 volume) 60.000
Buku-buku Media Hindu :
No Judul Harga
1 21 Butir Mutiara Terserak 30.000
2 Arti Menjadi Seorang Hindu Bagiku? 25.000
3 Astrologi Hindu 30.000
4 Atmabodha 40.000
5 Bagaimana Menjadi Hindu 25.000
6 Dialog Dengan Penghuni Sorga 30.000
7 Dialog Gandhi Dengan Misionaris 40.000
8 Hindu Agama Terbesar di Dunia 22.000
9 Hindu Agama Universal 22.000
10 Hindu Akan Ada Selamanya 40.000
11 Hindu Kami Datang Padamu 30.000
12 Jalan Menuju Tuhan 35.000
13 Kado Dari Dewata Agung 20.000
14 Kamu Adalah Tuhan 40.000
15 Pandangan Hidup Hindu 30.000
16 Pandangan Hindu Atas Kristen dan Islam 30.000
17 Pesan Abadi Veda 40.000
18 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 1 40.000
19 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 2 40.000
20 Peta Jalan Veda 40.000
21 Petunjuk Untuk Yang Ragu 30.000
22 Saya Beragama Hindu 22.000
23 Surga dan Neraka Tiga Agama 40.000
24 Semua Agama Tidak Sama 30.000
25 Spiritualitas Hindu Untuk Kehidupan Modern 28.000
26 Tuhan Upanisad Menyelamatkan Masa Depan Manusia 40.000
27 Upanishad Himalaya Jiwa 30.000
28 Veda dan Injil 40.000
Buku-buku Paramita :
No Judul Harga
1 101 Cerita Kakek 52.800
2 101 Cerita Nenek 39.600
3 108 Mutiara Weda 52.800
4 108 Renungan Suci 1 30.000
5 108 Renungan Suci 2 30.000
6 108 Renungan Suci 3 30.000
7 12 Kumpulan Dongeng Hindu 20.400
8 300 Masalah (Dahsyatnya Gayatri Mantra) 72.000
9 33 Hal Yang Mempengaruhi dan Merubah 20.400
10 Aab Jagat 14.400
11 Acara Agama Hindu 31.200
12 Acarya Sista : Guru dan Dosen yang Bijaksana 72.000
13 Adi Sankaracharya 24.000
14 Adiparwa Jaya Kuno dan Indonesia 76.800
15 Agama Hindu 20.400
16 Agama Hindu, dari, untuk dan oleh orang Muda 26.400
17 Agama Realitas atau Tahayul 16.800
18 Agama Tirta dan upakara 16.800
19 Agama Veda & Filsafat 28.800
20 Agem-agem Kepemangkuan 20.400
21 Agnihotra 24.000
22 Ahimsa Dharma dan Vegetarian 26.400
23 Ahimsa Dharma 33.600
24 Ajaran moral Dalam Bhagawadgita 30.000
25 Ajaran Weda Dalam Filosofi Hindu 26.400
26 Ajeg Bali, Ajegnya Bhagawadgita 19.200
27 Aksara Bali dalam Usada 52.800
28 Aku Anak Hindu 20.400
29 Aku Ingin Kebahagiaan 18.000
30 Alam Kehidupan Sesudah Mati 20.400
31 Alih Aksara Pangayam-ayam 13.200
32 Alur Sebuah Dialog Hati 20.400
33 Analisis Upacara Wana Kertih 37.200
34 Anandadayi Bersama Sai 56.400
35 Anda Calon sukses, Berkah Menantimu, Sambutlah 30.000
36 Aneka Rupa Gending Bali 24.000
37 Ang Ah lan Ah Ang 18.000
38 Anti kekerasan dan Anti Diskriminasi 22.800
39 Anugerah & Harta Karun Kehidupan 33.600
40 Apa yang terjadi pada Jiwa setelah Kematian 52.800
41 Argha Patra Pinandita 126.000
42 Argha Patra Praktis 22.800
43 Arthasastra 126.000
44 Arti & Fungsi Sarana Persembahyangan 30.000
45 Arti Mimpi 20.400
46 Asana, Pranayama, Mudra & Banda 99.600
47 Asta Kosala Kosali 26.400
48 Asta Kosala Kosali lan Astha Bhumi 26.400
49 Astavakra Samhita 36.000
50 Aswameda parva 44.400
51 Atharva Veda Samhita III 192.000
52 Atharwa Veda Samhita I 192.000
53 Atharwa Veda Samhita II 198.000
54 Atman Brahman Aikyam 24.000
55 Aturan Membangun Rumah Menurut Hindu 18.000
56 Awengi Ring Hotel Sentral 18.000
57 Awet Muda dan Panjang Umur dengan Ayur Weda 36.000
58 Ayur Veda Ilmu Pengobatan Tradisional India 33.600
59 Ayur Weda 49.200
60 Aywawera dan pemahamannya 18.000
61 Babad Arya 26.400
62 Babad Dalem Tarukan 37.200
63 Babad I Gusti Ngurah Telabah 20.400
64 Babad Ksatria Taman Bali 26.400
65 Babad Nusa Penida 20.400
66 Babad Nyuhaya 30.000
67 Babad Prasasti Dalem dan Pande 37.200
68 Babad Pulasari 16.800
69 Babad Raja Anglurah Panji Sakti 69.600
70 Babad Raja-Raja Bali 24.000
71 Babad Tangkas Kori Agung 20.400
72 Bacakan Banten Pati Urip 18.000
73 Bali Dalam Perspektif Sejarah dan Tradisi 102.000
74 Bali Shanti 1 46.800
75 Bali Shanti 2 39.600
76 Bali Shanti 3 36.000
77 Bali Shanti 4 39.600
78 Barong Landung 20.400
79 Bayu Agung 16.800
80 Bayuh Oton 16.800
81 Bebas dari Rasa Takut Menuju Keyakinan 10.800
82 Belajar Singkat Bahasa Hindi 26.400
83 Benarkah di Hindu ada Moksa? 42.000
84 Berang-Berang dan Srigala 13.200
85 Berbakti pada Leluhur, Upacara Pitra Yadnya 26.400
86 Berbagai Jalan Meditasi 24.000
87 Berbisnis menurut Agama Hindu 50.400
88 Berjalan Pada Jejak-jejak Vedanta 24.000
89 Berkorban/Yadnya adalah Kesenanganku 9.600
90 Berfikir Benar Dasar Mencapai Kebahagiaan 16.800
91 Berpolitik Menurut Hindu 57.600
92 Bhagavad Gita 105.600
93 Bhagavata Purana tentang Neraka 13.200
94 Bhagavata untuk Anak-anak 20.400
95 Bhagawad Gita (Nyanyian Tuhan) 73.200
96 Bhagawad Gita (Pancama Weda) 51.600
97 Bhagawad Gita Inggris Indonesia 96.000
98 Bhagavadgita Menurut Mahatma Gandhi 30.000
99 Bhagawadgita Teks Bahasa Bali 84.000
100 Bhakti & Kesehatan 32.400
101 Bhakti Yoga 19.200
102 Bhama Kretih 21.600
103 Bharata Yudha & Pandawa Seda (Komik) 182.400
104 Bharata Yudha (Komik) 117.600
105 Bhegawan Agastya Prana 13.200
106 Bhisma Parwa 66.000
107 Bibliografi Literatur Hindu 21.600
108 Bolong & Gilik 13.200
109 Brahma Astra 16.800
110 Brahma Sutra 96.000
111 Brahma vidya Teologi Alam Semesta 73.200
112 Brahman 33.600
113 Buddha 13.200
114 Buku Harian Intisari Pedoman Hidup 45.600
115 Buku Mewarnai Dewa Dewi 26.400
116 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas I 19.200
117 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas II 19.200
118 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas III 19.200
119 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IV 21.600
120 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas V 21.600
121 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VI 21.600
122 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VII 27.600
123 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VIII 30.000
124 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IX 32.400
125 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas X 34.800
126 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XI 34.800
127 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XII 37.200
128 Buku Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 37.200
129 Bunga Rampai Babad dan Rerajahan Kajang di Bali 26.400
130 Calon Arang 30.000
131 Cahaya Kebajikan Ganesa 92.400
132 Cahaya Kekuatan Batin dan Kebijaksanaan 24.000
133 Cahaya Sai Rama 10.800
134 Cakepan Alit Lontar Jajimatan 13.200
135 Cakepan Alit Pengasih-asih Leak Manusa lan Dewa 12.000
136 Cakepan Alit Puja Weda Mantra 44.400
137 Canakya Nitisastra 42.000
138 Cara Jitu Cepat Kaya dan Tenang 13.200
139 Cara Praktis Untuk Memahami Agama Hindu 50.400
140 Caru 16.800
141 Caru Eka Sata 13.200
142 Catur & Sad Paramita 26.400
143 Catur Guru Bhakti 34.800
144 Catur Marga 56.400
145 Catur Purusartha 37.200
146 Catur Veda 462.000
147 Ceng Blonk Dalang Inovatif 61.200
148 Cerdas Spiritual Melalui Bhagavadgita 20.400
149 Cerita Anekdot dalam Kehidupan 26.400
150 Cerita Rakyat Bali 19.200
151 Citra Wanita dalam Kekawin Ramayana 25.200
152 Curahan Air Keabadian (Amrita Varshini) 16.800
153 Curahan Belas Kasih (Anugraha Vaharshini) 21.600
154 Dahsyatnya Gayatri Mantra 33.600
155 Dainika Upasana 22.800
156 Daksina Menhadirkan kekuatan Lingga Yoni 16.800
157 Dalem Keling Wamsakarta Ksatrya Taman Bali 24.000
158 Dalem Tarukan 13.200
159 Dampak Puasa 26.400
160 Dana Punia dan Penebusan Dosa 24.000
161 Dasaksara, Saiva Siddhanta & Kanda Pat 18.000
162 Dasa Awatara 24.000
163 Dasar-Dasar Budi Pekerti 21.600
164 Dasar-Dasar Psikologi Agama 37.200
165 Dasar Filsafat Agama-Agama 33.600
166 Dasar-dasar Filsafat 26.400
167 Dasar-dasar Kepemangkuan 66.000
168 Dasar-dasar Kesulinggihan 88.800
169 Dasar-dasar Astrologi Hindu 73.200
170 Daun Yang Berkisah 24.000
171 Deva Siva 26.400
172 Devi Savitri 13.200
173 Dewa & Doa 20.400
174 Dewa Dewi Hindu 21.600
175 Dewa Ganesha 18.000
176 Dhammapada 31.200
177 Dharma Caruban 13.200
178 Dharma Bandhu 37.200
179 Dharma Jalan Menuju Kebahagiaan dan Moksa 52.800
180 Dharma Pemacul 13.200
181 Dharma Sewanam (Indahnya Melayani Sesama) 33.600
182 Dharma, Tapa dan Yoga 13.200
183 Dharmagita 37.200
184 Dharmatula 38.400
185 Dharmayana Leluhur Kepurwa Bumi 37.200
186 Dharmayatra ke Pura Semeru Agung 26.400
187 Dialog Ajeg Bali Perspektif Pengalaman … 48.000
188 Dialog Spiritual 32.400
189 Dialog Spiritual II 33.600
190 Diksa, Pintu menapaki Jalan Rohani 50.400
191 Disiplin dan Sadhana Spiritual 24.000
192 Djegeg Bagus 36.000
193 Doa Harian Untuk Bhagavan 20.400
194 Doa Sehari-hari Keluarga dan Masyarakat Hindu 19.200
195 Doa Untuk Anak Hindu 19.200
196 Doa Sehari-hari Menurut Hindu 12.000
197 Doa-doa Penting Dalam Atharva Veda 24.000
198 Dosa Menurut Hindu 26.400
199 Dua Warisan Leluhur memberantas Kemelaratan 19.200
200 Dudonan Karya Mamungkah 16.800
201 Dunia Adalah Papan Catur 90.000
202 Eksistensi & Efektifitas istem banjar Suka Duka 48.000
203 Energi Aura 27.600
204 Ensiklopedi Hindu 240.000
205 Ensiklopedia Pura I 240.000
206 Ensiklopedia Pura II 240.000
207 Ensiklopedia Pura III 240.000
208 Esensi Bunyi Gamelan 48.000
209 Esensi Falsafah Jawa 30.000
210 Esensi Uang Kepeng Dalam Ritual Hindu 21.600
211 Etika Hindu 24.000
212 Etika Pendidikan Agama Hindu 13.200
213 Etika Susila Untuk Pelayanan Umat Manusia 13.200
214 Evaluasi Pendidikan 33.600
215 Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma 26.400
216 Filosofi Simbol Hindu 39.600
217 Filsafat 108 Sang Hyang Kala di zaman Kali 72.000
218 Filsafat Desa Adat Bali 66.000
219 Filsafat Hindu Nawa Darsana 48.000
220 Filsafat Ilmu 26.400
221 Filsafat Ilmu: Bagaimana & Untuk Apa Ilmu pengetahuan 129.600
222 Filsafat Manusia dalam Perspektif Hindu 34.800
223 Filsafat Pancasila Dalam Perspektif Hindu 46.800
224 Filsafat Pendidikan 48.000
225 Filsafat Pendidikan Agama Hindu 36.000
226 Filsafat Saiva Siddhanta 32.400
227 Filsafat Seni Sakral dalam Kebudayaan Bali 24.000
228 Filsafat Timur 26.400
229 Filsafat Toleransi Beragama di Indonesia 54.000
230 Filsafat Wayang dalam Panca Yadnya 20.400
231 Fungsi dan Membuat Tipat 22.800
232 Gaguritan Panrestyan Watu Gunung 6.000
233 Gaguritan Parikesit Pralaya 14.400
234 Gaguritan Pralayaning Panca Kumara 6.000
235 Gaguritan Watugangga 6.000
236 Galungan Naramangsa 31.200
237 Gandhi dalam Dialog Hindu Kristen 26.400
238 Gandhi dan Masyarakat Tanpa Kekerasan 37.200
239 Ganesa 26.400
240 Gayatri Sadhana 33.600
241 Gede Ombak Gede Angin 26.400
242 Gegitan Kembang Rampe Dharmayana Pariksa 13.200
243 Gegitan Kembang Rampe I 13.200
244 Gegitan Kembang Rampe II 13.200
245 Gegitan Kembang Rampe III 13.200
246 Geguritan Aji Pelayon 13.200
247 Geguritan Begawan Bisma 34.800
248 Geguritan Galungan 13.200
249 Geguritan Ganda Wirasa 36.000
250 Geguritan Goa Giri Putri 16.800
251 Geguritan Jnana Siddhi 13.200
252 Geguritan Kaki Manuh Cakepan I 24.000
253 Geguritan Kaki Manuh Cakepan II 21.600
254 Geguritan Kebo Tarunantaka 19.200
255 Geguritan Ken Arok - Ken Dedes 16.800
256 Geguritan Kreta Langu 13.200
257 Geguritan Marga Sunya 13.200
258 Geguritan Pawiwahan 20.400
259 Geguritan Pengantar Agama Hindu 24.000
260 Geguritan Sandhyakalaning Majapahit 20.400
261 Geguritan Savasana 20.400
262 Geguritan Sima Kertaning Bumi 20.400
263 Geguritan Siwaratri 14.400
264 Geguritan Siwa Latri Kalpa 13.200
265 Geguritan Sucita Subudi 57.600
266 Geguritan Sutasoma I 20.400
267 Gerhana Prahara 60.000
268 Gita Bhakti 13.200
269 Gita Itihasa Dewi Sita Mesatya 6.000
270 Grhasta Asrama 66.000
271 Gunung Menyan Segara Madu 33.600
272 Hanuman 13.200
273 Hari Raya dan Kekawin Siwaratri Kalpa 39.600
274 Hari Raya Anggara Kasih 13.200
275 Hari Raya & Puasa dalam Agama Hindu 36.000
276 Hari Raya Hindu Bali & India 16.800
277 Hidup dengan Para Resi Himalaya 82.800
278 Hidup Ini Seperti Petir 26.400
279 Hidup Ini Seperti Piknik 21.600
280 Hidup Rukun Menurut Hindu 20.400
281 Hidup Sehat dengan Akupresur 33.600
282 Hindu Agama Universal 39.600
283 Hindu Dharma 184.800
284 Hindu untuk Masyarakat Umum 31.200
285 Hinduisme sebuah Pengantar 36.000
286 Hita Upadesa 60.000
287 Horoskop Barat India Bali Jawa Cina dan Kalender 1901-2100 118.800
288 Horti Basa Bali 21.600
289 Hubungan Pura Agung Blambangan 13.200
290 Hukum Adat 16.800
291 Hukum Evolusi Roh 16.800
292 Hukum Hindu Serta Perkembangannya 33.600
293 Hukum Karma 26.400
294 Hukum Karma dan Cara Menghadapi 24.000
295 Hyang Pitara 24.000
296 I Balian Putus 16.800
297 Ibu Durga 19.200
298 Ibu Gangga (Ma Gangga) 19.200
299 Ilmu Hanuman 19.200
300 Ilmu Pengetahuan & Spiritual 51.600
301 Ilmu Pengetahuan eksakta Hindu kuno 43.200
302 Impian dan Kenyataan 38.400
303 Indahnya Lika Liku spiritual 45.600
304 Indik Wewangunan 76.800
305 Instrospeksi Diri 31.200
306 Intisari Ajaran Hindu 51.600
307 Intisari Ajaran Saiva Sidhanta 13.200
308 Intisari Bhagawadgita 66.000
309 Intisari Sejarah Linguistik 33.600
310 Intisari Upanishad 24.000
311 Intisari Veda (HC) 60.000
312 Intisari Veda (SC) 52.800
313 Intisari Yajna Dalam Ajaran Hindu 26.400
314 Isa Upanisad 13.200
315 Itihasa 156.000
316 Jaga Satru 18.000
317 Japa Yoga 37.200
318 Jawaban atas Pertanyaan 19.200
319 Jejak-jejak Sadhu 16.800
320 Jenis-jenis Tebasan 16.800
321 Kaedah Beryadnya 38.400
322 Kaedah Beryadnya II 28.800
323 Kajeng kliwon 20.400
324 Kakawin Nitisastra 78.000
325 Kakawin Ramayana Jilid I 73.200
326 Kakawin Ramayana Jilid II 72.000
327 Kakawin Ramayana Jilid III 120.000
328 Kala Badeg 21.600
329 Kala Tattwa 13.200
330 Kalender 200 Tahun 66.000
331 Kalender 2200 Tahun (Tahun 1 s/d 2200 Masehi) 188.400
332 Kama Bang Kama Putih 26.400
333 Kamasutra dari Watsyayana 56.400
334 Kamus Bahasa Bali 165.600
335 Kamus Nama-nama Sanskerta Indonesia 82.800
336 Kamus Saku 30.000
337 Kamus Sanskerta - Indonesia 74.400
338 Kamus Umum Buddha Dharma 88.800
339 Kanda Empat (Bhuta, Dewa, Lare, Sari) 24.000
340 Kanda Empat Bhuta 19.200
341 Kanda Empat Dewa 22.800
342 Kanda Empat Rare 19.200
343 Kanda Empat Sari Sakti Tanpa Guru 16.800
344 Kanda Empat Tanpa Sastra 26.400
345 Kanda Pat Catur Sanak 16.800
346 Kanda Pat Madu Muka 16.800
347 Kanda Pat Pamurtian 16.800
348 Kanda Pat Pengaradan 16.800
349 Kanda Pat Prasanak 16.800
350 Kanda Pat Rare 16.800
351 Kanda Pat Sari 16.800
352 Kanda Sanga 19.200
353 Kanda Sanga Tanpa Sastra 13.200
354 Karma Yoga 15.000
355 Karmaphala 56.400
356 Kata-kata Mutiara Renungan Harian 33.600
357 Katuturaning Barong Swari Lan Dalang 13.200
358 Kearifan Lokal Sain Asli Bali 26.400
359 Kebahagiaan Di balik Tantangan dan Penderitaan 21.600
360 Kebahagiaan Kunci Meraih Kesuksesan 32.400
361 Kebangkitan seorang Hindu 36.000
362 Kebenaran Sejarah Agama Hindu 180.000
363 Keberuntungan Anda Tahun 2007 21.600
364 Keberuntungan Anda Tahun 2008 21.600
365 Kedamaian di tengah-tengah Prahara 26.400
366 Kedudukan Pemangku dalam Beryadnya 22.800
367 Kedudukan Perempuan Hindu 36.000
368 Kejayaan Ganesa 46.800
369 Kekuatan Dewa Agni dan Dewa Indra 13.200
370 Kekuatan Yadnya 33.600
371 Kemah Sadhana 28.800
372 Kemahaesaan Tuhan Dalam Veda 19.200
373 Kemuliaan Sai paduka 21.600
374 Ken Arok, Ken Dedes, leluhur Raja-raja Majapahit 13.200
375 Kenali Dirimu 33.600
376 Kepemimpinan (Leadership) dalam Agama Hindu 13.200
377 Kepemimpinan Hindu 13.200
378 Kepemimpinan Hindu Astra Brata 24.000
379 Kepemimpinan Hindu dalam Lontar Wrati Sesana 26.400
380 Keprotokolan & MC 26.400
381 Kerangka Dasar Agama Hindu 26.400
382 Kesaktian & Keampuhan Mantra Gayatri 10.800
383 Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu 26.400
384 Kesehatan & Meditasi Matahari Terbit 52.800
385 Kesehatan dan Spiritual 46.800
386 Kesempurnaan Diri 10.800
387 Kasuksmaning Pelinggih Ring Pamerajan 30.000
388 Kesusastraan Bali 24.000
389 Ketuhanan Bali 16.800
390 Keutamaan Manusia & Pendidikan Budi Pekerti 66.000
391 Kewangen 16.800
392 Khrisna Bhakti 10.800
393 Kiat Praktis Belajar di Perguruan Tinggi 18.000
394 Kiat-kiat Praktis meraih kerja 13.200
395 Kidung Bhajan Mala 74.400
396 Kidung Jerum Kundangdya 16.800
397 Kidung Lungsir Petak 10.800
398 Kidung Panca Yadnya 22.800
399 Kidung Suci 45.600
400 Kidung Suci Kirtanam 10.800
401 Kidung Tantri 24.000
402 Kidung Tantri Manduka Wyakarana 60.000
403 Kidung yadnya 10.800
404 Kisah Singkat Kehidupan Svami Vivekananda 20.400
405 Kisah-kisah Mengagumkan Para Dewa Hindu 20.400
406 Kitab Aji Sngkya 1947 18.000
407 Komodifikasi Tari Barong 50.400
408 Konsentrasi dan Meditasi 60.000
409 Konsep & Praktik Agama Hindu di Bali 132.000
410 Konsep Filosofi Hindu 13.200
411 Konsep Kesuksesan Umat Hindu 43.200
412 Konsep panca Sradha 46.800
413 Konsep Sraddha 50.400
414 Konsepsi Monotheisme Dalam Agama Hindu 18.000
415 Kosmologi Hindu 82.800
416 Krsna 13.200
417 Kumpulan Cerita Pendek Keagamaan Hindu 26.400
418 Kumpulan Dharma Wacana Profesional 26.400
419 Kumpulan Karya Pilihan tentang Sadhana 31.200
420 Kumpulan Kisah Bhakti Para Bhakta 30.000
421 Kumpulan Lagu-lagu Arathi 13.200
422 Kumpulan Ringkasan Lontar 21.600
423 Kunang-kunang Anarung Sasi 33.600
424 Kunci Kekayaan meneropong Managemen 24.000
425 Kundalini I 37.200
426 Kundalini Yoga 36.000
427 Kusumadewa 21.600
428 Langkah-langkah Emas 44.400
429 Langkah-langkah Kecil Meningkatkan Kadar Religiusitas 30.000
430 Lava dan Kusa 16.800
431 Laya Yoga 21.600
432 Leak Mayoga Dikala Purnama 21.600
433 Leak Ngamah Leak 43.200
434 Leak Sari Rahasia Kesaktian Mpu Peradah 16.800
435 Lebu Guntur 10.800
436 Legenda Gong Belaluan 31.200
437 Leluhur Orang Bali 24.000
438 Lentera Spiritual 3 43.200
439 Lima Nilai Kemanusiaan 16.800
440 Lontar Jajimatan 13.200
441 Lontar Kuranta Bolong 13.200
442 Lontar Pengejukan Leak 12.000
443 Macan Raden 16.800
444 Maha Dahsyat Gayatri Mantra Menepis Badai 60.000
445 Maha Sakti Gayatri Mantra 66.000
446 Maha Sidhi Gayatri Mantra 50.400
447 Mahabharata 163.200
448 Mahabharata A (Komik) 60.000
449 Mahabharata B (Komik) 60.000
450 Mahabharata C (komik) 60.000
451 Mahabharata D (Komik) 60.000
452 Mahabharata Jilid Lengkap (Komik) 225.600
453 Mahagotra Arya Tri Sanak 16.800
454 Mahanarayana Upanisad 48.000
455 Maharsi Vyasa 13.200
456 Maitri Upanisad 24.000
457 Makanan Satvik & Kesehatan 21.600
458 Makanan Satvik & Kesehatan 26.400
459 Makna Filosofis Upacara & Upakara 16.800
460 Makna Hari Raya Hindu 37.200
461 Makna Upacara Yadnya I 60.000
462 Makna Upacara Yadnya II 60.000
463 Manawa Dharmasastra 148.800
464 Mandukya Upanisad 74.400
465 Manggala Upacara 33.600
466 Mantra dan Belajar Memantra 48.000
467 Mantra Gayatri (Sabda Brahma, Ibu dari Veda) 10.800
468 Mantra, Inisiasi, Meditasi & Yoga 21.600
469 Mantra, Tantra dan Mujizat 10.800
470 Manusia dan Uang 10.800
471 Manusia Perspektif Teologi Universal 28.800
472 Mari Belajar Bahasa Sansekerta 1 36.000
473 Masakan Bali 20.400
474 Matematika dalam Qur'an & Veda 44.400
475 Matematika Veda 76.800
476 Matsya Avatara 12.000
477 Mau Apa Dengan Hidup 22.800
478 Meditasi 20.400
479 Meditasi Kesempurnaan Manusia 50.400
480 Meditasi Adyatmika 31.200
481 Meditasi Bio Energi Ratu Bagus 97.200
482 Meditasi Buddhis 25.200
483 Meditasi Cahaya 19.200
484 Meditasi Jiwa Premana 2 33.600
485 Meditasi Jiwa Premana 1 31.200
486 Meditasi Pada Kesempurnaan Manusia 51.600
487 Meditasi Pada Om 24.000
488 Meditasi Satya Sai 36.000
489 Meditasi Yoga Tradisi Himalaya 16.800
490 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (HC) 92.400
491 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (SC) 84.000
492 Majejahitan dan Metanding Edisi II 84.000
493 Melalui Kematian Kita Lahir Kembali 31.200
494 Melenyapkan Kebimbangan Umat 31.200
495 Memahami Agama Lewat Fenomena Sains 20.400
496 Memahami Catur Marga 31.200
497 Memahami Konsep Siwa Budha di Bali 34.800
498 Memahami Perbedaan Catur Varna, Kasta dan Wangsa 43.200
499 Membaca Orang 13.200
500 Membaca Wajah 18.000
501 Membangun Masyarakat Berkualitas 21.600
502 Membangun Pura di Pulau Jawa 16.800
503 Membangun Rumah Tangga Sukinah 36.000
504 Membedah Kasus Konversi Agama 79.200
505 Membentuk Kepribadian Anak dalam Kandungan 22.800
506 Membentuk Siswa Berkarakter Mulia 46.800
507 Memberi Makna Sebuah Kehidupan 24.000
508 Membina Anak-anak 74.400
509 Membina Keluarga Sejahtera 19.200
510 Memekarkan Nuansa Spiritual 20.400
511 Memelihara Janin Dalam Kandungan 48.000
512 Menantang Arus Menegakkan Kesejatian Dharma 37.200
513 Mencegah Stress Bersama Hindu 20.400
514 Mendayagunakan EQ dan SQ melalui Psikologi Hindu 33.600
515 Mendidik Anak Suputra 10.800
516 Menembus Kegelapan 50.400
517 Menggali Nilai Etika Dalam Cerita Purana 25.200
518 Mengangkat Nilai-nilai agama 19.200
519 Mengapa Bali disebut Bali 48.000
520 Mengapa Berdana 21.600
521 Mengapa Membaca Reg Veda 19.200
522 Mengapa? Tradisi dan Upacara Hindu 37.200
523 Mengapa Saya Memilih Vegetarian 25.200
524 Mengasuh Anak Menurut Bhagawan 9.600
525 Mengelola Perpustakaan Secara Efektif dan Efisien 19.200
526 Mengenal Agama-agama 60.000
527 Mengenal Barong dan Rangda 16.800
528 Menggapai Kedamaian Sejati 19.200
529 Menguak Misteri Pementasan Barong dan Rangda 26.400
530 Mengurai benang Kusut Simpul-simpul Dharma Wacana 20.400
531 Meningkatkan Kesadaran Diri Sejati Atman 31.200
532 Meningkatkan Profit Perusahaan 19.200
533 Menjadi Orang Tua Mulia dan Berguna 16.800
534 Menjadi Pemangku Siapa Takut? 18.000
535 Menjadi Pemimpin Efektif 18.000
536 Menjangan Sakaluang 39.600
537 Menyayangi Alam, wujud Bhakti pada Tuhan 34.800
538 Menyelam dalam Lautan Ramayana 9.600
539 Menyembah Simbol Merupakan Realisasi Brahman 20.400
540 Menyingkap Rahasia Siva di Bumi 19.200
541 Menyingkap Rahasia Yoga 19.200
542 Merawat Diri Untuk Menjaga Kesucian Lahir Batin 37.200
543 Merealisasi Moksa 13.200
544 Merkantilisme Pengetahuan Dalam Bidang Pendidikan 69.600
545 Merta Matemahan Wisia 26.400
546 Metode Penelitian Kwalitatif dalam Ilmu Agama 13.200
547 Misi & Visi Guru Spiritual 21.600
548 Misi & Visi Illahi 31.200
549 Mlaspas & Ngenteg Linggih 16.800
550 Moksa Brahman Atman Aikyam 33.600
551 Moksa Universalitas dan Pluralitas Bhagawadgita 19.200
552 Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharmah 26.400
553 Mukjizat Sai Baba 37.200
554 Mukjizat Tirtha 16.800
555 Mulat Sarira 13.200
556 Mutiara Dharma 26.400
557 Mutiara Hindu dalam Budaya Bali 48.000
558 Mutiara Hindu Sebagai Bahan 26.400
559 Namah Sivaya Santaya 60.000
560 Negarakertagama & Pararaton 34.800
561 Nama-nama Sesayut 24.000
562 Namasmarana 13.200
563 Narada Bhakti Sutra 45.600
564 Naskah Kelabang Sebit 25.200
565 Nawa Darsana : 9 Sitem Filsafat Hindu 37.200
566 Nawa Dharsana 52.800
567 Nawa Sangga Tirthayatra 37.200
568 Nawa Usadha Bali 82.800
569 Ngaben 33.600
570 Ngaben Khusus Pranawa 13.200
571 Ngaben Ngelanus 37.200
572 Ngaben Sarat 20.400
573 Ngaben Sederhana 16.800
574 Ngalinggihang Dewa Hyang 13.200
575 Nganteb Piodalan Alit lan Sesana Pemangku 16.800
576 Ngereh Ritual, Supranatural, Tradisional 19.200
577 Ngulati Dewasa lan Wariga 24.000
578 Nguntul Tanah Nulengek Langit 16.800
579 Nilai Filosofis Penjor 31.200
580 Niti Sastra 26.400
581 Nyepi Berlandaskan Kitab Suci Veda 19.200
582 Ogoh-ogoh 18.000
583 OM Sairam 10.800
584 Orag Bali di Himalaya 26.400
585 Padang Tuh 18.000
586 Paindikan Maturan Penyabranan 13.200
587 Palmistri Hindu 16.800
588 Panca Datu (edisi Revisi) 36.000
589 Panca Sraddha 39.600
590 Panca Tantra 31.200
591 Pancaran Bhagavata 30.000
592 Pancaran Dharma 21.600
593 Pancaran Kasih Tuhan 21.600
594 Pancaran Kebijaksanaan (Jnana Wahini) 18.000
595 Pancaran Kedamaian 24.000
596 Pancaran Kedamaian 36.000
597 Pancaran Penerangan 20.400
598 Pandangan Gender Pada Smerti 22.800
599 Pandawa Seda 60.000
600 Panduan Guru Mengajar Pendidikan Agama Hindu 39.600
601 Panduan Singkat Dharma Wacana 13.200
602 Pangastawa Istha Dewata 16.800
603 Pangastawa Pitra Yadnya 19.200
604 Panggilan Veda 57.600
605 Panrestyan Pandawa Korawa 12.000
606 Para Guru Spiritual India Abad ke Dua Puluh 60.000
607 Para Guru Spiritual India Abad ke Sembilan Belas 60.000
608 Parasara Dharmasastra 43.200
609 Parisada Hindu Dharma dengan Konsolidasinya 56.400
610 Paritta Suci 18.000
611 Parwati 13.200
612 Patanjali Raja Yoga 60.000
613 Pawintenan Saraswati 10.800
614 Pedoman Pinandita 66.000
615 Pecalang 26.400
616 Pedoman Altar, Bhajan, Meditasi Sai Study 21.600
617 Pedoman Calon Pinandita dan Dharmaning Sulinggih 16.800
618 Pedoman Hidup Untuk Meraih Kebahagiaan 26.400
619 Pedoman Memimpin Upacara Yadnya 22.800
620 Pedoman Memimpin Upacara Dewa Yadnya 26.400
621 Pedoman Penyelenggaraan Pesraman 13.200
622 Pedoman Sembahyang Umat Hindu 22.800
623 Pejati dan Suci 24.000
624 Pelajaran Bahasa Sansekerta 97.200
625 Pelajaran Bahasa Sanskerta Tahap 1 18.000
626 Pelangi Dharma 15.600
627 Pelestarian Lingkungan dalam Agama Hindu 43.200
628 Pemangku Juga Manusia 13.200
629 Pembentukan Karakter Bangsa 24.000
630 Pemikiran Hindu 88.800
631 Pendidikan Agama Hindu di Perguruan Tinggi 36.000
632 Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 31.200
633 Peng. Agama Hindu III Veda 16.800
634 Pengalaman Spiritual Bersama Guru Jilid 1 62.400
635 Pengantar Acara Agama Hindu 21.600
636 Pengantar Beberatan Pemangku 39.600
637 Pengantar Dasar Kepemimpinan Kuna Nusantara 46.800
638 Pengantar Etika dan Moralitas Hindu 51.600
639 Pengantar Filsafat Hindu 32.400
640 Pengantar Hukum Hindu 36.000
641 Pengantar Kitab Itihasa 19.200
642 Pengantar Managemen Bernuansa Hindu 32.400
643 Pengantar Tantra Sebagai Jalan Menuju Kegelapan 26.400
644 Pengaruh Budhi 26.400
645 Pengarusutamaan Gender Menurut Agama Hindu 12.000
646 Pengenalan Dasar Sanskerta 16.800
647 Pengetahuan & Pengendalian Prana 26.400
648 Pengorbanan Sang Arjuna 16.800
649 Peranan Linguistik dalam Analisis Bahasa Puisi 22.800
650 Perempuan dan Kepemimpinan Tranformasional 30.000
651 Percik Pemikiran Padepokan Maruti Suta 39.600
652 Perjalanan Sang Jiwa 60.000
653 Perkawinan dan Kehidupan Keluarga 13.200
654 Perkawinan yang Ideal 21.600
655 Perkawinan Magelar Warang 16.800
656 Perlindungan Hukum Terhadap Wisatawan 26.400
657 Permata & Batu-batu Mulia 46.800
658 Persepsi Umat Hindu Tehadap Svarga Neraka 103.200
659 Pesan Langit dan Bumi 18.000
660 Pesan-pesan upanisad 18.000
661 Pesucian dan Penyapa 13.200
662 Peternakan Berwawasan Kebudayaan dan Agama Hindu 24.000
663 Petunjuk Teknis Dharma Wacana 19.200
664 Petunjuk Teknis Perkawinan Hindu 13.200
665 Pikiran misteri & penaklukkannya 82.800
666 Pinandita Sangging 10.800
667 Pindah Agama, Mengapa? 24.000
668 Pitra Pakerti 16.800
669 Pitra Puja Ngaben lan Nyekah 37.200
670 Pokok-pokok Wariga 36.000
671 Pokok-pokok Ajaran Hindu 66.000
672 Pola Pikir Wawasan kebangsaan 33.600
673 Prana Suci Kundalini 16.800
674 Pranawa OM 31.200
675 Prasasti dan Bade Pande 30.000
676 Pratima Bukan Berhala 31.200
677 Prawerti dan Niwerti Marga 26.400
678 Prema Yoga 30.000
679 Primbon Dewata Seri Mitologi Tanaman, Binatang dan Mahluk 26.400
680 Primbon Dewata Seri Seluk Beluk Tentang Mimpi 66.000
681 Profesi Jaksa 24.000
682 Proses Kremasi & Esensi Perjalanan Atman Menuju Moksa 37.200
683 Proses Penciptaan Alam Semesta 26.400
684 Proses Terbentuknya Bayi Dalam kandungan 13.200
685 Puasa/Brata Ekadasi Mahatmya 21.600
686 Puisi Modre Samar Gantang 18.000
687 Puja Pali-pali 13.200
688 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah 10.800
689 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah, Kidung Pancayadnya 19.200
690 Puja Walaka 22.800
691 Pujastawa 10.800
692 Punarbawa 37.200
693 Pupulan Carita Cutet Bali Anyar 28.800
694 Pupulan Pidarta Basa Bali 13.200
695 Pura Besakih 52.800
696 Purana Agni 24.000
697 Purana Bhagavata 26.400
698 Purana Bhavisya 24.000
699 Purana Brahma 21.600
700 Purana Brahmanda 24.000
701 Purana Brahmavaivarta 24.000
702 Purana Garuda 24.000
703 Purana Kurma 24.000
704 Purana Linga 19.200
705 Purana Markandeya 31.200
706 Purana Matsya 24.000
707 Purana Narada 24.000
708 Purana Padma 21.600
709 Purana Siva 24.000
710 Purana Skanda 24.000
711 Purana Vamana 24.000
712 Purana Varaha 24.000
713 Purana Vayu 24.000
714 Purana Vishnu 24.000
715 Purana, Sumber Ajaran Komprehensip 72.000
716 Purnama Tilem 19.200
717 Putra Sesana 13.200
718 Putra-putra Siva 30.000
719 Putru Pasaji 10.800
720 Rahasia Om 39.600
721 Rahasia Pemujaan Sakti Durgha Bhairavi 21.600
722 Rahasia Pikiran 26.400
723 Rahasia Surga di Telapak Kaki Ibu 30.000
724 Rahasia Tantra, Yantra, Mantra 51.600
725 Ramalan Joyoboyo, Ronggowarsito, Sabdopalon 37.200
726 Ramalan Nasib 66.000
727 Ramayana 163.200
728 Rangkuman Widhi Sastra 60.000
729 Rare Angon 31.200
730 Rare Angon dan Catur Yajnya 39.600
731 Reformasi Agama Hindu 44.400
732 Reformasi ke Arah kemajuan yang Sempurna 45.600
733 Reinkarnasi, Hidup Tak Pernah Mati 26.400
734 Rendah Hati, Bahagia dan Bijak 10.800
735 Renungan Filsafat Hindu 27.600
736 Renungan Filsafat Hindu II 36.000
737 Renungan Jnana Buddha Siwa 37.200
738 Rerajahan (Fungsi dan Manfaatnya) 49.200
739 Rerajahan lan Pengatawa Caru 13.200
740 Rg Veda Samhita Mandala I, II, III 205.200
741 Rg Veda Samhita Mandala IV, V, VI, VII 188.400
742 Rg Veda Samhita Mandala VIII, IX, X 264.000
743 Ritual ke Spiritual 30.000
744 Ritual Veda Homa Tattwa Jnana 19.200
745 Roga Sanghara Bumi 22.800
746 Runtuhnya Kemuliaan Manusia 20.400
747 Sabda Satya Sai I 37.200
748 Sabda Satya Sai IV 56.400
749 Sabda Satya Sai V 51.600
750 Sadhana (Disiplin Spiritual) 42.000
751 Sanskrit - English Dictionary 510.000
752 Sai Humor 24.000
753 Sai Meditasi 19.200
754 Sai Miracle 34.800
755 Sai Prasanti Bhajan 37.200
756 Saitri 24.000
757 Saiva Siddhanta 16.800
758 Salinan Lontar Aswameda Parwa lan Adi Parwa 22.800
759 Salinan Lontar Bhama Kretih 24.000
760 Salinan Lontar Kusumadewa, Wrati Siwa Sasana, Wariga Gemmeht 52.800
761 Salinan Lontar Siddhimantra Tattwa 50.400
762 Salinan Lontar Taru Premana 12.000
763 Sama Veda Samhita 140.400
764 Samhita Vacana Agama Hindu 60.000
765 Samsara Perjalanan Sang Jiwa 37.200
766 Sandhya dan Agnihotra 18.000
767 Sanggah Kemulan 16.800
768 Sangging Tata Pati Undagi 46.800
769 Sanghyang Buda Kecapi 24.000
770 Sankrit - English Dictionary 495.600
771 Sarasamuccaya 51.600
772 Sarasamuccaya Smerti Nusantara 52.800
773 Sareng Mapauruk Aksara Bali 16.800
774 Sarining Vrespatikalpa 24.000
775 Sarjana yang Bodoh 10.800
776 Sarva Gita Sarah (SC) 60.000
777 Sarva Gita Sarah (HC) 66.000
778 Satya Dharsan 21.600
779 Saya Bangga Beragama Hindu 45.600
780 Seha Puja Pinandita Catur yajna 26.400
781 Sejarah dan Babad Keloping 31.200
782 Sejarah Kerajaan Blambangan 99.600
783 Sejarah mahagotra Tirta Harum 48.000
784 Sejarah Pangeran Bendesa Manik Mas 20.400
785 Sejarah Perjalanan Danghyang Nirartha 1453 - 1520 46.800
786 Sejarah Perkembangan Agama Hindu 24.000
787 Sekilas Metode Tentang Dharma Wacana 33.600
788 Sembahyang Menurut Hindu 31.200
789 Senyum 79.200
790 Serial Walian Sakti Meditasi Kesehatan Jiwa Premana I 31.200
791 Seri 1 Arsitektur Tradisional Bali : Filosofi Konsep dan Aplikasi 54.000
792 Seribu Nama Siwa 36.000
793 Seribu Nama Wisnu 32.400
794 Seribu Nama Wisnu, Mantra dan Arti 32.400
795 Sesayut Lan Tebasan 13.200
796 Setapak Sirih Sejuta Pesan 10.800
797 Sihir Bali 24.000
798 Sikap Vedanta Terhadap Agama 50.400
799 Siksa dan Jnana 36.000
800 Sila dan Vinaya 38.400
801 Sipta Durmanggala 18.000
802 Sira Nika Tyang 32.400
803 Sistem Filsafat Hindu Lengkap 60.000
804 Sistem Kawin Lari Adat Tradisi Lombok 32.400
805 Sistem Pendidikan Agama Hindu 36.000
806 Sisya Sesana 21.600
807 Sisya Sista 60.000
808 Siva 13.200
809 Siva Purana 36.000
810 Siva Purana Vol. I 103.200
811 Siva Purana Vol. II 132.000
812 Siva Purana Vol. III 120.000
813 Siva Sakti Svarupa 16.800
814 Siva Samhita 31.200
815 Siwa Siddhanta Tattva dan Filsafat 60.000
816 Sivaratri 26.400
817 Siwa Kalisa 13.200
818 Siwa, Sadasiwa dan Paramasiwa (Siwaratri) 20.400
819 Siwaratri 26.400
820 Siwaratri di Era Modern 26.400
821 Slokantara (Cover Biasa) 66.000
822 Slokantara (Cover Lux) 60.000
823 Soca Mautama 16.800
824 Sorandaka 37.200
825 Sraddha dan Bhakti 24.000
826 Spiritualitas Transformasi ke Dalam dan Ke Luar Diri 37.200
827 Sraddha dan Bhakti 24.000
828 Sri Guru Phitam 30.000
829 Sri Krisna Lila 13.200
830 Sri Rama 13.200
831 Sri Upanisad 48.000
832 Srimad Bhagavatam 169.200
833 Stop Pembohongan, Pembodohan & Penistaan 26.400
834 Studi Banding Antar Agama 33.600
835 Stuti & Stava 148.800
836 Suara Bathin, Inner Voice 26.400
837 Subak Konsep Pertanian Religius 43.200
838 Subha Asubhakarma 30.000
839 Sukinah (Membangun Rumah Tangga) 33.600
840 Suksmaning Banten 31.200
841 Suluh Hidup Lentera Kecil 13.200
842 Suluh Hidup Lentera Kecil 2 26.400
843 Sumber Hukum Hindu 27.600
844 Sundarigama 22.800
845 Sungai Gangga, Mandira dan Pura 26.400
846 Surya Namaskara 33.600
847 Surya Sevana 66.000
848 Susastra Hindu 24.000
849 Sutasoma Pangeran Rembulan 21.600
850 Svami Sivananda Penebar Cinta Kebajikan 51.600
851 Svarga Rohanika Parva 13.200
852 Svami Vivekananda : Untaian Indah Pemikiran dan Wejangan 18.000
853 Tadah Kala 19.200
854 Tantra dan Sex 10.800
855 Tantra yoga 16.800
856 Tantri Kamandaka (Nandhaka Harana) 50.400
857 Tanya jawab Ajaran Hindu I (Prasnottara Vahini) 16.800
858 Tanya jawab Ajaran Hindu II (Upadesa Merta) 32.400
859 Tanya Jawab Hindu bagi Pemula 64.800
860 Tanya jawab tentang Bhagavatam purana 13.200
861 Tanya Jawab Tentang kehidupan Illahi 13.200
862 Tanya Jawab tentang Ramayana 10.800
863 Tat Twam Asi 30.000
864 Tata Cara Ritual dan Tradisi Hindu 96.000
865 Tata Cara Sembahyang & Pengertiannya 16.800
866 Tata Letak Tanah & Bangunan 19.200
867 Tata Susila Hindu 20.400
868 Tata Titi dan Tutur Kamoksan di Bali 37.200
869 Tatanan Upacara Ngenteg Linggih 13.200
870 Tatanan Upakara lan Upacara Manusa yadnya 24.000
871 Tataning tetanding Banten Sesayut 26.400
872 Tattwa 33.600
873 Tattwa Hindu Bagi Pandita & Pemangku 21.600
874 Tattwa Jnana 19.200
875 Tentang Hidup dan Kehidupan 22.800
876 Tenung Pewacakan Rare 43.200
877 Teologi & Simbol Dalam Agama 88.800
878 Teologi Hindu, Tema, Wacana dan Struktur 126.000
879 Teologi Sanatana Dharma 132.000
880 Teologi Sosial 86.400
881 Teologi, Filsafat, Etika dan Ritual dalam Susastra Hindu 24.000
882 Teori Organisasi 60.000
883 Terangnya Sinar Atma Jnanam 33.600
884 Terapi Laut 37.200
885 Tetandingan Lan Sorohan Bebanten 26.400
886 Teologi Hindu 16.800
887 Tinjauan Tabuh Rah dan Judi 13.200
888 TirTirta Yatra ke Nusa Penida 13.200
889 Thirta Yatra Perjalanan ke tempat-tempat Suci 66.000
890 Tokoh-tokoh cerdik dalam Cerita Rakyat 26.400
891 Tradisi Bali dan Lombok 31.200
892 Transformasi Kebudayaan Bali Menuju Abad XXI 50.400
893 Transformasi Pertanian 46.800
894 Tri Hita Karana (Kajian, Theologi, sosiologi, ekologi) 36.000
895 Tri Hita Karana Ekologi Ajaran Hindu 37.200
896 Tri Hita Karana Menurut Konsep Hindu 45.600
897 Tri Hita Karana & World Peace : Bali Hinduism Philosophy 43.200
898 Tri Kaya Parisuda 31.200
899 Tri Murti 34.800
900 Tri Rna 30.000
901 Trisandhya, Sembahyang & Berdoa 26.400
902 Tuhan Menciptakan Alam Semesta dan Manusia 32.400
903 Tuhan Siva dan Pemujaannya 51.600
904 Tuhan Sudah Mati? Untuk apa Sembahyang 97.200
905 Tujuan Pengembaraan kehidupan manusia 21.600
906 Tumpek Wariga 19.200
907 Tuntunan Indik Padewasan 16.800
908 Tuntunan Nganteb Upaka (Dewa Yadnya) 16.800
909 Tuntunan Praktis Dharma Wacana 43.200
910 Tuntunan Praktis Upacara Memandikan Mayat 16.800
911 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 16.800
912 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 2 16.800
913 Tutur Aji Saraswati 13.200
914 Tutur Bhagavan Agastyaprana 13.200
915 Tutur Bhuwana Kosa 37.200
916 Tutur Gong Besi (budha) 13.200
917 Tutur Gong Besi (sudira) 16.800
918 Tutur Lebur gangsa 16.800
919 Tutur Rare Angon 13.200
920 Tutur Usada 36.000
921 Ukuran Keris Utama 19.200
922 Ulap-ulap dan Rerajahan 33.600
923 Ulap-ulap Sruti Aksara Bali 16.800
924 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 28.800
925 Upacara Bayi dalam kandungan 16.800
926 Upacara Mapreteka Layon 24.000
927 Upacara Malebur Sarwa Prateka 57.600
928 Upacara Mlaspas Karang 54.000
929 Upacara Mulang Pakelem di Danau Segara Anakan 32.400
930 Upacara Nyenuk 26.400
931 Upacara Nyiramang Layon 13.200
932 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
933 Upacara Madiksa 24.000
934 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
935 Upacara Pemujaan Durga Mahesasura 24.000
936 Upacara Piodalan Alit di Sanggah 26.400
937 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 30.000
938 Upacara Yadnya Seri I (Melangkah ke persiapan) 26.400
939 Upacara Yadnya Seri II Bahan & Bentuk Sesajen 30.000
940 Upacara Yadnya Seri III Dewa Yadnya 24.000
941 Upacara Yadnya Seri IV Manusa Yadnya 26.400
942 Upacara Yadnya Seri V Pitra Yadnya 24.000
943 Upacara Yadnya Seri VI Bhuta Yadnya 21.600
944 Upacara Yadnya Jilid Lengkap 145.200
945 Upadesa 21.600
946 Upanisad-Upanisad Utama 162.000
947 Upawasa, Tapa dan Brata Berdasarkan Agama Hindu 30.000
948 Usada Bali Agung 66.000
949 Usada Bali Seri Menguak Dahsyatnya Khasiat Ramuan 84.000
950 Vana Parwa 36.000
951 Variasi Bahasa Kedudukan dan Peran Sai Baba 22.800
952 Vastusastra dalam Cinta & Romantika 16.800
953 Veda Abad 21 Vol. 1 73.200
954 Veda Abad 21 Vol. 2 86.400
955 Veda Sabda Suci 152.400
956 Veda Yang Agung Sumber Semua Dharma 52.800
957 Vedanta 66.000
958 Vedanta Merangkul Semua Agama 57.600
959 Vegetarianisme 13.200
960 Vijnana Bhairawa atau Kesadaran Tuhan 43.200
961 Visnu 13.200
962 Vrespati Tattwa 16.800
963 Vyakarana, Tata Bahasa Sanskerta 51.600
964 Wacana Dharma 13.200
965 Wacana Harian Sai Baba 42.000
966 Wacana Mutiara 26.400
967 Wacana Sai untuk Sadhaka 13.200
968 Wacana Spiritual 16.800
969 Wanita 13.200
970 Wanita Mulia Istana Dewa 39.600
971 Wariga Dewasa Praktis 30.000
972 Wariga Krimping 36.000
973 Warnaning sesayut lan caru 30.000
974 Weda Wakya III 66.000
975 Weda Wakya IV 72.000
976 Weda Wakya V 72.000
977 Wedaparikrama HC 66.000
978 Wejangan Filosofis dan Keagamaan Swami Vivekananda 39.600
979 Wejangan Sai Baba tentang Kepemimpinan 48.000
980 Wiku Sesana 92.400
981 Wiwaha Perkawinan 18.000
982 Wong Agung Wilis 33.600
983 Wrehaspati Tattwa 18.000
984 Wrespati Tattwa Sebgai Filsafat 34.800
985 Yadnya Sesa 16.800
986 Yajur Veda 36.000
987 Yajur Veda Samhita 177.600
988 Yaksa Prasna 21.600
989 Yama Niyama Brata 19.200
990 Yoga Kundalini 37.200
991 Yoga Suara Sekar Alit 13.200
992 Yowana 33.600