Minggu, 25 September 2016

Analogi

Lampu

--------------------------------------------------------------------------------

Kuasa-Allah memerlukan wadag ini yang terdiri dari berbagai unsur, agar dapat mengejawantah ke dalam dunia luar. Itulah sebabnya kita mempunyai kelebihan penalaran dan kecerdasan, karena Kuasa-Allah dapat mendaya-gunakan banyak perangkat kecil di dalam diri kita agar dapat menyebarkan berkah, pesan dan kecerdasan. Kuasa-Allah tidak dapat melakukan itu dalam tumbuh-tumbuhan, karena tidak terdapat perangkat yang cukup. Itu saja. Seperti lampu  yang ada di sini. Jika listrik lampu tersebut adalah 100-watt, maka daya listriknya dapat lebih terang dari lampu  yang 20-watt. Jika kita merusak lampu  yang 100-watt maka akan lebih mahal, lebih boros dari lampu   yang 20-watt. Inilah sebabnya kita coba untuk mendaya-gunakan. Inilah sebabnya kenapa kita harus sebisa mungking memakan sesuatu yang berkesadaran lebih rendah, seperti sayuran. Apakah cukup masuk di akal bagi Anda? 


Mobil
--------------------------------------------------------------------------------

Dan jika kita menelaah suatu kajian ilmiah yang akurat maka kita akan mengetahui bahwa kita bukanlah pemakan daging. Sistim tubuh kita, usus kita, perut kita, gigi kita, segalanya diciptakan secara ilmiah untuk memakan vegetarian saja. Tidak aneh jika kebanyakan orang menderita sakit, cepat tua, cepat letih, dan malas padahal mereka dilahirkan begitu pintar dan cerdas.  Dan mereka pada akhirnya berangsur-angsur menjadi semakin tumpul setiap harinya, dan semakin tua mereka merasa semakin buruk jadinya. Hal ini karena kita merusak kendaraan kita, obyek terbang kita, UFO kita. Sehingga, jika kita ingin mempergunakan kendaraan ini sedikit lebih lama dan lebih aman, maka kita harus menjaganya secara benar. Sebagai contoh, kita memiliki mobil. Anda tahu, Anda semua mengendarai  mobil. Nah, jika Anda mengisi bahan bakar yang salah di tangkinya, bagaimanakah jadinya? Apa yang akan terjadi? Kemungkinannya mobil tersebut akan berjalan beberapa meter dan kemudian berhenti. Dan Anda tidak mungkin menyalahkan mobil tersebut. Hal tersebut hanya karena kesalahan kita, kita secara keliru mengisi bahan bakar yang mana tidak pada tempatnya. Atau jika bahan bakar tersebut tercampur air, yah, kemungkinannya mobil itu dapat berjalan sebentar, tetapi kemudian akan memiliki masalah. Iyakan? Atau, jika oli kita menjadi terlalu kotor dan kita tidak membersihkannya, maka mobil itu akan berjalan untuk sementara tetapi kemudian kita akan memiliki masalah lagi. Dan adakalanya mobil tersebut meledak hanya karena kita tidak menjaga mobil kita secara benar, iyakan?

Sama halnya juga, tubuh kita seperti sebuah kendaraan yang mana dapat kita pergunakan untuk terbang dari sini ke (tingkat) keabadian, ke tingkat kebijaksanaan ilmiah yang sangat tinggi. Tetapi adakalanya kita merusaknya dan kita tidak mempergunakannya untuk tujuan yang benar. Sebagai contoh, mobil kita seharusnya berlaju sekian kilometer untuk membawa kita ke kantor, ke teman-teman kita dan ke berbagai tempat pemandangan yang indah. Tetapi kita tidak menjaganya, kita mengisi bahan bakar yang keliru, kita tidak memperhatikan olinya, kita tidak memperhatikan tangki air,  dan segala sesuatu lainnya. Sehingga mobil tersebut tidak melaju dengan kencang. Mobil tersebut tidak melaju terlalu jauh. Lalu kita hanya berlari di sekitar padang rumput kita, di sekeliling halaman kita. Itu juga baik. Mengertikah Anda? Namun kita hanya memborosi tujuan kita membeli sebuah mobil. Hanyalah memborosi uang kita dan waktu serta tenaga kita. Hanya itu saja. Tiada seorangpun yang dapat disalahkan. Tidak ada polisi yang akan menilang Anda apapun untuk itu. Hanya saja Anda memborosi mobil Anda, memborosi uang Anda di mana seharusnya Anda dapat pergi dengan cepat sekali dan melihat banyak hal, serta menikmati berbagai pemandangan.

Sama halnya dengan tubuh fisik kita, kita dapat hidup di dunia ini tetapi lalu kita menjaganya di dalam tubuh fisik ini, kita memiliki perangkat lainnya, yang mana kita dapat terbang melampaui itu. Seperti seorang angkasawan, ia duduk di roket. Roket adalah perangkatnya. Ia harus menjaganya dan ia jangan melanggar hukum fisik sehingga roketnya akan terbang dengan aman dan cepat. Tetapi sang angkasawan yang berada di dalam adalah penting adanya. Roket tersebut membawanya ke tujuannya. Tetapi, mengertikah Anda bahwa roket bukanlah obyek yang utama - melainkan sang angkasawan dan tujuan. Dan apabila ia pergunakan roket tersebut hanya melaju di sekitar Long Island maka hal tersebut juga merupakan pemborosan waktu. Mengertikah? Suatu pemborosan uang negara.

Oleh karena itu. tubuh kita sangatlah bernilai karena di dalamnya ini bersemayam para guru. Itulah sebabnya dalam Alkitab mengatakan, Tidak tahukah Anda bahwa Anda adalah bait Allah dan Tuhan Yang Maha Kuasa bersemayam di dalammu, roh kudus, yang sama, hal yang sama. Jika kita menampung roh kudus atau Tuhan Yang Maha Kuasa dapatkah Anda membayangkan betapa hebatnya itu, betapa sungguh hebatnya! Tetapi banyak orang yang membaca ini dengan cepat namun tidak mengerti, tidak menyadari kebesaran kalimat ini, dan tidak mencoba untuk mencarinya. Sehingga, inilah kenapa murid-muridku, mereka senang mengikuti ajaranku karena mereka menemukan siapa yang duduk di dalam dan apa yang terbaring di balik dunia ini, terlepas dari perjuangan kita setiap harinya, pendapatan dan perolehan uang dan segala permasalahan fisik ini. Kita memiliki sesuatu yang lebih indah, lebih bebas, lebih berpengetahuan di bagian dalam. Dan apabila kita mengetahui cara yang benar untuk mengkontak ini, maka ini semua adalah milik kita karena kita memilikinya di dalam diri kita. Hal ini hanya karena kita tidak mengetahui ada di mana kunci tersebut dan kita telah mengunci rumah ini untuk suatu jangka waktu yang lama dan sekarang kita hanya lupa bahwa kita memiliki harta benda ini. Hanya demikian saja. Sehingga,  yang dipanggil Guru adalah seseorang yang dapat membantu kita untuk membuka pintu tersebut dan menunjukkan kita apa yang merupakan asal-muasal dan menjadi milik kita. Tetapi kita membutuhkan lebih banyak waktu dan jalanilah dan periksalah setiap rincian yang kita miliki.  

(Misteri di balik dunia)

.....

T. Apakah telah ditentukan dari awal bahwa kita akan mencapai suatu tingkat tertentu dalam setiap jangka waktu kehidupan kita pada saat kita terlahir? 

G. Tidak, kita memiliki kebebasan untuk berlari lebih cepat atau lebih lambat. Ya. Sebagai contoh, mobil Anda , Anda mengisi seratus liter bahan bakar. Saya tidak tahu berapa banyak  Anda mengisinya ke dalam mobil. Saya tidak tahu mengendarai mobil. Tetapi Anda dapat melaju lebih cepat dalam kendaraan, yahh...., dan mencapai tempat tujuan dengan lebih cepat atau Anda melaju dengan lebih lamban. Baik saja. Semuanya itu tergantung Anda. Ya.


Komputer
--------------------------------------------------------------------------------

Terdiri dari apa saja benak pikiran tersebut? Benak pikiran itu hanyalah merupakan serangkaian kumpulan dari berbagai informasi yang buruk dan baik. Benak pikiran itu seperti suatu komputer, apapun yang Anda programkan, dan ketika Anda menekan tombolnya, hasilnya adalah sama, benarkan? Salah satu rekan sepelatihan kami memiliki orgen elektrik, dan ia memprogramkannya dengan berbagai nada irama yang berbeda, dan ia dapat memainkannya kembali dari kaset. Jadi sama halnya dengan otak kita. Otak itu akan kosong; benar-benar hampa, seperti suatu komputer yang baru, sampai kita mulai merekam segala sesuatu dan informasi, dan yang adakalanya baik, adakalanya buruk. Jika kebenaran kita merekam informasi yang baik dan ketika kita ingin menggunakannya, maka informasi yang baik akan keluar. Jika kebenaran kita merekan informasi yang buruk, dan tentulah informasi yang buruk akan keluar.  

Demikian pula dengan meditasi, berdoa kepada Tuhan atau mempelajari kitab-kitab suci hanyalah merupakan suatu jalan untuk memprogram kembali pikiran kita, suatu jalan kehidupan. karena kita memprogram ulang benak pikiran kita dalam suatu cara yang baik, hasil yang keluar akan selalu baik, atau   tidaklah seburuk yang sebelumnya, atau tidaklah semuanya buruk.Walaupun kita tidak dapat menahan untuk merekam sesuatu informasi yang lebih buruk setiap harinya, jumlahnya akan semakin berkurang dari yang sebelumnya, benarkan? Hal tersebut karena kita terus menerus merekam hal-hal yang baik, seperti bermeditasi; kita bermeditasi atas nama Tuhan, kita bermeditasi atas kuasa Tuhan dan kita memperoleh kuasa Tuhan melalui diri kita, mengisi kita dengan kebahagiaan, kebajikan dan kebaikan. Sehingga apabila terdapat informasi buruk yang muncul, sudah tidak terdapat ruangan untuknya, dan juga kemungkinan dapat diperkecil. Oleh karena kebaikan dan juga daya kuasa dari Tuhan, melalui meditasi setiap hari, kita dapat saja memperlemah atau kemungkinan menghancurkan secara keseluruhan segala informasi yang merusak benak pikiran dan jiwa kita. Itulah sebabnya kita mau tidak mau harus bermeditasi! Kita mau tidak mau harus mempelajari kitab-kitab suci.

(Maafkanlah Dirimu)

.....

T. Guru, seandainya Metode Quan Yin dapat membantuku terhindar dari reinkarnasi, bagaimana dengan karma dalam kehidupanku sebelumnya?

G. Oh, saya membakarnya. Saya membuangnya ke tong sampah dan menyalakan api lalu selesai. Oke? Anda tahu, dari mana karma itu berasal? Berasal dari reaksi Anda. Aksi dan reaksi, tentu saja. Tetapi darimana karma itu berasal? Karma itu tersimpan dalam bawah sadar Anda. Terdapat suatu tombol. Saya hanya menekannya dan lenyaplah karma tersebut. Hal itu seperti komputer  atau kaset rekaman Anda. Anda dapat memutarnya, Anda dapat merekamnya, atau Anda dapat menghapuskannya. Hanya perlu mengetahui caranya saja. 
(Metode Quan Yin: Manfaat-manfaat)

.....

(Bacalah juga: Analogi - Penyelam)


Cangkir
--------------------------------------------------------------------------------

T. Kenapa dan bagaimana kita terpisah dari Tuhan?

G. Karena kita merasakan keterpisahan tersebut. Karena kita berpikir dengan benak pikiran, kita berpikir bahwa kita terpisah. Tetapi sama sekali tidak pernah kita terpisah. Jika Anda mengabaikan benak pikiran tersebut, maka kita adalah satu dengan Tuhan. Itulah sebabnya saya memberitahukan kalian untuk bermeditasi dan melampaui komputer ini agar dapat berada di atas air dan menyatu dengan Tuhan lagi. Sebagaimana kita senantiasa dan selalu akan dan telah bersama sampai saat ini. Cangkir ini (Guru mengangkat cangkir yang ada di meja) yang memisahkan air di dalam dan air di sungai. Walaupun Anda baru saja mengambilnya dari sungai tetapi air itu ada di dalam cangkir . Dan sekali Anda memecahkan cangkir tersebut, maka Anda tahu bahwa air itu sama adanya. Atau Anda tidak memperdulikan cangkir tersebut, Anda pergi melampaui cangkir tersebut dan Anda senantiasa berupa air sungai yang baru saja diambil. Tetapi itu hanyalah suatu contoh.  Cangkir itu tidak pernah ada. Itu hanyalah khayalan saja. Dan khayalan adalah sulap yang paling dasyat yang mengendalikan triloka. Itulah sebabnya tiada yang dapat meloloskan diri. Itulah sebabnya saya memberitahukan Anda untuk tidak usah repot-repot mempelajari sulap. Sudah cukup hasil sulapan di dunia ini. Lihatlah pada dirimu dan Anda akan mengetahui sulap itu seperti apa. Semua yang perlu Anda pelajari adalah memecahkan jampiannya, tidak dengan mempelajari lebih banyak sampah dari ilmu sulap.     

.....

Kenapa terjadi reinkarnasi? Hal tersebut karena kita tidak mengenali Diri sejati dan kita mengejar wadag dari Diri. Sehingga kita mengejar satu ke yang lainnya. Sebagai contoh, air di laut semuanya adalah satu. Jika kebenaran kita menampungnya di cangkir, atau kita meletakkan cangkir tersebut di dalam laut seperti ini dan menutupinya, maka air di cangkir terpisah dari lautan. Namun begitu cangkir tersebut pecah, airnya menjadi satu dengan lautan lagi. Dan jika air di dalam cangkir tersebut lekat pada wadag yang mana setelah pecah, air tersebut pergi mencari cangkir lainnya. Dengan demikian air tersebut akan selamanya terpisah dari lautan. Sama halnya, Diri sejati kita tidaklah terwadag dalam tubuh ini, tidak pernah! Hal tersebut karena semuanya saling terpengaruhi, dan ini hanyalah satu penghentian, satu benda, yang mengandung sedikit diri kita. Dengan demikian, apabila kita memecahkan keterbatasan ini, maka kita akan menjadi satu dengan keseluruhan. Kita tidak harus memecahkan tubuh dan melangkah keluar, (Guru tertawa) terdapat satu cara untuk melangkah keluar. Sebagai contoh, kita tidak perlu memecahkan cangkir tersebut untuk membebaskan airnya yang berada di dalam cangkir; kita dapat hanya, Anda tahu, di mana terdapat bocor atau terdapat lubang di suatu tempat, dan bahkan seandainya cangkir tersebut masih ada di sana dan airnya masih ada di dalam, tetapi pada saat yang sama airnya mengalir masuk dan keluar sepanjang waktu dan berhubungan dengan seluruh lautan.

Sama halnya, cangkir kita adalah di sini, tubuh ini, memiliki suatu lubang, dan ianya tersumbat. Lubang tersebut dibuat tersumbat untuk menjaga roh, air kehidupan di dalam, tetapi kita dapat membukanya. Demikian juga beberapa cangkir, Anda tahu, dibuat seperti ini (Guru mengangkat cangkir), tetapi terdapat satu lubang di dasarnya dan mereka menggunakan suatu tutup plastik untuk menutupinya, iyakan? Atau adakalanya botol obat juga. Kita hanya mengambil tutupan sedikit, tutupan plastik atau sesuatu, dan lalu kita dapat berhubungan dengan isi di dalamnya. Sehingga terdapat suatu tempat di mana kita dapat dihubungkan dengan seluruh Alam Semesta sementara masih menjaga perangkat ini, sang tubuh. Itulah pusat mata ketiga, bersemayamnya kebijaksanaan, bersemayamnya roh. Jika ianya dibuka, dengan cara apapun, dengan keteguhan kita, kekuatan keinginan untuk kebebasan atau melalui seorang guru, maka kita akan dapat dihubungkan pada saat itu dengan seluruh Alam Semesta, dengan Yang Tertinggi, yang mana tersebar di seluruh tempat. Kekuatan dari Yang Tertinggi bukanlah hanya terwadag di dalam tubuh ini tetapi juga berada di udara sekarang juga. Ianya berada di mana-mana. Di setiap batangan rumput dan daun-daun pepohonan, dalam segala Penciptaan. Ianya akan lebih mudah membukanya jika kita memiliki pengarah yang berpengalaman, Anda tahu, yang telah disambungkan dengan Kuasa Alam Semesta. Dengan demikian seseorang itu sangatlah berkekuatan karena orang tersebut tidak menggunakan kekuatan perorangan lagi. Dia mempergunakan seluruh Alam Semesta, karena dia sudah terhubungkan. Persis air yang berada di dalam cangkir , walaupun air tersebut masih berada di dalam cangkir tetapi ianya senantiasa terhubungkan dengan air lautan melalui lubang tersebut; dan selalu ada air segar yang mengalir masuk dan keluar, walaupun air tersebut masih terwadag di dalam cangkir. Sehingga seorang guru, atau seorang yang tercerahkan, adalah seperti itu.  Orang yan telah inisiasi adalah seseorang yang memiliki hubungan ini, yang telah membuka sumbat, dan sang guru adalah seseorang yang merealisasikan Kuasa Alam Semesta. 

"Kehidupan yang bersahaja berarti tetap sebagaimana apa adanya dan nikmati apa yang Anda miliki. Ini, dalam pandangan saya, adalah kehidupan yang bersahaja."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 




Penyelam
--------------------------------------------------------------------------------

T. Dan apakah terdapat hukum karma di semua alam?

G. Hmm, tidak semua alam, sampai di alam kedua saja, karena benak pikiran kita, otak kita, komputer tersebut, dihasilkan di alam kedua itu. Apabila kita turun sepanjang jalan, sepanjang jalan dari alam yang lebih tinggi turun ke alam fisik ini, katakanlah untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Iyakan? Sebagai contoh, bahkan seorang guru berangkat dari alam ke lima turun ke dunia fisik ini. Sehingga ia mesti melalui alam kedua dan mengambil perangkat komputer ini dan menyesuaikannya, agar dapat bekerja di dunia ini. Selayak seorang penyelam, Anda tahu, seseorang yang menyelam di dalam laut. Ia harus melalui serangkaian persiapan antara lain  tutup muka, oksigen dan yang lainnya. Walaupun ia sendiri tidaklah kelihatan sedemikian anehnya, namun pada saat ia memakai tutup muka oksigen dan baju selam, ia kelihatan seperti seekor katak. Adakalanya seperti itulah kita kelihatan dengan komputer kita ini dan berbagai halangan fisik tersebut. Kalau tidak, kita betul-betul cantik. Walaupun Anda pikir Anda cantik sekarang, namun Anda  sebegitu jeleknya dibandingkan dengan apa yang seharusnya dari diri Anda tersebut. Mengertikah? Karena semua perangkat yang kita mesti pakai agar dapat menyelam ke dalam dunia ini untuk bekerja. Sehingga setelah kita melalui tingkat kedua  ke atas, kita haruslah meninggalkan komputer kita di sana, kita tidak membutuhkan perangkat tersebut lagi di atas sana. Demikianlah, seperti ketika seorang  penyelam mencapai pantai, ia melepaskan tutup muka oksigennya dan segala perlengkapannya untuk menyelam, yeah, dan ia kelihatan sebagaimana adanya. Yeah? Oke! Ya, Anda teruskan kalau Anda berkenan. Di sini, di sini. Kita hanya memiliki satu mikrofon, begitu miskinnya. 

"Sang Guru lebih dari sekedar baik hati. Oh sahabat, aku tidak pernah dapat memiliki waktu yang cukup Untuk menceritakanmu tentang Kasih Nya nan nirbatas. Hanya di lubuk hatiku yang paling dalam Aku dengan rendah hati menitikkan air mata!"

~ Maha Guru Ching Hai ~ 




Dokter
--------------------------------------------------------------------------------

Hukum ini sangatlah adil - Anda mendapatkan apapun yang Anda inginkan. Bahkan seorang Guru tercerahkan tidak dapat memaksa Anda untuk memperoleh pembebasan, kecuali Anda sendiri yang menginginkannya? Dokter juga tidak dapat memaksa Anda untuk meminum obat, atau secara paksa mengoperasi Anda tanpa sepersetujuan Anda. Iyakan? (Hadirin: Ya!) Bahkan jika Anda tidak dapat melakukan permintaan karena Anda tidak sadar, keluargamu dapat membicarakannya untukmu. Hal itu berarti bahwa Anda telah menyetujuinya sejak semula. Itu hanya dapat dilakukan dengan sepertujuan Anda. 
("Gejala Para Suci")

.....

T. Apakah alasannya Anda tidak mempercayai dalam menyembuhkan orang lain? 

G. Alasannya   kenapa saya tidak mempercayai adalah bahwa mereka harus mempelajari untuk menyembuhkan mereka sendiri. Kita tidaklah harus mempermainkan Tuhan; itulah alasannya. Kita berdiri di antara Tuhan dan pasien tersebut. Setiap orang memiliki kekuatan untuk menyembuhkan dirinya. Tuhan telah memberikan penyakit terhadap pasien sebagai suatu rakhmat dalam penderitaan, sehingga ia dapat melihat Tuhan. Apabila orang itu sangatlah tulus, Tuhan akan muncul kepadanya. Kalau tidak, kita memiliki begitu banyak penyembuhan yang bersifat fisik dan obat-obatan yang harus dipakai untuk menjaga hal-hal yang bersifat fisik tersebut.

Dan untuk menengahi dengan tubuh fisik dan kekuatan penyembuhan di dalam diri mereka adalah sangat tidak disarankan. Karma tidak terhapus dengan sentuhan tangan belaka; karma tersebut kemudian akan kembali lagi  dalam sepuluh kali lipat. Orang tersebut akan lebih menderita dan tidak pernah mengetahui Tuhan. Jika Anda mempercayai para penyembuh dan melupakan Tuhan, khususnya Tuhan di dalam dirimu, Anda akan lebih bermasalah daripada penyakit tersebut. Itulah apa yang saya percayai. Itulah apa yang saya ketahui. Itulah apa yang saya bagikan dengan Anda.Tetapi tentu saja, hal itu adalah pendapatku dan pengetahuanku; tidaklah harus menjadi pendapat Anda. Tidaklah mesti diterima oleh Anda. Hanya jika Anda datang kepadaku dan bertanya kepadaku, saya harus menceritakan Anda apa yang saya ketahui. Tetapi saya tidaklah membenci penyembuhan atau sesuatu seperti itu. Jikalau Anda ingin naik lebih tinggi, maka Anda harus menghentikan (praktek) itu. Seperti Anda ingin belajar untuk menjadi seorang dokter, maka Anda harus melanjutkan dengan keberadaan sebagai seorang dokter, Anda tidak dapat berhenti di tengah jalan dan menjadi seorang perawat dan mengharapkan untuk menjadi seorang  dokter pada waktu yang bersamaan. Hal itu tidak mungkin adanya.

(Mengenali Hakekat Tuhan Kita Sendiri)

.....

T. Demikianlah Musa tidak dapat memasuki negeri yang dijanjikan, hanya melihatnya. Karmanya sendiri yang menimpanya. Apakah demikian adanya?  

M. Itu merupakan semacam karma bersama dari suatu kelompok, dari bangsa Arab.... dari bangsa Yahudi. Karena Tuhan telah membantu mereka melalui sekian banyak bencana alam dan menunjukkan kepada mereka keajaiban-keajaiban selama "pelarian". Membantu mereka, menyelamatkan mereka, dan memberikan mereka makanan dan minuman, dan mereka tidak pernah mengkhawatirkan tentang apapun; namun kemudian mereka tidak mematuhi Tuhan. Anda lihat? Dan mereka menghendaki sesuatu yang berlawanan dengan perintah Tuhan. Mereka tidak mematuhi perintah Tuhan. Sehingga, apa yang telah mereka tolak, maka mereka tidak dapat memilikinya lagi. Atau paling tidak, ianya harus dipertimbangkan setelah jangka waktu yang panjang. Sebagai contoh, Anda pergi untuk menjenguk dokter, dan Anda mengalami situasi yang gawat, dan dokter ingin segera merawat Anda. Tetapi kemudian Anda menatap pada dokter, dan lalu Anda tidak menyukainya, dan atau Anda memperoleh kesembuhan, dan Anda tidaklah bergembira, dan dan Anda berkata, "Ah, saya tidak ingin melihatmu lagi. Saya ingin ini. Saya ingin itu?" Dan dokter, tentu saja, tidak dapat berdebat dengan Anda terlalu lama, ia harus merawat orang lain. Lalu kemudian ketika Anda merasa menyesal, Anda menginginkannya lagi. Tidak! sudah ada orang lain di  barisan dan Anda harus menunggu. Anda menolaknya! Dokter sedang mengoperasi orang lain dan ia tidak dapat meninggalkannya terbuka begitu saja, tanpa dijahitkan kembali, dan pergi merawat Anda karena Anda telah ada sebelumnya. Anda menolak penunjukkan Anda. Dan lalu Anda berkata bahwa dokter sedang marah denganku. Bukanlah demikian adanya.

"Tiada satupun di dunia ini Yang begitu penuh dengan Cinta-Kasih dan Kasih-Sayang. Merupakan suatu kehormatan besar bagiku Dengan hanya menjadi seekor burung layang layang Berdiri dengan satu kaki, Kehidupan demi kehidupan, Bersenandungkan pujian Nya!"

~ Maha Guru Ching Hai ~ 


 Pintu
--------------------------------------------------------------------------------

Tubuh kita mempunyai sembilan 'pintu', seperti mata, telinga, hidung, dsb. Kita dapat mempergunakan salah satu dari  pintu ini untuk keluar dari tubuh, tetapi apabila kita meninggal kita akan berpindah lagi ke alam-alam yang lebih rendah. Ambillah sebuah rumah sebagai contoh. Jika Anda pergi secara tergesa-gesa lewat  jendela, Anda kemungkinan akan mengalami luka memar. Anda semestinya menggunakan pintu depan. Tetapi kita tidak dapat pergi jika ianya belum terbuka. Hanya terdapat satu pintu dari mana kita dapat pergi ke alam yang lebih tinggi. Ianya tidak dapat dilihat dengan mata fisik kita. Hanya Guru-Guru agung yang dapat membukanya. Karena kita tidak dapat membukanya sendiri, kita harus menanyakan seseorang yang telah membuka pintu nya sendiri dan akan menunjukkan kepada kita bagaimana membukanya. Lalu kita berlatih setiap hari membuka dan menutupnya, dan pada hari kita meninggal, kita akan tidak mengalami masalah untuk berangkat.

(Lihat juga: Panduan A sampai Z  - Kematian)

.....

Katakanlah bahwa ini adalah hari yang cerah dan Anda sedang berada di dalam rumahmu. Jika Anda tidak membuka pintu , Anda tidak akan melihat matahari. Sama halnya, cahaya dan suara Tuhan itu ada, namun kita tertutup di dalam penjara pikiran kita, prasangka dan tindakan dari sekian banyak kehidupan, dan kita tidak dapat melihat atau mendengar. Selama inisiasi, Guru akan memberikan kita suatu kesempatan untuk menembus sekali dan selamanya. Tetapi kita harus tetap meneruskan karena terdapat begitu banyak tingkat untuk jelajah. Sebenarnya, inisiasi hanyalah suatu permulaan, walaupun hal tersebut merupakan suatu permulaan yang besar karena banyak orang melakukan dari chakra paling rendah naik ke yang paling tinggi, dan ini dapat saja membutuhkan waktu sepuluh tahun, sementara kita mulai dengan yang paling tinggi. Guru menarik seluruh kekuatan sepanjang jalur sampai ke bagian kepala  yang tertinggi sehingga kita dapat melihat cahaya. Ini (Guru menunjuk mata Kebijaksanaan) adalah pintu menuju Surga, dan Anda akan melalui banyak persemayaman.

(Lihat juga: Proses Inisiasi)


"Kita mesti memegang konsep yang benar tentang pelatihan (rohani); kalau tidak hanya akan menjadi semacam barang kepemilikan saja. Tanpa konsep yang benar, akan sangat mudah untuk dipengaruhi (dikuasai). Tidak masalah situasi seperti apa yang kita hadapi, kita harus berani dan menggunakan kebijaksanaan untuk mempertimbangkannya. Kita harus berpikir dahulu: "Apakah benar melakukannya dengan cara demikian? Apakah cara ini masuk akal?" Kita pantas mempercayainya hanya jika cara tersebut masuk akal."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 



 Listrik
--------------------------------------------------------------------------------

Kebijaksanaan adalah sesuatu yang sungguh tidak berwujud, tidak kasat mata; tetapi ianya dapat dirasakan ketika kita hendak memakainya. Kita tidak dapat melihatnya, tetapi kita dapat merasakannya ketika kita menyalakan cahaya. Kita dapat memakainya ketika kita menyalakan kipas, televisi atau segala peralatan lainnya. Itulah bagaimana caranya kita dapat mengetahui adanya listrik.

(Latihan Membuat Dunia Semakin Beradab)
(Lihat juga: Panduan A sampai Z  - Kebijaksanaan)

.....

Teori reinkarnasi tidak mesti diajarkan, karena kita tidak mempunyai entitas untuk berinkarnasi. Apa yang berinkarnasi kemungkinanya adalah kecenderungan kelekatan terhadap informasi yang kita peroleh, apakah buruk ataupun baik, dan lalu kecenderungan kelekatan itu akan pergi dan menemukan satu perangkat lagi secara terus menerus untuk memuaskan rasa rindu yang kita tidak penuhi dari kehidupan sebelumnya yang dinamakan kelahiran. Setelah pengetahuan tersebut, Kebijaksanaan atau Hakekat Tuhan yang bersemayam di dalam tubuh ini beranjak dari kuil ini, dia akan melewati kuil lainnya. Hal tersebut seperti pergi dari satu gereja ke gereja lainnya, kita masih merupakan orang yang sama. Sebenarnya di alam semesta tiada satu entitas apapun. Hanya terdapat sekumpulan energi dan medan cinta kasih, tetapi adakalanya ianya terpisah ke dalam berbagai bagian. Seperti arus listrik yang berada di lampu, di kawat, di pengeras suara dalam berbagai bentuk. Ianya ada di dalam kulkas, dalam berbagai bentuk lagi, dan di dalam kipas angin listrik, tetapi arus yang berada di dalam tersebut adalah hal yang sama persis.   

(Also see: A to Z Guide: Reincarnation)

.....

T. Yesus berkata Dia adalah satu-satunya jalan, dan jika Dia cukup terbuka pikirannya, Dia semestinya berkata, "Baiklah, Aku adalah jalan sebagaimana jalannya Buddha dan juga Krishna."

(Hadirin menjawab: Saya pikir bahwa Yesus atau "Aku" itu yang mereka bicarakan adalah bersifat maha-berada (omnipresence) dan maha-berkekuatan (omnipotence).)

G. Ya, ya. Dengan demikian, hal tersebut dapat menyimpulkan   kepada suatu sifat cinta kasih dan kebijaksanaanNya. Sehingga, Yesus berkata bahwa "Aku" yang berarti "cinta kasih dan kebijaksanaan, maha-berada, kuasa Tuhan" adalah sang jalan.

G. Seperti halnya, sebagai contoh, Krishna, berkata: Cintailah Aku sendiri, dan "Aku" dalam huruf besar. Ikutilah Aku sendiri. Berserah dirilah kepada Aku, sehingga kehidupanmu akan menjadi lebih baik, dan sebagainya. Buddha berkata hal yang sama: Ikutilah sang Buddha, dan jangan ikuti yang lainnya. Dia maksudkan Diri sejati, sang maha-berada, Yang Maha Kuasa yang mana pada waktu itu kemungkinan mengejawantah secara keseluruhan di dalam "elektroda listrik" itu. (berarti di dalam Diri Buddha). (Guru tertawa.)

Sama seperti daya listrik adalah yang paling terang dalam cahaya ini pada saat ini, dan segala cahaya lainnya sedikit lebih redup. Berarti bahwa Anda harus memiliki keyakinan pada listrik itu, tetapi tidak mesti pada cahaya. Karena cahaya tersebut begitu terang, listrik adalah yang tertinggi saat itu. Anda pergi dekat cahaya, sehingga Anda dapat membaca, Anda dapat melihat segala sesuatu, dan mengenali dirimu di cermin jika Anda ingin merias muka, sebagai contoh. Tidak berarti bahwa Anda harus mempercayai cahaya ini, melainkan pada listrik yang menghasilkan pada cahaya.

Sehingga, setiap guru hidup yang menghasilkan kuasa Tuhan, Tuhan dapat menggunakan apapun, waktu apapun karena Tuhan tidaklah terbatas. Dia tidaklah sedemikian miskinnya hanya memiliki satu putera saja. Dia memiliki begitu banyak jalan dan cara untuk membawa anak-anakNya kembali bersama dalam diriNya. Iya kan? (Hadirin: Ya.)


"Setelah pencerahan kita tidak menginginkan apapun. Kita mungkin memiliki uang yang banyak, tetapi kita tidak memperdulikannya. Kita mungkin memiliki rumah yang sangat besar, rumah yang bagus, tetapi kita tidak merasa terikat dengan rumah tersebut. Itulah kebebasan dalam hidup ini. Itulah yang dimaksud dengan kebebasanl."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 


  

Pengumpul Sampah
--------------------------------------------------------------------------------

T. Kenapa Tuhan ingin Yesus mati dalam cara yang ia alami?

G. Kalau tidak para muridNya tidak akan dibersihkan dari dosa-dosa. Tubuh Guru adalah untuk dua alasan. Pertama, untuk  para murid agar dapat melihat di dunia fisik. Mereka tidak dapat melihat tubuh astral dari Guru. Kedua, tubuh Guru adalah untuk pengorbanan. Tubuh yang ini untuk menerima segala sesuatu yang murid harus lepaskan, untuk menampung dosa para murid. Dan karena itu ..... harus dibersihkan. Sebagai contoh, Anda tahu pengumpul sampah. Pertama mereka harus mengumpulkan .... mereka harus membawa sampah sampai ke tubuh mereka. Bukahkah? Mereka harus menggunakan tangan mereka untuk mengambil tong sampah dan lalu meletakkannya di mobil. Setelah itu, membuangnya ke laut atau di daerah sampah. Tetapi sementara itu tubuh mereka pastilah kotor dan berbau sampah . Sampah tidak akan tertinggal di mereka, bau tidak akan tertinggal selamanya. Tetapi mereka harus menunggu sampai mereka pulang rumah dan mencucinya, meluangkan waktu untuk mencucinya. Paling tidak, pada saat mereka mengumpulkan sampah , sampah itu bersama mereka, bahkan walaupun hanya untuk selama lima menit atau lima detik. Pahamkah?

.....

Adakalanya Anda menggali juga ke dalam sampah ku. Saya telah memberitahukan Anda bahwa saya memiliki begitu banyak sampah. Saya tidak pernah menipu Anda. Segala sesuatu yang Anda miliki, saya miliki. Saya mengumpulkannya sehingga Anda bersih. Saya mengumpulkannya sehingga rumah Anda berbau segar. Janganlah mencela sampah ku jika saya memilikinya. Janganlah menciumnya. Biarkan saya yang menjaganya. Saya akan menjaganya dalam waktuku. Saya akan membuangnya di mana ia berasal, saya akan menghancurkannya sehingga Anda bersih, cantik, menawan, segar dan sehat. Janganlah mencela sampah ku.  

Ini adalah kesalahan yang banyak di antara kalian lakukan. Baik saja buatku, tetapi banyak hal yang tidak baik denganmu. Sebagai contoh, Anda berbau seperti sampah, Anda kelihatan seperti sampah karena Anda membawanya di sekitar, dan orang-orang mengetahui Anda adalah sampah jika Anda mengumpulkannya. Hal tersebut bukanlah pekerjaan Anda. Kita memiliki begitu banyak pengumpul sampah di luar sana di jalanan. Anda membayar mereka karena mereka melakukan pekerjaan mereka. Jangan melakukan pekerjaan mereka, Anda memiliki pekerjaan yang lebih baik untuk dilakukan. Bergembiralah bahwa seseorang yang lain mengumpulkan sampah untukmu. Kenapa Anda mesti  menyitanya dari mereka, dan bahkan mengujinya apakah ianya benar-benar sampah atau bukan? Memang itu sampah . Anda telah mengetahuinya.

Saya tidak pernah menipumu. Saya beritahukan Anda bahwa saya memiliki begitu banyak karma. Itulah sebabnya saya selalu sakit, saya senantiasa dalam masalah untuk tiada apapun, saya selalu dalam suasana yang jelek, reputasi yang jelek. Bahkan orang yang saya tolong berbalik menentangku. Hal-hal yang saya kerjakan dengan baik, orang-orang mempergunakannya untuk menentangku, secara pribadi juga - banyak hal. Banyak koran menulis hal-hal yang jelek tentang saya yang mana 100% adalah  sampah , bukan benar seluruhnya.

Jadi seandainya Anda telah mengetahui bahwa saya memiliki begitu banyak sampah , janganlah datang ke sekelilingku, janganlah mendekat. Menyingkirlah. Jagalah dirimu bersih dan suci. Bahkan jika saya penuh  sampah, baik saja, ianya adalah masalahku, ianya adalah pekerjaanku. Janganlah melihat. Saya tidak pernah menipu Anda dan mengatakan saya senantiasa baik. Saya tidak baik.

Saya adalah tong sampah kurban. Setiap orang dapat menuangkan segala sesuatu ke dalamnya, dan saya harus mencernanya dan menjaganya. Adakalanya sangatlah sengsara. Saya tidak seharusnya menjalaninya tetapi saya lakukan. Itu baik denganku karena saya tidak melihat pada tumpukan sampah sebagai sampah. Saya memiliki cara untuk mencernanya, membuatnya menjadi pupuk, dan menjadikannya sebagai bunga-bunga yang indah. Tetapi Anda jangan lakukan itu, Anda tidak memiliki cara untuk itu. Anda tidak dilahirkan untuk melakukannya, sehingga tinggallah jauh-jauh. Tinggalkan sampah tersebut untukku. Tinggalkan sampah tersebut di tetangga Anda sendiri siapapun adanya itu. Jagalah dirimu bersih dan suci. Itulah tugas utama Anda. Tugas Anda bukanlah dilahirkan  untuk menengok ke dalam sampah tetangga atau ke dalam sampah ku. Anda telah cukup mempunyai masalah-masalah sendiri.

"Kemampuan bagian tubuh manusia tidak pernah dapat melebihi kehendak Tuhan. Jika kita tidak tulus, tidak berlatih secara rohani, dan tidak murni dalam perbuatan, ucapan dan pikiran kita, maka tidak masalah seberapa baik yang kita rencanakan, semuanya tidak akan berhasil."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 


Penjara
--------------------------------------------------------------------------------

Lalu sekarang kita mempertimbangkan bahwa apabila kita hidup di setiap negara, kita harus mengikuti hukum negara bersangkutan. Sehingga apabila sekarang kita berada di alam semesta, kita mesti juga mengikuti hukum alam semesta kita. Hukum itu akan melindungi kita dari terperosok ke dalam suatu tingkat keberadaan yang lebih rendah. Sebagai contoh, ketika kita berada di suatu negara, dan kita melakukan kriminalitas tertentu atau melanggar hukum tertentu, kita akan dimasukkan ke dalam penjaraatau terkena semacam denda. Bukankah? (Hadirin: Ya.) Jika sekarang kita tinggal di alam semesta ini dan kita melakukan sesuatu yang tidak sesuai terhadap hukum alam semesta, maka kita juga mesti dimasukkan ke semacam keberadaan lainnya yang mana tidaklah begitu menyenangkan buat kita. Itulah yang kita namakan karma, hukum sebab-akibat, "Sebagaimana yang Anda tabur, itulah yang Anda tuai."

(Keabadian Hidup dan Hukum Alam Semesta)



"Kita mesti melakukan segalanya dengan kerendahan hati, bukan dengan berbagai pemikiran duniawi untuk ketenaran dan kekayaan dalam situasi apapun. Melakukan pekerjaan apapun hanyalah untuk membantu diri kita, sekaligus membantu orang lain dalam latihan mereka dan untuk memperoleh cita-cita mereka yang tertinggi. Kita tidak perlu memperdulikan berapa banyak pahala yang kita dapatkan atau siapa yang telah melakukan yang terbanyak. Apabila kita masih suka menghitung pahala kita, kita akan tersangkut disana. Kita akan menjadi sombong, dan hal ini sangat sulit untuk di bersihkan."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 

  


Lulusan
--------------------------------------------------------------------------------

Jika kita ingin mencapai tingkat yang sama seperti para Guru jaman dulu, kita harus mengikuti jalur  sama yang mereka jalankan. Sangatlah sederhana. Hanya seperti jika Anda ingin menjadi dokter, Anda harus mengikuti kuliah di universitas, dan mengikuti kurikulumnya. Para lulusan dokter akan mengajarkan Anda bagaimana menjadi seorang dokter. Sama halnya, untuk menjadi selayak-Kristus, kita harus berlatih metode mereka, kita harus menghubungi cahaya batin dan Firman Allah. Dan saya dapat menawarkan Anda metode ini, secara gratis, tanpa kondisi apapun, berupa keuangan, komitmen fisik ataupun mental. Hanya kebaktianmu yang dibutuhkan. Kebaktianmu terhadap latihanmu sendiri setiap hari sesuai dengan jadwal waktu Anda sendiri, dan pengaturan dan oleh kehendak bebasmu sendiri. Itulah semua yang dibutuhkan.  

....

T. Bagaimana dapat suatu tanaman belajar, sebagai contoh, akan apa yang baik dan jahat?

G. Mereka belajar secara perlahan, dengan pengalaman sekian ribu tahun, dengan menyerap ajaran dari berbagai energi, dari suasana sekeliling. Tetapi pemahaman dan sistim pencernaan mereka lamban. Mereka mesti berada dalam suasana demikian untuk sekian, sekian ribu tahun hingga pada akhirnya mereka terbangun dan mengetahui "Ah! Ya! Itulah dia!" Dan kemudian mereka akan diberikan tubuh manusia. Mereka merupakan jiwa-jiwa yang muda. Seperti halnya lebih mudah menceritakan kakak Anda tentang melakukan apa, tetapi sulit untuk menjelaskan kepada adik yang masih kanak-kanak, anak kecil akan apa yang Anda inginkan. Membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk memahami Anda. Membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk memasuki perguruan tinggi, dan ketika mereka mulai memasuki perguruan tinggi, beberapa profesor mesti berada di sana untuk mengajari mereka. Tidak setiap orang dapat menjadi seorang lulusan dan keluar dari perguruan tinggi, dan tiada seorangpun di sana yang menyambut pendatang baru, pelajar baru. Tidak setiap orang mesti menjadi dosen. Tetapi guru sekolah dasar juga penting. Bukankah?! Saya berbicara terlalu banyak. Tidakkah Anda pikir sudah cukup?

"Sebagai praktisi rohani, tidak masalah dalam situasi apapun kita berada, baik dalam situasi yang menderita atau bahagia kita mesti menggunakan pemusatan pikiran yang sama seperti saat kita berlatih. Lupakan diri kita, godaan duniawi, dan segala situasi lainnya, kita mesti tahu bahwa kita melakukan semuanya untuk Tuhan."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 


  

Perpustakaan
--------------------------------------------------------------------------------

Anda dapat membaca rekaman kehidupan sebelumnya, itu pasti. Dan rekaman kehidupan sebelumnya, sebagaimana telah saya beritahukan Anda, berasal dari rekaman akashik. Ya. Dan ini adalah semacam perpustakaan di dunia kedua yang mana dapat didatangi oleh siapapun yang dapat mencapai di sana.  Tidak semua  orang dapat pergi ke perpustakaan Persatuan Bangsa-Bangsa dan memperoleh jalan masuk ke sana. Tetapi saya dapat, sebagai contoh hari ini, karena saya diundang untuk berbicara di Persatuan Bangsa-Bangsa. Benarkan? Tidak setiap orang dapat masuk ke dalam, tetapi Anda dapat, karena Anda adalah semacam penduduk di sini. Jadi, demikian juga, pada saat kita memperoleh jalan masuk ke dunia kedua, kita dapat membaca kehidupan masa lalu, yah! Juga ketika kita masuk ke dalam dunia pertama, adakalanya, kita dapat memperoleh beberapa kilasan kehidupan masa lalu seseorang. Tetapi itu tidaklah terlalu tinggi dan bukan rekaman yang lengkap. Dan bagaimana pengalaman hidup masa lalu ini berhubungan dengan karma saat ini? Kita dapat mengatakan bahwa ini adalah pengalaman yang telah kita pelajari agar dapat mengatasi kehidupan saat ini. Mengertikah Anda? Apa yang Anda cerna di masa lampau, Anda akan membawanya ke dalam kegiatan di kehidupan saat ini. Dan sama halnya, terlalu banyak pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan di masa lalu akan membuatmu gentar, apabila Anda melihat beberapa lambang yang sungguh sama pada kehidupan masa lalu ...... Sebagai contoh, jika kehidupan lalu ... barusan saja, Anda terjatuh dari tangga, yah, secara tidak sengaja dan kemudian mencederai dirimu dengan parah dan berada di dalam kegelapan, dan tiada seorangpun yang menolongmu. Dan sekarang apabila Anda berjalan menuruni tangga, Anda akan merasa sedikit gentar, khususnya apabila tangganya curam dan gelap di bawahnya, Anda akan merasakan semacam pergulatan apakah Anda pergi atau tidak. Atau jika kehidupan lalu Anda telah mempelajari dan meneliti secara tekun dalam bidang ilmiah. Pada kehidupan saat ini, Anda akan menemukan dirimu masih sangat tertarik ..... tertarik  dalam.... Ini lidah China yang terpelintir (tertawa). Maaf.    Apakah bahasa Inggrisku masih cukup jelas? Yah? (Hadirin: Ya) Baiklah. Terima kasih. Jadi Anda masih merasa sangat ..... Anda memiliki semacam ketertarikan pada kajian ilmiah apapun, bahkan walaupun Anda bukanlah seorang ahli ilmiah sekarang. Segala sesuatu adalah seperti itu. Itulah kenapa Mozart, ia begitu ... , seorang jenius ketika ia berumur empat tahun. Ia berjalan langsung ke piano dan ia masih menjadi terkenal hingga sekarang. Yah?  Ia seorang yang jenius karena ia telah berlatih dalam sekian banyak kali kehidupan sampai piawai, tetapi kemudian ia meninggal setelah itu. Mengertikah? Sebelum ia mencapai puncak karirnya, ia meninggal dan ia belum puas untuk meninggal ... meninggalkan karirnya karena ia mencintai musik. Sehingga ia datang kembali dan semua pengalaman yang telah dipelajarinya dari bakat pengetahuan musik masa lalunya datang kembali kepadanya, karena ia mempunyai keinginan yang begitu kuat untuk melanjutkan pada saat ia meninggal. Pahamkah? Dan beberapa dari orang-orang demikian mempelajari banyak hal dari dunia astral atau dunia kedua sebelum mereka dilahirkan kembali di dunia ini lagi. Oleh karena itu mereka dikarunia secara luar biasa dengan pengetahuan ilmiah, atau dengan musik, atau dengan kesusasteraan, atau dengan berbagai jenis penemuan, yang mana orang lain tidak mengetahuinya. Anda lihat, sejenis penemuan yang sungguh luar biasa yang mana orang lain tidak dapat memahaminya dan bahkan tidak dapat memimpikan untuk penemuan tersebut. Oke? Karena mereka telah melihatnya, mereka telah mempelajarinya. Dengan demikian, terdapat dua jenis pelajaran di dunia ini atau di dunia alam baka. mereka yang dikarunia dan ulung, semacam orang yang cerdas, mereka adalah para ahli dari dunia alam baka, seperti di dunia astral, dunia kedua .... adakalanya dari dunia ketiga, jika ia memilih untuk datang kembali. Yah? Mereka sungguh ulung. Ini adalah sifat kecerdasan. Oke? Ya?

(Keabadian Hidup dan Hukum Alam Semesta)


"Apabila kita tidak mengasihi diri kita, kita tidak bisa mengasihi orang lain."

~ Maha Guru Ching Hai ~


  

Cahaya
--------------------------------------------------------------------------------

Jadi itulah alasannya kita mesti senantiasa menciptakan kebajikan dalam pikiran kita, perbuatan kita. Dalam pikiran, perbuatan, dan apa lagi? Ucapan, ya, untuk memperoleh kebajikan yang telah kita tabur. Itulah kenapa dalam Alkitab dinyatakan, "Sebagaimana engkau tabur, maka akan engkau tuai," dan dalam kitab suci Buddhis, dinyatakan bahwa jika Anda melakukan perbuatan baik, Anda akan mendapatkan hasil yang baik; jika Anda melakukan kejahatan, maka Anda akan menuai hasilnya yang sedemikian juga. Kebanyakan kitab-kitab suci menyebutkan hal yang sama. Agar dapat mencapai surga maka hal tersebut cukup masuk di akal, dan sekarang kita memahami bahwa kita harus menyelaraskan  dalam kebajikan, pada bagian dunia yang positif. Dan kita semakin melangkah ke dalam kebajikan, semakin dekat kebajikan, kita semakin menyatu ke dalam sifat surgawi ini dan  kita semakin dekat ke surga. Kekuatan negatif kemungkinan berada pada tetangga kita, tetapi ianya tidak akan mempengaruhi kita. Sebagai contoh, kita memiliki cahaya di dalam rumah kita, lampu neon, dan di luar rumah kita kemungkinan gelap gulita, tetapi apabila kita melangkah ke dalam rumah kita dan tinggal di sana, kita dapat membaca, kita dapat bekerja, kita dapat bermain, kita dapat melihat orang yang kita cintai dan sekitarnya. Kegelapan di luar tidak akan mempengaruhi cahaya kita yang berada di dalam rumah. Jadi itulah merupakan suatu penjelasan yang sangat sederhana dan yang mendasar tentang baik dan jahat, surga dan neraka.

(Lihat   juga : Sepanjang Jalur - Mengolah pikiran, ucapan dan perbuatan.)


"Cukup bagi kita apabila segala sesuatu yang kita lakukan berasal dari batin dan kita mengetahui hakekat dan pendirian kita. Kita tidak perlu meniru orang lain."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 




Petak Sesat
--------------------------------------------------------------------------------

Kekuatan gaib dunia adalah salah satu ilusi. Jika Anda memiliki kekuatan ilmu gaib Anda dapat menciptakan ilusi yang berakhir untuk sebentar saja. Jika Anda memiliki kekuatan ilmu gaib yang besar, Anda dapat membuat ilusi tersebut berakhir untuk jangka waktu yang lama, bermain sandiwara untuk waktu yang sangat, sangat lama. Dapat saja enam puluh, seratus atau bahkan lebih dari beberapa ratus tahun; adakalanya lebih dari lusinan ribu tahun, jutaan atau milliaran tahun. Inilah ilusi dunia kita.  

Dunia ini diciptakan oleh seseorang yang memiliki kekuatan ilmu gaib yang besar, dan kita telah terpikat ke dalamnya. Makanya sekarang kita menggunakan Metode Quan Yin ini sebagai alat untuk menggali pintu keluar darinya. Hanya terdapat satu pintu saja, sangat kecil, sangat sulit untuk melaluinya. Mengikuti suatu panduan, Anda dapat keluar tanpa bahaya. Kalau tidak, petak sesat ini penuh dengan perangkap, dan berbahaya, tipuan yang menggoda dan milik perorangan; sehingga kita tidak dapat keluar darinya. Seperti suatu petak sesat , semakin Anda berjalan, semakin membingungkan jadinya. Seperti pasir geser - semakin Anda bergerak, semakin dalam Anda tenggelam. Inilah situasi dunia kita.

Orang ini yang menguasai kekuatan ilmu gaib terbesar, hanya sedikit lebih rendah dari Buddha, adalah Maya. Ia tidak memiliki kasih sayang, itulah kenapa ia menciptakan dunia ini untuk dirinya sebagai tempat bermain-main. Kita orang-orang bodoh menjadi tertarik ke dalamnya, atau hanya numpang lewat dan tergoda olehnya. Sekarang kita tidak dapat begitu saja keluar.

Pada asalnya kita tidak  melakukan kesalahan apapun. Kemudian kita melakukan lebih buruk dan semakin buruk. Melakukan hal-hal yang jahat tentu saja akan menjadikan segala hal menjadi lebih buruk; melakukan hal-hal yang baik juga dapat menjadikan segala hal menjadi buruk, karena kita berada di dalam petak sesat diri kita. Apapun pahala yang kita peroleh hanyalah dalam panggung saja, sama sekali tidak ada hubungan dengan dunia luar. 

Hal-hal baik apa yang dapat Anda lakukan di dalam suatu petak sesat? Anda mendirikan suatu istana yang  besar, Anda menyelamatkan sekian orang atau binatang - semua itu juga ilusi. Anda tidak dapat begitu saja berjalan keluar dari petak sesat, apapun yang Anda lakukan sama sekali tiada berarti. Apapun yang Anda lakukan, Anda tidak dapat memperoleh pahala.


"Apabila kita sekarang ini memiliki beberapa sifat yang jahat, kita tidak perlu terus menyalahkan diri kita, tapi cobalah perbaiki. Karena apabila kita tidak memperbaikinya, dengan alasan apapun tidak baik buat kita."

~ Maha Guru Ching Hai ~ 


dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net

Toko Online terpercaya www.iloveblue.net
Toko Online terpercaya www.iloveblue.net