Senin, 14 September 2015

Sadhana Dzogchen Tidak Perlu Altar Mandala, Diri Sendiri adalah Altar Mandala Pancadhyani Buddha dan Para Yidam


Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet, tamu agung kita hari ini adalah akuntan TBF Sdri. Teresa, penasihat hukum TBF Pengacara Jennifer Chow dan putra, produser acara Gei Ni Dian Shang Xin Deng CTI Sdri. Xu Ya-qi, dr. Zhou Heng, dr. Zhuang Jun-yao, dan banyak umat yang datang dari jauh untuk mengikuti upacara, mari kita tepuk tangan untuk diri kita sendiri. Apa kabar! Apa kabar semua! (Mandarin) Apa kabar! Apa kabar semua! (Bahasa Kanton)
  

Ceramah Ke-27 Sadhana 9 Tingkat Dzogchen oleh Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu pada Homa Simhamukha Dakini tanggal 15 September 2013  di Rainbow Temple

 
Pertama-tama kita sembah puja pada guru silsilah, Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah puja pada Triratna mandala, sembah puja pada yidam homa Simhamukha Dakini (Senge Dongma).

Lebih dulu memperkenalkan homa minggu depan, hari minggu depan adalah tanggal 22 September, pukul 3 sore, yidam homa adalah Kalacakra. Kalacakra telah banyak diulas, Ia dihormati oleh keempat aliran Tantra, karena Ia juga sangat mulia. Kita semua tahu penekunan Kalacakra, juga banyak yang menerima abhiseka Kalacakra. Sekarang di dunia ini tidak ada seberapa orang membabarkan Kalacakra, sebagian besar adalah Rinpoche agung, sedangkan di dalam lingkup Orang Tionghua, saya tidak tahu apakah hanya saya seorang saja, mungkin ada orang lain, saya tidak tahu.

yidam homa kita hari ini adalah Simhamukha Dakini, yidam ini adalah salah satu dari 3 Dharmapala agung dalam Aliran Nyingmapa, disebut Senge Dongma atau Simhamukha Dakini. Selain itu, masih ada Ekajati Bhagawati (Asungma), satu lagi adalah Rahula, sedangkan Simhamukha Dakini berada dalam urutan pertama. Simhamukha Dakini tidak hanya merupakan Dharmapala agung pertama dalam Aliran Nyingmapa, Ia hampir merupakan Dakini terbesar. Asal-muasal-Nya juga adalah Prajnaparamita Bhagawati, Dharmakaya-Nya adalah Prajnaparamita Bhagawati, Sambhogakaya adalah Dorje Palmo Vajra Vahari, Nirmanakaya adalah Simhamukha Dakini. Saat Padmasambhava bertarung ilmu dengan 500 Tirthika, Simhamukha Dakini pernah membantu Padmasambhava, Simhamukha Dakini turun mengajarkan Padmasambhava sebuah Mantra Pembalik Simhamukha Dakini. Begitu Padmasambhava menjapa Mantra Pembalik Simhamukha Dakini, semua guna-guna yang dikirim oleh para Tirthika dikembalikan kepada mereka, mereka pun berubah menjadi menerima akibat dari perbuatan sendiri. Mereka mengguna-guna, sebaliknya melukai diri sendiri; tidak mengguna-guna masih tidak mengapa, begitu mengguna-guna, malah balik melukai diri sendiri, inilah Mantra Pembalik, mantra orang lain dibalikkan seketika. Mantra Pembalik ini sangat hebat, seketika 500 Tirthika binasa semua, Padmasambhava dapat memusnahkan 500 Tirthika karena Simhamukha Dakini. Minggu lalu saya telah memperkenalkan Simhamukha Dakini, namun, tidak menjelaskan betapa mulia diri-Nya, hari ini baru menjelaskan kemuliaan-Nya. Di dunia ini, apa hewan yang paling ganas? Yaitu singa! Singa paling ganas, kita sering bercerita sebuah lelucon, mengapa warga pribumi Afrika selalu mendapatkan juara pertama dalam lomba lari maraon? Karena mereka semenjak kecil sering dikejar singa, sehingga berlari sangat cepat, singa sangat ganas juga berlari sangat cepat. Saya juga pernah menceritakan sebuah lelucon, ada seseorang pamit dengan istri untuk pergi berburu harimau di Afrika. Sebenarnya, Afrika sama sekali tidak ada harimau, Afrika hanya ada singa. Kita tahu, jika kalian berkata pada istri, "Saya berburu harimau ke Afrika", tidak ada! Afrika tidak ada harimau, Afrika hanya ada singa, singa itu paling ganas.

Oleh karena itu, yidam yang satu ini menjelma menjadi Simhamukha Dakini, artinya Ia sendiri adalah Dakini yang paling ganas, juga Dharmapala yang paling ganas, jika berhasil menekuni yidam yang satu ini, tidak ada orang berani mengguna-guna Anda. Ada orang seharian sampai malam berkata, "Saya mungkin diguna-guna orang" "saya mungkin dimantrai orang", "saya mungkin dijebak orang", asalkan Anda japa Mantra Pembalik yidam ini, guna-guna apapun tidak ada lagi. Kelak, jika kalian diguna-guna, jangan memohon pada saya, kalian lekas menjadi donatur utama yidam ini, menerima abhiseka yidam yang satu ini, menjalin jodoh karma dengan yidam ini. Orang lain memantrai Anda apapun, Anda japa sebentar Mantra Pembalik, orang itu pun habis. Orang itu mengguna-guna, supaya kedua kaki Anda pincang, Anda japa sebentar Mantra Pembalik, ia langsung jatuh dari tempat tidur, ia pun pincang. Hebat sekali, tangan-Nya ada dua simbal, apa itu simbal? Yaitu gembrengan yang kita sebut semasa kanak-kanak, Anda kurung musuh di dalam simbal, mainkan beberapa kali, telinganya pun menjadi tuli, mainkan lagi beberapa kali, ketujuh lubang pun mengeluarkan darah, Ia memiliki kekuatan dahsyat semacam itu. Oleh karena itu, disebut dakini yang paling galak. Mudra Simhamukha Dakini lebih dulu rangkap dalam, ibu jari, jari tengah, dan jari kelingking ditegakkan. Mudra rangkap dalam, ibu jari, jari tengah, dan jari kelingking, seperti sebuah wajah singa, inilah mudra-Nya. Mantra-Nya, "A Jia Sa Ma. La Za Sa Da. La Sa Ma La Ya. Pei." Mantra pembalik-Nya, dulu saya pernah menjelaskan bagaimana menjapa mantra-Nya, dulu saya agak keliru, yang tahu akan tahu, yang tidak tahu tetap tidak tahu. Karena, itu harus ditransmisikan secara rahasia. Mantra Pembalik ini tergolong Mantra Pembalik yang ditransmisikan secara rahasia, bahkan Mantra Pembalik terlalu hebat, asalkan Anda menjapa Mantra Pembalik ini dengan sangat keras di tepi danau, Raja Naga di dalam danau pun akan mati. Oleh kerana itu, mantra mantra ini jangan di tepi air, jangan di tepi danau, jangan di tepi laut, jangan japa mantra ini, dengan kata lain, Anda japa mantra Simhamukha Dakini, paling baik adalah menjapa dalam hati, jangan menjapa dengan mengeluarkan suara, atau japa dengan suara kecil; menjapa agak keras saja bisa melukai, bisa melukai makhluk lain. Ada mantra, ada wujud-Nya, ada mudra, maka menjadi sadhana penekunan Yidam Simhamukha Dakini, TBF sudah ada Sadhana Penjapaan Yidam Simhamukha Dakini. Singa itu paling ganas, roh siluman apapun melihat singa juga kabur, hewan apapun melihat Simhamukha Dakini juga kabur, Ia adalah sesosok Dakini yang paling ganas, mudra-Nya adalah Mudra Raja Singa Pasti Menang, mudra raja singa yang pasti menang. Saya hanya pernah mendengar Wu Song memukul harimau, tidak pernah mendengar Wu Song memukul singa, oleh karena itu, singa masih lebih hebat daripada harimau. Inilah perkenalan Simhamukha Dakini.

Hari ini kita mengulas Sadhana Dzogchen. Saat kita menekuni Sadhana Yidam apapun, kita harus menata altar mandala, seperti di rumah kita ada altar mandala; menekuni Sadhana Dzogchen, asalkan Anda menekuni melihat cahaya, atau saat memahami hati dan menyaksikan Buddhata, sebenarnya tidak perlu altar mandala; menekuni Trekcho maupun Togal, tidak perlu altar mandala. Boleh dikatakan, di dalam Tantra, hampir semua sadhana membutuhkan altar mandala; namun, Anda menekuni Sadhana Dzogchen, menekuni Trekcho, menekuni Togal, Anda tidak perlu altar mandala. Mengapa tidak perlu altar mandala? Karena tubuh Anda sendiri adalah altar mandala. Oleh karena itu, tidak butuh altar mandala. Jika Anda menekuni Sadhana Dzogchen, benar-benar butuh altar mandala, Anda pun gantung thanka pohon sarana Aliran Nyingmapa, yaitu Padmasambhava di tengah, di atas adalah guru silsilah Sadhana Dzogchen, Buddha Sakyamuni di depan, 16 Arahat, 500 Arahat di sekeliling, di sebelah kanan dikepalai oleh Bodhisattva Manjushri, di sebelah kiri dikepalai oleh Sariputra, di belakang terdapat seluruh kitab Sutra Dzogchen, di bawah ada semua Dharmapala dan Daka/Dakini. Anda gantung thanka pohon sarana atau altar mandala Dzogchen, di tengah adalah Padmasambhava, pohon sarana Aliran Nyingmapa, itulah sebuah altar mandala Dzogchen. Namun, jika Anda tidak perlu menggunakan altar mandala, juga boleh. Keistimewaan Sadhana Dzogchen adalah, Anda tidak perlu mempersiapkan altar mandala, karena Anda sendiri adalah altar mandala, karena tubuh Anda sendiri adalah altar mandala, sadhaka sendiri adalah altar mandala, ada kekuatan semacam itu. Jangan salah, kadang-kadang keliru juga. Cerita sebuah lelucon keliru. Suami, istri tidur di atas ranjang, suami bersin, menyembur wajah istrinya, wajah istrinya penuh dengan bersin. Istri berkata, "Jika ada kondisi semacam ini, katakan dari awal." Tak lama kemudian, suami berkata, "Siap-siap!" Istri menerima pemberitahuan, ia buru-buru sembunyi di dalam selimut, alhasil suami malah buang angin. Bukan dibuang dari atas, tetapi dibuang dari bawah, ini adalah dua jalan. Di dalam Sadhana Dzogchen tidak perlu altar mandala, karena tubuh Anda adalah altar mandala. Bagaimana menata altar mandala? Cakra kening ada Vairocana, cakra tenggorokan Anda ada Amitabha, cakra hati Anda ada Akshobya Buddha, cakra pusar Anda ada Ratnasambhava Buddha, cakra kemaluan Anda ada Amoghasiddhi Buddha, kelima Buddha ini ada pada tubuh Anda, dan masih banyak yidam lainnya, seluruh tubuh Anda penuh dengan yidam, tubuh Anda adalah altar mandala. Mau melakukan persembahan apa? Anda makan adalah persembahan, makan nasi (Bahasa Indonesia), makan nasi (Bahasa Kanton), makan nasi (Bahasa Taiwan), makan nasi (Mandarin), breakfast, lunch, dinner (Bahasa Inggris: sarapan, makan siang, makan malam), bedtime snacks / meal (Bahasa Inggris: cemilan), semua adalah persembahan, Anda mempersembahkan tubuh Anda sendiri sama dengan mempersembahkan kepada seluruh Buddha Bodhisattva. Oleh karena itu, sebenarnya Sadhana Dzogchen juga tidak melakukan persembahan apapun.

Sadhana Dzogchen ada 3 postur melatih melihat cahaya, satu adalah postur singa (duduk gajah), postur gajah; jongkok, tangan ditaruh seperti ini (Mahaguru memperagakan siku menyentuh tanah menopang pipi), postur gajah; satu adalah postur singa, kedua telapak kaki saling menyatu menjadi sebuah segitiga, kedua tangan ditahan di atas tahan, atau ditahan di atas tempat duduk, seperti duduk seekor singa; postur duduk singa aalah kedua tangan ditaruh seperti ini, kedua kaki saling menyatu, itulah duduk singa; satu lagi adalah duduk dewa, dewa duduk seperti pengemis, dewa juga pengemis. Mengapa dewa adalah pengemis? Karena, dewa boleh duduk dalam postur apapun, yaitu mirip Mudra Enam Tungku Milarepa, namun, cukup kedua kaki menyatu ditempel di depan dada, kedua tangan memeluk kedua lutut ditempel di depan dada, ini disebut duduk dewa. Anda gunakan ketiga jenis cara duduk untuk melihat cahaya. Di masa yang akan datang, saya akan mengajari Anda semua, cahaya yang Anda lihat tergantung postur duduk Anda, menggunakan postur duduk tertentu untuk melihat cahaya tertentu. Karena, diri sendiri adalah altar mandala, oleh karena itu, sama sekali tidak ada altar mandala. Anda melihat cahaya masih perlu altar mandala apa lagi? Tidak perlu! Tadi malam, Mahaguru di Ling Shen Ching Tze Temple mengatakan, Mahaguru melihat cahaya, meihat sampai akhirnya, masih melihat cahaya apa lagi? Masih menonton film. Apa yang dimaksud menonton film? Bukankah Anda mau beli tiket menonton film di bioskop? No! Bukan! Saya melihat apa yang sedang dilakukan siswa itu? Saya pun berbaring di atas ranjang, selimut cukup menyelimuti sampai sini, mata dipejamkan, pikiran Anda diputar ke gelombang siswa itu, langsung muncul sebuah layar di depan mata, Anda pun bisa melihat apa yang sedang dilakukan siswa itu, kemudian melihat apa yang sedang dilakukannya. Selanjutnya, saya tidak melakukan metode ini lagi. Mengapa? Melihat terlalu banyak berita buruk, saya merasa tidak baik seperti ini. Mengapa? Mempengaruhi saya sendiri. Saya malam mau tidur, mau melihat siswa-siswa kesayangan saya, tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan? Alhasil, begitu mata melihat, ah! Muncul layar, ternyata ia sedang melakukan hal itu, oh Tuhan! Teriak histeris! Saya pun tidak bisa tidur. Selalu insomnia seperti ini juga tidak benar! Sekalian tidak melihat, saya berkata pada semua Buddha Bodhisattva, Kalian jangan mempertontonkan film pada saya, membiarkan saya menonton film, saya rasa tidak baik. Saya berkata tidak perlu lagi, saya tidak perlu menonton lagi. Pokoknya satu kata "Mata tidak melihat adalah bersih", mata Anda tidak melihat, semua orang adalah bersih, semua adalah Buddha Bodhisattva; mata Anda telah melihat, ternyata sangat yak (Bahasa Inggris: jijik). Biasanya di depan saya, ia tidak melakukan apa-apa, begitu pulang, kentut sembarangan, kentut tanpa henti, kemudian, tangan mengorek lubang hidung. Bahkan ada sebagian orang bangun pagi sangat menakutkan! Citra itu sangat menakutkan! Wah! Pagi-pagi sehabis batuk, saat datang, seluruh wajah seperti ini (Mahaguru memperagakan). Aneh, saat tidak ada orang, ia mati-matian seperti ini. Wah! Masih ada citra yang lebih menakutkan lagi, membuat Anda tidak habis menghitung, tidak habis melihat, begitu melihat menjadi insomnia. Buat apa melihat? Lebih baik tidak melihat. Kadang-kadang, saya juga bisa membaca berita, melihat cahaya bisa membaca berita. Tadi malam telah saya katakan, Ia memperlihatkan surat kabar pada saya, ada berita penting apa, surat kabar lebih dulu diperlihatkan pada saya. Ada beberapa judul utama lebih dulu diperlihatkan pada saya, Anda mau membaca tulisan kecil, juga bisa melihat tulisan kecil, mata dipejamkan, melihat tulisan timbul, apapun muncul -- membaca berita. Dulu, saya bisa melihat, sekarang, saya berkata pada Mereka, "Saya tidak mau lagi, selalu memperlihatkan saya berita buruk, berita baik Anda tidak lapor, khusus melaporkan berita buruk untuk diperlihatkan pada saya, setelah saya membacanya, saya pun sedih, timbul kerisauan. Mata tidak melihat adalah bersih, kalian jangan memberitahu saya, kalau sudah waktunya baru dipikirkan." Lebih baik tidak melihat, lebih baik tidak mendengar, lebih baik tidak bicara, kerisauan apapun tidak ada. Mata telah melihat, telinga telah mendengar, mulut telah bicara, apapun tidak bersih lagi. Mengapa harus diketahui di muka? Menjadi seorang pencerah sejati sudah cukup, Anda mencapai pencerahan sejati, Anda jangan melihat masa depan Anda, juga jangan melihat masa lalu orang lain, juga tidak melihat masa depan orang lain, cukup melihat yang sekarang, cukup pencerahan sejati. Sungguh, jika Anda memiliki mata ketiga, mata keempat, mata kelima, mata keenam, mata ketujuh, seluruh tubuh adalah mata juga belum tentu baik. Namun, jika Anda melatih diri Anda sendiri, jangan melihat yang di luar, itu boleh; Anda melihat yang di luar, pasti bukan hal baik. Anda memiliki kemampuan membaca pikiran orang lain, berjalan-jalan bertemu seseorang, Anda langsung tahu di dalam hatinya sedang memaki Anda, dari penampilan ia tertawa-tawa! (Mahaguru memperagakan) Sebenarnya, hatinya sedang memaki Anda! Ia memaki Anda, mengapa Anda harus tahu? Anda lebih baik tidak tahu, malah nyaman! Anda mendengarnya memaki Anda, Anda malah tidak nyaman! Apa baiknya membaca pikiran orang lain? Sesungguhnya tidak baik, mengetahui hati setiap orang, mengetahui hati sebagian orang, itu baik untuk Anda. Anda tahu orang di dunia ini, tidak ada seberapa orang baik terhadap Anda, yang jahat terhadap Anda justru banyak, baik terhadap Anda sangat sedikit, Anda hidup di dalam penderitaan. Oleh karena itu, apa baiknya membaca pikiran orang lain? Apa manfaat dari daya gaib? Sedikit manfaat pun tidak ada. Anda cukup memahami diri sendiri, mengurus diri sendiri, menaklukkan diri sendiri. Oleh karena itu, biarlah 5 racun dari keserakahan, kemarahan, kebodohan, keraguan, dan kesombongan Anda sendiri berubah menjadi 5 jenis prajna, 5 jenis kebijaksanaan. Menekuni Sadhana Dzogchen dengan sendirinya bisa mengubah kelima racun, menjadi hal yang baik.

Baru saja, saat saya sedang melakukan persembahan, ada persembahan wijen hitam, saya mengambil wijen hitam, visualisasi banyak wijen hitam, kemudian visualisasi menjadi api, membakar wijen hitam, dengan kata lain, mengikis semua karma buruk Anda; semua karma buruk turun-temurun pada tubuh Anda dikikis. Persembahan kita juga ada wijen putih, apa kegunaan wijen putih? Yaitu membuat karma baik kita dapat meningkat, semua kebajikan yang dilakukan. Madu? Apa kegunaan madu? Yaitu semua kepahitan di dunia ini diubah menjadi manis, pahit menjadi manis. Ada lagi mempersembahkan bubuk cendana, bubuk cendana untuk memperagung Buddhaloka, membuat Buddhaloka menjadi agung. Ada lagi mempersembahkan benih, apa kegunaan benih? Benih adalah membuat tingkat pencapaian Anda meningkat. Karena Anda mempersembahkan benih, sehingga tingkat pencapaian Anda pun meningkat, tadinya Anda tingkat lima, menjadi tingkat tujuh, tingkat delapan, tingkat sembilan, disebut tingkat pencapaian meningkat. Mempersembahkan apa lagi? Daun teh. Mempersembahkan daun teh adalah meningkatkan bekal kita, yaitu air, daun teh mewakili air, meningkatkan kekayaan kita, bahkan meningkatkan bekal kita, agar bekal kita tercukupi, itulah mempersembahkan daun teh. Apa lagi? Mempersembahkan minyak, supaya masa depan Anda terang tak terbatas, di dalam hati ada terang, keserakahan, kemarahan, kebodohan, keraguan, dan kesombongan, semua disingkirkan. Kita mempersembahkan barang-barang tersebut sebaliknya mengubah 5 racun menjadi 5 macam kebijaksanaan, di dalam hati kita ada terang, Anda pun tidak curiga, tidak ada keraguan. Anda ada keraguan artinya di dalam hati Anda masih ada kegelapan. Anda mempersembahkan pelita adalah supaya hati Anda terbuka, terang tanpa batas. Kadang-kadang mempersembahkan pelita, artinya kelak prestasi belajar anak-anak terang tanpa batas, setiap kali ujian selalu mendapatkan juara 1. Ia mempunyai arti tersendiri, lima racun berubah menjadi lima macam kebijaksanaan, Buddha sendiri memiliki 5 macam kebijaksanaan, yaitu berubah seperti ini; persembahan kita juga merupakan pengalihan, juga membantu kita mengalihkan.

Kita melihat Buddha, melihat alam Buddha, sebagian besar dilihat setelah meninggal dunia; banyak sadhaka yang menekuni Eksoterik, Esoterik, juga baru bisa melihat Buddha muncul pada saat bardo. Anda biasanya terus menjapa mantra-Nya, menjapa nama-Nya, membentuk mudra-Nya, visualisasi wujud-Nya, Anda pun tidak melihat, banyak orang tidak merasakan. Namun, saat Anda bardo, saat Anda menjadi roh dan hampir meninggal dunia, Ia pun muncul. Ini maksudnya saat manusia menjelang wafat, baru dapat melihat kemampuan melatih diri sehari-harinya. Anda terus menjapa, "Om! A Mi Die Wa. Xie." Anda visualisasi Amitabha, kemudian Anda khiang khiang khiang (liuyin), kita setiap hari khiang khiang khiang, (Mahaguru menyanyikan) "Namo Amituofo, Namo Amituofo, Namo Amituofo, Namo Amituofo..." ktia sering menjapa Buddha, dulu saya japa, "Amituofo, Amituofo, Amituofo, Amituofo, Amituofo, Amituofo, Amituofo, Amituofo..." Anda terus menyebut nama-Nya, pikiran bervisualisasi seluruh angkasa, berubah menjadi sesosok Amitabha. Saya setiap hari saat melakukan pradaksina, mulut saya menjapa satu nama Buddha, namun, mata saya melihat sesosok Amitabha di tengah angkasa. Jika Anda menekuni Sadhana Dzogchen, semasa hidup Anda pun melihat, tidak perlu meninggal dunia baru melihat. Namun, ada orang yang tidak mampu, harus meninggal dunia baru melihat, karena tidak melatih melihat cahaya, oleh karena itu, harus meninggal dunia baru melihat, ketika cahaya Anda muncul, baru melihat cahaya-Nya, mata Anda baru melihat mata-Nya. Itu sebabnya, melatih Sadhana Dzogchen, tidak perlu meninggal baru melihat, Anda akan melihat Buddha semasa hidup.
Ada sebuah lelucon, suatu hari seekor anjing hitam dan kelinci putih bersama-sama pu (buang air besar) di dalam semak, selesai urusan, anjing hitam bertanya pada kelinci putih, "Apakah Anda keberatan kotoran saya mengotori bulu putih Anda?" Keinci putih menjawab, "Saya tidak keberatan." Anjing hitam berkata, "Alangkah baiknya." Anjing hitam pun menangkap kelinci putih dan menggosokkan ke bokongnya. Maksudnya, sebelum kita meninggal dunia, kita tidak tahu apa yang akan terjadi, setelah manusia meninggal dunia baru tahu apa yang akan terjadi. Orang yang belajar Buddha, kita belajar Sadhana Dzogchen, jika semasa hidup dapat melihat cahaya, ketika ccahaya berkumpul maka menjadi sesosok Amitabha! Setiap malam, Mahaguru bersama-sama melakukan pradaksini bersama Anda semua, sehabis makan, sikat gigi, turun loteng, keluar lalu mulai melakukan pradaksina. Jangan melihat saya hanya melakukan pradaksina seperti ini, saya sama-sama menjapa Buddha, namun, mata saya melihat angkasa, di tengah angkasa ada sesosok Amtiabha di sana, Ia adalah tubuh maya, bukan tubuh fisik, yaitu Amitabha tubuh maya, Ia memiliki garis wajah, wujud, mata, daging di atas kepala, pancaindera, tubuh, di depan dada ada sebuah aksara Svastika, tangan memegang teratai emas, satu tangan lagi mudra memberi yang menyeberangkan insan, sesosok Amitabha seperti ini muncul di tengah angkasa. Sambil menjapa mantra, sambil berjalan, sambil memandang-Nya, kemudian Ia pun turun di badan saya, seluruh badan saya pun dipancari oleh sinar Buddha, terasa masuk ke dalam tubuh saya, terasa. Menjapa Buddha hingga kondisi seperti ini, berarti hampir sukses. Semasa hidup telah melihat, tidak perlu setelah meninggal dunia baru melihat. Lagipula, setelah meninggal dunia baru melihat Buddha, barangkali sangat sulit juga, karena mulut Anda menjapa Buddha, hati sedang memikirkan istri, mulut menjapa Namo Amituofo, yang dipikirkan dalam hati adalah istri saya. Bagaimana? Apa boleh buat, khayalan berterbangan, saat menjelang wafat, khayalan Anda masih berterbangan, setelah meninggal dunia, bahkan Buddha pun tidak terlihat! Kemudian bertumimbal lahir di enam alam kehidupan.

Saat menjapa Buddha, harus memfokuskan pikiran, Anda boleh visualisasi Buddha, mulut boleh menjapa Buddha, mulut menjapa Buddha, pikiran pada Buddha, visualisasi Buddha, ini baru benar-benar kunci menjapa Buddha. Oleh karena itu, jika melatih diri benar-benar ada kemampuan, semasa hidup bisa melihat Buddha, tidak perlu setelah meninggal dunia baru melihat. Itu sebabnya, menekuni Sadhana Dzogchen dapat memiliki kemampuan demikian. Di sini ada sebuah lelucon seekor anjing, Along kebetulan sedang mau menyeberang jalan, melihat seeorang buta membawa anjing penuntun buta juga mau menyeberang jalan, tak disangka saat lampu hijau, anjing itu tidak hanya tidak membawa tuannya menyeberang jalan, bahkan kencing di celana tuannya, si buta itu malah memasukkan tangannya ke dalam sakunya, memberikan sekeping biskuit untuk anjing. Along sangat terkejut berkata pada si buta, "Jika itu adalah anjing saya, saya pasti akan menendang pantatnya." Si buta menjawab dengan pasti, "Benar! Saya mau menendangnya, akan tetapi, saya mesti menemukan dulu kepalanya." Si buta tidak bisa melihat, namun, ia mampu memberikan biskuit kepada anjing, ia pun tahu kepala anjing ada di mana, tubuh anjing di mana, ia langsung tahu, itu adalah sebuah cara. Saya mengajarkan Anda semua menjapa Buddha, menjapa Buddha walaupun tidak melihat BUddha, namun, Anda boleh visualisasi Buddha di hadapan Anda, ANda boleh menjapa nama Buddha-Nya, Anda boleh membayangkan Buddha! Anda pun tidak akan berkhayal. Bagi saya, saya tidak akan berkhayal. Jika ANda tidak memandang Buddha, Anda pun akan berkhayal, khayalan berterbangan, walaupun mulut menjapa Buddha, sebenarnya Anda sama sekali tidak memikirkan Buddha, yang satu ini sangat penting. Oleh karena itu, saya mengajari Anda cara seperti ini, Anda mesti melihat Buddha, visualisasi Buddha, mesti menjapa Buddha seperti ini, dari pikiran, akan ada wujud Buddha di dalam, terpatri di dalam pikiran Anda, dengan demikian, perlahan-lahan karma baik pun meningkat, kelak setelah Anda meninggal dunia, pasti akan melihat Buddha muncul. Atau, Anda melatih Togal, Anda melihat cahaya, lebih baik melihat cahaya muncul.
Penekunan Sadhana Dzogchen, cepat atau tidak? Benar-benar cepat, seperti Pertapaan Hitam dari Sadhana Dzogchen, juga ada Sadhana Tujuh Hari Mencapai Kebuddhaan, namun, bukan setiap 7 hari pasti berhasil, bukan Anda tahu Sadhana Dzogchen ada cara Pertapaan Hitam maka boleh mencapai kebuddhaan dalam 7 hari. Kemudian, Anda pun memasuki Pertapaan Hitam, hanya menggunakan sebuah pelita, sekelilingnya adalah gelap, dikurung di dalam selama 7 hari, hanya memandang sebuah pelita tersebut, hanya mengamati pelita tersebut, kemudian pelita itu dimasukkan ke dalam tubuh kita sendiri, diri sendiri juga berubah menjadi pelita tersebut, kemudian memancarkan cahaya. Namun, tidak setiap orang dapat berhasil menekuni Sadhana 7 Hari Mencapai Kebuddhaan. Namun, benar-benar ada Sadhana 7 Hari Mencapai Kebuddhaan, dan Sadhana 7 Hari Mencapai Kebuddhaan merupakan Sadhana Tantra tercepat. Sadhana Tantra biasanya lebih lambat, harus mengerti kontak yoga, harus meminjam jodoh yidam untuk kontak yoga, begitu Anda kontak yoga dengan yidam, yidam akan berada di sekeliling Anda kapan pun. Metode Togal adalah Anda memandang cahaya, selama 7 hari Anda memandang cahaya, yaitu cahaya pelita, hanya sebuah cahaya pelita, memandang sampai akhirnya, seluruh ruangan dipenuhi oleh cahaya, melihat sekujur tubuh kita adalah cahaya. Saat itu, sekujur tubuh Anda pun adalah mata, Anda pun bisa melihat segalanya. Itu merupakan metode yang sangat mudah dan sangat cepat, tidak akan selambat itu. Kita menekuni Sadhana Yidam, hari ini banyak Acarya menekuni Sadhana Yidam, banyak Bhiksu Lama juga menekuni Sadhana Yidam, Dharmacarya juga menekuni Sadhana Yidam, banyak orang menekuni Sadhana Yidam. Hingga sekarang, yang tidak mencapai kontak yoga, masih sangat banyak; bahkan ada yang belum mencapai kontak yoga dengan Guru. Selama belum mencapai kontak yoga dengan Guru, sradha masih bisa mundur; asal telah mencapai kontak yoga dengan Guru, sradha orang ini pasti tidak akan mundur; telah kontak yoga dengan Sadhana Yidam, sradha juga tidak akan mundur, karena Anda telah merasakan Mahaguru sering mengabhiseka, memberkati, sradha Anda makin lama makin kuat, sradha mana mungkin bisa mundur? Jika Anda sendiri telah kontak yoga dengan Yidam, sama seperti Mahaguru, Yidam dan saya telah kontak yoga, saya mengundang Yidam, Yidam kapan pun datang! Mengapa sradha masih bisa mundur? Sradha tidak mungkin mundur! Tidak akan tempat untuk mundur! Saya mundur ke belakang, Yidam saya juga di belakang; saya berjalan ke depan, Yidam juga di depan; saya berjalan ke kanan, Yidam pun di kanan; berjalan ke kiri, yidam pun di kiri. Ke mana pun saya pergi, Yidam pun ikut ke sana, sradha mana mungkin bisa mundur? Sradha bisa mundur itu artinya sama sekali tidak kontak yoga, itu palsu! Jika Anda menjadi acarya, tidak kontak yoga dengan yidam, tetap palsu! Jika Anda menjadi Bhiksu Lama, tidak kontak yoga dengan yidam, Anda juga palsu! Bukan Bhiksu Lama sejati! Prinsip yang sangat sederhana, siapapun yang mundur sradhanya, pasti palsu. Jika sejati, tidak mungkin mundur, karena begitu berdoa pasti ada; begitu mengundang pasti ada; begitu merindukan pasti ada. Mana mungkin mundur? Tidak ada tempat untuk mundur! Sekalipun dimaki mati-matian oleh orang lain, saya juga tidak ada tempat untuk mundur, benar tidak? Saya sering menyampaikan sebuah lelucon, jika dimaki orang seperti ini, seratus Sheng-yen Lu bunuh diri pun tidak cukup, karena sekalian tidak bunuh diri. Yang memaki saya terlalu banyak. Orang lain memaki satu, Anda pun bunuh diri? Seperti rekan sekampung dari Penghu, kakek saya imigrasi dari Fujian ke Penghu, kemudian dari Penghu imigrasi ke Jiayi, oleh karena itu, saya di Penghu juga ada akar, mengapa? Saya adalah orang  Xiyu Township, Penghu County, Taiwan (R.O.C.), leluhur di sana, ketika kakek saya belum pindah ke Xiyu, saya masih Orang Penghu. Penghu juga ada seorang konglomerat bernama Bai Wenzheng, ia dimaki sekali oleh Next Magazine, ia pun kembali ke kampung halamannya sendiri, Penghu, dari jembatan Penghu yang terindah, loncat ke laut bunuh diri. Ia dimaki sekali sudah loncat ke laut bunuh diri, sedangkan saya dimaki berkali-kali, seharusnya ada seratus Sheng-yen Lu loncat ke laut bunuh diri!?

Kembali ke jembatan Penghu loncat ke laut bunuh diri. Namun, tidak ada 100 Sheng-yen Lu, sekalian tidak loncat. Tidak loncat, hidup lebih bahagia, jika loncat berarti masuk jebakan, karena ia berharap Anda mati, Anda masih ikut? Jika Anda benar-benar habis, membuat hatinya makin senang, apakah Anda meninggal dunia dapat menunjukkan bahwa Anda tidak bersalah? Anda tetap saja bersalah! Anda loncat ke Sungai Huang pun tidak bisa membersihkan nama Anda! Apa gunanya bunuh diri? Jangan sekali-kali bunuh diri. Harus diuji! Mari kita semua menguji perlahan-lahan! Pokoknya, cukup saya seorang Sheng-yen Lu saja, saya akan hidup dengan bahagia. Bagaimanapun Anda menguji saya, di neraka ada sebuah ujian yang sangat hebat, vajra diasah di atas kepala Anda, apa yang dimaksud Vajra? Pisau tajam! Pisau yang sangat tajam mengasah tengkorak kepala Anda selapis demi selapis, diasah hingga Anda sakit setengah mati. Ada neraka semacam ini! Sangat tragis mengasah Anda. Aduh? Guntur bergemuruh, tidak apa-apa, biarkan saja ia mengasah! Karena mereka adalah vajra, kita juga vajra, semakin diasah semakin terang.
Menekuni Sadhana Dzogchen, tidak hanya bisa menyaksikan sendiri Buddha, juga bisa menyaksikan sendiri alam Buddha. Karena cahaya muncul, apapun muncul, tidak ada benda yang tidak muncul, alam Buddha muncul semua, semua Buddha muncul, semua alam Buddha juga muncul. (Guntur bergemuruh) Lihatlah, terus-menerus mengatakan yes, yes, yes, yes, yes, yes, yes... ini adalah jodoh. Ada seekor gorila hitam tidak sengaja menginjak kotoran primate, primate ini sangat lembut dan sangat cermat membantu gorila hitam menyeka, alhasil, keduanya saling jatuh cinta. Orang lain pun bertanya, "Bagaimana Anda gorila hitam bisa menjalin kasih dengan primate?" Gorila hitam menyesalkan, "Aduh! Jodoh! Jodoh! Semua adalah jodoh. (Jodoh, homonim dengan kotoran primate)" Tadi guntur bergemuruh, merupakan jodoh kontak yoga antara langit dan saya, benar-benar jodoh. Hari ini saya berjodoh dengan Yaochi Jinmu, Yaochi Jinmu kontak yoga dengan saya; saya berjodoh dengan Amitabha, kontak yoga dengan Amitabha; saya berjodoh dengan Bodhisattva Ksitigarbha, kontak yoga dengan Bodhisattva Ksitigarbha. Masih takut apa? Anda tidak perlu takut, melakukan hal apapun, Anda ada yidam, ada Buddha, ada Dharmapala, Anda masih takut apa? Apapun tidak perlu takut! Tidak gentar! Anda menekuni Sadhana Dzogchen, asalkan Anda terang, segala Buddha Bodhisattva di sekeliling Anda. Anda melakukan hal apapun, semua kontak yoga, bukankah sangat baik? Oleh karena itu, apapun yang kita lakukan, semua bersama-sama yidam, apapun yang kita lakukan, ada Buddha Bodhisattva di tengah angkasa memandang Anda, di sinilah pahala dan manfaat menekuni Sadhana Dzogchen. Anda bisa melihat terang, juga merupakan metode mencapai kebuddhaan yang tercepat, Anda juga bisa menyaksikan sendiri Mahapadminiloka, melihat alam sinar lazuardi di timur, melihat Sukhavatiloka Barat, melihat semua alam Buddha yang sempurna, semua alam Buddha muncul di hadapan Anda, Anda bisa melihat. Semua ini bukan penipuan, bukan menipu orang dengan cara-cara penipuan. Anda mencapai kontak yoga tetap mencapai kontak yoga, tidak mencapai kontak yoga tetap tidak mencapai kontak yoga, tidak bisa bohong. Jika Anda ada kontak yoga, sradha Anda pasti tidak akan mundur; Anda tidak mencapai kontak yoga, Anda berbohong, sradha pasti akan mundur. Suatu hari, Xiaoming melihat Xiaohua membawa sebuah cermin berdiri di tepi danau mengarahkan cermin ke danau, Xiaoming bertanya pada Xiaohua, "Apa yang kamu lakukan di sana?" Xiaohua berkata, "Saya sedang memancing ikan." Xiaoming bertanya, "Bisakah memancing ikan dengan cermin?" Xiaohua menjawab, "Benar! Ini adalah sebuah cara baru memancing ikan, bisa kaya raya." Xiaoming pun berkata, "Bolehkah kamu memberitahukan saya metode ini?" Xiaohua menjawab, "Boleh! Kamu berikan saya 100 dolar, saya beritahu Anda." Xiaoming pun menyerahkan seratus dolar kepada Xiaohua. Xiaohua berkata, "Baik, metodenya adalah seperti ini, kamu hadapkan cermin ke permukaan air, cahaya terpancar terang, terang di atas cermin memancar ke ikan, ikan melihat cahaya yang sangat terang masuk, ikan pun akan pusing karena terkejut, kamu pun bisa meraup ikan." Xiaoming berkata, "Sembarangan, cara seperti ini mana bisa memancing ikan? Kamu berhasil memancing berapa ekor?" Xiaohua berkata, "Hari ini, kamu adalah yang kelima." Ini penipuan! Benar tidak? Menangkap ikan dengan cermin, penipuan! Tidak bisa, hal apapun harus jujur, tidak perlu bohong. Mengarahkan cermin ke ikan, ikan akan pusing? Namun, ada seseorang menangkap ikan dan udang dengan tangan, ikan dan udang akan pusing. Aneh sekali! Anda percaya atau tidak? Laoda datang tidak? Acarya Lianhuo! Sebelum kami imigrasi ke Amerika, kami berdua, dan ada beberapa orang lagi, berenang di Sungai Tou Bian Keng, asalkan tangan Acarya Lianhuo dijulurkan di samping udang, udang pun diam, tidak akan lari, begitu tangkap langsung tertangkap. Bahkan ikan berenang di sana, asalkan tangan Acarya Lianhuo menangkap ikan, ikan pun akan pusing, kemudian tertangkap. Acarya Lianhuo memiliki kemampuan demikian. Bertanya padanya mengapa memiliki kemampuan demikian, ia mengatakan telapak patah, telapak patah menghasilkan semacam kekuatan, asalkan ia meraba udang itu, udang pun menurut, pusing, ada kejadian semacam ini. Namun, mengarahkan cermin pada ikan, ikan akan pusing, kemudian terapung supaya Anda tangkap, tidak ada kejadian demikian, jangan asal percaya.

Ada sebuah lelucon lagi, ada seorang bernama Nini, kita sebut Zeng Yani juga Nini, Nini suatu hari pergi ke kebun binatang memberi makan monyet, ia melempar kacang tanah kepada monyet. Di antaranya, ada seekor monyet, setiap kali akan memasukkan kacang tanah ke dalam bokongnya, kemudian dimakan. Nini merasa monyet ini sangat menjijikkan, ia pun bertanya pada manajer, "Mengapa monyet itu memiliki perilaku yang sangat aneh?" Manajer menjelaskan, "Karena tahun lalu ada orang melempar sebuah persik untuk dimakannya, alhasil biji buah persik itu terlalu besar, tidak dapat keluar dengan lancar di bokong monyet, alhasil mencelakakannya. Oleh karena itu, ia sekarang memasukkan makanan ke dalam bokong untuk diukur, dipastikan bisa dikeluarkan baru berani dimakan." Sebenarnya, ini tidak masuk akal, namun, juga ada sangkut paut dengan kontak yoga, asalkan kita telah kontak yoga, apapun bisa; kita tidak kontak yoga, apapun tidak bisa. Oleh karena itu, kita melatih diri, harus mencapai kontak yoga. Mari cerita sebuah lelucon lagi, istri bertanya pada suami, "Akhir-akhir ini kamu sering mengigau, bahkan mengeluhkan tentang diri saya, memaki saya." Suami bertanya, "Apakah kamu yakin itu mengigau?" Benar-benar telah kontak yoga, maka itu bukan mengigau. 

Om Mani Padme Hum.

sumber : http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=29&csid=47&id=1610

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net
Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Daftar harga buku:

Buku-Buku HARE KRSNA (Hare Krishna):
No Judul Harga
1 Bhagavad-gita Besar 125.000
2 Bhagavad-gita Sedang 115.000
3 Bhagavad-gita Kecil 85.000
4 Srila Prabhupada 100.000
5 Srimad-Bhagavatam Skanda III Jilid 3 75.000
6 Second Chance (Kesempatan Kedua) 42.000
7 Kehidupan Berasal Dari Kehidupan 37.500
8 Kembali Lagi 32.000
9 Dialog Timur Barat 27.500
10 Jawaban Segala Pertanyaan 25.000
11 Sri Isopanisad 25.000
12 Pedoman Etika Vaisnava 25.000
13 Krishna dan Ayat-Ayat Suci Bhagavad-gita 23.500
14 Gita Mahatmya 22.000
15 Avatar 18.000
16 Ajaran Prahlada Maharaj 18.000
17 Krsna Sumber Kebahagiaan 10.000
18 Poster Susunan Alam Semesta 30.000
19 Srimad-Bhagavatam Skanda IV 80.000
20 Krsna Book (1 Set) 300.000
21 Krsna Book (@ 1 volume) 60.000
Buku-buku Media Hindu :
No Judul Harga
1 21 Butir Mutiara Terserak 30.000
2 Arti Menjadi Seorang Hindu Bagiku? 25.000
3 Astrologi Hindu 30.000
4 Atmabodha 40.000
5 Bagaimana Menjadi Hindu 25.000
6 Dialog Dengan Penghuni Sorga 30.000
7 Dialog Gandhi Dengan Misionaris 40.000
8 Hindu Agama Terbesar di Dunia 22.000
9 Hindu Agama Universal 22.000
10 Hindu Akan Ada Selamanya 40.000
11 Hindu Kami Datang Padamu 30.000
12 Jalan Menuju Tuhan 35.000
13 Kado Dari Dewata Agung 20.000
14 Kamu Adalah Tuhan 40.000
15 Pandangan Hidup Hindu 30.000
16 Pandangan Hindu Atas Kristen dan Islam 30.000
17 Pesan Abadi Veda 40.000
18 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 1 40.000
19 Pesan Universal Bhagavad Gita Vol. 2 40.000
20 Peta Jalan Veda 40.000
21 Petunjuk Untuk Yang Ragu 30.000
22 Saya Beragama Hindu 22.000
23 Surga dan Neraka Tiga Agama 40.000
24 Semua Agama Tidak Sama 30.000
25 Spiritualitas Hindu Untuk Kehidupan Modern 28.000
26 Tuhan Upanisad Menyelamatkan Masa Depan Manusia 40.000
27 Upanishad Himalaya Jiwa 30.000
28 Veda dan Injil 40.000
Buku-buku Paramita :
No Judul Harga
1 101 Cerita Kakek 52.800
2 101 Cerita Nenek 39.600
3 108 Mutiara Weda 52.800
4 108 Renungan Suci 1 30.000
5 108 Renungan Suci 2 30.000
6 108 Renungan Suci 3 30.000
7 12 Kumpulan Dongeng Hindu 20.400
8 300 Masalah (Dahsyatnya Gayatri Mantra) 72.000
9 33 Hal Yang Mempengaruhi dan Merubah 20.400
10 Aab Jagat 14.400
11 Acara Agama Hindu 31.200
12 Acarya Sista : Guru dan Dosen yang Bijaksana 72.000
13 Adi Sankaracharya 24.000
14 Adiparwa Jaya Kuno dan Indonesia 76.800
15 Agama Hindu 20.400
16 Agama Hindu, dari, untuk dan oleh orang Muda 26.400
17 Agama Realitas atau Tahayul 16.800
18 Agama Tirta dan upakara 16.800
19 Agama Veda & Filsafat 28.800
20 Agem-agem Kepemangkuan 20.400
21 Agnihotra 24.000
22 Ahimsa Dharma dan Vegetarian 26.400
23 Ahimsa Dharma 33.600
24 Ajaran moral Dalam Bhagawadgita 30.000
25 Ajaran Weda Dalam Filosofi Hindu 26.400
26 Ajeg Bali, Ajegnya Bhagawadgita 19.200
27 Aksara Bali dalam Usada 52.800
28 Aku Anak Hindu 20.400
29 Aku Ingin Kebahagiaan 18.000
30 Alam Kehidupan Sesudah Mati 20.400
31 Alih Aksara Pangayam-ayam 13.200
32 Alur Sebuah Dialog Hati 20.400
33 Analisis Upacara Wana Kertih 37.200
34 Anandadayi Bersama Sai 56.400
35 Anda Calon sukses, Berkah Menantimu, Sambutlah 30.000
36 Aneka Rupa Gending Bali 24.000
37 Ang Ah lan Ah Ang 18.000
38 Anti kekerasan dan Anti Diskriminasi 22.800
39 Anugerah & Harta Karun Kehidupan 33.600
40 Apa yang terjadi pada Jiwa setelah Kematian 52.800
41 Argha Patra Pinandita 126.000
42 Argha Patra Praktis 22.800
43 Arthasastra 126.000
44 Arti & Fungsi Sarana Persembahyangan 30.000
45 Arti Mimpi 20.400
46 Asana, Pranayama, Mudra & Banda 99.600
47 Asta Kosala Kosali 26.400
48 Asta Kosala Kosali lan Astha Bhumi 26.400
49 Astavakra Samhita 36.000
50 Aswameda parva 44.400
51 Atharva Veda Samhita III 192.000
52 Atharwa Veda Samhita I 192.000
53 Atharwa Veda Samhita II 198.000
54 Atman Brahman Aikyam 24.000
55 Aturan Membangun Rumah Menurut Hindu 18.000
56 Awengi Ring Hotel Sentral 18.000
57 Awet Muda dan Panjang Umur dengan Ayur Weda 36.000
58 Ayur Veda Ilmu Pengobatan Tradisional India 33.600
59 Ayur Weda 49.200
60 Aywawera dan pemahamannya 18.000
61 Babad Arya 26.400
62 Babad Dalem Tarukan 37.200
63 Babad I Gusti Ngurah Telabah 20.400
64 Babad Ksatria Taman Bali 26.400
65 Babad Nusa Penida 20.400
66 Babad Nyuhaya 30.000
67 Babad Prasasti Dalem dan Pande 37.200
68 Babad Pulasari 16.800
69 Babad Raja Anglurah Panji Sakti 69.600
70 Babad Raja-Raja Bali 24.000
71 Babad Tangkas Kori Agung 20.400
72 Bacakan Banten Pati Urip 18.000
73 Bali Dalam Perspektif Sejarah dan Tradisi 102.000
74 Bali Shanti 1 46.800
75 Bali Shanti 2 39.600
76 Bali Shanti 3 36.000
77 Bali Shanti 4 39.600
78 Barong Landung 20.400
79 Bayu Agung 16.800
80 Bayuh Oton 16.800
81 Bebas dari Rasa Takut Menuju Keyakinan 10.800
82 Belajar Singkat Bahasa Hindi 26.400
83 Benarkah di Hindu ada Moksa? 42.000
84 Berang-Berang dan Srigala 13.200
85 Berbakti pada Leluhur, Upacara Pitra Yadnya 26.400
86 Berbagai Jalan Meditasi 24.000
87 Berbisnis menurut Agama Hindu 50.400
88 Berjalan Pada Jejak-jejak Vedanta 24.000
89 Berkorban/Yadnya adalah Kesenanganku 9.600
90 Berfikir Benar Dasar Mencapai Kebahagiaan 16.800
91 Berpolitik Menurut Hindu 57.600
92 Bhagavad Gita 105.600
93 Bhagavata Purana tentang Neraka 13.200
94 Bhagavata untuk Anak-anak 20.400
95 Bhagawad Gita (Nyanyian Tuhan) 73.200
96 Bhagawad Gita (Pancama Weda) 51.600
97 Bhagawad Gita Inggris Indonesia 96.000
98 Bhagavadgita Menurut Mahatma Gandhi 30.000
99 Bhagawadgita Teks Bahasa Bali 84.000
100 Bhakti & Kesehatan 32.400
101 Bhakti Yoga 19.200
102 Bhama Kretih 21.600
103 Bharata Yudha & Pandawa Seda (Komik) 182.400
104 Bharata Yudha (Komik) 117.600
105 Bhegawan Agastya Prana 13.200
106 Bhisma Parwa 66.000
107 Bibliografi Literatur Hindu 21.600
108 Bolong & Gilik 13.200
109 Brahma Astra 16.800
110 Brahma Sutra 96.000
111 Brahma vidya Teologi Alam Semesta 73.200
112 Brahman 33.600
113 Buddha 13.200
114 Buku Harian Intisari Pedoman Hidup 45.600
115 Buku Mewarnai Dewa Dewi 26.400
116 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas I 19.200
117 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas II 19.200
118 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas III 19.200
119 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IV 21.600
120 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas V 21.600
121 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VI 21.600
122 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VII 27.600
123 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas VIII 30.000
124 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas IX 32.400
125 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas X 34.800
126 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XI 34.800
127 Buku Pelajaran Agama Hindu SD kelas XII 37.200
128 Buku Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 37.200
129 Bunga Rampai Babad dan Rerajahan Kajang di Bali 26.400
130 Calon Arang 30.000
131 Cahaya Kebajikan Ganesa 92.400
132 Cahaya Kekuatan Batin dan Kebijaksanaan 24.000
133 Cahaya Sai Rama 10.800
134 Cakepan Alit Lontar Jajimatan 13.200
135 Cakepan Alit Pengasih-asih Leak Manusa lan Dewa 12.000
136 Cakepan Alit Puja Weda Mantra 44.400
137 Canakya Nitisastra 42.000
138 Cara Jitu Cepat Kaya dan Tenang 13.200
139 Cara Praktis Untuk Memahami Agama Hindu 50.400
140 Caru 16.800
141 Caru Eka Sata 13.200
142 Catur & Sad Paramita 26.400
143 Catur Guru Bhakti 34.800
144 Catur Marga 56.400
145 Catur Purusartha 37.200
146 Catur Veda 462.000
147 Ceng Blonk Dalang Inovatif 61.200
148 Cerdas Spiritual Melalui Bhagavadgita 20.400
149 Cerita Anekdot dalam Kehidupan 26.400
150 Cerita Rakyat Bali 19.200
151 Citra Wanita dalam Kekawin Ramayana 25.200
152 Curahan Air Keabadian (Amrita Varshini) 16.800
153 Curahan Belas Kasih (Anugraha Vaharshini) 21.600
154 Dahsyatnya Gayatri Mantra 33.600
155 Dainika Upasana 22.800
156 Daksina Menhadirkan kekuatan Lingga Yoni 16.800
157 Dalem Keling Wamsakarta Ksatrya Taman Bali 24.000
158 Dalem Tarukan 13.200
159 Dampak Puasa 26.400
160 Dana Punia dan Penebusan Dosa 24.000
161 Dasaksara, Saiva Siddhanta & Kanda Pat 18.000
162 Dasa Awatara 24.000
163 Dasar-Dasar Budi Pekerti 21.600
164 Dasar-Dasar Psikologi Agama 37.200
165 Dasar Filsafat Agama-Agama 33.600
166 Dasar-dasar Filsafat 26.400
167 Dasar-dasar Kepemangkuan 66.000
168 Dasar-dasar Kesulinggihan 88.800
169 Dasar-dasar Astrologi Hindu 73.200
170 Daun Yang Berkisah 24.000
171 Deva Siva 26.400
172 Devi Savitri 13.200
173 Dewa & Doa 20.400
174 Dewa Dewi Hindu 21.600
175 Dewa Ganesha 18.000
176 Dhammapada 31.200
177 Dharma Caruban 13.200
178 Dharma Bandhu 37.200
179 Dharma Jalan Menuju Kebahagiaan dan Moksa 52.800
180 Dharma Pemacul 13.200
181 Dharma Sewanam (Indahnya Melayani Sesama) 33.600
182 Dharma, Tapa dan Yoga 13.200
183 Dharmagita 37.200
184 Dharmatula 38.400
185 Dharmayana Leluhur Kepurwa Bumi 37.200
186 Dharmayatra ke Pura Semeru Agung 26.400
187 Dialog Ajeg Bali Perspektif Pengalaman … 48.000
188 Dialog Spiritual 32.400
189 Dialog Spiritual II 33.600
190 Diksa, Pintu menapaki Jalan Rohani 50.400
191 Disiplin dan Sadhana Spiritual 24.000
192 Djegeg Bagus 36.000
193 Doa Harian Untuk Bhagavan 20.400
194 Doa Sehari-hari Keluarga dan Masyarakat Hindu 19.200
195 Doa Untuk Anak Hindu 19.200
196 Doa Sehari-hari Menurut Hindu 12.000
197 Doa-doa Penting Dalam Atharva Veda 24.000
198 Dosa Menurut Hindu 26.400
199 Dua Warisan Leluhur memberantas Kemelaratan 19.200
200 Dudonan Karya Mamungkah 16.800
201 Dunia Adalah Papan Catur 90.000
202 Eksistensi & Efektifitas istem banjar Suka Duka 48.000
203 Energi Aura 27.600
204 Ensiklopedi Hindu 240.000
205 Ensiklopedia Pura I 240.000
206 Ensiklopedia Pura II 240.000
207 Ensiklopedia Pura III 240.000
208 Esensi Bunyi Gamelan 48.000
209 Esensi Falsafah Jawa 30.000
210 Esensi Uang Kepeng Dalam Ritual Hindu 21.600
211 Etika Hindu 24.000
212 Etika Pendidikan Agama Hindu 13.200
213 Etika Susila Untuk Pelayanan Umat Manusia 13.200
214 Evaluasi Pendidikan 33.600
215 Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma 26.400
216 Filosofi Simbol Hindu 39.600
217 Filsafat 108 Sang Hyang Kala di zaman Kali 72.000
218 Filsafat Desa Adat Bali 66.000
219 Filsafat Hindu Nawa Darsana 48.000
220 Filsafat Ilmu 26.400
221 Filsafat Ilmu: Bagaimana & Untuk Apa Ilmu pengetahuan 129.600
222 Filsafat Manusia dalam Perspektif Hindu 34.800
223 Filsafat Pancasila Dalam Perspektif Hindu 46.800
224 Filsafat Pendidikan 48.000
225 Filsafat Pendidikan Agama Hindu 36.000
226 Filsafat Saiva Siddhanta 32.400
227 Filsafat Seni Sakral dalam Kebudayaan Bali 24.000
228 Filsafat Timur 26.400
229 Filsafat Toleransi Beragama di Indonesia 54.000
230 Filsafat Wayang dalam Panca Yadnya 20.400
231 Fungsi dan Membuat Tipat 22.800
232 Gaguritan Panrestyan Watu Gunung 6.000
233 Gaguritan Parikesit Pralaya 14.400
234 Gaguritan Pralayaning Panca Kumara 6.000
235 Gaguritan Watugangga 6.000
236 Galungan Naramangsa 31.200
237 Gandhi dalam Dialog Hindu Kristen 26.400
238 Gandhi dan Masyarakat Tanpa Kekerasan 37.200
239 Ganesa 26.400
240 Gayatri Sadhana 33.600
241 Gede Ombak Gede Angin 26.400
242 Gegitan Kembang Rampe Dharmayana Pariksa 13.200
243 Gegitan Kembang Rampe I 13.200
244 Gegitan Kembang Rampe II 13.200
245 Gegitan Kembang Rampe III 13.200
246 Geguritan Aji Pelayon 13.200
247 Geguritan Begawan Bisma 34.800
248 Geguritan Galungan 13.200
249 Geguritan Ganda Wirasa 36.000
250 Geguritan Goa Giri Putri 16.800
251 Geguritan Jnana Siddhi 13.200
252 Geguritan Kaki Manuh Cakepan I 24.000
253 Geguritan Kaki Manuh Cakepan II 21.600
254 Geguritan Kebo Tarunantaka 19.200
255 Geguritan Ken Arok - Ken Dedes 16.800
256 Geguritan Kreta Langu 13.200
257 Geguritan Marga Sunya 13.200
258 Geguritan Pawiwahan 20.400
259 Geguritan Pengantar Agama Hindu 24.000
260 Geguritan Sandhyakalaning Majapahit 20.400
261 Geguritan Savasana 20.400
262 Geguritan Sima Kertaning Bumi 20.400
263 Geguritan Siwaratri 14.400
264 Geguritan Siwa Latri Kalpa 13.200
265 Geguritan Sucita Subudi 57.600
266 Geguritan Sutasoma I 20.400
267 Gerhana Prahara 60.000
268 Gita Bhakti 13.200
269 Gita Itihasa Dewi Sita Mesatya 6.000
270 Grhasta Asrama 66.000
271 Gunung Menyan Segara Madu 33.600
272 Hanuman 13.200
273 Hari Raya dan Kekawin Siwaratri Kalpa 39.600
274 Hari Raya Anggara Kasih 13.200
275 Hari Raya & Puasa dalam Agama Hindu 36.000
276 Hari Raya Hindu Bali & India 16.800
277 Hidup dengan Para Resi Himalaya 82.800
278 Hidup Ini Seperti Petir 26.400
279 Hidup Ini Seperti Piknik 21.600
280 Hidup Rukun Menurut Hindu 20.400
281 Hidup Sehat dengan Akupresur 33.600
282 Hindu Agama Universal 39.600
283 Hindu Dharma 184.800
284 Hindu untuk Masyarakat Umum 31.200
285 Hinduisme sebuah Pengantar 36.000
286 Hita Upadesa 60.000
287 Horoskop Barat India Bali Jawa Cina dan Kalender 1901-2100 118.800
288 Horti Basa Bali 21.600
289 Hubungan Pura Agung Blambangan 13.200
290 Hukum Adat 16.800
291 Hukum Evolusi Roh 16.800
292 Hukum Hindu Serta Perkembangannya 33.600
293 Hukum Karma 26.400
294 Hukum Karma dan Cara Menghadapi 24.000
295 Hyang Pitara 24.000
296 I Balian Putus 16.800
297 Ibu Durga 19.200
298 Ibu Gangga (Ma Gangga) 19.200
299 Ilmu Hanuman 19.200
300 Ilmu Pengetahuan & Spiritual 51.600
301 Ilmu Pengetahuan eksakta Hindu kuno 43.200
302 Impian dan Kenyataan 38.400
303 Indahnya Lika Liku spiritual 45.600
304 Indik Wewangunan 76.800
305 Instrospeksi Diri 31.200
306 Intisari Ajaran Hindu 51.600
307 Intisari Ajaran Saiva Sidhanta 13.200
308 Intisari Bhagawadgita 66.000
309 Intisari Sejarah Linguistik 33.600
310 Intisari Upanishad 24.000
311 Intisari Veda (HC) 60.000
312 Intisari Veda (SC) 52.800
313 Intisari Yajna Dalam Ajaran Hindu 26.400
314 Isa Upanisad 13.200
315 Itihasa 156.000
316 Jaga Satru 18.000
317 Japa Yoga 37.200
318 Jawaban atas Pertanyaan 19.200
319 Jejak-jejak Sadhu 16.800
320 Jenis-jenis Tebasan 16.800
321 Kaedah Beryadnya 38.400
322 Kaedah Beryadnya II 28.800
323 Kajeng kliwon 20.400
324 Kakawin Nitisastra 78.000
325 Kakawin Ramayana Jilid I 73.200
326 Kakawin Ramayana Jilid II 72.000
327 Kakawin Ramayana Jilid III 120.000
328 Kala Badeg 21.600
329 Kala Tattwa 13.200
330 Kalender 200 Tahun 66.000
331 Kalender 2200 Tahun (Tahun 1 s/d 2200 Masehi) 188.400
332 Kama Bang Kama Putih 26.400
333 Kamasutra dari Watsyayana 56.400
334 Kamus Bahasa Bali 165.600
335 Kamus Nama-nama Sanskerta Indonesia 82.800
336 Kamus Saku 30.000
337 Kamus Sanskerta - Indonesia 74.400
338 Kamus Umum Buddha Dharma 88.800
339 Kanda Empat (Bhuta, Dewa, Lare, Sari) 24.000
340 Kanda Empat Bhuta 19.200
341 Kanda Empat Dewa 22.800
342 Kanda Empat Rare 19.200
343 Kanda Empat Sari Sakti Tanpa Guru 16.800
344 Kanda Empat Tanpa Sastra 26.400
345 Kanda Pat Catur Sanak 16.800
346 Kanda Pat Madu Muka 16.800
347 Kanda Pat Pamurtian 16.800
348 Kanda Pat Pengaradan 16.800
349 Kanda Pat Prasanak 16.800
350 Kanda Pat Rare 16.800
351 Kanda Pat Sari 16.800
352 Kanda Sanga 19.200
353 Kanda Sanga Tanpa Sastra 13.200
354 Karma Yoga 15.000
355 Karmaphala 56.400
356 Kata-kata Mutiara Renungan Harian 33.600
357 Katuturaning Barong Swari Lan Dalang 13.200
358 Kearifan Lokal Sain Asli Bali 26.400
359 Kebahagiaan Di balik Tantangan dan Penderitaan 21.600
360 Kebahagiaan Kunci Meraih Kesuksesan 32.400
361 Kebangkitan seorang Hindu 36.000
362 Kebenaran Sejarah Agama Hindu 180.000
363 Keberuntungan Anda Tahun 2007 21.600
364 Keberuntungan Anda Tahun 2008 21.600
365 Kedamaian di tengah-tengah Prahara 26.400
366 Kedudukan Pemangku dalam Beryadnya 22.800
367 Kedudukan Perempuan Hindu 36.000
368 Kejayaan Ganesa 46.800
369 Kekuatan Dewa Agni dan Dewa Indra 13.200
370 Kekuatan Yadnya 33.600
371 Kemah Sadhana 28.800
372 Kemahaesaan Tuhan Dalam Veda 19.200
373 Kemuliaan Sai paduka 21.600
374 Ken Arok, Ken Dedes, leluhur Raja-raja Majapahit 13.200
375 Kenali Dirimu 33.600
376 Kepemimpinan (Leadership) dalam Agama Hindu 13.200
377 Kepemimpinan Hindu 13.200
378 Kepemimpinan Hindu Astra Brata 24.000
379 Kepemimpinan Hindu dalam Lontar Wrati Sesana 26.400
380 Keprotokolan & MC 26.400
381 Kerangka Dasar Agama Hindu 26.400
382 Kesaktian & Keampuhan Mantra Gayatri 10.800
383 Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu 26.400
384 Kesehatan & Meditasi Matahari Terbit 52.800
385 Kesehatan dan Spiritual 46.800
386 Kesempurnaan Diri 10.800
387 Kasuksmaning Pelinggih Ring Pamerajan 30.000
388 Kesusastraan Bali 24.000
389 Ketuhanan Bali 16.800
390 Keutamaan Manusia & Pendidikan Budi Pekerti 66.000
391 Kewangen 16.800
392 Khrisna Bhakti 10.800
393 Kiat Praktis Belajar di Perguruan Tinggi 18.000
394 Kiat-kiat Praktis meraih kerja 13.200
395 Kidung Bhajan Mala 74.400
396 Kidung Jerum Kundangdya 16.800
397 Kidung Lungsir Petak 10.800
398 Kidung Panca Yadnya 22.800
399 Kidung Suci 45.600
400 Kidung Suci Kirtanam 10.800
401 Kidung Tantri 24.000
402 Kidung Tantri Manduka Wyakarana 60.000
403 Kidung yadnya 10.800
404 Kisah Singkat Kehidupan Svami Vivekananda 20.400
405 Kisah-kisah Mengagumkan Para Dewa Hindu 20.400
406 Kitab Aji Sngkya 1947 18.000
407 Komodifikasi Tari Barong 50.400
408 Konsentrasi dan Meditasi 60.000
409 Konsep & Praktik Agama Hindu di Bali 132.000
410 Konsep Filosofi Hindu 13.200
411 Konsep Kesuksesan Umat Hindu 43.200
412 Konsep panca Sradha 46.800
413 Konsep Sraddha 50.400
414 Konsepsi Monotheisme Dalam Agama Hindu 18.000
415 Kosmologi Hindu 82.800
416 Krsna 13.200
417 Kumpulan Cerita Pendek Keagamaan Hindu 26.400
418 Kumpulan Dharma Wacana Profesional 26.400
419 Kumpulan Karya Pilihan tentang Sadhana 31.200
420 Kumpulan Kisah Bhakti Para Bhakta 30.000
421 Kumpulan Lagu-lagu Arathi 13.200
422 Kumpulan Ringkasan Lontar 21.600
423 Kunang-kunang Anarung Sasi 33.600
424 Kunci Kekayaan meneropong Managemen 24.000
425 Kundalini I 37.200
426 Kundalini Yoga 36.000
427 Kusumadewa 21.600
428 Langkah-langkah Emas 44.400
429 Langkah-langkah Kecil Meningkatkan Kadar Religiusitas 30.000
430 Lava dan Kusa 16.800
431 Laya Yoga 21.600
432 Leak Mayoga Dikala Purnama 21.600
433 Leak Ngamah Leak 43.200
434 Leak Sari Rahasia Kesaktian Mpu Peradah 16.800
435 Lebu Guntur 10.800
436 Legenda Gong Belaluan 31.200
437 Leluhur Orang Bali 24.000
438 Lentera Spiritual 3 43.200
439 Lima Nilai Kemanusiaan 16.800
440 Lontar Jajimatan 13.200
441 Lontar Kuranta Bolong 13.200
442 Lontar Pengejukan Leak 12.000
443 Macan Raden 16.800
444 Maha Dahsyat Gayatri Mantra Menepis Badai 60.000
445 Maha Sakti Gayatri Mantra 66.000
446 Maha Sidhi Gayatri Mantra 50.400
447 Mahabharata 163.200
448 Mahabharata A (Komik) 60.000
449 Mahabharata B (Komik) 60.000
450 Mahabharata C (komik) 60.000
451 Mahabharata D (Komik) 60.000
452 Mahabharata Jilid Lengkap (Komik) 225.600
453 Mahagotra Arya Tri Sanak 16.800
454 Mahanarayana Upanisad 48.000
455 Maharsi Vyasa 13.200
456 Maitri Upanisad 24.000
457 Makanan Satvik & Kesehatan 21.600
458 Makanan Satvik & Kesehatan 26.400
459 Makna Filosofis Upacara & Upakara 16.800
460 Makna Hari Raya Hindu 37.200
461 Makna Upacara Yadnya I 60.000
462 Makna Upacara Yadnya II 60.000
463 Manawa Dharmasastra 148.800
464 Mandukya Upanisad 74.400
465 Manggala Upacara 33.600
466 Mantra dan Belajar Memantra 48.000
467 Mantra Gayatri (Sabda Brahma, Ibu dari Veda) 10.800
468 Mantra, Inisiasi, Meditasi & Yoga 21.600
469 Mantra, Tantra dan Mujizat 10.800
470 Manusia dan Uang 10.800
471 Manusia Perspektif Teologi Universal 28.800
472 Mari Belajar Bahasa Sansekerta 1 36.000
473 Masakan Bali 20.400
474 Matematika dalam Qur'an & Veda 44.400
475 Matematika Veda 76.800
476 Matsya Avatara 12.000
477 Mau Apa Dengan Hidup 22.800
478 Meditasi 20.400
479 Meditasi Kesempurnaan Manusia 50.400
480 Meditasi Adyatmika 31.200
481 Meditasi Bio Energi Ratu Bagus 97.200
482 Meditasi Buddhis 25.200
483 Meditasi Cahaya 19.200
484 Meditasi Jiwa Premana 2 33.600
485 Meditasi Jiwa Premana 1 31.200
486 Meditasi Pada Kesempurnaan Manusia 51.600
487 Meditasi Pada Om 24.000
488 Meditasi Satya Sai 36.000
489 Meditasi Yoga Tradisi Himalaya 16.800
490 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (HC) 92.400
491 Majejahitan dan Metanding Edisi 1 (SC) 84.000
492 Majejahitan dan Metanding Edisi II 84.000
493 Melalui Kematian Kita Lahir Kembali 31.200
494 Melenyapkan Kebimbangan Umat 31.200
495 Memahami Agama Lewat Fenomena Sains 20.400
496 Memahami Catur Marga 31.200
497 Memahami Konsep Siwa Budha di Bali 34.800
498 Memahami Perbedaan Catur Varna, Kasta dan Wangsa 43.200
499 Membaca Orang 13.200
500 Membaca Wajah 18.000
501 Membangun Masyarakat Berkualitas 21.600
502 Membangun Pura di Pulau Jawa 16.800
503 Membangun Rumah Tangga Sukinah 36.000
504 Membedah Kasus Konversi Agama 79.200
505 Membentuk Kepribadian Anak dalam Kandungan 22.800
506 Membentuk Siswa Berkarakter Mulia 46.800
507 Memberi Makna Sebuah Kehidupan 24.000
508 Membina Anak-anak 74.400
509 Membina Keluarga Sejahtera 19.200
510 Memekarkan Nuansa Spiritual 20.400
511 Memelihara Janin Dalam Kandungan 48.000
512 Menantang Arus Menegakkan Kesejatian Dharma 37.200
513 Mencegah Stress Bersama Hindu 20.400
514 Mendayagunakan EQ dan SQ melalui Psikologi Hindu 33.600
515 Mendidik Anak Suputra 10.800
516 Menembus Kegelapan 50.400
517 Menggali Nilai Etika Dalam Cerita Purana 25.200
518 Mengangkat Nilai-nilai agama 19.200
519 Mengapa Bali disebut Bali 48.000
520 Mengapa Berdana 21.600
521 Mengapa Membaca Reg Veda 19.200
522 Mengapa? Tradisi dan Upacara Hindu 37.200
523 Mengapa Saya Memilih Vegetarian 25.200
524 Mengasuh Anak Menurut Bhagawan 9.600
525 Mengelola Perpustakaan Secara Efektif dan Efisien 19.200
526 Mengenal Agama-agama 60.000
527 Mengenal Barong dan Rangda 16.800
528 Menggapai Kedamaian Sejati 19.200
529 Menguak Misteri Pementasan Barong dan Rangda 26.400
530 Mengurai benang Kusut Simpul-simpul Dharma Wacana 20.400
531 Meningkatkan Kesadaran Diri Sejati Atman 31.200
532 Meningkatkan Profit Perusahaan 19.200
533 Menjadi Orang Tua Mulia dan Berguna 16.800
534 Menjadi Pemangku Siapa Takut? 18.000
535 Menjadi Pemimpin Efektif 18.000
536 Menjangan Sakaluang 39.600
537 Menyayangi Alam, wujud Bhakti pada Tuhan 34.800
538 Menyelam dalam Lautan Ramayana 9.600
539 Menyembah Simbol Merupakan Realisasi Brahman 20.400
540 Menyingkap Rahasia Siva di Bumi 19.200
541 Menyingkap Rahasia Yoga 19.200
542 Merawat Diri Untuk Menjaga Kesucian Lahir Batin 37.200
543 Merealisasi Moksa 13.200
544 Merkantilisme Pengetahuan Dalam Bidang Pendidikan 69.600
545 Merta Matemahan Wisia 26.400
546 Metode Penelitian Kwalitatif dalam Ilmu Agama 13.200
547 Misi & Visi Guru Spiritual 21.600
548 Misi & Visi Illahi 31.200
549 Mlaspas & Ngenteg Linggih 16.800
550 Moksa Brahman Atman Aikyam 33.600
551 Moksa Universalitas dan Pluralitas Bhagawadgita 19.200
552 Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharmah 26.400
553 Mukjizat Sai Baba 37.200
554 Mukjizat Tirtha 16.800
555 Mulat Sarira 13.200
556 Mutiara Dharma 26.400
557 Mutiara Hindu dalam Budaya Bali 48.000
558 Mutiara Hindu Sebagai Bahan 26.400
559 Namah Sivaya Santaya 60.000
560 Negarakertagama & Pararaton 34.800
561 Nama-nama Sesayut 24.000
562 Namasmarana 13.200
563 Narada Bhakti Sutra 45.600
564 Naskah Kelabang Sebit 25.200
565 Nawa Darsana : 9 Sitem Filsafat Hindu 37.200
566 Nawa Dharsana 52.800
567 Nawa Sangga Tirthayatra 37.200
568 Nawa Usadha Bali 82.800
569 Ngaben 33.600
570 Ngaben Khusus Pranawa 13.200
571 Ngaben Ngelanus 37.200
572 Ngaben Sarat 20.400
573 Ngaben Sederhana 16.800
574 Ngalinggihang Dewa Hyang 13.200
575 Nganteb Piodalan Alit lan Sesana Pemangku 16.800
576 Ngereh Ritual, Supranatural, Tradisional 19.200
577 Ngulati Dewasa lan Wariga 24.000
578 Nguntul Tanah Nulengek Langit 16.800
579 Nilai Filosofis Penjor 31.200
580 Niti Sastra 26.400
581 Nyepi Berlandaskan Kitab Suci Veda 19.200
582 Ogoh-ogoh 18.000
583 OM Sairam 10.800
584 Orag Bali di Himalaya 26.400
585 Padang Tuh 18.000
586 Paindikan Maturan Penyabranan 13.200
587 Palmistri Hindu 16.800
588 Panca Datu (edisi Revisi) 36.000
589 Panca Sraddha 39.600
590 Panca Tantra 31.200
591 Pancaran Bhagavata 30.000
592 Pancaran Dharma 21.600
593 Pancaran Kasih Tuhan 21.600
594 Pancaran Kebijaksanaan (Jnana Wahini) 18.000
595 Pancaran Kedamaian 24.000
596 Pancaran Kedamaian 36.000
597 Pancaran Penerangan 20.400
598 Pandangan Gender Pada Smerti 22.800
599 Pandawa Seda 60.000
600 Panduan Guru Mengajar Pendidikan Agama Hindu 39.600
601 Panduan Singkat Dharma Wacana 13.200
602 Pangastawa Istha Dewata 16.800
603 Pangastawa Pitra Yadnya 19.200
604 Panggilan Veda 57.600
605 Panrestyan Pandawa Korawa 12.000
606 Para Guru Spiritual India Abad ke Dua Puluh 60.000
607 Para Guru Spiritual India Abad ke Sembilan Belas 60.000
608 Parasara Dharmasastra 43.200
609 Parisada Hindu Dharma dengan Konsolidasinya 56.400
610 Paritta Suci 18.000
611 Parwati 13.200
612 Patanjali Raja Yoga 60.000
613 Pawintenan Saraswati 10.800
614 Pedoman Pinandita 66.000
615 Pecalang 26.400
616 Pedoman Altar, Bhajan, Meditasi Sai Study 21.600
617 Pedoman Calon Pinandita dan Dharmaning Sulinggih 16.800
618 Pedoman Hidup Untuk Meraih Kebahagiaan 26.400
619 Pedoman Memimpin Upacara Yadnya 22.800
620 Pedoman Memimpin Upacara Dewa Yadnya 26.400
621 Pedoman Penyelenggaraan Pesraman 13.200
622 Pedoman Sembahyang Umat Hindu 22.800
623 Pejati dan Suci 24.000
624 Pelajaran Bahasa Sansekerta 97.200
625 Pelajaran Bahasa Sanskerta Tahap 1 18.000
626 Pelangi Dharma 15.600
627 Pelestarian Lingkungan dalam Agama Hindu 43.200
628 Pemangku Juga Manusia 13.200
629 Pembentukan Karakter Bangsa 24.000
630 Pemikiran Hindu 88.800
631 Pendidikan Agama Hindu di Perguruan Tinggi 36.000
632 Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi 31.200
633 Peng. Agama Hindu III Veda 16.800
634 Pengalaman Spiritual Bersama Guru Jilid 1 62.400
635 Pengantar Acara Agama Hindu 21.600
636 Pengantar Beberatan Pemangku 39.600
637 Pengantar Dasar Kepemimpinan Kuna Nusantara 46.800
638 Pengantar Etika dan Moralitas Hindu 51.600
639 Pengantar Filsafat Hindu 32.400
640 Pengantar Hukum Hindu 36.000
641 Pengantar Kitab Itihasa 19.200
642 Pengantar Managemen Bernuansa Hindu 32.400
643 Pengantar Tantra Sebagai Jalan Menuju Kegelapan 26.400
644 Pengaruh Budhi 26.400
645 Pengarusutamaan Gender Menurut Agama Hindu 12.000
646 Pengenalan Dasar Sanskerta 16.800
647 Pengetahuan & Pengendalian Prana 26.400
648 Pengorbanan Sang Arjuna 16.800
649 Peranan Linguistik dalam Analisis Bahasa Puisi 22.800
650 Perempuan dan Kepemimpinan Tranformasional 30.000
651 Percik Pemikiran Padepokan Maruti Suta 39.600
652 Perjalanan Sang Jiwa 60.000
653 Perkawinan dan Kehidupan Keluarga 13.200
654 Perkawinan yang Ideal 21.600
655 Perkawinan Magelar Warang 16.800
656 Perlindungan Hukum Terhadap Wisatawan 26.400
657 Permata & Batu-batu Mulia 46.800
658 Persepsi Umat Hindu Tehadap Svarga Neraka 103.200
659 Pesan Langit dan Bumi 18.000
660 Pesan-pesan upanisad 18.000
661 Pesucian dan Penyapa 13.200
662 Peternakan Berwawasan Kebudayaan dan Agama Hindu 24.000
663 Petunjuk Teknis Dharma Wacana 19.200
664 Petunjuk Teknis Perkawinan Hindu 13.200
665 Pikiran misteri & penaklukkannya 82.800
666 Pinandita Sangging 10.800
667 Pindah Agama, Mengapa? 24.000
668 Pitra Pakerti 16.800
669 Pitra Puja Ngaben lan Nyekah 37.200
670 Pokok-pokok Wariga 36.000
671 Pokok-pokok Ajaran Hindu 66.000
672 Pola Pikir Wawasan kebangsaan 33.600
673 Prana Suci Kundalini 16.800
674 Pranawa OM 31.200
675 Prasasti dan Bade Pande 30.000
676 Pratima Bukan Berhala 31.200
677 Prawerti dan Niwerti Marga 26.400
678 Prema Yoga 30.000
679 Primbon Dewata Seri Mitologi Tanaman, Binatang dan Mahluk 26.400
680 Primbon Dewata Seri Seluk Beluk Tentang Mimpi 66.000
681 Profesi Jaksa 24.000
682 Proses Kremasi & Esensi Perjalanan Atman Menuju Moksa 37.200
683 Proses Penciptaan Alam Semesta 26.400
684 Proses Terbentuknya Bayi Dalam kandungan 13.200
685 Puasa/Brata Ekadasi Mahatmya 21.600
686 Puisi Modre Samar Gantang 18.000
687 Puja Pali-pali 13.200
688 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah 10.800
689 Puja Trisandhya, Kramaning Sembah, Kidung Pancayadnya 19.200
690 Puja Walaka 22.800
691 Pujastawa 10.800
692 Punarbawa 37.200
693 Pupulan Carita Cutet Bali Anyar 28.800
694 Pupulan Pidarta Basa Bali 13.200
695 Pura Besakih 52.800
696 Purana Agni 24.000
697 Purana Bhagavata 26.400
698 Purana Bhavisya 24.000
699 Purana Brahma 21.600
700 Purana Brahmanda 24.000
701 Purana Brahmavaivarta 24.000
702 Purana Garuda 24.000
703 Purana Kurma 24.000
704 Purana Linga 19.200
705 Purana Markandeya 31.200
706 Purana Matsya 24.000
707 Purana Narada 24.000
708 Purana Padma 21.600
709 Purana Siva 24.000
710 Purana Skanda 24.000
711 Purana Vamana 24.000
712 Purana Varaha 24.000
713 Purana Vayu 24.000
714 Purana Vishnu 24.000
715 Purana, Sumber Ajaran Komprehensip 72.000
716 Purnama Tilem 19.200
717 Putra Sesana 13.200
718 Putra-putra Siva 30.000
719 Putru Pasaji 10.800
720 Rahasia Om 39.600
721 Rahasia Pemujaan Sakti Durgha Bhairavi 21.600
722 Rahasia Pikiran 26.400
723 Rahasia Surga di Telapak Kaki Ibu 30.000
724 Rahasia Tantra, Yantra, Mantra 51.600
725 Ramalan Joyoboyo, Ronggowarsito, Sabdopalon 37.200
726 Ramalan Nasib 66.000
727 Ramayana 163.200
728 Rangkuman Widhi Sastra 60.000
729 Rare Angon 31.200
730 Rare Angon dan Catur Yajnya 39.600
731 Reformasi Agama Hindu 44.400
732 Reformasi ke Arah kemajuan yang Sempurna 45.600
733 Reinkarnasi, Hidup Tak Pernah Mati 26.400
734 Rendah Hati, Bahagia dan Bijak 10.800
735 Renungan Filsafat Hindu 27.600
736 Renungan Filsafat Hindu II 36.000
737 Renungan Jnana Buddha Siwa 37.200
738 Rerajahan (Fungsi dan Manfaatnya) 49.200
739 Rerajahan lan Pengatawa Caru 13.200
740 Rg Veda Samhita Mandala I, II, III 205.200
741 Rg Veda Samhita Mandala IV, V, VI, VII 188.400
742 Rg Veda Samhita Mandala VIII, IX, X 264.000
743 Ritual ke Spiritual 30.000
744 Ritual Veda Homa Tattwa Jnana 19.200
745 Roga Sanghara Bumi 22.800
746 Runtuhnya Kemuliaan Manusia 20.400
747 Sabda Satya Sai I 37.200
748 Sabda Satya Sai IV 56.400
749 Sabda Satya Sai V 51.600
750 Sadhana (Disiplin Spiritual) 42.000
751 Sanskrit - English Dictionary 510.000
752 Sai Humor 24.000
753 Sai Meditasi 19.200
754 Sai Miracle 34.800
755 Sai Prasanti Bhajan 37.200
756 Saitri 24.000
757 Saiva Siddhanta 16.800
758 Salinan Lontar Aswameda Parwa lan Adi Parwa 22.800
759 Salinan Lontar Bhama Kretih 24.000
760 Salinan Lontar Kusumadewa, Wrati Siwa Sasana, Wariga Gemmeht 52.800
761 Salinan Lontar Siddhimantra Tattwa 50.400
762 Salinan Lontar Taru Premana 12.000
763 Sama Veda Samhita 140.400
764 Samhita Vacana Agama Hindu 60.000
765 Samsara Perjalanan Sang Jiwa 37.200
766 Sandhya dan Agnihotra 18.000
767 Sanggah Kemulan 16.800
768 Sangging Tata Pati Undagi 46.800
769 Sanghyang Buda Kecapi 24.000
770 Sankrit - English Dictionary 495.600
771 Sarasamuccaya 51.600
772 Sarasamuccaya Smerti Nusantara 52.800
773 Sareng Mapauruk Aksara Bali 16.800
774 Sarining Vrespatikalpa 24.000
775 Sarjana yang Bodoh 10.800
776 Sarva Gita Sarah (SC) 60.000
777 Sarva Gita Sarah (HC) 66.000
778 Satya Dharsan 21.600
779 Saya Bangga Beragama Hindu 45.600
780 Seha Puja Pinandita Catur yajna 26.400
781 Sejarah dan Babad Keloping 31.200
782 Sejarah Kerajaan Blambangan 99.600
783 Sejarah mahagotra Tirta Harum 48.000
784 Sejarah Pangeran Bendesa Manik Mas 20.400
785 Sejarah Perjalanan Danghyang Nirartha 1453 - 1520 46.800
786 Sejarah Perkembangan Agama Hindu 24.000
787 Sekilas Metode Tentang Dharma Wacana 33.600
788 Sembahyang Menurut Hindu 31.200
789 Senyum 79.200
790 Serial Walian Sakti Meditasi Kesehatan Jiwa Premana I 31.200
791 Seri 1 Arsitektur Tradisional Bali : Filosofi Konsep dan Aplikasi 54.000
792 Seribu Nama Siwa 36.000
793 Seribu Nama Wisnu 32.400
794 Seribu Nama Wisnu, Mantra dan Arti 32.400
795 Sesayut Lan Tebasan 13.200
796 Setapak Sirih Sejuta Pesan 10.800
797 Sihir Bali 24.000
798 Sikap Vedanta Terhadap Agama 50.400
799 Siksa dan Jnana 36.000
800 Sila dan Vinaya 38.400
801 Sipta Durmanggala 18.000
802 Sira Nika Tyang 32.400
803 Sistem Filsafat Hindu Lengkap 60.000
804 Sistem Kawin Lari Adat Tradisi Lombok 32.400
805 Sistem Pendidikan Agama Hindu 36.000
806 Sisya Sesana 21.600
807 Sisya Sista 60.000
808 Siva 13.200
809 Siva Purana 36.000
810 Siva Purana Vol. I 103.200
811 Siva Purana Vol. II 132.000
812 Siva Purana Vol. III 120.000
813 Siva Sakti Svarupa 16.800
814 Siva Samhita 31.200
815 Siwa Siddhanta Tattva dan Filsafat 60.000
816 Sivaratri 26.400
817 Siwa Kalisa 13.200
818 Siwa, Sadasiwa dan Paramasiwa (Siwaratri) 20.400
819 Siwaratri 26.400
820 Siwaratri di Era Modern 26.400
821 Slokantara (Cover Biasa) 66.000
822 Slokantara (Cover Lux) 60.000
823 Soca Mautama 16.800
824 Sorandaka 37.200
825 Sraddha dan Bhakti 24.000
826 Spiritualitas Transformasi ke Dalam dan Ke Luar Diri 37.200
827 Sraddha dan Bhakti 24.000
828 Sri Guru Phitam 30.000
829 Sri Krisna Lila 13.200
830 Sri Rama 13.200
831 Sri Upanisad 48.000
832 Srimad Bhagavatam 169.200
833 Stop Pembohongan, Pembodohan & Penistaan 26.400
834 Studi Banding Antar Agama 33.600
835 Stuti & Stava 148.800
836 Suara Bathin, Inner Voice 26.400
837 Subak Konsep Pertanian Religius 43.200
838 Subha Asubhakarma 30.000
839 Sukinah (Membangun Rumah Tangga) 33.600
840 Suksmaning Banten 31.200
841 Suluh Hidup Lentera Kecil 13.200
842 Suluh Hidup Lentera Kecil 2 26.400
843 Sumber Hukum Hindu 27.600
844 Sundarigama 22.800
845 Sungai Gangga, Mandira dan Pura 26.400
846 Surya Namaskara 33.600
847 Surya Sevana 66.000
848 Susastra Hindu 24.000
849 Sutasoma Pangeran Rembulan 21.600
850 Svami Sivananda Penebar Cinta Kebajikan 51.600
851 Svarga Rohanika Parva 13.200
852 Svami Vivekananda : Untaian Indah Pemikiran dan Wejangan 18.000
853 Tadah Kala 19.200
854 Tantra dan Sex 10.800
855 Tantra yoga 16.800
856 Tantri Kamandaka (Nandhaka Harana) 50.400
857 Tanya jawab Ajaran Hindu I (Prasnottara Vahini) 16.800
858 Tanya jawab Ajaran Hindu II (Upadesa Merta) 32.400
859 Tanya Jawab Hindu bagi Pemula 64.800
860 Tanya jawab tentang Bhagavatam purana 13.200
861 Tanya Jawab Tentang kehidupan Illahi 13.200
862 Tanya Jawab tentang Ramayana 10.800
863 Tat Twam Asi 30.000
864 Tata Cara Ritual dan Tradisi Hindu 96.000
865 Tata Cara Sembahyang & Pengertiannya 16.800
866 Tata Letak Tanah & Bangunan 19.200
867 Tata Susila Hindu 20.400
868 Tata Titi dan Tutur Kamoksan di Bali 37.200
869 Tatanan Upacara Ngenteg Linggih 13.200
870 Tatanan Upakara lan Upacara Manusa yadnya 24.000
871 Tataning tetanding Banten Sesayut 26.400
872 Tattwa 33.600
873 Tattwa Hindu Bagi Pandita & Pemangku 21.600
874 Tattwa Jnana 19.200
875 Tentang Hidup dan Kehidupan 22.800
876 Tenung Pewacakan Rare 43.200
877 Teologi & Simbol Dalam Agama 88.800
878 Teologi Hindu, Tema, Wacana dan Struktur 126.000
879 Teologi Sanatana Dharma 132.000
880 Teologi Sosial 86.400
881 Teologi, Filsafat, Etika dan Ritual dalam Susastra Hindu 24.000
882 Teori Organisasi 60.000
883 Terangnya Sinar Atma Jnanam 33.600
884 Terapi Laut 37.200
885 Tetandingan Lan Sorohan Bebanten 26.400
886 Teologi Hindu 16.800
887 Tinjauan Tabuh Rah dan Judi 13.200
888 TirTirta Yatra ke Nusa Penida 13.200
889 Thirta Yatra Perjalanan ke tempat-tempat Suci 66.000
890 Tokoh-tokoh cerdik dalam Cerita Rakyat 26.400
891 Tradisi Bali dan Lombok 31.200
892 Transformasi Kebudayaan Bali Menuju Abad XXI 50.400
893 Transformasi Pertanian 46.800
894 Tri Hita Karana (Kajian, Theologi, sosiologi, ekologi) 36.000
895 Tri Hita Karana Ekologi Ajaran Hindu 37.200
896 Tri Hita Karana Menurut Konsep Hindu 45.600
897 Tri Hita Karana & World Peace : Bali Hinduism Philosophy 43.200
898 Tri Kaya Parisuda 31.200
899 Tri Murti 34.800
900 Tri Rna 30.000
901 Trisandhya, Sembahyang & Berdoa 26.400
902 Tuhan Menciptakan Alam Semesta dan Manusia 32.400
903 Tuhan Siva dan Pemujaannya 51.600
904 Tuhan Sudah Mati? Untuk apa Sembahyang 97.200
905 Tujuan Pengembaraan kehidupan manusia 21.600
906 Tumpek Wariga 19.200
907 Tuntunan Indik Padewasan 16.800
908 Tuntunan Nganteb Upaka (Dewa Yadnya) 16.800
909 Tuntunan Praktis Dharma Wacana 43.200
910 Tuntunan Praktis Upacara Memandikan Mayat 16.800
911 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 16.800
912 Tuntunan Susila untuk Meraih Hidup Bahagia 2 16.800
913 Tutur Aji Saraswati 13.200
914 Tutur Bhagavan Agastyaprana 13.200
915 Tutur Bhuwana Kosa 37.200
916 Tutur Gong Besi (budha) 13.200
917 Tutur Gong Besi (sudira) 16.800
918 Tutur Lebur gangsa 16.800
919 Tutur Rare Angon 13.200
920 Tutur Usada 36.000
921 Ukuran Keris Utama 19.200
922 Ulap-ulap dan Rerajahan 33.600
923 Ulap-ulap Sruti Aksara Bali 16.800
924 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 28.800
925 Upacara Bayi dalam kandungan 16.800
926 Upacara Mapreteka Layon 24.000
927 Upacara Malebur Sarwa Prateka 57.600
928 Upacara Mlaspas Karang 54.000
929 Upacara Mulang Pakelem di Danau Segara Anakan 32.400
930 Upacara Nyenuk 26.400
931 Upacara Nyiramang Layon 13.200
932 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
933 Upacara Madiksa 24.000
934 Upacara Pasupati sebagai Media Sakralisasi 19.200
935 Upacara Pemujaan Durga Mahesasura 24.000
936 Upacara Piodalan Alit di Sanggah 26.400
937 Upacara Ritual perkawinan Agama Hindu Kaharingan 30.000
938 Upacara Yadnya Seri I (Melangkah ke persiapan) 26.400
939 Upacara Yadnya Seri II Bahan & Bentuk Sesajen 30.000
940 Upacara Yadnya Seri III Dewa Yadnya 24.000
941 Upacara Yadnya Seri IV Manusa Yadnya 26.400
942 Upacara Yadnya Seri V Pitra Yadnya 24.000
943 Upacara Yadnya Seri VI Bhuta Yadnya 21.600
944 Upacara Yadnya Jilid Lengkap 145.200
945 Upadesa 21.600
946 Upanisad-Upanisad Utama 162.000
947 Upawasa, Tapa dan Brata Berdasarkan Agama Hindu 30.000
948 Usada Bali Agung 66.000
949 Usada Bali Seri Menguak Dahsyatnya Khasiat Ramuan 84.000
950 Vana Parwa 36.000
951 Variasi Bahasa Kedudukan dan Peran Sai Baba 22.800
952 Vastusastra dalam Cinta & Romantika 16.800
953 Veda Abad 21 Vol. 1 73.200
954 Veda Abad 21 Vol. 2 86.400
955 Veda Sabda Suci 152.400
956 Veda Yang Agung Sumber Semua Dharma 52.800
957 Vedanta 66.000
958 Vedanta Merangkul Semua Agama 57.600
959 Vegetarianisme 13.200
960 Vijnana Bhairawa atau Kesadaran Tuhan 43.200
961 Visnu 13.200
962 Vrespati Tattwa 16.800
963 Vyakarana, Tata Bahasa Sanskerta 51.600
964 Wacana Dharma 13.200
965 Wacana Harian Sai Baba 42.000
966 Wacana Mutiara 26.400
967 Wacana Sai untuk Sadhaka 13.200
968 Wacana Spiritual 16.800
969 Wanita 13.200
970 Wanita Mulia Istana Dewa 39.600
971 Wariga Dewasa Praktis 30.000
972 Wariga Krimping 36.000
973 Warnaning sesayut lan caru 30.000
974 Weda Wakya III 66.000
975 Weda Wakya IV 72.000
976 Weda Wakya V 72.000
977 Wedaparikrama HC 66.000
978 Wejangan Filosofis dan Keagamaan Swami Vivekananda 39.600
979 Wejangan Sai Baba tentang Kepemimpinan 48.000
980 Wiku Sesana 92.400
981 Wiwaha Perkawinan 18.000
982 Wong Agung Wilis 33.600
983 Wrehaspati Tattwa 18.000
984 Wrespati Tattwa Sebgai Filsafat 34.800
985 Yadnya Sesa 16.800
986 Yajur Veda 36.000
987 Yajur Veda Samhita 177.600
988 Yaksa Prasna 21.600
989 Yama Niyama Brata 19.200
990 Yoga Kundalini 37.200
991 Yoga Suara Sekar Alit 13.200
992 Yowana 33.600