Minggu, 13 September 2015

Sembilan Tahap Pernahapan Buddha adalah Sadhana Dzogchen yang Paling Dasar Tu-na Harus Halus, Pelan, Dalam, dan Pernapasan Penuh

Ceramah Ke-28 Sadhana 9 Tingkat Dzogchen oleh Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu pada Kebaktian Sadhana Padmasambhava tanggal 21 September 2013 di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple


  
Kita sembah puja pada guru silsilah Bhiksu Liaoming, sembah puja pada Guru Sakya Dezhung, sembah puja pada Gyalwa Karmapa ke-16, sembah puja pada Guru Thubten Dhargye, sembah puja pada yidam kebaktian hari ini Padmasambhava Om. Biezha. Beima. Hum. Sembah puja pada Triratna Mandala.

Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet, hari ini, tamu agung istimewa kita adalah Nyonya Dubes Liao Dong-zhou dari ROC Executive Yuan Secretary-General Coordinating Committee for North American Affairs Sdri. Judy, akuntan TBF Sdri. Teresa, penasihat hukum TBF Pengacara Jennifer Chow, produser acara Gei Ni Dian Shang Xin Deng dari CTI Taiwan Sdri. Xu Ya-qi, dr. Lin Shu-hua, dr. Zhuang Jun-yao, California four big mothers, selamat malam semua! Apa kabar semua! Apa kabar! Apa kabar semua! (Bahasa Kanton) Good evening! Selamat malam! こんばんは!(Bahasa Jepang: Selamat malam) mengucapkan bahasa berbagai negara, semua menyampaikan salam Selamat Malam.

[img]http://tbsn.org/indonesia/images/pictlib/picnews/20130922230304.jpg[/img]

Malam ini kita menekuni Sadhana Yidam Padmasambhava -- Sadhana Padma Guru. Padmasambhava adalah hasil penjelmaan dari penyatuan perbuatan, ucapan, dan pikiran Buddha Sakyamuni, Buddha Amitabha, dan Bodhisattva Avalokitesvara. Padmasambhava membabarkan Dharma di bumi Tibet selama 50 tahun, di Tibet, Beliau bangun sebuah vihara -- Samye Monastery, yaitu Vihara Leluasa. Arti dari Samye adalah leluasa. Padmasambhava juga merupakan guru sesepuh teragung dalam Tantra Tibet, Orang Tibet menjuluki Beliau sebagai Guru Rinpoche. Mantra-Nya banyak, yang kita japa sekarang adalah yang paling mendasar, Om A Hum. Biezha. Guru. Beima. Siddhi. Hum. Xie. Mantra terpendek-Nya yang paling sederhana hanya menyebut nama-Nya Om. Biezha. Beima. Hum. Yang kita japa adalah Om A Hum. Biezha. Guru. Beima. Siddhi. Hum. Xie. Aksara Xie adalah sumber-Nya, aksara Xie mewakili Amitabha di Barat. Oleh karena itu, warna yang Mahaguru kenakan hari ini adalah warna merah, Padmasambhava bersumber dari Amitabha, Avalokitesvara juga berwarna merah, Amitabha juga berwarna merah, Sakyamuni juga berwarna emas, juga boleh warna apapun, semua boleh. Kita membawa riwayat Padmasambhava, bisa diketahui bahwa Padma Guru sendiri memiliki pahala yang sangat besar di bumi Tibet, dihormati oleh keempat aliran. Yaitu Nyingmapa adalah aliran tertua, aliran merah; Gelugpa adalah aliran kuning, Sakyapa tergolong aliran variasi; Kargyupa adalah aliran putih, keempat aliran sangat menghormati Padmasambhava. Oleh karena itu, jika dapat kontak yoga dengan Padmasambhava, Padmasambhava sendiri adalah Guru, juga Yidam, juga Dharmapala, sangat mulia. Setelah Padmasambhava tiba di bumi Tibet, Ia mengubah semua dewa aliran Bon (aliran hitam) yang semula menjadi dewa Dharmapala Buddhisme. Padmasambhava membabarkan Dharma di bumi Tibet selama 50 tahun, membangun Samye Monastery, Samye Monastery dibangun atas kerjasama antara Santaraksita, Padmasambhava, dan Raja Tibet Trisong Detsen bertiga, merupakan vihara pertama di Tibet, sejak itu aliran Tantra pun dibabarkan di seluruh bumi Tibet, kelak tersebar luas ke seluruh dunia, seluruh dunia pun hampir terdapat sadhaka Vajrayana.

Hari ini mengulas lagi Sadhana Dzogchen. Hari ini banyak yang hadir, saya pikir ada dua penyebab, pertama karena hari ni kita menekuni Sadhana Yidam Padmasambhava, Padmasambhava menyatukan semua ajaran Tantra, sehingga semua orang hadir; penyebab kedua, besok di Rainbow Temple ada puja api fire offering Kalacakra dan abhiseka gabungan Kalacakra. Kalacakra juga merupakan sadhana Vajra yang dihormati oleh 4 aliran, Mahaguru telah membabarkan banyak Sadhana Kalacakra di lima benua besar, semua digabungkan menjadi sebuah sadhana yang sangat agung. Oleh karena itu, semua orang bergegas datang, berharap dapat memperoleh abhiseka gabungan Kalacakra, sekali abhiseka sudah mencakup semuanya, itu sebabnya banyak orang yang hadir. Namun, saya merasa orang sebanyak ini adalah hal yang sangat membahagiakan, semua orang adalah tamu agung.

Hidup ibarat mimpi. Dulu saat menggelar upacara, banyak orang datang; begitu upacara selesai, tinggal beberapa orang saja. Namun, hari ini tiba-tiba muncul begitu banyak orang, setelah besok, tinggal beberapa orang lagi, benar-benar seperti mimpi. Di sini ada sebuah lelucon: keluarga beli sebuah rumah baru, rumah mewah, sangat indah, ada bioskop, ada dua ruang tamu yang sangat luas, ada taman yang sangat luas, gazebo, dan kolam renang, kavling sangat luas, rumah mewah seluas kira-kira 3-4 hektar. Keluarga beli lagi mobil baru, total ada 7 unit mobil balap, dari Lamborghini hingga Ferrari, tujuh unit mobil balap dengan tujuh macam warna, sehari dikendarai satu unit, satu minggu pas tujuh unit, ini adalah rumah yang sangat mewah. Istri sangat senang, suami mengendarai mobil balap keluar rumah mencari angin, menatap suami yang lembut dan perhatian, ada mobil baru, juga ada rumah baru, istri merasa sangat bahagia, tak henti-hentinya berseru, "Kebahagiaan itu ibarat mimpi." Hari ini kita juga sama, kebahagiaan ibarat mimpi, begitu banyak orang datang, begitu mata terbuka, tak disangka ada sebuah mimpi belaka. Sebenarnya hidup juga adalah mimpi.

Karena menjelaskan pada Anda semua betapa baiknya Sadhana Dzogchen, bisa mencapai kebuddhaan dalam tubuh sekarang, tubuh bisa menjelma menjadi sinar pelangi. Kalau begitu, bagaimana mulai menekuninya? Sebenarnya tidak lepas dari prana, nadi, bindu, sadhana yang paling dasar tetap ada pada prana, nadi, dan bindu. Ketika prana Anda sangat cukup, nadi tengah terbuka semua, bindu bisa turun, bisa naik, bisa tersebar di sekujur tubuh, bisa terbesar keluar; begitu prana, nadi, bindu dilatih semua, Anda baru dapat menekuni Sadhana Dzogchen. Bukan Trekcho (langsung menghentikan) dan Togal (melampaui seketika) yang hari ini saya jelaskan pada Anda semua, kalian pun langsung tidak menekuni sadhana apapun lagi, kalian menekuni Trekcho, langsung mencapai pencerahan, memahami hati dan menyaksikan Buddhata, kemudian melihat cahaya, cahaya dalam Anda muncul, cahaya luar muncul, kedua cahaya saling melebur, Anda pun mencapai kebuddhaan, apapun tidak perlu ditekuni. Bukan! Tetap saja, di dalam Tantra, yang sangat penting, prana, nadi, bindu Anda harus dilatih semua, apakah prana Anda sudah cukup, apakah ada Genki atau tidak. Selanjutnya, nadi tengah, dari ubun-ubun kepala hingga cakra kemaluan, nadi tengah tidak terbuka semua, tidak ada halangan, ini sangat penting. Cairan bulan Bodhicitta Anda boleh menyelusuri nadi tengah terus turun ke cakra kemaluan, juga bisa diangkat kembali ke cakra kening, kemudian Anda bisa dari nadi tengah tersebar ke setiap nadi, menunggu di setiap nadi, ketika, turun, naik, tahan, sebar sudah Anda kuasai, saat ini Anda baru dapat menekuni Togal atau melatih melihat cahaya, tidak semudah itu. Apa dasarnya? Lebih dulu melatih prana, ada prana masuk ke nadi tengah baru dapat membuka nadi tengah; jika Anda tidak ada prana sejati, genki tidak ada energi, jika prana sejati Anda tidak ada, Anda bahkan prana dasar pun tidak ada, bagaimana membuka nadi tengah? Seperti berlatih silat, tubuh ada prana, prana harus keluar! Orang yang berlatih silat harus ada prana, seperti minggu lalu, saya memperagakan tinju yang lebih dahsyat, di dalam ada Chelunshou, Juquan, juga ada sedikit Yongchun, Yongchun yang sangat sedikit, Lama Lianwan adalah pakar Yongchun, saya hanya main-main saja. Namun, Anda melihat jurus yang saya keluarkan, benar-benar bergetar, di samping ada prana, menghasilkan prana, ini baru dinamakan Genki. Jika Anda memperagakan tinju lambat, sama sekali tidak menggunakan tenaga, tidak mengerahkan prana, Anda pun seperti menari, tarian yang indah, ini adalah menari, bukan tinju, menari dan tinju itu beda. Anda harus mengerahkan prana, harus keluar prana, (Mahaguru memperagakan), ini barulah prana! Prana harus menggetarkan seluruh tubuh Anda, ketika Anda lompat ke atas, Anda harus lebih dulu menghirup napas, Anda pun bisa melompat sangat jauh; Anda lebih dulu menghirup napas, begitu lari juga sangat cepat, jauh, cepat, walaupun tubuh kelihatan gemuk, ceroboh, namun, sesungguhnya, setelah lebih dulu menghirup napas, Anda pun melayang, orang yang benar-benar menekuni ajaran Tantra dengan baik, seluruh tubuh adalah prana, Anda sendiri adalah balon, tentu saja ada ilmu melayang di udara, bukan Sun Go Kong. Seluruh prana memenuhi sekujur tubuh Anda, seluruh daging pun naik, seperti balon, sehingga dapat terbang.

[img]http://tbsn.org/indonesia/images/pictlib/picnews/20130922230503.jpg[/img]

Seperti Milarepa melatih prana, melatih api tummo, Ia ibarat apa? Ia seperti balon udara panas, api tummo menyala di bawah, balon udara panas pun naik, tubuh hanya tinggal sebuah kulit, seluruh tubuh adalah kosong, di dalam adalah prana! Milarepa dapat melatih diri hingga seperti balon udara panas, sehingga dapat naik ke udara. Namun, sekarang sadhaka Tantra mau naik ke udara, juga harus perhatikan sebentar, karena bisa ditembak oleh Oerlikon, orang kira itu UFO. Phong! Anda pun habislah. Saat menekuni Tantra hingga prana sangat cukup, tidak takut dingin, dalam cuaca bersalju pun, Anda menanggalkan pakaian atas Anda, Anda pun tidak takut dingin, karena prana Anda sendiri sangat cukup, tubuh Anda menyala api tummo lagi, sehingga Anda pun bisa melawan salju dan es. Penekunan Tantra, saat ada prana, di kepala Anda ditaruh teko air dingin, kemudian, Anda kerahkan prana ke atas kepala, udara panas Anda naik ke sini (ubun-ubun kepala), seluruh kepala pun menjadi panas, air dingin pun akan menjadi panas, berasap, Anda harus punya kemampuan semacam ini. Kemampuan yang lebih aneh lagi, Anda (pria) menuang segelas air, cakra kemaluan ditaruh di dalam air, kemudian hirup napas, air berkurang setengah, hirup napas lagi, seluruh air dihirup ke dalam, Anda hembuskan napas, gelas tersebut penuh lagi, ada seperti itu. Namun, ini bukan apa-apa, tujuan utama kita melatih diri, bukan bermain akrobat.

Awal pertama yang paling penting dalam melatih diri, dulu, Mahaguru pernah katakan, yaitu sembilan tahap pernapasan Buddha. Apakah kalian mempraktekkan sembilan tahap pernapasan, Orang China mengatakan "Zhua-jin" (bergegas), apakah kalian bergegas melaksanakan sembilan tahap pernapasan Buddha? Kalian yang melatih sembilan tahap pernapasan lebih dari setengah tahun, silahkan angkat tangan ! Melatih setahun? Saya lihat ada satu orang angkat tangan. Langka! Orang lainnya tidak mampu menekuni Sadhana Dzogchen, sembilan tahap pernapasan hanya sadhana paling dasar dari Sadhana Dzogchen, Anda tidak latih setengah tahun hingga setahun, bicara Tantra apa? Bicara abhiseka kedua, sadhana dalam apa? sembilan tahap pernapasan, penjapaan Vajra, Bradha Kumbha Prana, ketiganya harus dikuasai, melatih prana harus lebih dulu melatih sembilan tahap pernapasan Buddha. Tidak menguasai sembilan tahap pernapasan Buddha, Anda mengatakan Anda melatih prana, sama sekali "Ho-lan" (Bahasa Taiwan: membual). Ada sebuah lelucon, "Sayang, mengapa setiap kali sesudah mandi, saya merasa diri sendiri sangat cantik?" Suami menjawab, "Karena otakmu terendam air." Istri sangat marah, "Enyah!" Tubuh kita harus dimasuki prana, Anda kira bernapas biasa sudah cukup, memang benar, itu adalah tu-na. "Tu" adalah mengembuskan, "Na" adalah menghirup, belajar silat juga harus belajar Tu-na, melatih prana juga harus melatih Tu-na, bernapas penuh; sembilan tahap pernapasan adalah pernapasan penuh.

Saya menjelaskan ulang tentang sembilan tahap pernapasan Buddha, lebih detil, biasanya saya jarang jelaskan pada Anda semua, saya pernah jelaskan, hanya saja kalian meremehkannya. Saat mulai, Anda duduk dengan tegak dan benar, seperti duduk padma, setengah bersila, bersila penuh, bersila biasa, Anda harus duduk dengan baik, tubuh harus lurus, Anda visualisasi diri sendiri, diri sendiri hanya sebuah kerangka saja, di tengah adalah kosong, di dalam kosong semua, hanya ada sebuah nadi tengah, dari ubun-ubun hingga cakra kemaluan; satu lagi adalah nadi kanan, dari lubang hidung kanan turun ke cakra pusar, terhubung dengan nadi tengah, kemudian dari nadi kiri naik kembali ke sini (lubang hidung kiri), kebetulan seperti ini, di tengah adalah lurus, kedua sisi adalah nadi kiri dan kanan, ketiga nadi bertemu di cakra pusar. sembilan tahap pernapasan dibagi menjadi sembilan tahap, sebenarnya hanya ada 3 titik penting, saat baru mulai, tidak boleh menggunakan pikiran untuk mengendalikan napas kita, tidak mampu, oleh karena itu, harus menggunakan jari, Anda visualisasi yidam Anda di depan, yidam kebetulan berada di hadapan Anda, duduk dengan postur yang sama dengan Anda, kalian setiap orang menekuni Sadhana Yidam, bukan! Anda visualisasi lubang hidung yidam, mengeluarkan cahaya putih, masuk ke dalam nadi kanan Anda lewat lubang hidung kanan, kemudian berputar ke nadi kiri dan keluar lewat lubang hidung kiri, saat mulai, bagaimana melakukan? Anda harus melatih nadi kanan, Anda harus menggunakan kelingking menekan lubang hidung kiri, Anda visualisasi lubang hidung yidam mengeluarkan cahaya putih masuk ke lubang hidung kanan Anda, bayangkan dengan pikiran, berputar satu putaran di dalam tubuh Anda hingga nadi kiri, setelah naik dari nadi kiri, saat harus mengembuskan dari lubang hidung kiri, lebih dulu tekan lubang hidung kanan dengan kelingking, lepaskan lubang hidung kiri yang tadi ditekan, kemudian hembuskan keluar, gerakan ini adalah halus, pelan, dan dalam. Sangat halus! Sangat pelan! Sangat dalam! Mengapa harus halus? Karena halus baru akan fokus, gunakan otak Anda untuk membayangkan sinar putih, hirup ke dalam dan mengelilingi satu putaran, keluar menjadi sinar hitam, hawa hitam terpencar keluar. Jika masuk dari lubang hidung kiri, maka lebih dulu tekan lubang hidung kanan, (Mahaguru memperagakan), yang dihembuskan adalah warna hitam, ini sudah dua tahap dari 9 tahap pernapasan Buddha. Selanjutnya, Anda harus menatap kedua lubang hidung yidam memancarkan sinar putih, Anda hirup sinar ke dalam, Anda tekan hidung, saat ini kedua sinar berkumpul di cakra pusar, masuk ke nadi tengah, naik hingga ubun-ubun, tidak tembus, turun lagi, kemudian secara terpisah mengelilingi nadi kiri, kanan, lepaskan kedua tangan, hembuskan lewat kedua lubang hidung, berubah menjadi hawa hitam. Sesi kedua kebetulan terbalik, masuk lewat lubang hidung kiri, keluar lewat lubang hidung kanan, (Mahaguru memperagakan); kemudian masuk dari lubang hidung kanan, keluar dari lubang hidung kiri, (Mahaguru memperagakan); selanjutnya, masuk dari kedua lubang hidung, kemudian keluar dari kedua lubang hidung, (Mahaguru memperagakan). Sesi ketiga, masuk dari kedua lubang hidung, keluar dari kedua lubang hidung, kemudian masuk dari lubang hidung kanan, keluar dari lubang hidung kiri, terakhir masuk dari lubang hidung kiri, keluar dari lubang hidung kanan, total 9 tahap. Setiap tahap dilakukan sangat halus, sangat pelan, sangat dalam, waktu sangat panjang. Halus, pelan, dan dalam adalah kunci penting. Yang namanya dalam, adalah pernapasan penuh. Pernapasan biasa kita adalah sekali hirup hingga paru-paru, kemudian langsung dihembuskan; yang namanya pernapasan penuh, seperti ini, (Mahaguru memperagakan). Dengan demikian, harus dilakukan setengah tahun hingga setahun, saat ini Anda setiap kali menghirup napas akan banyak, ada tiga kali prana melewati nadi tengah, kemudian ke atas (masuk hingga ubun-ubun), kemudian turun lagi, karena atas tidak tembus, sehingga turun lagi, keluar dari kedua lubang hidung, inilah 9 tahap pernapasan Buddha.

Apa manfaat dari Sembilan Tahap Pernapasan Buddha? Tentu saja banyak manfaatnya. Guru bertanya pada murid, "Di sini ada dua ekor burung, satu ekor adalah burung walet, satu lagi burung gereja, siapa dapat menunjukkan mana burung walet, mana burung gereja?" Peneliti burung tahu, burung gereja dan burung walet mudah sekali dibedakan, murid tentu saja kurang tahu. Murid menjawab, "Saya tidak bisa menunjukkan, namun, saya tahu jawaban." Guru pun bertanya padanya, "Tolong jelaskan." Murid berkata, "Di samping burung walet adalah burung gereja, di samping burung gereja adalah burung walet." Memang benar! Jawaban ini sangat baik, walaupun ia tidak mengenal apa itu burung walet, apa yang burung gereja. Sekarang nadi kiri, nadi kanan, juga pertanyaan yang sama, jika Anda mengerti menerapkan cara sembilan tahap, Anda juga jangan hiraukan nadi kiri, nadi kanan, menekan lubang hidung kiri, asalkan visualisasi yidam memancarkan cahaya putih, begitu hirup dari lubang hidung kanan, (Mahaguru memperagakan), sarat dengan prana, prana hitam keluar. Ini apa gunanya? Membersihkan semua rintangan karma tubuh Anda. Karena prana di avadhuti, kemudian biarkan prana berputar, kemudian hembuskan keluar, cahaya putih masuk, hawa hitam keluar; cahaya putih masuk, melewati seluruh tubuh Anda, cahaya hitam keluar laggi, artinya rintangan karma Anda, kerisauan Anda, dan semua rintangan Anda, semua dihembuskan keluar. Ini adalah suatu cara membersihkan kerisauan dan rintangan karma Anda dengan prana. Semua ini harus ditekuni berapa lama? Harus ditekuni setengah tahun hingga setahun. Karena pada saat baru mulai, Anda tidak dapat mengendalikan dengan pikiran, seperti Mahaguru sekarang bisa mengendalikan dengan pikiran, saya visualisasi yidam di hadapan, diri sendiri di sini, sebenarnya saya hanya bernapas dengan satu lubang hidung, pikiran di lubang hidung kanan, hirup ke dalam, lubang hidung kiri itu tertutup, dapat menggunakan cara demikian, akhirnya pun leluasa; lubang hidung kiri masuk, lubang hidung kanan keluar, masuk dari lubang hidung kiri, keluar dari lubang hidung kanan, masuk dari lubang hidung kanan, keluar dari lubang hidung kiri, masuk dari kedua lubang hidung, keluar dari kedua lubang hidung. Ketika Anda leluasa menerapkannya, Anda pun tahu rumusnya, semua pun tahu. Anda boleh mengendalikan prana dengan pikiran, cahaya putih masuk (dari lubang hidung kanan), berputar satu putaran, prana hitam dihembuskan keluar (dari lubang hidung kiri), cahaya putih masuk (dari lubang hidung kiri), berputar satu putaran, prana hitam dihembuskan kekluar (dari lubang hidung kanan), kedua cahaya putih masuk (dari kedua lubang hidung), berputar satu putaran, naik (menerjang ubun-ubun) turun (ke cakra pusar), berputar satu putaran lagi, prana hitam dihembuskan keluar, (dari kedua lubang hidung). Anda sering bernapas penuh seperti ini setiap hari, pertama tubuh Anda akan sehat. Anda bernapas penuh! Anda tidak hanya hanya bernapas biasa, sangat sementara, pernapasan kita sekarang sangat sementara, hanya antara lubang hidung dan paru-paru, mungkin hanya sampai ke tenggorokan saja, bukan sampai ke cakra pusar, dapat sampai ke cakra pusar adalah pernapasan penuh, kelak Anda bisa bernyanyi seperti ini, bernyanyi dengan Avadhuti. Biasanya kita menggunakan suara palsu, bernyanyi dengan tenggorokan, karena prana tidak sampai ke Avadhuti. Ketika prana Anda sampai ke Avadhuti, kelak Anda berubah menjadi penyanyi pria, lagu yang dinyanyikan dari cakra pusar Anda. Tubuh Anda akan sehat, bernapas penuh sama dengan bernapas dalam. Kita sering mengatakan di dalam hutan, menghirup udara segar, bernapas dalam-dalam, menarik napas yang sangat dalam, kemudian hembuskan. Sebenarnya 9 Tahap Pernapasan Buddha sama dengan bernapas dalam-dalam, setiap hari Anda melatih bernapas dalam-dalam, saat ini prana Anda perlahan-lahan dibina, prana Avadhuti pun ada. Anda menggunakan prana ini bisa membuka nadi tengah. Oleh karena itu, 9 Tahap Pernapasan Buddha adalah sebuah metode yang sangat penting, menekuni Sadhana Tantra tidak bisa terlepas dari 9 Tahap Pernapasan Buddha.

[img]http://tbsn.org/indonesia/images/pictlib/picnews/20130922032809.jpg[/img]

Dulu, ketika saya mengajarkan Anda semua bersadhana, selalu mengajarkan MC mengucapkan, "Kita melatih 9 Tahap Pernapasan kemudian memasuki samadhi." Ada tidak? Dulu begitu. Sekarang, MC menghilangkan 9 Tahap Pernapasan Buddha! Dihentikan, langsung "memasuki samadhi". Baik! Bagaimana masuk? Karena Anda mesti fokus, Anda tahu melatih masuk dari luabng hidung kanan, keluar dari lubang hidung kiri, masuk dari lubang hidung kiri, keluar dari lubang hidung kanan, masuk dari kedua lubang hidung, keluar dari kedua lubang hidung", apa yang dilatih? Yaitu melatih memusatkan pikiran! Ada sembilan kali memusatkan pikiran, setelah pikiran Anda terfokus, Anda baru bisa memasuki samadhi! Memasuki samasdhi baru dapat menghasilkan kebijaksanaan, baru ada kebijaksanaan. Mengajari Anda semua melakukan 9 Tahap Pernapasan Buddha kemudian memasuki samadhi itu benar, harus lebih dulu melakukan 9 Tahap Pernapasan Buddha agar pikiran kita terfokus. Biasanya Anda adalah orang yang banyak khayalan, atau orang yang tidak menggunakan otak, sering berkhayal, guru sedang mengajar, pikiran Anda terbang entah ke mana, ada semacam penyakit, pikiran tidak mampu fokus, melatih 9 Tahap Pernapasan Buddha bisa menyembuhkan penyakit semacam ini, karena menjadi teacher sedang mengajari kita, Anda sama sekali tidak dapat memfokuskan pikiran mendengarkan apa kata guru, pikiran Anda sudah pindah ke tempat lain, Anda melatih 9 Tahap Pernapasan Buddha justru adalah awal melatih metode memfokuskan pikiran. Jika metode memfokuskan pikiran saja tidak mampu dilakukan dengan baik, mustahil menekuni sadhana dalam. Sadhana dalam pun tidak dapat ditekuni dengan baik! Sadhana dalam terutama melatih prana! Namun, Anda sama sekali tidak ada prana sejati (genki). Oleh karena itu, Sembilan Tahap Pernapasan Buddha sangat penting.

Istri menelepon suami, “Saya benar-benar sangat gembira, baru tadi saya mencoba gaun pengantin, tak disangka masih cocok di badan.” Suami berkata, “Tentu saja cocok di badan, saat kita menikah, kamu sudah hamil 9 bulan.” Saat menikah, sudah hamil 9 bulan,, ia tidak tahu ia sudah gemuk, tentu saja cocok di badan. Sesungguhnya, ketika kita sedang bersadhana, tanpa disadari prana sejati akan membesar, prana akan penuh, tadinya tubuh sangat lemah, justru Anda melatih 9 Tahap Pernapasan Buddha, menggunakan pernapasan penuh, semangat Anda menjadi sangat baik, prana Anda akan menguat. Penyakit apapun yang Anda derita, yang namanya penyakit adalah rintangan, hidung sakit, 9 Tahap Pernapasan Buddha tidak bisa dilakukan. Hidung tersumbat, mengeluarkan ingus, bagaimana melakukan 9 Tahap Pernapasan Buddha? Sebelah tangan Anda menekan di sini, sambil bernapas, gawat! Ingus keluar. Bagaimana ini? Hidung hujan, hidung sedang raining, sekalipun Anda tidak hembuskan, juga menetes ke bawah! Tenggorokan tidak sehat juga tidak boleh, tenggorokan tersumbat, melakukan 9 Tahap Pernapasan Buddha juga bisa melancarkan!Penekun Bradha Kumbha Prana tahu, menekuni Bradha Kumbha Prana, seketika diterjang, hidung tersumbat langsung lancar, setelah itu tertutup lagi; kemudian melakukan Prana Kumbha Prana, hidung tersumbat pun bisa lancar, bisa ada tanda-tanda demikian. Bradha Kumbha Prana lebih panas, Sembilan Tahap Pernapasan Buddha adalah metode melatih prana yang paling aman, sepenuhnya tidak ada efek samping. Namun, melatih Bradha Kumbha Prana bisa ada efek samping! Jika dilatih berlebihan, gusi akan memerah, membengkak, akan sakit gigi, mata akan memerah, hidung sangat panas, melatih terlalu gigih, kepala juga akan sakit, Bradha Kumbha Prana itu ada efek sampingnya. Sembilan Tahap Pernapasan Buddha sepenuhnya tidak ada efek samping, merupakan metode melatih prana yang sangat aman.

Wali Kelas Sekolah Menengah Atas memberikan pelajaran, tak disengaja membahas tentang arti nama, lalu berkata, “Nama setiap orang ada artinya, misalnya nama saya adalah Yong Sheng atau hidup abadi, artinya adalah daya hidup yang kuat.” Di bawah ada seorang murid menjelaskan, “Ada selapis arti lagi, selamanya tidak bisa bereinkarnasi.” Guru berkata Yong Sheng berarti hidup abadi, artinya adalah hidup yang kuat. Ada seorang murid lain menjawab, berkata pada guru, “Ada selapis arti lagi, selamanya tidak bisa bereinkarnasi”, nama pun ada efek samping. Kita tahu, nama itu sendiri ada artinya, namun, boleh dijelaskan secara terbalik. Seperti mobil saya dulu, saya mengendarai sebuah Benz berwarna hijau muda, nomor plat 546, orang lain berkata, “Nomor Anda ini, tamatlah tamatlah.” Saya berkata, “Apa yang tamat?” Ia berkata, “546, pelafalan mandarin adalah Saya Telah Mati.” Begitu saya dengar, aduh! Benar-benar tamat, mobil “saya telah mati”, jika saya kendarai, pasti akan terjadi kecelakaan lalu lintas. 546 juga berarti tidak ada masalah lagi. Di sini ada seruas jalan tol 520, Bahasa Mandarin berarti Aku Cinta Kamu, saya tidak dapat membuat nama lain, apakah kalian boleh memikirkannya? Presiden Taiwan, setiap kali menjabat presiden, pasti 520, tanggal 20 Mei. Oleh karena itu, kita ingat, di sini ada seruas jalan tol 520, yaitu 20 Mei. Masih ada arti khusus lagi? Diterjemahkan menjadi Bahasa Taiwan adalah “Tidak Cinta Kamu”, juga boleh! Pokoknya, apapun boleh menghasilkan semacam arti yang mendekati. Seperti hari ini kita japa mantra “Om A Hum. Bie Zha. Guru. Beima. Siddhi. Hum. Xie.” Pada saat ini, Amerika juga merupakan negara terbesar di dunia? Orang Amerika sering menggunakan kata “Xie”, mungkin karena ada hubungan dengan menjapa mantra ini, seharian sampai malam “Shit” (pelesetan dari Xie), bertemu hal yang tidak baik “shit” (pelesetan dari Xie), Amitabha pun senang, oleh karena itu menjadi negara terkuat di dunia.

Terus terang, kita melatih prana, lebih dulu melatih 9 Tahap Pernapasan Buddha, sama sekali tidak ada efek samping, karena bernapas penuh, bahkan Anda juga benar-benar melatih pernapasan penuh. Anda tahu, orang yang sering melatih pernapasan penuh, tubuh akan sangat sehat, Anda boleh menyingkirkan semua penyakit, karma penyakit disingkirkan, rintangan disingkirkan, kerisauan disingkirkan. Karena warna putih masuk, warna hitam keluar, yaitu metode terbaik untuk menyingkirkan karma hitam dan membersihkan tubuh dan hati Anda, juga bernapas penuh, apa ruginya? Anda boleh setiap hari melatih 9 Tahap Pernapasan Buddha, tubuh Anda akan sehat. Seingatku, saat bicara dengan Anda semua, saya mengucapkan satu kalimat, ada 3 syarat utama tidur, pertama, hati harus dikosongkan, semua pikiran dan kerisauan dibuang, tidak ada masalah lagi, maka hati pun kosong, selanjutnya, tubuh relax, tubuh Anda tidur dalam gaya paling relax, tidak ada gaya tidur tertentu. Ketahuilah, sebenarnya tidak ada gaya tidur tertentu yang lebih baik, ada yang tidur telentang, ada yang baring kemujuran; gaya tidur Buddha Sakyamuni, gaya jantung berada di atas; ada orang yang tidur tengkurap dengan posisi jantung berada di bawah, ada orang yang tidur tengkurap, ia mengatakan tengkurap lebih mudah tidur, sejak kecil tidur tengkurap, sejak baby tidur tengkurap, hingga sekarang setelah dewasa tetap tidur tengkurap. Ada gaya tidur yang lebih aneh lagi, apa yang mesti dilakukan agar ia bisa tidur? Setengah tubuh di atas tempat tidur, setengah tubuh di lantai, dengan demikian, ia baru bisa tidur. Ada seorang lagi yang lebih aneh lagi, ia adalah penulis besar, sepertinya Mark Twain atau Shakespeare, saya lupa, saat ia tidur, kedua kakinya harus ditaruh di dalam ember es, perlahan-lahan mendingin ke atas, ia pun tertidur, ia harus dingin baru bisa tidur, ada gaya tidur demikian. Namun, ada yang kesulitan tidur, seperti raja Perancis Charles ke-14, di dalam istananya ada 500 kamar, setiap hari ia mesti mencari sebuah tempat tidur yang bisa ia tiduri, ia baru bisa tertidur, hari ini tidak nyenyak tidur, secepatnya ganti kamar lain, ia harus mencari 500 karma, 500 tempat tidur, dicari tempat tidur itu baru dapat tertidur. Tidur itu sangat menderita, sebenarnya satu saja kuncinya, hati dikosongkan, masalah-masalah kecil dibuang ke tempat sampah, kerisauan Anda dibuang ke tempat sampah, rintangan, pikiran, khayalan dibuang semua ke tempat sampah, jangan dipikirkan lagi. Anda suka gaya apa, setiap orang mempunyai gaya tidur terbaik untuk dirinya sendiri, Anda pun membentuk gaya tersebut, tubuh relax. Selanjutnya, prana harus lancar, jika tenggorokan Anda tersumbat, batuk, Anda pun tidak bisa tidur; hidung tersumbat, Anda pun tidak bisa tidur, prana tentu harus lancar, Anda sering melatih 9 Tahap Pernapasan Buddha, prana pun lancar. Anda melakukan 9 Tahap Pernapasan Buddha kapan pun, pikiran difokuskan di atas 9 Tahap Pernapasan Busddha, kemudian usai melakukan 9 Tahap Pernapasan Buddha, Anda pun tertidur. Pikiran harus terfokus, yaitu menghilangkan banyak pikiran dengan satu pikiran. Di dalam Agama Buddha, kita ada Metode Samatha dan Vipasanna, apa yang dimaksud Samatha dan Vipasanna? Yang namanya Samatha adalah semua khayalan dibuang. Bagaimana jika tidak bisa dibuang? Hati masih berpikir, Anda pun melakukan 9 Tahap Pernapasan Buddha, itulah Vipasanna, visualisasi 9 Tahap Pernapasan Buddha.

[img]http://tbsn.org/indonesia/images/pictlib/picnews/20130922230823.jpg[/img]

Seperti yang biasanya kita katakan menghitung domba, seekor domba, dua ekor domba, tiga ekor domba, empat ekor domba, lima ekor domba, enam ekor domba,... terus  menghitung, hitung hingga akhirnya, Anda pun ketiduran, karena pikiran Anda difokuskan pada domba. Sembilan Tahap Pernapasan Buddha mengajari kita memfokuskan pikiran kita, difokuskan pada 9 kali pernapasan penuh, bermanfaat untuk tubuh kita. Kita harus menghirup, prana yang akan dihembuskan ditekan, kalau tidak mungkin hidung akan gatal. Anda melatih dengan baik 9 Tahap Pernapasan Buddha, tidak akan demam, menolak demam, prana akan lancar, kapan pun Anda bisa mengerahkan prana keluar, nanti seluruh tubuh Anda dipenuhi oleh prana Anda. Sembilan Tahap Pernapasan Buddha adalah cara paling dasar melatih prana, yang paling dasar dalam Sadhana Dzogchen, pertama adalah 9 Tahap Pernapasan Buddha.

Hidup memang adalah mimpi. Seorang pria berkata pada teman wanitanya, "Tadi malam saya bermimpi kamu, bangun pagi, celana dalam basah." Teman wanita dengan malu bertanya pada teman pria, "Apa yang Anda mimpikan?" Teman pria menjawab, "Bermimpi kamu tidak berdandan, saya ketakutan sampai terkencing-kencing." Seserius itukah? Jika orang yang beristri pun tahu, setiap pagi bangun tidur, begitu mata melihat ke samping, "Aduh! Raksasa!" Anda melihatnya adalah raksasa, begitu ia bangun, semangat sekali, sudah berdandan, bulu mata palsu, alis palsu, dioleskan perona pipi, memakai lipstik, memakai bedak, lalu memakai rambut palsu, wah! Benar-benar seorang wanita cantik. Keesokan pagi melihat, seluruh rambut telah beruban, mara wanita beruban! Menakutkan!

Apa yang Mahaguru katakan adalah nyata, 9 Langkah Pernapasan Buddha adalah sejati, Dharma yang sejati, seorang sadhaka mesti melatih setengah tahun hingga setahun. Selanjutnya, Anda tetapkann prana yang Anda hirup dan prana yang Anda hembuskan akan berubah menjadi pernapasan penuh, saat ini, tubuh Anda pun akan sehat, semua khayalan pun sirna, pikiran pun dapat terfokus, Anda juga dapat duduk bermeditasi, hati juga dapat tenang. Karena halus, pelan, panjang, halus akan terfokus, pernapasan Anda sangat halus maka akan terfokus; sangat pelan akan stabil. Panjang membuat pikiran Anda terfokus sepenuhnya, membayangkan prana masuk ke dalam nadi kanan Anda hinga nadi kiri Anda, kemudian hembuskan. Anda harus meredakan gelombang dalam hati Anda. Hari itu saya telah mengatakan, wanita harus perhatikan, jangan seperti stasiun meteorologi, saat cerah tiba-tiba turun hujan, jarak terlalu besar, pagi hari suasana hati sangat baik, sore mau menangis, tidak boleh seharian mempertunjukkan suasana hati Anda. Apa itu suasana hati? Senang (Mahaguru memperagakan), marah (Mahaguru memperagakan), sedih (Mahaguru memperagakan), bahagia (Mahaguru memperagakan), dalam sehari muncul 4 jenis wajah, pria tidak demikian, pria lebih mantap, namun, juga bisa mempertunjukkan suasana hati. Orang zaman sekarang temperamen, setiap kali begitu saya menyetir agak pelan, halus, pelan, panjang, mobil di belakang begitu melihat saya menyetir agak lambat, langsung membunyikan klakson, saya pikir harus menyetir agak cepat, atau pistolnya dikeluarkan, sangat bahaya, menyetir tidak boleh halus, pelan, panjang. Menyetir harus mantap, cukup menyetir berdasarkan kecepatan, harus mematuhi peraturan. Mahaguru sudah 32 tahun menyetir di Amerika Serikat, menyetir kurang lebih 40 tahun, belum pernah sekali pun ditilang. Saya benar-benar paling mematuhi peraturan. Mematuhi aturan, mematuhi hukum, sama halnya dengan kita sadhaka mematuhi Sila. 

Om Mani Padme Hum.

sumber : http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=29&csid=47&id=1611

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net
Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Daftar harga buku:

Buku-Buku HARE KRSNA (Hare Krishna):
No Judul Harga
1 Bhagavad-gita Besar 125.000
2 Bhagavad-gita Sedang 115.000
3 Bhagavad-gita Kecil 85.000
4 Srila Prabhupada 100.000
5 Srimad-Bhagavatam Skanda III Jilid 3 75.000
6 Second Chance (Kesempatan Kedua) 42.000
7 Kehidupan Berasal Dari Kehidupan 37.500
8 Kembali Lagi 32.000
9 Dialog Timur Barat 27.500
10 Jawaban Segala Pertanyaan 25.000
11 Sri Isopanisad 25.000
12 Pedoman Etika Vaisnava 25.000
13 Krishna dan Ayat-Ayat Suci Bhagavad-gita 23.500
14 Gita Mahatmya 22.000
15 Avatar 18.000
16 Ajaran Prahlada Maharaj 18.000
17 Krsna Sumber Kebahagiaan 10.000
18 Poster Susunan Alam Semesta 30.000
19 Srimad-Bhagavatam Skanda IV 80.000
20 Krsna Book (1 Set) 300.000
21 Krsna Book (@ 1 volume) 60.000
Buku-buku Media Hindu :
No Judul Harga
1 21 Butir Mutiara Terserak 30.000
2 Arti Menjadi Seorang Hindu Bagiku? 25.000
3 Astrologi Hindu 30.000
4 Atmabodha 40.000
5 Bagaimana Menjadi Hindu 25.000
6 Dialog Dengan Penghuni Sorga 30.000
7 Dialog Gandhi Dengan Misionaris 40.000
8 Hindu Agama Terbesar di Dunia 22.000
9 Hindu Agama Universal 22.000
10 Hindu Akan Ada Selamanya 40.000
11 Hindu Kami Datang Padamu 30.000
12 Jalan Menuju Tuhan 35.000
13 Kado Dari Dewata Agung 20.000
14 Kamu Adalah Tuhan 40.000
15 Pandangan Hidup Hindu 30.000
16 Pandangan Hindu Atas Kristen dan Islam 30.000
17 Pesan Abadi Veda 40.000
18 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 1 40.000
19 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 2 40.000
20 Peta Jalan Veda 40.000
21 Petunjuk Untuk Yang Ragu 30.000
22 Saya Beragama Hindu 22.000
23 Surga dan Neraka Tiga Agama 40.000
24 Semua Agama Tidak Sama 30.000
25 Spiritualitas Hindu Untuk Kehidupan Modern 28.000
26 Tuhan Upanisad Menyelamatkan Masa Depan Manusia 40.000
27 Upanishad Himalaya Jiwa 30.000
28 Veda dan Injil 40.000
Buku-buku Paramita :
No Judul Harga
1 101 Cerita Kakek 52.800
2 101 Cerita Nenek 39.600
3 108 Mutiara Weda 52.800
4 108 Renungan Suci 1 30.000
5 108 Renungan Suci 2 30.000
6 108 Renungan Suci 3 30.000
7 12 Kumpulan Dongeng Hindu 20.400
8 300 Masalah (Dahsyatnya Gayatri Mantra) 72.000
9 33 Hal Yang Mempengaruhi dan Merubah 20.400
10 Aab Jagat 14.400
11 Acara Agama Hindu 31.200
12 Acarya Sista : Guru dan Dosen yang Bijaksana 72.000
13 Adi Sankaracharya 24.000
14 Adiparwa Jaya Kuno dan Indonesia 76.800
15 Agama Hindu 20.400
16 Agama Hindu, dari, untuk dan oleh orang Muda 26.400
17 Agama Realitas atau Tahayul 16.800
18 Agama Tirta dan upakara 16.800
19 Agama Veda & Filsafat 28.800
20 Agem-agem Kepemangkuan 20.400
21 Agnihotra 24.000
22 Ahimsa Dharma dan Vegetarian 26.400
23 Ahimsa Dharma 33.600
24 Ajaran moral Dalam Bhagawadgita 30.000
25 Ajaran Weda Dalam Filosofi Hindu 26.400
26 Ajeg Bali, Ajegnya Bhagawadgita 19.200
27 Aksara Bali dalam Usada 52.800
28 Aku Anak Hindu 20.400
29 Aku Ingin Kebahagiaan 18.000
30 Alam Kehidupan Sesudah Mati 20.400
31 Alih Aksara Pangayam-ayam 13.200
32 Alur Sebuah Dialog Hati 20.400
33 Analisis Upacara Wana Kertih 37.200
34 Anandadayi Bersama Sai 56.400
35 Anda Calon sukses, Berkah Menantimu, Sambutlah 30.000
36 Aneka Rupa Gending Bali 24.000
37 Ang Ah lan Ah Ang 18.000
38 Anti kekerasan dan Anti Diskriminasi 22.800
39 Anugerah & Harta Karun Kehidupan 33.600
40 Apa yang terjadi pada Jiwa setelah Kematian 52.800
41 Argha Patra Pinandita 126.000
42 Argha Patra Praktis 22.800
43 Arthasastra 126.000
44 Arti & Fungsi Sarana Persembahyangan 30.000
45 Arti Mimpi 20.400
46 Asana, Pranayama, Mudra & Banda 99.600
47 Asta Kosala Kosali 26.400
48 Asta Kosala Kosali lan Astha Bhumi 26.400
49 Astavakra Samhita 36.000
50 Aswameda parva 44.400
51 Atharva Veda Samhita III 192.000
52 Atharwa Veda Samhita I 192.000
53 Atharwa Veda Samhita II 198.000
54 Atman Brahman Aikyam 24.000
55 Aturan Membangun Rumah Menurut Hindu 18.000
56 Awengi Ring Hotel Sentral 18.000
57 Awet Muda dan Panjang Umur dengan Ayur Weda 36.000
58 Ayur Veda Ilmu Pengobatan Tradisional India 33.600
59 Ayur Weda 49.200
60 Aywawera dan pemahamannya 18.000
61 Babad Arya 26.400
62 Babad Dalem Tarukan 37.200
63 Babad I Gusti Ngurah Telabah 20.400
64 Babad Ksatria Taman Bali 26.400
65 Babad Nusa Penida 20.400
66 Babad Nyuhaya 30.000
67 Babad Prasasti Dalem dan Pande 37.200
68 Babad Pulasari 16.800
69 Babad Raja Anglurah Panji Sakti 69.600
70 Babad Raja-Raja Bali 24.000
71 Babad Tangkas Kori Agung 20.400
72 Bacakan Banten Pati Urip 18.000
73 Bali Dalam Perspektif Sejarah dan Tradisi 102.000
74 Bali Shanti 1 46.800
75 Bali Shanti 2 39.600
76 Bali Shanti 3 36.000
77 Bali Shanti 4 39.600
78 Barong Landung 20.400
79 Bayu Agung 16.800
80 Bayuh Oton 16.800
81 Bebas dari Rasa Takut Menuju Keyakinan 10.800
82 Belajar Singkat Bahasa Hindi 26.400
83 Benarkah di Hindu ada Moksa? 42.000
84 Berang-Berang dan Srigala 13.200
85 Berbakti pada Leluhur, Upacara Pitra Yadnya 26.400
86 Berbagai Jalan Meditasi 24.000
87 Berbisnis menurut Agama Hindu 50.400
88 Berjalan Pada Jejak-jejak Vedanta 24.000
89 Berkorban/Yadnya adalah Kesenanganku 9.600
90 Berfikir Benar Dasar Mencapai Kebahagiaan 16.800
91 Berpolitik Menurut Hindu 57.600
92 Bhagavad Gita 105.600
93 Bhagavata Purana tentang Neraka 13.200
94 Bhagavata untuk Anak-anak 20.400
95 Bhagawad Gita (Nyanyian Tuhan) 73.200
96 Bhagawad Gita (Pancama Weda) 51.600
97 Bhagawad Gita Inggris Indonesia 96.000
98 Bhagavadgita Menurut Mahatma Gandhi 30.000
99 Bhagawadgita Teks Bahasa Bali 84.000
100 Bhakti & Kesehatan 32.400
101 Bhakti Yoga 19.200
102 Bhama Kretih 21.600
103 Bharata Yudha & Pandawa Seda (Komik) 182.400
104 Bharata Yudha (Komik) 117.600
105 Bhegawan Agastya Prana 13.200
106 Bhisma Parwa 66.000
107 Bibliografi Literatur Hindu 21.600
108 Bolong & Gilik 13.200
109 Brahma Astra 16.800
110 Brahma Sutra 96.000
111 Brahma vidya Teologi Alam Semesta 73.200
112 Brahman 33.600
113 Buddha 13.200
114 Buku Harian Intisari Pedoman Hidup 45.600
115 Buku Mewarnai Dewa Dewi 26.400
116 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas I 19.200
117 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas II 19.200
118 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas III 19.200
119 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IV 21.600
120 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas V 21.600
121 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VI 21.600
122 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VII 27.600
123 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VIII 30.000
124 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IX 32.400
125 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas X 34.800
126 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XI 34.800
127 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XII 37.200
128 Buku Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 37.200
129 Bunga Rampai Babad dan Rerajahan Kajang di Bali 26.400
130 Calon Arang 30.000
131 Cahaya Kebajikan Ganesa 92.400
132 Cahaya Kekuatan Batin dan Kebijaksanaan 24.000
133 Cahaya Sai Rama 10.800
134 Cakepan Alit Lontar Jajimatan 13.200
135 Cakepan Alit Pengasih-asih Leak Manusa lan Dewa 12.000
136 Cakepan Alit Puja Weda Mantra 44.400
137 Canakya Nitisastra 42.000
138 Cara Jitu Cepat Kaya dan Tenang 13.200
139 Cara Praktis Untuk Memahami Agama Hindu 50.400
140 Caru 16.800
141 Caru Eka Sata 13.200
142 Catur & Sad Paramita 26.400
143 Catur Guru Bhakti 34.800
144 Catur Marga 56.400
145 Catur Purusartha 37.200
146 Catur Veda 462.000
147 Ceng Blonk Dalang Inovatif 61.200
148 Cerdas Spiritual Melalui Bhagavadgita 20.400
149 Cerita Anekdot dalam Kehidupan 26.400
150 Cerita Rakyat Bali 19.200
151 Citra Wanita dalam Kekawin Ramayana 25.200
152 Curahan Air Keabadian (Amrita Varshini) 16.800
153 Curahan Belas Kasih (Anugraha Vaharshini) 21.600
154 Dahsyatnya Gayatri Mantra 33.600
155 Dainika Upasana 22.800
156 Daksina Menhadirkan kekuatan Lingga Yoni 16.800
157 Dalem Keling Wamsakarta Ksatrya Taman Bali 24.000
158 Dalem Tarukan 13.200
159 Dampak Puasa 26.400
160 Dana Punia dan Penebusan Dosa 24.000
161 Dasaksara, Saiva Siddhanta & Kanda Pat 18.000
162 Dasa Awatara 24.000
163 Dasar-Dasar Budi Pekerti 21.600
164 Dasar-Dasar Psikologi Agama 37.200
165 Dasar Filsafat Agama-Agama 33.600
166 Dasar-dasar Filsafat 26.400
167 Dasar-dasar Kepemangkuan 66.000
168 Dasar-dasar Kesulinggihan 88.800
169 Dasar-dasar Astrologi Hindu 73.200
170 Daun Yang Berkisah 24.000
171 Deva Siva 26.400
172 Devi Savitri 13.200
173 Dewa & Doa 20.400
174 Dewa Dewi Hindu 21.600
175 Dewa Ganesha 18.000
176 Dhammapada 31.200
177 Dharma Caruban 13.200
178 Dharma Bandhu 37.200
179 Dharma Jalan Menuju Kebahagiaan dan Moksa 52.800
180 Dharma Pemacul 13.200
181 Dharma Sewanam (Indahnya Melayani Sesama) 33.600
182 Dharma, Tapa dan Yoga 13.200
183 Dharmagita 37.200
184 Dharmatula 38.400
185 Dharmayana Leluhur Kepurwa Bumi 37.200
186 Dharmayatra ke Pura Semeru Agung 26.400
187 Dialog Ajeg Bali Perspektif Pengalaman … 48.000
188 Dialog Spiritual 32.400
189 Dialog Spiritual II 33.600
190 Diksa, Pintu menapaki Jalan Rohani 50.400
191 Disiplin dan Sadhana Spiritual 24.000
192 Djegeg Bagus 36.000
193 Doa Harian Untuk Bhagavan 20.400
194 Doa Sehari-hari Keluarga dan Masyarakat Hindu 19.200
195 Doa Untuk Anak Hindu 19.200
196 Doa Sehari-hari Menurut Hindu 12.000
197 Doa-doa Penting Dalam Atharva Veda 24.000
198 Dosa Menurut Hindu 26.400
199 Dua Warisan Leluhur memberantas Kemelaratan 19.200
200 Dudonan Karya Mamungkah 16.800
201 Dunia Adalah Papan Catur 90.000
202 Eksistensi & Efektifitas istem banjar Suka Duka 48.000
203 Energi Aura 27.600
204 Ensiklopedi Hindu 240.000
205 Ensiklopedia Pura I 240.000
206 Ensiklopedia Pura II 240.000
207 Ensiklopedia Pura III 240.000
208 Esensi Bunyi Gamelan 48.000
209 Esensi Falsafah Jawa 30.000
210 Esensi Uang Kepeng Dalam Ritual Hindu 21.600
211 Etika Hindu 24.000
212 Etika Pendidikan Agama Hindu 13.200
213 Etika Susila Untuk Pelayanan Umat Manusia 13.200
214 Evaluasi Pendidikan 33.600
215 Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma 26.400
216 Filosofi Simbol Hindu 39.600
217 Filsafat 108 Sang Hyang Kala di zaman Kali 72.000
218 Filsafat Desa Adat Bali 66.000
219 Filsafat Hindu Nawa Darsana 48.000
220 Filsafat Ilmu 26.400
221 Filsafat Ilmu: Bagaimana & Untuk Apa Ilmu pengetahuan 129.600
222 Filsafat Manusia dalam Perspektif Hindu 34.800
223 Filsafat Pancasila Dalam Perspektif Hindu 46.800
224 Filsafat Pendidikan 48.000
225 Filsafat Pendidikan Agama Hindu 36.000
226 Filsafat Saiva Siddhanta 32.400
227 Filsafat Seni Sakral dalam Kebudayaan Bali 24.000
228 Filsafat Timur 26.400
229 Filsafat Toleransi Beragama di Indonesia 54.000
230 Filsafat Wayang dalam Panca Yadnya 20.400
231 Fungsi dan Membuat Tipat 22.800
232 Gaguritan Panrestyan Watu Gunung 6.000
233 Gaguritan Parikesit Pralaya 14.400
234 Gaguritan Pralayaning Panca Kumara 6.000
235 Gaguritan Watugangga 6.000
236 Galungan Naramangsa 31.200
237 Gandhi dalam Dialog Hindu Kristen 26.400
238 Gandhi dan Masyarakat Tanpa Kekerasan 37.200
239 Ganesa 26.400
240 Gayatri Sadhana 33.600
241 Gede Ombak Gede Angin 26.400
242 Gegitan Kembang Rampe Dharmayana Pariksa 13.200
243 Gegitan Kembang Rampe I 13.200
244 Gegitan Kembang Rampe II 13.200
245 Gegitan Kembang Rampe III 13.200
246 Geguritan Aji Pelayon 13.200
247 Geguritan Begawan Bisma 34.800
248 Geguritan Galungan 13.200
249 Geguritan Ganda Wirasa 36.000
250 Geguritan Goa Giri Putri 16.800
251 Geguritan Jnana Siddhi 13.200
252 Geguritan Kaki Manuh Cakepan I 24.000
253 Geguritan Kaki Manuh Cakepan II 21.600
254 Geguritan Kebo Tarunantaka 19.200
255 Geguritan Ken Arok - Ken Dedes 16.800
256 Geguritan Kreta Langu 13.200
257 Geguritan Marga Sunya 13.200
258 Geguritan Pawiwahan 20.400
259 Geguritan Pengantar Agama Hindu 24.000
260 Geguritan Sandhyakalaning Majapahit 20.400
261 Geguritan Savasana 20.400
262 Geguritan Sima Kertaning Bumi 20.400
263 Geguritan Siwaratri 14.400
264 Geguritan Siwa Latri Kalpa 13.200
265 Geguritan Sucita Subudi 57.600
266 Geguritan Sutasoma I 20.400
267 Gerhana Prahara 60.000
268 Gita Bhakti 13.200
269 Gita Itihasa Dewi Sita Mesatya 6.000
270 Grhasta Asrama 66.000
271 Gunung Menyan Segara Madu 33.600
272 Hanuman 13.200
273 Hari Raya dan Kekawin Siwaratri Kalpa 39.600
274 Hari Raya Anggara Kasih 13.200
275 Hari Raya & Puasa dalam Agama Hindu 36.000
276 Hari Raya Hindu Bali & India 16.800
277 Hidup dengan Para Resi Himalaya 82.800
278 Hidup Ini Seperti Petir 26.400
279 Hidup Ini Seperti Piknik 21.600
280 Hidup Rukun Menurut Hindu 20.400
281 Hidup Sehat dengan Akupresur 33.600
282 Hindu Agama Universal 39.600
283 Hindu Dharma 184.800
284 Hindu untuk Masyarakat Umum 31.200
285 Hinduisme sebuah Pengantar 36.000
286 Hita Upadesa 60.000
287 Horoskop Barat India Bali Jawa Cina dan Kalender 1901-2100 118.800
288 Horti Basa Bali 21.600
289 Hubungan Pura Agung Blambangan 13.200
290 Hukum Adat 16.800
291 Hukum Evolusi Roh 16.800
292 Hukum Hindu Serta Perkembangannya 33.600
293 Hukum Karma 26.400
294 Hukum Karma dan Cara Menghadapi 24.000
295 Hyang Pitara 24.000
296 I Balian Putus 16.800
297 Ibu Durga 19.200
298 Ibu Gangga (Ma Gangga) 19.200
299 Ilmu Hanuman 19.200
300 Ilmu Pengetahuan & Spiritual 51.600
301 Ilmu Pengetahuan eksakta Hindu kuno 43.200
302 Impian dan Kenyataan 38.400
303 Indahnya Lika Liku spiritual 45.600
304 Indik Wewangunan 76.800
305 Instrospeksi Diri 31.200
306 Intisari Ajaran Hindu 51.600
307 Intisari Ajaran Saiva Sidhanta 13.200
308 Intisari Bhagawadgita 66.000
309 Intisari Sejarah Linguistik 33.600
310 Intisari Upanishad 24.000
311 Intisari Veda (HC) 60.000
312 Intisari Veda (SC) 52.800
313 Intisari Yajna Dalam Ajaran Hindu 26.400
314 Isa Upanisad 13.200
315 Itihasa 156.000
316 Jaga Satru 18.000
317 Japa Yoga 37.200
318 Jawaban atas Pertanyaan 19.200
319 Jejak-jejak Sadhu 16.800
320 Jenis-jenis Tebasan 16.800
321 Kaedah Beryadnya 38.400
322 Kaedah Beryadnya II 28.800
323 Kajeng kliwon 20.400
324 Kakawin Nitisastra 78.000
325 Kakawin Ramayana Jilid I 73.200
326 Kakawin Ramayana Jilid II 72.000
327 Kakawin Ramayana Jilid III 120.000
328 Kala Badeg 21.600
329 Kala Tattwa 13.200
330 Kalender 200 Tahun 66.000
331 Kalender 2200 Tahun (Tahun 1 s/d 2200 Masehi) 188.400
332 Kama Bang Kama Putih 26.400
333 Kamasutra dari Watsyayana 56.400
334 Kamus Bahasa Bali 165.600
335 Kamus Nama-nama Sanskerta Indonesia 82.800
336 Kamus Saku 30.000
337 Kamus Sanskerta - Indonesia 74.400
338 Kamus Umum Buddha Dharma 88.800
339 Kanda Empat (Bhuta, Dewa, Lare, Sari) 24.000
340 Kanda Empat Bhuta 19.200
341 Kanda Empat Dewa 22.800
342 Kanda Empat Rare 19.200
343 Kanda Empat Sari Sakti Tanpa Guru 16.800
344 Kanda Empat Tanpa Sastra 26.400
345 Kanda Pat Catur Sanak 16.800
346 Kanda Pat Madu Muka 16.800
347 Kanda Pat Pamurtian 16.800
348 Kanda Pat Pengaradan 16.800
349 Kanda Pat Prasanak 16.800
350 Kanda Pat Rare 16.800
351 Kanda Pat Sari 16.800
352 Kanda Sanga 19.200
353 Kanda Sanga Tanpa Sastra 13.200
354 Karma Yoga 15.000
355 Karmaphala 56.400
356 Kata-kata Mutiara Renungan Harian 33.600
357 Katuturaning Barong Swari Lan Dalang 13.200
358 Kearifan Lokal Sain Asli Bali 26.400
359 Kebahagiaan Di balik Tantangan dan Penderitaan 21.600
360 Kebahagiaan Kunci Meraih Kesuksesan 32.400
361 Kebangkitan seorang Hindu 36.000
362 Kebenaran Sejarah Agama Hindu 180.000
363 Keberuntungan Anda Tahun 2007 21.600
364 Keberuntungan Anda Tahun 2008 21.600
365 Kedamaian di tengah-tengah Prahara 26.400
366 Kedudukan Pemangku dalam Beryadnya 22.800
367 Kedudukan Perempuan Hindu 36.000
368 Kejayaan Ganesa 46.800
369 Kekuatan Dewa Agni dan Dewa Indra 13.200
370 Kekuatan Yadnya 33.600
371 Kemah Sadhana 28.800
372 Kemahaesaan Tuhan Dalam Veda 19.200
373 Kemuliaan Sai paduka 21.600
374 Ken Arok, Ken Dedes, leluhur Raja-raja Majapahit 13.200
375 Kenali Dirimu 33.600
376 Kepemimpinan (Leadership) dalam Agama Hindu 13.200
377 Kepemimpinan Hindu 13.200
378 Kepemimpinan Hindu Astra Brata 24.000
379 Kepemimpinan Hindu dalam Lontar Wrati Sesana 26.400
380 Keprotokolan & MC 26.400
381 Kerangka Dasar Agama Hindu 26.400
382 Kesaktian & Keampuhan Mantra Gayatri 10.800
383 Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu 26.400
384 Kesehatan & Meditasi Matahari Terbit 52.800
385 Kesehatan dan Spiritual 46.800
386 Kesempurnaan Diri 10.800
387 Kasuksmaning Pelinggih Ring Pamerajan 30.000
388 Kesusastraan Bali 24.000
389 Ketuhanan Bali 16.800
390 Keutamaan Manusia & Pendidikan Budi Pekerti 66.000
391 Kewangen 16.800
392 Khrisna Bhakti 10.800
393 Kiat Praktis Belajar di Perguruan Tinggi 18.000
394 Kiat-kiat Praktis meraih kerja 13.200
395 Kidung Bhajan Mala 74.400
396 Kidung Jerum Kundangdya 16.800
397 Kidung Lungsir Petak 10.800
398 Kidung Panca Yadnya 22.800
399 Kidung Suci 45.600
400 Kidung Suci Kirtanam 10.800
401 Kidung Tantri 24.000
402 Kidung Tantri Manduka Wyakarana 60.000
403 Kidung yadnya 10.800
404 Kisah Singkat Kehidupan Svami Vivekananda 20.400
405 Kisah-kisah Mengagumkan Para Dewa Hindu 20.400
406 Kitab Aji Sngkya 1947 18.000
407 Komodifikasi Tari Barong 50.400
408 Konsentrasi dan Meditasi 60.000
409 Konsep & Praktik Agama Hindu di Bali 132.000
410 Konsep Filosofi Hindu 13.200
411 Konsep Kesuksesan Umat Hindu 43.200
412 Konsep panca Sradha 46.800
413 Konsep Sraddha 50.400
414 Konsepsi Monotheisme Dalam Agama Hindu 18.000
415 Kosmologi Hindu 82.800
416 Krsna 13.200
417 Kumpulan Cerita Pendek Keagamaan Hindu 26.400
418 Kumpulan Dharma Wacana Profesional 26.400
419 Kumpulan Karya Pilihan tentang Sadhana 31.200
420 Kumpulan Kisah Bhakti Para Bhakta 30.000
421 Kumpulan Lagu-lagu Arathi 13.200
422 Kumpulan Ringkasan Lontar 21.600
423 Kunang-kunang Anarung Sasi 33.600
424 Kunci Kekayaan meneropong Managemen 24.000
425 Kundalini I 37.200
426 Kundalini Yoga 36.000
427 Kusumadewa 21.600
428 Langkah-langkah Emas 44.400
429 Langkah-langkah Kecil Meningkatkan Kadar Religiusitas 30.000
430 Lava dan Kusa 16.800
431 Laya Yoga 21.600
432 Leak Mayoga Dikala Purnama 21.600
433 Leak Ngamah Leak 43.200
434 Leak Sari Rahasia Kesaktian Mpu Peradah 16.800
435 Lebu Guntur 10.800
436 Legenda Gong Belaluan 31.200
437 Leluhur Orang Bali 24.000
438 Lentera Spiritual 3 43.200
439 Lima Nilai Kemanusiaan 16.800
440 Lontar Jajimatan 13.200
441 Lontar Kuranta Bolong 13.200
442 Lontar Pengejukan Leak 12.000
443 Macan Raden 16.800
444 Maha Dahsyat Gayatri Mantra Menepis Badai 60.000
445 Maha Sakti Gayatri Mantra 66.000
446 Maha Sidhi Gayatri Mantra 50.400
447 Mahabharata 163.200
448 Mahabharata A (Komik) 60.000
449 Mahabharata B (Komik) 60.000
450 Mahabharata C (komik) 60.000
451 Mahabharata D (Komik) 60.000
452 Mahabharata Jilid Lengkap (Komik) 225.600
453 Mahagotra Arya Tri Sanak 16.800
454 Mahanarayana Upanisad 48.000
455 Maharsi Vyasa 13.200
456 Maitri Upanisad 24.000
457 Makanan Satvik & Kesehatan 21.600
458 Makanan Satvik & Kesehatan 26.400
459 Makna Filosofis Upacara & Upakara 16.800
460 Makna Hari Raya Hindu 37.200
461 Makna Upacara Yadnya I 60.000
462 Makna Upacara Yadnya II 60.000
463 Manawa Dharmasastra 148.800
464 Mandukya Upanisad 74.400
465 Manggala Upacara 33.600
466 Mantra dan Belajar Memantra 48.000
467 Mantra Gayatri (Sabda Brahma, Ibu dari Veda) 10.800
468 Mantra, Inisiasi, Meditasi & Yoga 21.600
469 Mantra, Tantra dan Mujizat 10.800
470 Manusia dan Uang 10.800
471 Manusia Perspektif Teologi Universal 28.800
472 Mari Belajar Bahasa Sansekerta 1 36.000
473 Masakan Bali 20.400
474 Matematika dalam Qur'an & Veda 44.400
475 Matematika Veda 76.800
476 Matsya Avatara 12.000
477 Mau Apa Dengan Hidup 22.800
478 Meditasi 20.400
479 Meditasi Kesempurnaan Manusia 50.400
480 Meditasi Adyatmika 31.200
481 Meditasi Bio Energi Ratu Bagus 97.200
482 Meditasi Buddhis 25.200
483 Meditasi Cahaya 19.200
484 Meditasi Jiwa Premana 2 33.600
485 Meditasi Jiwa Premana 1 31.200
486 Meditasi Pada Kesempurnaan Manusia 51.600
487 Meditasi Pada Om 24.000
488 Meditasi Satya Sai 36.000
489 Meditasi Yoga Tradisi Himalaya 16.800
490 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (HC) 92.400
491 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (SC) 84.000
492 Majejahitan dan Metanding Edisi II 84.000
493 Melalui Kematian Kita Lahir Kembali 31.200
494 Melenyapkan Kebimbangan Umat 31.200
495 Memahami Agama Lewat Fenomena Sains 20.400
496 Memahami Catur Marga 31.200
497 Memahami Konsep Siwa Budha di Bali 34.800
498 Memahami Perbedaan Catur Varna, Kasta dan Wangsa 43.200
499 Membaca Orang 13.200
500 Membaca Wajah 18.000
501 Membangun Masyarakat Berkualitas 21.600
502 Membangun Pura di Pulau Jawa 16.800
503 Membangun Rumah Tangga Sukinah 36.000
504 Membedah Kasus Konversi Agama 79.200
505 Membentuk Kepribadian Anak dalam Kandungan 22.800
506 Membentuk Siswa Berkarakter Mulia 46.800
507 Memberi Makna Sebuah Kehidupan 24.000
508 Membina Anak-anak 74.400
509 Membina Keluarga Sejahtera 19.200
510 Memekarkan Nuansa Spiritual 20.400
511 Memelihara Janin Dalam Kandungan 48.000
512 Menantang Arus Menegakkan Kesejatian Dharma 37.200
513 Mencegah Stress Bersama Hindu 20.400
514 Mendayagunakan EQ dan SQ melalui Psikologi Hindu 33.600
515 Mendidik Anak Suputra 10.800
516 Menembus Kegelapan 50.400
517 Menggali Nilai Etika Dalam Cerita Purana 25.200
518 Mengangkat Nilai-nilai agama 19.200
519 Mengapa Bali disebut Bali 48.000
520 Mengapa Berdana 21.600
521 Mengapa Membaca Reg Veda 19.200
522 Mengapa? Tradisi dan Upacara Hindu 37.200
523 Mengapa Saya Memilih Vegetarian 25.200
524 Mengasuh Anak Menurut Bhagawan 9.600
525 Mengelola Perpustakaan Secara Efektif dan Efisien 19.200
526 Mengenal Agama-agama 60.000
527 Mengenal Barong dan Rangda 16.800
528 Menggapai Kedamaian Sejati 19.200
529 Menguak Misteri Pementasan Barong dan Rangda 26.400
530 Mengurai benang Kusut Simpul-simpul Dharma Wacana 20.400
531 Meningkatkan Kesadaran Diri Sejati Atman 31.200
532 Meningkatkan Profit Perusahaan 19.200
533 Menjadi Orang Tua Mulia dan Berguna 16.800
534 Menjadi Pemangku Siapa Takut? 18.000
535 Menjadi Pemimpin Efektif 18.000
536 Menjangan Sakaluang 39.600
537 Menyayangi Alam, wujud Bhakti pada Tuhan 34.800
538 Menyelam dalam Lautan Ramayana 9.600
539 Menyembah Simbol Merupakan Realisasi Brahman 20.400
540 Menyingkap Rahasia Siva di Bumi 19.200
541 Menyingkap Rahasia Yoga 19.200
542 Merawat Diri Untuk Menjaga Kesucian Lahir Batin 37.200
543 Merealisasi Moksa 13.200
544 Merkantilisme Pengetahuan Dalam Bidang Pendidikan 69.600
545 Merta Matemahan Wisia 26.400
546 Metode Penelitian Kwalitatif dalam Ilmu Agama 13.200
547 Misi & Visi Guru Spiritual 21.600
548 Misi & Visi Illahi 31.200
549 Mlaspas & Ngenteg Linggih 16.800
550 Moksa Brahman Atman Aikyam 33.600
551 Moksa Universalitas dan Pluralitas Bhagawadgita 19.200
552 Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharmah 26.400
553 Mukjizat Sai Baba 37.200
554 Mukjizat Tirtha 16.800
555 Mulat Sarira 13.200
556 Mutiara Dharma 26.400
557 Mutiara Hindu dalam Budaya Bali 48.000
558 Mutiara Hindu Sebagai Bahan 26.400
559 Namah Sivaya Santaya 60.000
560 Negarakertagama & Pararaton 34.800
561 Nama-nama Sesayut 24.000
562 Namasmarana 13.200
563 Narada Bhakti Sutra 45.600
564 Naskah Kelabang Sebit 25.200
565 Nawa Darsana : 9 Sitem Filsafat Hindu 37.200
566 Nawa Dharsana 52.800
567 Nawa Sangga Tirthayatra 37.200
568 Nawa Usadha Bali 82.800
569 Ngaben 33.600
570 Ngaben Khusus Pranawa 13.200
571 Ngaben Ngelanus 37.200
572 Ngaben Sarat 20.400
573 Ngaben Sederhana 16.800
574 Ngalinggihang Dewa Hyang 13.200
575 Nganteb Piodalan Alit lan Sesana Pemangku 16.800
576 Ngereh Ritual, Supranatural, Tradisional 19.200
577 Ngulati Dewasa lan Wariga 24.000
578 Nguntul Tanah Nulengek Langit 16.800
579 Nilai Filosofis Penjor 31.200
580 Niti Sastra 26.400
581 Nyepi Berlandaskan Kitab Suci Veda 19.200
582 Ogoh-ogoh 18.000
583 OM Sairam 10.800
584 Orag Bali di Himalaya 26.400
585 Padang Tuh 18.000
586 Paindikan Maturan Penyabranan 13.200
587 Palmistri Hindu 16.800
588 Panca Datu (edisi Revisi) 36.000
589 Panca Sraddha 39.600
590 Panca Tantra 31.200
591 Pancaran Bhagavata 30.000
592 Pancaran Dharma 21.600
593 Pancaran Kasih Tuhan 21.600
594 Pancaran Kebijaksanaan (Jnana Wahini) 18.000
595 Pancaran Kedamaian 24.000
596 Pancaran Kedamaian 36.000
597 Pancaran Penerangan 20.400
598 Pandangan Gender Pada Smerti 22.800
599 Pandawa Seda 60.000
600 Panduan Guru Mengajar Pendidikan Agama Hindu 39.600
601 Panduan Singkat Dharma Wacana 13.200
602 Pangastawa Istha Dewata 16.800
603 Pangastawa Pitra Yadnya 19.200
604 Panggilan Veda 57.600
605 Panrestyan Pandawa Korawa 12.000
606 Para Guru Spiritual India Abad ke Dua Puluh 60.000
607 Para Guru Spiritual India Abad ke Sembilan Belas 60.000
608 Parasara Dharmasastra 43.200
609 Parisada Hindu Dharma dengan Konsolidasinya 56.400
610 Paritta Suci 18.000
611 Parwati 13.200
612 Patanjali Raja Yoga 60.000
613 Pawintenan Saraswati 10.800
614 Pedoman Pinandita 66.000
615 Pecalang 26.400
616 Pedoman Altar, Bhajan, Meditasi Sai Study 21.600
617 Pedoman Calon Pinandita dan Dharmaning Sulinggih 16.800
618 Pedoman Hidup Untuk Meraih Kebahagiaan 26.400
619 Pedoman Memimpin Upacara Yadnya 22.800
620 Pedoman Memimpin Upacara Dewa Yadnya 26.400
621 Pedoman Penyelenggaraan Pesraman 13.200
622 Pedoman Sembahyang Umat Hindu 22.800
623 Pejati dan Suci 24.000
624 Pelajaran Bahasa Sansekerta 97.200
625 Pelajaran Bahasa Sanskerta Tahap 1 18.000
626 Pelangi Dharma 15.600
627 Pelestarian Lingkungan dalam Agama Hindu 43.200
628 Pemangku Juga Manusia 13.200
629 Pembentukan Karakter Bangsa 24.000
630 Pemikiran Hindu 88.800
631 Pendidikan Agama Hindu di Perguruan Tinggi 36.000
632 Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 31.200
633 Peng. Agama Hindu III Veda 16.800
634 Pengalaman Spiritual Bersama Guru Jilid 1 62.400
635 Pengantar Acara Agama Hindu 21.600
636 Pengantar Beberatan Pemangku 39.600
637 Pengantar Dasar Kepemimpinan Kuna Nusantara 46.800
638 Pengantar Etika dan Moralitas Hindu 51.600
639 Pengantar Filsafat Hindu 32.400
640 Pengantar Hukum Hindu 36.000
641 Pengantar Kitab Itihasa 19.200
642 Pengantar Managemen Bernuansa Hindu 32.400
643 Pengantar Tantra Sebagai Jalan Menuju Kegelapan 26.400
644 Pengaruh Budhi 26.400
645 Pengarusutamaan Gender Menurut Agama Hindu 12.000
646 Pengenalan Dasar Sanskerta 16.800
647 Pengetahuan & Pengendalian Prana 26.400
648 Pengorbanan Sang Arjuna 16.800
649 Peranan Linguistik dalam Analisis Bahasa Puisi 22.800
650 Perempuan dan Kepemimpinan Tranformasional 30.000
651 Percik Pemikiran Padepokan Maruti Suta 39.600
652 Perjalanan Sang Jiwa 60.000
653 Perkawinan dan Kehidupan Keluarga 13.200
654 Perkawinan yang Ideal 21.600
655 Perkawinan Magelar Warang 16.800
656 Perlindungan Hukum Terhadap Wisatawan 26.400
657 Permata & Batu-batu Mulia 46.800
658 Persepsi Umat Hindu Tehadap Svarga Neraka 103.200
659 Pesan Langit dan Bumi 18.000
660 Pesan-pesan upanisad 18.000
661 Pesucian dan Penyapa 13.200
662 Peternakan Berwawasan Kebudayaan dan Agama Hindu 24.000
663 Petunjuk Teknis Dharma Wacana 19.200
664 Petunjuk Teknis Perkawinan Hindu 13.200
665 Pikiran misteri & penaklukkannya 82.800
666 Pinandita Sangging 10.800
667 Pindah Agama, Mengapa? 24.000
668 Pitra Pakerti 16.800
669 Pitra Puja Ngaben lan Nyekah 37.200
670 Pokok-pokok Wariga 36.000
671 Pokok-pokok Ajaran Hindu 66.000
672 Pola Pikir Wawasan kebangsaan 33.600
673 Prana Suci Kundalini 16.800
674 Pranawa OM 31.200
675 Prasasti dan Bade Pande 30.000
676 Pratima Bukan Berhala 31.200
677 Prawerti dan Niwerti Marga 26.400
678 Prema Yoga 30.000
679 Primbon Dewata Seri Mitologi Tanaman, Binatang dan Mahluk 26.400
680 Primbon Dewata Seri Seluk Beluk Tentang Mimpi 66.000
681 Profesi Jaksa 24.000
682 Proses Kremasi & Esensi Perjalanan Atman Menuju Moksa 37.200
683 Proses Penciptaan Alam Semesta 26.400
684 Proses Terbentuknya Bayi Dalam kandungan 13.200
685 Puasa/Brata Ekadasi Mahatmya 21.600
686 Puisi Modre Samar Gantang 18.000
687 Puja Pali-pali 13.200
688 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah 10.800
689 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah, Kidung Pancayadnya 19.200
690 Puja Walaka 22.800
691 Pujastawa 10.800
692 Punarbawa 37.200
693 Pupulan Carita Cutet Bali Anyar 28.800
694 Pupulan Pidarta Basa Bali 13.200
695 Pura Besakih 52.800
696 Purana Agni 24.000
697 Purana Bhagavata 26.400
698 Purana Bhavisya 24.000
699 Purana Brahma 21.600
700 Purana Brahmanda 24.000
701 Purana Brahmavaivarta 24.000
702 Purana Garuda 24.000
703 Purana Kurma 24.000
704 Purana Linga 19.200
705 Purana Markandeya 31.200
706 Purana Matsya 24.000
707 Purana Narada 24.000
708 Purana Padma 21.600
709 Purana Siva 24.000
710 Purana Skanda 24.000
711 Purana Vamana 24.000
712 Purana Varaha 24.000
713 Purana Vayu 24.000
714 Purana Vishnu 24.000
715 Purana, Sumber Ajaran Komprehensip 72.000
716 Purnama Tilem 19.200
717 Putra Sesana 13.200
718 Putra-putra Siva 30.000
719 Putru Pasaji 10.800
720 Rahasia Om 39.600
721 Rahasia Pemujaan Sakti Durgha Bhairavi 21.600
722 Rahasia Pikiran 26.400
723 Rahasia Surga di Telapak Kaki Ibu 30.000
724 Rahasia Tantra, Yantra, Mantra 51.600
725 Ramalan Joyoboyo, Ronggowarsito, Sabdopalon 37.200
726 Ramalan Nasib 66.000
727 Ramayana 163.200
728 Rangkuman Widhi Sastra 60.000
729 Rare Angon 31.200
730 Rare Angon dan Catur Yajnya 39.600
731 Reformasi Agama Hindu 44.400
732 Reformasi ke Arah kemajuan yang Sempurna 45.600
733 Reinkarnasi, Hidup Tak Pernah Mati 26.400
734 Rendah Hati, Bahagia dan Bijak 10.800
735 Renungan Filsafat Hindu 27.600
736 Renungan Filsafat Hindu II 36.000
737 Renungan Jnana Buddha Siwa 37.200
738 Rerajahan (Fungsi dan Manfaatnya) 49.200
739 Rerajahan lan Pengatawa Caru 13.200
740 Rg Veda Samhita Mandala I, II, III 205.200
741 Rg Veda Samhita Mandala IV, V, VI, VII 188.400
742 Rg Veda Samhita Mandala VIII, IX, X 264.000
743 Ritual ke Spiritual 30.000
744 Ritual Veda Homa Tattwa Jnana 19.200
745 Roga Sanghara Bumi 22.800
746 Runtuhnya Kemuliaan Manusia 20.400
747 Sabda Satya Sai I 37.200
748 Sabda Satya Sai IV 56.400
749 Sabda Satya Sai V 51.600
750 Sadhana (Disiplin Spiritual) 42.000
751 Sanskrit - English Dictionary 510.000
752 Sai Humor 24.000
753 Sai Meditasi 19.200
754 Sai Miracle 34.800
755 Sai Prasanti Bhajan 37.200
756 Saitri 24.000
757 Saiva Siddhanta 16.800
758 Salinan Lontar Aswameda Parwa lan Adi Parwa 22.800
759 Salinan Lontar Bhama Kretih 24.000
760 Salinan Lontar Kusumadewa, Wrati Siwa Sasana, Wariga Gemmeht 52.800
761 Salinan Lontar Siddhimantra Tattwa 50.400
762 Salinan Lontar Taru Premana 12.000
763 Sama Veda Samhita 140.400
764 Samhita Vacana Agama Hindu 60.000
765 Samsara Perjalanan Sang Jiwa 37.200
766 Sandhya dan Agnihotra 18.000
767 Sanggah Kemulan 16.800
768 Sangging Tata Pati Undagi 46.800
769 Sanghyang Buda Kecapi 24.000
770 Sankrit - English Dictionary 495.600
771 Sarasamuccaya 51.600
772 Sarasamuccaya Smerti Nusantara 52.800
773 Sareng Mapauruk Aksara Bali 16.800
774 Sarining Vrespatikalpa 24.000
775 Sarjana yang Bodoh 10.800
776 Sarva Gita Sarah (SC) 60.000
777 Sarva Gita Sarah (HC) 66.000
778 Satya Dharsan 21.600
779 Saya Bangga Beragama Hindu 45.600
780 Seha Puja Pinandita Catur yajna 26.400
781 Sejarah dan Babad Keloping 31.200
782 Sejarah Kerajaan Blambangan 99.600
783 Sejarah mahagotra Tirta Harum 48.000
784 Sejarah Pangeran Bendesa Manik Mas 20.400
785 Sejarah Perjalanan Danghyang Nirartha 1453 - 1520 46.800
786 Sejarah Perkembangan Agama Hindu 24.000
787 Sekilas Metode Tentang Dharma Wacana 33.600
788 Sembahyang Menurut Hindu 31.200
789 Senyum 79.200
790 Serial Walian Sakti Meditasi Kesehatan Jiwa Premana I 31.200
791 Seri 1 Arsitektur Tradisional Bali : Filosofi Konsep dan Aplikasi 54.000
792 Seribu Nama Siwa 36.000
793 Seribu Nama Wisnu 32.400
794 Seribu Nama Wisnu, Mantra dan Arti 32.400
795 Sesayut Lan Tebasan 13.200
796 Setapak Sirih Sejuta Pesan 10.800
797 Sihir Bali 24.000
798 Sikap Vedanta Terhadap Agama 50.400
799 Siksa dan Jnana 36.000
800 Sila dan Vinaya 38.400
801 Sipta Durmanggala 18.000
802 Sira Nika Tyang 32.400
803 Sistem Filsafat Hindu Lengkap 60.000
804 Sistem Kawin Lari Adat Tradisi Lombok 32.400
805 Sistem Pendidikan Agama Hindu 36.000
806 Sisya Sesana 21.600
807 Sisya Sista 60.000
808 Siva 13.200
809 Siva Purana 36.000
810 Siva Purana Vol. I 103.200
811 Siva Purana Vol. II 132.000
812 Siva Purana Vol. III 120.000
813 Siva Sakti Svarupa 16.800
814 Siva Samhita 31.200
815 Siwa Siddhanta Tattva dan Filsafat 60.000
816 Sivaratri 26.400
817 Siwa Kalisa 13.200
818 Siwa, Sadasiwa dan Paramasiwa (Siwaratri) 20.400
819 Siwaratri 26.400
820 Siwaratri di Era Modern 26.400
821 Slokantara (Cover Biasa) 66.000
822 Slokantara (Cover Lux) 60.000
823 Soca Mautama 16.800
824 Sorandaka 37.200
825 Sraddha dan Bhakti 24.000
826 Spiritualitas Transformasi ke Dalam dan Ke Luar Diri 37.200
827 Sraddha dan Bhakti 24.000
828 Sri Guru Phitam 30.000
829 Sri Krisna Lila 13.200
830 Sri Rama 13.200
831 Sri Upanisad 48.000
832 Srimad Bhagavatam 169.200
833 Stop Pembohongan, Pembodohan & Penistaan 26.400
834 Studi Banding Antar Agama 33.600
835 Stuti & Stava 148.800
836 Suara Bathin, Inner Voice 26.400
837 Subak Konsep Pertanian Religius 43.200
838 Subha Asubhakarma 30.000
839 Sukinah (Membangun Rumah Tangga) 33.600
840 Suksmaning Banten 31.200
841 Suluh Hidup Lentera Kecil 13.200
842 Suluh Hidup Lentera Kecil 2 26.400
843 Sumber Hukum Hindu 27.600
844 Sundarigama 22.800
845 Sungai Gangga, Mandira dan Pura 26.400
846 Surya Namaskara 33.600
847 Surya Sevana 66.000
848 Susastra Hindu 24.000
849 Sutasoma Pangeran Rembulan 21.600
850 Svami Sivananda Penebar Cinta Kebajikan 51.600
851 Svarga Rohanika Parva 13.200
852 Svami Vivekananda : Untaian Indah Pemikiran dan Wejangan 18.000
853 Tadah Kala 19.200
854 Tantra dan Sex 10.800
855 Tantra yoga 16.800
856 Tantri Kamandaka (Nandhaka Harana) 50.400
857 Tanya jawab Ajaran Hindu I (Prasnottara Vahini) 16.800
858 Tanya jawab Ajaran Hindu II (Upadesa Merta) 32.400
859 Tanya Jawab Hindu bagi Pemula 64.800
860 Tanya jawab tentang Bhagavatam purana 13.200
861 Tanya Jawab Tentang kehidupan Illahi 13.200
862 Tanya Jawab tentang Ramayana 10.800
863 Tat Twam Asi 30.000
864 Tata Cara Ritual dan Tradisi Hindu 96.000
865 Tata Cara Sembahyang & Pengertiannya 16.800
866 Tata Letak Tanah & Bangunan 19.200
867 Tata Susila Hindu 20.400
868 Tata Titi dan Tutur Kamoksan di Bali 37.200
869 Tatanan Upacara Ngenteg Linggih 13.200
870 Tatanan Upakara lan Upacara Manusa yadnya 24.000
871 Tataning tetanding Banten Sesayut 26.400
872 Tattwa 33.600
873 Tattwa Hindu Bagi Pandita & Pemangku 21.600
874 Tattwa Jnana 19.200
875 Tentang Hidup dan Kehidupan 22.800
876 Tenung Pewacakan Rare 43.200
877 Teologi & Simbol Dalam Agama 88.800
878 Teologi Hindu, Tema, Wacana dan Struktur 126.000
879 Teologi Sanatana Dharma 132.000
880 Teologi Sosial 86.400
881 Teologi, Filsafat, Etika dan Ritual dalam Susastra Hindu 24.000
882 Teori Organisasi 60.000
883 Terangnya Sinar Atma Jnanam 33.600
884 Terapi Laut 37.200
885 Tetandingan Lan Sorohan Bebanten 26.400
886 Teologi Hindu 16.800
887 Tinjauan Tabuh Rah dan Judi 13.200
888 TirTirta Yatra ke Nusa Penida 13.200
889 Thirta Yatra Perjalanan ke tempat-tempat Suci 66.000
890 Tokoh-tokoh cerdik dalam Cerita Rakyat 26.400
891 Tradisi Bali dan Lombok 31.200
892 Transformasi Kebudayaan Bali Menuju Abad XXI 50.400
893 Transformasi Pertanian 46.800
894 Tri Hita Karana (Kajian, Theologi, sosiologi, ekologi) 36.000
895 Tri Hita Karana Ekologi Ajaran Hindu 37.200
896 Tri Hita Karana Menurut Konsep Hindu 45.600
897 Tri Hita Karana & World Peace : Bali Hinduism Philosophy 43.200
898 Tri Kaya Parisuda 31.200
899 Tri Murti 34.800
900 Tri Rna 30.000
901 Trisandhya, Sembahyang & Berdoa 26.400
902 Tuhan Menciptakan Alam Semesta dan Manusia 32.400
903 Tuhan Siva dan Pemujaannya 51.600
904 Tuhan Sudah Mati? Untuk apa Sembahyang 97.200
905 Tujuan Pengembaraan kehidupan manusia 21.600
906 Tumpek Wariga 19.200
907 Tuntunan Indik Padewasan 16.800
908 Tuntunan Nganteb Upaka (Dewa Yadnya) 16.800
909 Tuntunan Praktis Dharma Wacana 43.200
910 Tuntunan Praktis Upacara Memandikan Mayat 16.800
911 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 16.800
912 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 2 16.800
913 Tutur Aji Saraswati 13.200
914 Tutur Bhagavan Agastyaprana 13.200
915 Tutur Bhuwana Kosa 37.200
916 Tutur Gong Besi (budha) 13.200
917 Tutur Gong Besi (sudira) 16.800
918 Tutur Lebur gangsa 16.800
919 Tutur Rare Angon 13.200
920 Tutur Usada 36.000
921 Ukuran Keris Utama 19.200
922 Ulap-ulap dan Rerajahan 33.600
923 Ulap-ulap Sruti Aksara Bali 16.800
924 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 28.800
925 Upacara Bayi dalam kandungan 16.800
926 Upacara Mapreteka Layon 24.000
927 Upacara Malebur Sarwa Prateka 57.600
928 Upacara Mlaspas Karang 54.000
929 Upacara Mulang Pakelem di Danau Segara Anakan 32.400
930 Upacara Nyenuk 26.400
931 Upacara Nyiramang Layon 13.200
932 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
933 Upacara Madiksa 24.000
934 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
935 Upacara Pemujaan Durga Mahesasura 24.000
936 Upacara Piodalan Alit di Sanggah 26.400
937 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 30.000
938 Upacara Yadnya Seri I (Melangkah ke persiapan) 26.400
939 Upacara Yadnya Seri II Bahan & Bentuk Sesajen 30.000
940 Upacara Yadnya Seri III Dewa Yadnya 24.000
941 Upacara Yadnya Seri IV Manusa Yadnya 26.400
942 Upacara Yadnya Seri V Pitra Yadnya 24.000
943 Upacara Yadnya Seri VI Bhuta Yadnya 21.600
944 Upacara Yadnya Jilid Lengkap 145.200
945 Upadesa 21.600
946 Upanisad-Upanisad Utama 162.000
947 Upawasa, Tapa dan Brata Berdasarkan Agama Hindu 30.000
948 Usada Bali Agung 66.000
949 Usada Bali Seri Menguak Dahsyatnya Khasiat Ramuan 84.000
950 Vana Parwa 36.000
951 Variasi Bahasa Kedudukan dan Peran Sai Baba 22.800
952 Vastusastra dalam Cinta & Romantika 16.800
953 Veda Abad 21 Vol. 1 73.200
954 Veda Abad 21 Vol. 2 86.400
955 Veda Sabda Suci 152.400
956 Veda Yang Agung Sumber Semua Dharma 52.800
957 Vedanta 66.000
958 Vedanta Merangkul Semua Agama 57.600
959 Vegetarianisme 13.200
960 Vijnana Bhairawa atau Kesadaran Tuhan 43.200
961 Visnu 13.200
962 Vrespati Tattwa 16.800
963 Vyakarana, Tata Bahasa Sanskerta 51.600
964 Wacana Dharma 13.200
965 Wacana Harian Sai Baba 42.000
966 Wacana Mutiara 26.400
967 Wacana Sai untuk Sadhaka 13.200
968 Wacana Spiritual 16.800
969 Wanita 13.200
970 Wanita Mulia Istana Dewa 39.600
971 Wariga Dewasa Praktis 30.000
972 Wariga Krimping 36.000
973 Warnaning sesayut lan caru 30.000
974 Weda Wakya III 66.000
975 Weda Wakya IV 72.000
976 Weda Wakya V 72.000
977 Wedaparikrama HC 66.000
978 Wejangan Filosofis dan Keagamaan Swami Vivekananda 39.600
979 Wejangan Sai Baba tentang Kepemimpinan 48.000
980 Wiku Sesana 92.400
981 Wiwaha Perkawinan 18.000
982 Wong Agung Wilis 33.600
983 Wrehaspati Tattwa 18.000
984 Wrespati Tattwa Sebgai Filsafat 34.800
985 Yadnya Sesa 16.800
986 Yajur Veda 36.000
987 Yajur Veda Samhita 177.600
988 Yaksa Prasna 21.600
989 Yama Niyama Brata 19.200
990 Yoga Kundalini 37.200
991 Yoga Suara Sekar Alit 13.200
992 Yowana 33.600